Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Desain dan Pabrikasi alat Bantu Arbor Untuk Membuat Roda Gigi pada Mesin Frais Vertikal Feri Aulia; Hamdani Hamdani; Darmein Darmein
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 7, No 2 (2023): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v7i2.4481

Abstract

Mesin frais vertikal umumnya digunakan untuk memproduksi roda gigi yang memiliki ukuran yang presisi dan kualitas yang tinggi, namun dalam proses produksinya diperlukan alat bantu arbor yang dapat membantu menghubungkan roda gigi dengan mesin frais secara efektif dan aman. Arbor adalah sebuah alat bantu yang digunakan untuk mempertahankan poros roda gigi yang solid dan sejajar dengan poros spindle mesin frais. Pembuatan arbor yang tepat dan berkualitas dapat meningkatkan efisiensi produksi dan meminimalkan kesalahan dalam pembuatan roda gigi. Alat ini dibuat dengan jenis material AISI 316 annealed stainless steel. Untuk mengetahui kekuatan arbor pada saat bekerja maka dilakukan simulasi menggunakan program Ansys Workbench. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kerusakan pada alat pada saat dioperasikan. Arbor diuji dengan putaran kerja sebesar 150 rpm, 450 rpm, dan 750 rpm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan yang terjadi masih dibawah tegangan yang diizinkan, oleh karena itu arbor dapat dioperasikan denga naman dan program Ansys Workbench dapat digunakan untuk menguji suatu komponen sesuai dengan kondisi kerja.  Keywords: Mesin frais vertikal, arbor, AISI 316 annealed stainless steel, von mises
Studi Aplikasi Limbah Karung Pupuk Sebagai Penguat Pada Komposit Gipsum Berlapis Muhammad Riphaldi; Indra Mawardi; Hamdani Hamdani
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 7, No 2 (2023): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v7i2.4477

Abstract

PT. PIM yang merupakan industri mitra bagi Politeknik Negeri Lhokseumawe memiliki permasalahan berupa limbah karung plastik bekas kemasan pupuk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan kembali limbah karung plastik sebagai penguat pada komposit gipsum. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau karakteristik sifat mekanis dan fisis pada komposit gipsum berpenguat karung pupuk. Komposit gipsum diproduksi menggunakan tepung gipsum berjenis casting sebagai matrik dan serat karung pupuk sebagai penguat. Komposit gipsum tersebut dibentuk dengan 4 varian, yaitu variasi jumlah lapisan karung, 1, 2, 3, dan 4 lapis dan diciptakan komposit gipsum tanpa penguat atau 100% gipsum sebagai pembanding. Pengujian mekanis dan fisis berupa pengujian lentur, tekan, densitas, dan daya serap air dipelajari untuk mengetahui kelayakannya sebagai material bangunan. Pada hasil pengujian menunjukan meningkatkan jumlah lapisan karung pupuk mereduksi kekuatan lentur sebesar 53.90% dan kekuatan tekan hingga 52,55%. Namun demikian, semua nilai pengujian mekanis tersebut telah memenuhi persyaratan standar EN 13279-2. Penyebab penurunan tersebut terjadi akibat ikatan gipsum hanya berada di samping saja, tidak adanya ikatan antara gipsum tersebut pada bagian tengah material yang disebabkan karena sifat karung pupuk yang tidak mempunyai rongga atau pori-pori.Keywords: Komposit gypsum, karung plastic, pengujian mekanis, fisis
Pengaruh Variasi Kecepatan Potong Dan Kedalaman Pemakanan Proses Bubut Baja St-37 Dan St-60 Terhadap Kekasaran Permukaan Abdul Karim; Hamdani Hamdani; Ariefin Ariefin
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 7, No 1 (2023): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v7i1.3919

Abstract

Proses bubut merupakan proses pembentukan material dengan membuang sebagian material dalam bentuk geram akibat adanya gerak relatif pahat terhadap benda kerja, kualitas dari hasil pembubutan terutama pada bagian permukaan sangat dipengaruhi oleh tiga parameter yaitu kecepatan spindle (Speed), gerak makan (Feed), dan kedalaman pemakanan (Depth Of Cut). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai kekasaran permukaan (Roughness) dan kekerasan (Hardness) terbaik dengan variasi kecepatan potong 17.03 m/menit, 30.22 m/menit, 60.44 m/menit dan kedalaman pemakanan 0.25 mm dan 0.75 mm setelah dilakukan pembubutan. Pengujian dilakukan dengan mesin bubut Pindad model PL-1000 G dengan spesimen baja ST 37 dan ST 60. Dengan alat uji kekasaran permukaan Mitutoyo SJ-310 dan alat uji Kekerasan Rockwell C. Hasilnya yaitu Nilai Kekasaran permukaan terbaik pada Kecepatan potong 60.44 m/menit kedalaman pemakanan 0.25 mm ialah 3.329 µm dan kekerasan tertinggi 24.5 HRC pada kecepatan potong 30.22 m/menit dan kedalaman pemakanan 0.75 mm pada Baja ST 37,  sedang kan Nilai Kekasaran permukaan terbaik pada kecepatan pototng 60.44 m/menit kedalaman pemakanan 0.25 mm ialah 2.936 µm dan kekerasan tertinggi 31 HRC pada kecepatan potong 17.03 m/menit kedalaman pemakanan 0.75 mm pada Baja ST 60. Kata kunci: Kekasaran Permukaan, Kecepatan Potong, HSS
RANCANG BANGUN MESIN PEMECAH BUAH COKLAT DENGAN DAYA 5.5 HP M Nur Hubaizah Haris; Sariyusda Sariyusda; Hamdani Hamdani; Zaini Zaini
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 4, No 2 (2020): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v4i2.2010

Abstract

Tujuan dari pembuatan mesin pemecah buah coklat dengan daya 5.5 HP ini adalah: (1) pemilihan mesin yang sesuai untuk proses permesinan, (2) pemilihan bahan yang sesuai untuk alat, (3) menghitung biaya pembuatan alat, (4) gambar assembly dan detail, (5) menganalisa component mesin menggunakan software catia v5.Konsep pembuatan mesin pemecah buah coklat dengan daya 5.5 HP ini mengacu pada tahapan konsep perencanaan Pahl dan Beitz yaitu: (1) perencanaan dan penjelasan tugas, (2) prencanaan konsep produk, (3) perencanaan bentuk pada produk, (4) perencanaan rinci/detail. Alat-alat yang digunakan untuk membuat mesin pemecah buah coklat dengan daya 5.5 HP ini adalah: (1) kertas, (2) pensil, (3) kom-puter, (4) software catia, (5) printer. Langkah proses pembuatan mesin pemecah buah coklat dengan daya 5.5 HP ini adalah: (1) mencari produk jadi yang tersedia dipasaran, (2) me-milih material dan teknik produksi, (3) mendalami keter-batasan ruang, (4) mengidentifikasi komponen-komponen produk, (5) menge-mbangkan interface atau titik kontak antara dua buah komponen, (6) member bentuk, (7) evaluasi, (8) perbaikan material dan cara produksi, (9) perbaikan bentuk.Mesin pemecah buah coklat ini me-mpunyai spesifikasi antara lain: (1) berdimensi 500 x 1300 x 1100 mm, (2) me-mpunyai daya penggerak motor bensin  dengan daya 5.5 HP, (3) system transmisi mengguna-kan sabuk dan puli, (4) proses me-mecahkan buah coklat me-merlukan wakti 288 kg/jam (288 kg dalam waktu 1 jam), (5) taksiran harga jual yang ditawarkan adalah senilai Rp. 2.958.260,- Kata kunci: buah, coklat, daya, mesin
Evaluasi Sifat Mekanik Baja Pegas Daun Mobil Isuzu Panther Raja Zulkarnaini; Hamdani Hamdani; Edi Saputra
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 7, No 1 (2023): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v7i1.3920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebuah proses rekondisi sifat mekanik pada baja pegas daun (Leaf Spring) dengan perlakuan panas normalizing, quenching, dan tempering spesimen dilakukan uji kekerasan dan uji tarik. Nilai kekerasan yang paling segnifikat pada daerah indentor uji yaitu 57 HRC pada spesimen baja pegas baru yang belum di rekondisi, nilai kekerasan tertinggi yaitu 61,3 HRC pada spesimen baja pegas daun bekas yang juga belum direkondisi, dan nilai kekerasan baja pegas daun rekondisi yaitu 61,3 HRC. Data perbandingan uji tarik menjelaskan tegangan tarik pada baja pegas daun rekondisi adalah sebesar 544,3 MPa, tegangan luluh tertinggi 266 MPa dan perpanjangan sebesar 1,34%. Dari data hasil pengujian tarik baja pegas daun rekondisi didapat hasil pada data material memiliki kekuatan tarik, kekuatan luluh serta kekerasan terendah dibandingkan dengan material baja pegas daun baru dan bekas. Kata kunci: sifat mekanik, baja pegas grade SUP 9A, perlakuan panas
RANCANG BANGUN ALAT PENGUPAS KULIT KELAPA DENGAN MEKANISME TUAS KAKI BAYHAQI BAYHAQI; HAMDANI HAMDANI; JENNE SYARIF
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 6, No 2 (2022): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v6i2.3326

Abstract

Dengan semakin pesatnya perkembangan di dunia industri dan banyaknya penemuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi, maka manusia selalu berfikir untuk dapat melakukan suatu pekerjaan dengan mudah dan praktis. Oleh karena itu kebutuhan-kebutuhan alat bantu untuk mempermudah pekerjaan manusia yang semakin banyak dibutuhkan, sedangkan alat-alat itu sendiri harus mengalami penyempurnaan, hal ini merupakan untuk memperlancar proses produksi. Pada proses pembuatan Alat Pengupas Kulit Kelapa diperlukan alat yang mampu bekerja dengan baik untuk proses produksi yang sempurna, oleh karena itu maka dilakukanlah proses pembuatan alat pengupas kulit kelapa dengan mekanisme tuas kaki. Proses ini dilakukan untuk memperlancar proses produksi dalam pengupasan kulit kelapa. Dengan demikian memakai sistem tuas kaki untuk memudahkan manusia lebih efektif dalam proses pengerjaannya dan juga hasil yang dicapai lebih maksimal.Kata kunci : kelapa, pengupas kulit kelapa, mekanisme tuas kaki.