Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Information System and Education Development

Meningkatkan Kualitas Pengajaran melalui Integrasi Teknologi dan Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal di SDN Banjarpanji Kurniawan, Satunggale
Journal of Information System and Education Development Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62386/jised.v3i1.125

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia yang unggul. Integrasiteknologi dalam pembelajaran serta penerapan budaya lokal menjadi pendekatan inovatif untuk meningkatkan efektivitas pendidikan.SDN Banjarpanji memiliki potensi besar dalam mengembangkan model pembelajaran yang berbasis budaya lokal, didukung denganpemanfaatan teknologi guna meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi danintegrasi budaya lokal dalam proses pembelajaran di SDN Banjarpanji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologimasih terbatas, dengan mayoritas guru masih menggunakan metode konvensional. Faktor utama yang menghambat optimalisasiteknologi dalam pembelajaran adalah keterbatasan fasilitas serta kurangnya pelatihan bagi pendidik. Selain itu, budaya lokal belumterintegrasi secara sistematis dalam kurikulum, di mana elemen budaya seperti cerita rakyat dan kesenian daerah hanya digunakansecara sporadis. Tantangan utama yang dihadapi dalam upaya integrasi teknologi dan budaya lokal meliputi keterbatasan sarana,kurangnya kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi, serta perlunya sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah. Olehkarena itu, diperlukan strategi yang mencakup peningkatan akses terhadap teknologi, pelatihan bagi guru, serta pengembangankurikulum yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi nilai-nilai budaya lokal. Dengan implementasi yang optimal, SDN Banjarpanjidapat menjadi model dalam mengembangkan pendidikan berbasis teknologi yang tetap mempertahankan kearifan lokal, sehingga dapatmenciptakan sistem pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital
Pengembangan Media Pembelajaran Adaptif Menggunakan Pemrograman Berbasis AI dan Psikologi Pendidikan di SMPN 2 Candi Kurniawan, Satunggale; Rahman, Muhammad Afifi; Sugiarno, Yuventius
Journal of Information System and Education Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62386/jised.v3i2.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran adaptif berbasis pemrograman kecerdasan buatan (AI) dan prinsip psikologi pendidikan di SMPN 2 Candi, Sidoarjo. Media ini dirancang untuk menyesuaikan konten dan metode pembelajaran dengan gaya belajar, motivasi, serta kemampuan individu siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi. Proses pengembangan melibatkan analisis kebutuhan, desain produk, validasi ahli, uji coba terbatas dan luas, serta evaluasi efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran adaptif berbasis AI meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan, dengan rata-rata kenaikan skor post-test sebesar 23,5% dibanding pre-test. Media ini mengintegrasikan algoritma sederhana untuk pemetaan preferensi belajar siswa dan memberikan umpan balik otomatis sesuai dengan performa siswa. Dari perspektif psikologi pendidikan, media ini juga terbukti meningkatkan motivasi intrinsik dan kemandirian belajar siswa. Selain itu, sistem memungkinkan guru untuk melakukan asesmen formatif secara real-time, sehingga intervensi pembelajaran dapat dilakukan secara lebih tepat dan efisien. Secara keseluruhan, media ini dinilai layak dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran reguler, serta sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berdiferensiasi, personalisasi, dan penguatan karakter. Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital.