Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION) TERHADAP PEMBELAJARAN FABEL DI SMP/MTs KELAS VII Abdul Azis Khoiri
MEDIA DIDAKTIKA Vol 4 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to describe the application ARCS model of fable in Class VII-k MTsN 1 Lamongan. This research is a qualitative descriptive quantitative. The instrument used in the research were observational, questionnaire, written test and interviews. The result of the study shows that the design used is by using RPP (lesson plan) with 4 indicators from ARCS model. The process of this study can be known by see the result of pre-test and post-test, for student’s respond increases 33,333% to be high category with percentage 48,485% and for student’s motivation to learn increases from 33,333% to be high percentage 48,485%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION) TERHADAP PEMBELAJARAN FABEL DI SMP/MTs KELAS VII Abdul Azis Khoiri
MEDIA DIDAKTIKA Vol 4 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/didaktika.v4i2.1454

Abstract

The purpose of this research is to describe the application ARCS model of fable in Class VII-k MTsN 1 Lamongan. This research is a qualitative descriptive quantitative. The instrument used in the research were observational, questionnaire, written test and interviews. The result of the study shows that the design used is by using RPP (lesson plan) with 4 indicators from ARCS model. The process of this study can be known by see the result of pre-test and post-test, for student’s respond increases 33,333% to be high category with percentage 48,485% and for student’s motivation to learn increases from 33,333% to be high percentage 48,485%.
Perkembangan Peserta Didik Dengan Kebutuhan Khusus: Studi Kasus di SLB Kabupaten Sorong Nurul Dwi Mutia; Eka Ningtyas Putri Lestari; Zalia Azhara Paputungan; Azkia Fikamalina; Abdul Azis Khoiri
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): VOL 8 N0 1 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6531

Abstract

Pendidikan merupakan hal terpenting bagi setiap manusia, termasuk anak-anak dengankebutuhan khusus yang mempunyai ciri khas umum yang menjadikannya lebih unikdengan anak-anak biasa sehingga memerlukan pendidikan khusus. Penelitian inidilakukan untuk menganalisis bagaimana perkembangan dan potensi peserta didikpada anak yang berkebutuhan khusus di di SD LB Negeri Kabupaten Sorong, menilaibagaimana efektifitas program pendidikan bagi anak dengan kebutuhan khusus, sertabagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagianak-anak yang berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian iniyakni menggunan deskriptif kualitatif dengan teknik pendektakan wawancara danobservasi. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, Perkembangan peserta didikdengan kebutuhan khusus selama mengikuti program disekolah SD LB KabupatenSorong telah memberikan hasil walaupun memerlukan proses yang lama. Prosespendidikan pada anak dengan kebutuhan khusus sangat diperlukan agar mereka dapatmelatih kemandirian serta dapat menjalani hidup sama seperti orang-orang padaumumnya tanpa merasa kurang percaya diri.
Optimalisasi Penggunaan Metode Pembelajaran PAI Untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Said Hardianza; Fatma Sari; Rusyaid; Rosdiana; Abdul Azis Khoiri
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): VOL 8 N0 1 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi penggunaan metode pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya mengatasi kejenuhan belajar siswa. Kejenuhan belajar belakangan menjadi tantangan serius dalam proses pembelajaran, khususnya pelajaran PAI, terutama ketika metode yang digunakan monoton dan tidak sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis kajian pustaka (literature review) yang dianalisis secara sistematis dari berbagai jurnal ilmiah dan literatur primer dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil studi ini menunjukkan bahwa variasi dan optimalisasi metode pembelajaran seperti diskusi kelompok, simulasi praktik ibadah, pembelajaran berbasis proyek, dan pendekatan kontekstual, berkontribusi signifikan dalam meningkatkan partisipasi, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Di samping itu, peran guru sebagai fasilitator pembelajaran menjadi faktor penentu keberhasilan penerapan metode yang efektif dan adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi metode pembelajaran yang mempertimbangkan kebutuhan belajar siswa secara psikologis dan pedagogis dapat meminimalkan kejenuhan dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Implikasinya, guru dan institusi pendidikan perlu berinovasi dalam merancang proses pembelajaran PAI yang menyenangkan dan kontekstual.
The Influence of Social Media on the Development of Indonesian Among Teenagers: New Words and Abbreviations Khoiri, Abdul Azis
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Mei, History Learning Media and Social Problems
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i2.30443

Abstract

Social media has a significant impact on the development of Indonesian teenagers, especially in terms of adding new words and abbreviations. The aim of this research is to study teenage slang and how it impacts their Indonesian language development. To collect data, qualitative descriptive methods were used in this research, and three teenagers who were active in social media were observed, recorded, and interviewed. Research finds that teenagers prefer to use slang rather than speak good and correct Indonesian. As a result, there will be a worrying impact on the existence of Indonesian language use. Efforts to remember the correct use of Indonesian on social media will help better communication and maintain good language use in accordance with language norms
Implementasi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Pemersatu: Analisis Bahasa di Tanah Papua Abdul Azis Khoiri; Nurul Dwi Mutia
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i4.1015

Abstract

Language is a communication tool for every human being in everyday life to establish interactions in the social environment. This research is a case study that discusses the analysis of language varieties in Papua. The type of research used in compiling this research is using descriptive qualitative with the inclusion of a literature review method. Furthermore based on the resulth of research that has been carried out, it was found that there are more than 300 regional languages in Papua, and the object of regional language revitalization in Papua in 2023 consists of 9 languages. Therefore to connect communication between the people, the use of Indonesian implemented among the Papuan people, however its implementation, has its own characteristic, because the Papuan people want fast andconcise language use.
The Role of the Homeroom Teacher in Improving Discipline of Family Dysfunction Students at Labschool STKIP Muhammadiyah High School, Sorong Regency, Southwest Papua Khoiri, Abdul Azis
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 1 (2025): Januari, Special Issue on "Educational design research for human beings learning
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i1.43986

Abstract

Family dysfunction is a condition where there is conflict or disagreement between one individual and another individual in a family, causing a loss of affection, warmth and a sense of well-being. Respect each family member. This research aims to determine the forms of dysfunction family, description of student discipline, family dysfunction, and the role of guardians class in improving the discipline of family dysfunction students in high school Labschool STKIP Muhammadiyah Sorong Regency. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The results of the research show that the dysfunction that occurs in students at SMA Labschool STKIP Muhammadiyah Sorong Regency, namely education, economics, and communication. An overview of student discipline This dysfunctional family experiences problems with school violations, including not doing assignments on time, not wearing uniforms according to the rules, skipping school, and speaking harshly towards teachers. The role of the homeroom teacher is in improving student discipline family dysfunction, namely, advice and guidance, motivational and enthusiastic support, direction obtained through interpersonal guidance, emotional approaches, exemplary discipline, routine supervision, and collaboration with the school, family and community.
Perkembangan Peserta Didik Dengan Kebutuhan Khusus: Studi Kasus di SLB Kabupaten Sorong Nurul Dwi Mutia; Eka Ningtyas Putri Lestari; Zalia Azhara Paputungan; Azkia Fikamalina; Abdul Azis Khoiri
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6531

Abstract

Pendidikan merupakan hal terpenting bagi setiap manusia, termasuk anak-anak dengankebutuhan khusus yang mempunyai ciri khas umum yang menjadikannya lebih unikdengan anak-anak biasa sehingga memerlukan pendidikan khusus. Penelitian inidilakukan untuk menganalisis bagaimana perkembangan dan potensi peserta didikpada anak yang berkebutuhan khusus di di SD LB Negeri Kabupaten Sorong, menilaibagaimana efektifitas program pendidikan bagi anak dengan kebutuhan khusus, sertabagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagianak-anak yang berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian iniyakni menggunan deskriptif kualitatif dengan teknik pendektakan wawancara danobservasi. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, Perkembangan peserta didikdengan kebutuhan khusus selama mengikuti program disekolah SD LB KabupatenSorong telah memberikan hasil walaupun memerlukan proses yang lama. Prosespendidikan pada anak dengan kebutuhan khusus sangat diperlukan agar mereka dapatmelatih kemandirian serta dapat menjalani hidup sama seperti orang-orang padaumumnya tanpa merasa kurang percaya diri.
Optimalisasi Penggunaan Metode Pembelajaran PAI Untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Said Hardianza; Fatma Sari; Rusyaid; Rosdiana; Abdul Azis Khoiri
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi penggunaan metode pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya mengatasi kejenuhan belajar siswa. Kejenuhan belajar belakangan menjadi tantangan serius dalam proses pembelajaran, khususnya pelajaran PAI, terutama ketika metode yang digunakan monoton dan tidak sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis kajian pustaka (literature review) yang dianalisis secara sistematis dari berbagai jurnal ilmiah dan literatur primer dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil studi ini menunjukkan bahwa variasi dan optimalisasi metode pembelajaran seperti diskusi kelompok, simulasi praktik ibadah, pembelajaran berbasis proyek, dan pendekatan kontekstual, berkontribusi signifikan dalam meningkatkan partisipasi, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Di samping itu, peran guru sebagai fasilitator pembelajaran menjadi faktor penentu keberhasilan penerapan metode yang efektif dan adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi metode pembelajaran yang mempertimbangkan kebutuhan belajar siswa secara psikologis dan pedagogis dapat meminimalkan kejenuhan dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Implikasinya, guru dan institusi pendidikan perlu berinovasi dalam merancang proses pembelajaran PAI yang menyenangkan dan kontekstual.
Peran Papan Interaktif Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Lestari, Khusnul Khotimah; Farida, Lia; Sulfiani, Sulfiani; Khoiri, Abdul Azis
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i1.4073

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembelajaran di sekolah dasar, namun rendahnya motivasi belajar siswa tetap menjadi masalah utama akibat dominasi metode ceramah yang monoton. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran papan tulis interaktif digital dalam motivasi belajar siswa sekolah dasar. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, menganalisis artikel ilmiah dan jurnal nasional terakreditasi yang diterbitkan dalam 5-10 tahun terakhir melalui basis data Google Scholar, GARUDA, dan SINTA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa papan tulis interaktif digital memiliki dampak positif pada tiga aspek utama: pertama, meningkatkan perhatian siswa hingga 78% melalui stimulus visual dan auditif yang menarik; kedua, meningkatkan aktivitas siswa hingga 86% dengan memfasilitasi pembelajaran interaktif dan kolaboratif yang mengakomodasi berbagai gaya belajar; ketiga, meningkatkan minat dan motivasi belajar hingga 85% pada siswa dalam kategori motivasi tinggi akibat pengalaman belajar yang menyenangkan dan tidak monoton. Papan tulis interaktif digital terbukti efektif sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan motivasi dan kualitas belajar di sekolah dasar.