Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Perkembangan Fisik Anak Usia Dini Saadah, Dwi Aminatus; Dina Hafni, Nurlaili; Huda, Misbahul; Anikmah
WALADI Vol 3 No 1 (2025): Juni
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/waladi.v3i1.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program makan bergizi gratis terhadap perkembangan fisik anak usia dini di TK A TK Ihyaul Ulum Lamongan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya gizi sebagai faktor utama dalam mendukung pertumbuhan fisik anak, khususnya pada masa usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Subjek penelitian adalah 30 anak kelompok TK A yang mengikuti program makan bergizi gratis selama tiga bulan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam perkembangan fisik anak setelah mengikuti program, yang ditunjukkan oleh perubahan positif pada berat badan, kekuatan motorik, dan daya tahan tubuh anak. Program ini terbukti efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini di lingkungan pendidikan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan layanan PAUD yang holistik dan integratif berbasis gizi.
Pengaruh Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Perkembangan Fisik Anak Usia Dini Saadah, Dwi Aminatus; Dina Hafni, Nurlaili; Huda, Misbahul; Anikmah
WALADI Vol. 3 No. 1 (2025): Juni, Wawasan Belajar Anak Usia Dini
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/waladi.v3i1.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program makan bergizi gratis terhadap perkembangan fisik anak usia dini di TK A TK Ihyaul Ulum Lamongan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya gizi sebagai faktor utama dalam mendukung pertumbuhan fisik anak, khususnya pada masa usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Subjek penelitian adalah 30 anak kelompok TK A yang mengikuti program makan bergizi gratis selama tiga bulan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam perkembangan fisik anak setelah mengikuti program, yang ditunjukkan oleh perubahan positif pada berat badan, kekuatan motorik, dan daya tahan tubuh anak. Program ini terbukti efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini di lingkungan pendidikan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan layanan PAUD yang holistik dan integratif berbasis gizi.
EFEKTIFITAS PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK DALAM MENINGKATKAN MOTORIK KASAR ANAK Wati, Desi Isma; Ismawati, Ismawati; Saadah, Dwi Aminatus
Kumara Cendekia Vol 13, No 2 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i2.100413

Abstract

Perkembangan motorik kasar anak sangat penting dalam mendukung aspek fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Namun, kemajuan teknologi sering mengurangi aktivitas fisik anak, yang berdampak pada menurunnya stimulasi perkembangan motorik mereka. Salah satu alternatif yang efektif adalah permainan tradisional, seperti engklek, yang dapat melatih keseimbangan, koordinasi, serta kekuatan otot anak. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis 12 artikel ilmiah yang relevan, yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Kajian ini bertujuan untuk menggali kontribusi permainan engklek terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini serta menyusun sintesis teoretis yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan engklek memberikan dampak positif dalam meningkatkan keseimbangan, ketangkasan, daya tahan fisik, serta perkembangan sosial-emosional anak. Permainan ini memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran yang efektif untuk mendukung pengembangan motorik kasar. Namun, implementasi permainan engklek masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan fasilitas dan pemahaman pendidik. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian dan integrasi permainan engklek dalam pembelajaran anak usia dini untuk mengoptimalkan manfaatnya.