Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK KARYA TERE LIYE (KAJIAN PRAGMATIK) Hendri Hendri; Winda Nur Kholid Winda; Wahidatul Murtafi'ah
BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juli 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begibung.v3i3.171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur direktif yang terdapat dalam novel Negeri Di Ujung Tanduk karya Tere Liye dengan kajian Pragmatik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adlah studi pustaka. Penelitian ini difokuskan pada bentuk tindka tutur yang terdapat dalam novel “Negeri Di Ujung Tanduk” karya Tere Liye. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel negeri di ujung tanduk karya tere liye. Adapaun hasil dalam penelitian ini terdapat sebanyak 351 data tuturan. Dimana data tersebut diklasifikasi menjadi Sembilan bentuk tindak tutur direktif yaitu: tindak tutur perintah sebanyak 70 tuturan, meminta sebanyak 69 tuturan, menasehati sebanyak 5 tuturan, memohon sebanyak 21 tuturan, bertanya sebanyak 150 tuturan, memesan sebanyak 7 tuturan, menyarankan sebanyak 16 tuturan, melarang sebanyak 10 tuturan, dan mengajak sebanyak 3 tuturan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua tuturan memiliki makna yang tepat. Semua makna yang ada pada tuturan tergantung pada konteks tuturan, dan setiap tokoh dalam novel merupakan penutur dan mitra tutur.
MENGENALKAN DAN MELESTARIKAN AKSARA JEJAWAN (SASAK) PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA INSTITUT PENDIDIKAN NUSANTARA GLOBAL Wahidatul Murtafi’ah; Hendri Hendri; Baiq Yulia Kurnia Wahidah
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.4857

Abstract

Jejawan (Sasak) script, also known as hanacaraka, is a traditional writing system of the Sasak tribe in Lombok, which is derived from Javanese (Kawi) script. This script is related to Javanese and Balinese scripts, which were originally written on palm leaves. The purpose of this community service is to preserve and maintain the Sasak regional culture in the form of a script that is becoming less and less known to the community itself. This research is necessary to introduce and preserve the regional culture of Sasak, Lombok, to the younger generation. This community service involved 32 students from the Indonesian Language Education Study Program in their second semester. This activity was carried out for one day, on Saturday, August 30, 2025, from 8:00 a.m. to 12:00 p.m. WITA. The initial activity involved introducing the Sasak script to the participants, followed by writing practice, and finally a reflection on the day's activities. Through this training, it is hoped that students of the Indonesian Language Education Study Program can contribute to the preservation of the Sasak script and when they enter the workforce.
EDUKASI DAN PENERAPAN POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) BERBASIS SAINS DI LINGKUNGAN YAYASAN PONPES ASH-SAMADI NWDI TANAK MAIK Fena Prayunisa; Alpi Zaidah; Ermila Mahariyanti; Irwansah Irwansah; Usman Usman; Hendri Hendri; Windi Efendy; Jufrihadi Jufrihadi; Karin Nitiasari; Fely Yuliantari
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.4931

Abstract

This community service activity aims to improve awareness, knowledge, and practices of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) within the Ash-Samadi NWDI Islamic Boarding School Foundation through a science-based approach. The program was motivated by the low level of hygiene behavior among students (santri) due to limited facilities and a lack of scientific understanding of the importance of cleanliness. The implementation method used an action-oriented community intervention model consisting of preparation, education, implementation, mentoring, and evaluation stages. Education was carried out through interactive training, simple scientific demonstrations, and hands-on practices such as the construction of handwashing stations, waste sorting bins, and organic composters. Data were collected through observation, in-depth interviews, and focus group discussions (FGD). The results showed a significant improvement in students’ awareness and behavior regarding personal and environmental hygiene. The students gained scientific understanding of the relationship between cleanliness and health, and an environmentally conscious student group was formed to ensure program sustainability. Thus, this activity demonstrates that a science-based approach in PHBS education is effective in shaping healthy living behaviors and can serve as a model for similar implementations in other Islamic educational institutions.
Strategi Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Media Pembelejaran Berbasis Teknologi: Literatur Review Hendri; Hubbi Saufan Hilmi
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i3.6177

Abstract

Learning motivation is a decisive factor in successful learning, especially for elementary students who easily disengage from monotonous conventional methods. Technological advances allow teachers to present more engaging, interactive learning media. This study systematically examines strategies for enhancing elementary students' learning motivation through technology-based media, using a literature review of national scientific articles published 2014–2025. Findings show that interactive multimedia, instructional videos, animated media, e-learning, and gamification consistently contribute positively to students' motivation, both intrinsic and extrinsic, with effectiveness depending on media suitability, teachers' digital competence, and supporting infrastructure. This review also identifies implementation challenges such as infrastructure gaps, limited teacher digital literacy, and regional access disparities. The study concludes that technology integration must be designed with attention to motivational principles such as the ARCS Model and Self-Determination Theory to achieve optimal impact.
PEMBUATAN TUNGKU PEMBAKARAN (INSINERATOR) SAMPAH DI YAYASAN PONDOK PESANTREN MAMBAUL ULUM JURIT M. Rudi Gunawan Parozak; Hendri Hendri; Putra Wija Sisanto; Nopiani Amri
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v3i4.283

Abstract

Program ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan sampah yang terdapat di yayasan pondok pesantren Mambaul Ulum Jurit. Program ini dilakukan oleh mahasiswa KKN Institut Pendidikan Nusantara Global. Metode pelaksanaan program KKN ini diawali dengan observasi lokasi, penentuan lokasi pemasanan tungku pembakaran sampah (insinerator), dan dilanjutkan dengan pembuatan dua buah tungku pembakaran sampah (insinerator) dilokasi yang sudah ditentukan. Metode yang digunakan di dalam kegiatan ini adalah implementasi. implementasi/penerapan teknologi tungku pembakaran sampah (insinerator) digunakan untuk mengurangi volume sampah yang ada di yayasan mambaul ulum. Selain menyiapkan tungku pembakaran sampah, tim KKN juga membagikan 11 bak sampah bambu sekaligus melakukan sosialiasi terkait pemilahan sampah organik dan arorganik kepada masyarakat sekolah. Kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat baik dari pihak yayasan, karena permasalahan sampah diyayasan mambaul ulum jurit belum mendapat solusi yg tepat. Sehingga, program pembuatan tungku pembakaran sampah (insinerator) ini akan oleh kelompok KKN Institut Pendidikan Nusantara Global sangat diapresiasi oleh pihak yayasan.
PENDAMPINGAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS SASTRA LISAN Wahidatul Murtafi’ah; Hendri; Fadma Rosita; M. Rudi Guanawan Parozak; Alpan Ahmadi; Agus Darma Putra
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i1.368

Abstract

Keterbatasan kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal menjadi salah satu tantangan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Bahasa Indonesia dalam mengembangkan bahan ajar berbasis sastra lisan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan koordinasi, analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi dengan melibatkan guru Bahasa Indonesia sebagai mitra. Metode yang digunakan adalah Participatory Action yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep sastra lisan, teknik penyusunan bahan ajar, serta strategi mengintegrasikan sastra lisan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan bahan ajar yang berbasis sastra lisan sesuai dengan capaian pembelajaran dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal melalui pendidikan. Oleh karena itu, pendampingan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar inovasi bahan ajar tentang sastra lisan dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai jenjang pendidikan
GAYA BAHASA DALAM KONTEN TIKTOK GENERASI Z: KAJIAN STILISTIKA TERHADAP DIKSI, MAJAS, DAN CITRAAN Hendri Hendri; Siti Khaeranil Bariah
BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisipliner, Juli 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begibung.v4i3.372

Abstract

This study aims to describe the language style employed by Generation Z in TikTok content through a stylistic analysis focusing on diction, figurative language, and imagery. The research adopts a qualitative approach using a descriptive method. The data consist of utterances, narrations, and captions found in TikTok content produced by Generation Z. Data were collected through observation, note-taking, and documentation techniques and were analyzed using descriptive qualitative analysis. The findings reveal that the diction used in TikTok content is predominantly characterized by colloquial language, slang, abbreviations, and popular expressions, reflecting the distinctive features of Generation Z's digital communication. In terms of figurative language, the study identifies the use of metaphor, hyperbole, personification, simile, irony, and satire, which function to reinforce messages, create humor, express emotions, and convey social criticism. Meanwhile, the imagery found in the data includes visual, auditory, kinesthetic, tactile, and emotional imagery, all of which contribute to stimulating the audience's imagination while producing aesthetic and emotional effects. The study concludes that diction, figurative language, and imagery are essential stylistic elements that shape the linguistic characteristics of Generation Z on TikTok. These three elements function not only as means of communication but also as instruments of self-expression, social identity construction, and strategies for enhancing content appeal within the digital environment.