Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIK PEMKOT BANDUNG DALAM PENGURANGAN KANTONG PLASTIK Fadillah, Kurnia Lucky
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 12 No 2 (2022): JIPSi : Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v12i2.7938

Abstract

Penelitian ini mengkaji “Strategi Komunikasi Publik Pemerintah Kota Bandung Dalam Mengurangi Kantong Plastik” Adanya Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2012 dan Perwal Nomor 32 Tahun 2019 tentang pengurangan kantong plastik di Kota Bandung mengharuskan masyarakat untuk mulai mengurangi kantong plastik salah satunya di retailer di Bandung. Hal ini dikarenakan Kota Bandung karena jumlah sampah di Kota Bandung yang saat ini sangat besar, sekitar 30% sampah anorganik dan 10% sampah anorganik adalah plastik. Tujuan dari penelitian ini adalah ) Mengetahui bahwa program kantong plastik berbayar pada pengecer di Kota Bandung dalam Pengurangan Kantong Plastik sudah tidak berjalan lagi. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Paradigma yang digunakan adalah Konstruktivis. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumen dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi publik, kebijakan publik dan komunikasi lingkungan. Hasil penelitian ini menunjukkan Kendala yang terjadi adalah masih banyak masyarakat yang menolak dan kebijakan yang masih belum memberikan rasa jera. Kata kunci: Komunikasi Publik, Kebijakan Publik, Komunikasi Lingkungan, Kantong Plastik Berbayar.
Peningkatan Produktivitas Video Kreatif Masyarakat Desa Cipicung Dan Desa Karedok Kecamatan Jatigede Fadillah, Kurnia Lucky; Muhammad Rifki Adinur Zein
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Video kreatif saat ini menjadi hal yang sangat digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Dimulai dari kalangan muda hingga tua sangat menikmati berbagai video yang menghibur serta memberikan informasi bagi mereka. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan beberapa konten kreatif berbentuk video yang di upload di media sosial tiktok. Subjek dalam artikel ini adalah akun Tiktok peserta workshop khususnya Desa Cipicung dan Desa Karedok. Peningkatan produkstivitas dari akun peserta ini dapat dilihat terjadinya peningkatan baik dalam segi kualitas serta kuantitas dari setiap akun, dimana isi dari konten ini berisi mengenai kegiatan masyarakat, keunggulan produk desa hingga pariwisata yang ada di sekitarnya.
Penggunaan WhatsApp Dalam Pendampingan Produksi Konten Video Warga di Kecamatan Jatigede Zein, Muhammad Rifki Adinur; Kurnia Lucky Fadillah
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi yang Dimediasi Komputer (CMC) mengacu pada pertukaran informasi dan interaksi antara individu atau kelompok melalui perangkat digital. WhatsApp merupakan aplikasi pesan instan, di mana penggunanya dapat saling berkomunikasi, secara individu maupun kelompok atau grup. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keunggulan WhatsApp dalam meningkatkan kualitas produksi konten video warga. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah Penggunaan WhatsApp dalam pendampingan produksi konten video warga di Kecamatan Jatigede memberikan banyak manfaat, pertama, dengan menggunakan WhatsApp, komunikasi antara Tim PKM dengan masyarakat tidak dibatasi jarak dan waktu. Kedua, WhatsApp dinilai sebagai media efektif dalam berbagi informasi, karena informasi dapat berupa teks, gambar, video, dan audio. Dan ketiga, dengan menggunakan WhatsApp, Tim PKM dapat segera mengevaluasi hasil karya berbentuk konten video. Oleh karena itu, hasil produksi konten video yang dibuat oleh masyarakat di Kecamatan Jatigede mendapatkan nilai yang baik dan dapat diterima oleh masyarakat luas.
Social media use for climate change campaign among Indonesian millennials Zein, Muhammad Rifki Adinur; Fadillah, Kurnia Lucky; Febriani, Nadia; Nasrullah, Riki; Khang, Nguyen Tan
PRofesi Humas Vol 8, No 2 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/prh.v8i2.50167

Abstract

Background: Climate change has threatened humanity and brought about serious impacts for at least two decades. The terrible threat can be addressed through social media. Purpose: This study examined how Indonesian millennials use social media to discuss and advocate for climate change. Methods: It employed mixed methods to combine climate change data from scholarly sources and strategic communication strategies in social media campaigns. Results: The results indicated a predominant presence of millennials, particularly in the 20-29 age group, using Instagram as the primary platform for climate change discussions. Social media highlighted limited engagement with experts and concerns about misinformation and emphasized the vital role of celebrities and influencers in climate change campaigns on social media. Conclusion: The research suggested that social media platforms like Instagram and WhatsApp facilitate climate change discussions among Indonesian millennials. They enable tailored communication strategies and emphasize the potential for social media campaigns to influence a certain behavior. This research also emphasizes the need for a combined approach involving online and offline channels, better climate change education, and collaboration. Implications: The findings underscore the necessity for Indonesia’s climate change advocacy to integrate offline and online communication strategies that are tailored to individual preferences and enhance millennials’ understanding through targeted education and social media campaigns. Public figures may also be involved for broader impacts.
Potret Keragaman Hayati dan Kultural Natuna dalam Bingkai Foto Dokumenter Fadillah, Kurnia Lucky; Adinur Zein, Muhammad Rifki; Febriani, Nadia
Rekam Vol 20, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/rekam.v20i2.12398

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana keragaman hayati dan kultral di Natuna direkam ke dalam karya foto dokumenter dengan menggunakan teknik EDFAT. Natuna sebagai wilayah yang kaya akan keragaman hayati dan budaya, khususnya dalam aspek kuliner, menjadi fokus dalam proses pembuatan makanan tradisional sagu butir. Foto dokumenter dipilih karena mampu menggabungkan elemen visual dan naratif secara efektif. Penerapan EDFAT menghasilkan foto yang kaya makna. Entire menangkap keseluruhan lokasi dan aktivitas pembuatan sagu butir yang sarat akan konteks kebudayaan lokal. Detail dan Frame menonjolkan aspek yang lebih spesifik dari proses sagu butir dengan komposisi yang menarik. Angle menghadirkan sudut pandang yang memberikan perspektif baru. Time menangkap momen berharga yang tidak dapat diulang seperti ekspresi masyarakat dan tahapan pembuatan sagu butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik EDFAT efektif dalam merekam kekayaan hayati dan budaya Natuna. Foto yang dihasilkan mampu menggambarkan keragaman hayati dan kultural dengan cara yang mendalam dan menyeluruh, menjadikan alat visual yang kuat dalam memahami dan mengomunikasikan potensi daerah Natuna.
DIGITALISASI PROFIL DESA CIJEUNGJING MELALUI VIDEO PROMOSI UNTUK PENINGKATAN DAYA TARIK WISATA Komariah, Kokom; Koswara, Iwan; Fadillah, Kurnia Lucky; Subekti, Priyo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4651

Abstract

Desa Cijeungjing menghadapi kendala dalam promosi wisata akibat kurangnya strategi digital yang efektif, sehingga potensi wisata yang dimiliki desa ini belum optimal dalam menarik wisatawan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengembangkan profil digital Desa Cijeungjing melalui pembuatan video promosi sebagai media untuk meningkatkan daya tarik wisata dan mendukung strategi pemasaran berbasis digital. Mitra kegiatan terdiri dari perangkat desa, masyarakat setempat, dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang terlibat dalam pengelolaan pariwisata di desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi Focus Group Discussion (FGD) untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan promosi, observasi dan wawancara untuk mengumpulkan informasi terkait daya tarik wisata desa, serta produksi dan publikasi video profil melalui media sosial dan website desa. Proses produksi video mencakup pengambilan gambar, pengeditan, serta pelatihan bagi perangkat desa dalam mengelola promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa profil digital desa yang mencakup informasi sejarah, ikon wisata, fasilitas, dan aksesibilitas telah berhasil dibuat dan dipublikasikan. Publikasi melalui media sosial dan website desa meningkatkan visibilitas Desa Cijeungjing, dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang terlihat dari interaksi di media sosial serta respons masyarakat terhadap video promosi. Selain itu, keterampilan perangkat desa dalam mengelola konten digital juga meningkat, yang diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan promosi desa. Digitalisasi promosi desa melalui video profil dan media sosial terbukti efektif dalam meningkatkan daya tarik wisata. Keberlanjutan program ini memerlukan pelatihan rutin bagi perangkat desa dan Pokdarwis, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas jangkauan promosi dan menarik lebih banyak wisatawan.
PEMBUATAN VIDEO PROFIL DESA KAREDOK SEBAGAI SARANA INFORMASI MASYARAKAT SERTA MEMIKAT WISATAWAN LOKAL Fadillah, Kurnia Lucky; Koswara, Iwan; Prahatmaja, Nurmaya
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v14i1.59071

Abstract

Desa Karedok, yang terletak di Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, memiliki potensi besar sebagai penghasil utama beras dan pusat kegiatan ekonomi lokal yang unik. Namun, minimnya strategi publikasi dan promosi digital membuat potensi desa ini kurang dikenal dan sulit menarik perhatian masyarakat luas. Untuk mengatasi masalah ini, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan tujuan meningkatkan popularitas Desa Karedok. Program ini diwujudkan melalui pembuatan video profil yang menonjolkan potensi agrikultur, usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan budaya lokal desa secara visual dan menarik. Proses pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode substitusi iptek, melibatkan beberapa tahapan, mulai dari survei lapangan untuk mengidentifikasi potensi unggulan desa, tahap produksi, hingga pasca produksi video. Data yang diperoleh melalui survei dan wawancara dengan perangkat desa diolah menjadi video promosi berkualitas tinggi berdurasi 5-7 menit. Hasil akhirnya adalah video yang tidak hanya menjadi alat promosi yang efektif untuk menarik wisatawan maupun investor, tetapi juga mampu memperkuat citra Desa Karedok sebagai destinasi agrikultur dan pariwisata unggulan. Video ini menampilkan kegiatan masyarakat, potensi UMKM seperti produksi kerupuk opak dan telur asin, serta menonjolkan hasil pertanian yang signifikan. Program ini menegaskan pentingnya teknologi promosi digital dalam mendukung pembangunan ekonomi desa, meningkatkan daya tarik lokal, dan memperluas peluang pengenalan potensi desa yang sebelumnya kurang terekspos. Produk ini diharapkan menjadi model yang dapat diterapkan untuk promosi desa-desa lainnya di Indonesia.
Peran Naskah Video Animasi 2d Edukasi Mengatasi Kecanduan Gadget Akibat Fomo “Stop Fomo, Stop Scrolling” Insani, Muhamad Zalfa; Sugito, Toto; Fadhillah, Kurnia Lucky
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4543

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) menjadi salah satu dampak dari intensitas penggunaan media sosial yang tinggi pada remaja, khususnya Generasi Z. FOMO mendorong perilaku scrolling berlebihan yang dapat memicu kecemasan dan ketergantungan mental. Karya tugas akhir ini bertujuan untuk merancang naskah video animasi 2D edukatif berjudul “Stop FOMO, Stop Scrolling” sebagai media penyadaran terhadap dampak negatif FOMO. Penulis berperan sebagai penulis naskah yang menyusun alur cerita, dialog, dan pesan edukatif melalui pendekatan visual storytelling. Proses penciptaan dilakukan melalui riset literatur, pengembangan struktur naskah naratif, serta kolaborasi dengan tim produksi agar pesan tersampaikan secara efektif dan relevan dengan karakteristik Gen Z. Naskah dirancang secara implisit dengan menampilkan konflik psikologis tokoh yang dekat dengan pengalaman remaja sehari-hari. Hasil perancangan menunjukkan bahwa naskah animasi 2D berbasis visual storytelling dapat menjadi media edukasi yang komunikatif dan mudah dipahami, serta mendorong kesadaran remaja untuk membangun perilaku digital yang lebih sehat.
Peran Animator dalam Memvisualisasikan Fenomena Fear of Missing out Kecanduan Gadget Melalui Karya Animasi “Stop FoMo Stop Scrolling” Ramdhani, Rayhan; Sugito, Toto; Fadhillah, Kurnia Lucky
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4544

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menyebabkan fenomena Fear of Missing Out (FoMO) yang signifikan di kalangan remaja, khususnya Generasi Z, yang berdampak pada kesehatan mental, hubungan sosial, dan perilaku digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memproduksi animasi 2D edukatif berjudul “STOP FOMO STOP SCROLLING” sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang FoMO dan strategi pengelolaan penggunaan gadget yang sehat. Metode penciptaan menggunakan pendekatan Design Sprint, yang meliputi tahap pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi, serta memanfaatkan teori multimedia learning (Mayer, 2009) dan Three-Act Structure (Field, 2005) untuk membangun narasi yang efektif dan emosional. Proses produksi melibatkan pembuatan asset visual, animasi karakter dan objek, pengaturan motion dan transisi, serta integrasi audio naratif. Animasi berdurasi tiga menit ini menampilkan perjalanan karakter utama, Alya, dari ketergantungan digital akibat FoMO hingga pengelolaan penggunaan gadget yang lebih sehat. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa animasi 2D ini efektif dalam menyampaikan pesan edukatif, meningkatkan keterlibatan kognitif dan emosional audiens, serta memfasilitasi refleksi diri mengenai dampak FoMO. Animasi juga memberikan kontribusi akademik sebagai referensi pembuatan media edukatif dan pengembangan kompetensi praktis penulis sebagai animator. Animasi “STOP FOMO STOP SCROLLING” dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif bagi remaja, sekaligus menjadi acuan bagi pengembangan karya animasi edukatif lainnya
Implementasi Struktur Tiga Babak dalam Penulisan Naskah pada Video Feature “Jejak Rasa: Akar dari Tanah Priangan” Fazila Safia Utomo; Diya Mirzha Rusyanto; Rinda Aunillah Sirait; Kurnia Lucky Fadillah
Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): April: Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ekspresi.v3i2.1077

Abstract

This study aims to explain the implementation of the three-act structure in scriptwriting for the feature video entitled “Jejak Rasa: Akar dari Tanah Priangan.” The background of this research is based on the tendency of audiovisual representations of cassava that remain partial, focusing only on either traditional or modern aspects without integrating both into a cohesive narrative. This study employs a qualitative approach based on creative practice, where the author acts as a scriptwriter responsible for designing the narrative flow using the three-act structure: set up, confrontation, and resolution. The production process consists of three stages: pre-production, production, and post-production, involving literature research, field observation, interviews with key informants, and the development of visual and audio narratives. The findings indicate that the implementation of the three-act structure successfully creates a systematic narrative that integrates historical, cultural, and modern dimensions of cassava transformation. This structure also effectively builds a coherent dramatic flow and enhances audience emotional engagement. The implications of this study are expected to provide references for academics and practitioners in developing research-based audiovisual scriptwriting, particularly in the context of local culture and gastronomy.