Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengenalan Konsep BioTik (Biologi dan Matematika) pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Pengamatan Lingkungan Sekitar Ridzal, Dewi Asriani; Fajrianti, Fajrianti; Windani, Irawati; Kaif, Sitti Hermayanti; Isra, Isra; Maman, Wa Ode Nadila; Sumiarti, Muna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4091

Abstract

Pendidikan dasar memainkan peran krusial dalam membentuk fondasi pengetahuan siswa, termasuk pengenalan konsep dasar biologi dan matematika (BioTik).  Pengenalan konsep sederhana bagi siswa dimaksudkan untuk membangun fondasi pemahaman yang kokoh, memudahkan penguasaan materi yang lebih kompleks, serta meningkatkan kemampuan menerapkan pengetahuan dalam berbagai situasi.  Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengenalkan konsep dasar biologi dan matematika kepada siswa adalah melalui pengamatan lingkungan sekitar.  Pengamatan lingkungan merupakan metode efektif untuk mengembangkan kemampuan literasi sains dan numerasi siswa sekolah dasar (SD) sekaligus menyelaraskan dengan prinsip pendidikan abad 21 yang menekankan pembelajaran aktif, berbasis masalah nyata, dan keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, serta kreativitas.   Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang konsep dasar biologi (seperti ekosistem, populasi dan individu) dan matematika (seperti pengukuran, penjumlahan dan pengurangan serta data sederhana) melalui pengamatan langsung lingkungan sekitar, mengembangkan keterampilan observasi analisis, dan berpikir kritis siswa dengan menghubungkan fenomena alam ke konsep BioTik (Biologi dan Matematika) secara praktis dan mendorong minat siswa terhadap sains dan matematika sebagai dasar untuk pembelajaran seumur hidup, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SD Negeri 11 Kaobula, Kota Baubau.
Penguatan Literasi Perubahan Iklim Pada Siswa Melalui Edukasi Partisipatif Untuk Mendorong Aksi Berkelanjutan Dewi Asriani Ridzal; Azmin Mane; Mega Mustikasari; Mujuna Hatuala; Salman Samiun; Herlina Herlina; Yasmin Afra'nursalam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1671

Abstract

Perubahan iklim telah menjadi salah satu tantangan paling mendesak yang dihadapi umat manusia saat ini, karena telah menciptakan rangkaian efek bola salju yang kompleks pada ekosistem global.  Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengancam keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat apabila tidak dilakukan upaya pencegahan.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi penting untuk dilaksanakan sebagai langkah membangun kesadaran siswa sejak usia dini dalam melahirkan generasi yang peduli lingkungan dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan edukasi partisipatif.  Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMP Negeri 7 Bau-bau tanggal 29 April 2026 dan diikuti oleh 24 siswa dari kelas VII C. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi partisipatif terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual sekaligus kesadaran praktis siswa terkait perubahan iklim.   Hal ini didasarkdan pada perbedaan perolehan nilai rerata pre test dan post test.  Rerata nilai perolehan siswa sebelum kegiatan edukasi melalui pemberian pre test sebesar 40 dan setelah kegiatan edukasi perolehan rerata nilai post test menjadi sebesar 77.  Perbedaan nilai tersebut yang menunjukkan adanya peningkatan nilai rerata sebesar 37 poin atau sebesar (37%).  Hasil ini menunjukkan bahwa siswa telah memiliki pemahaman dan kesadaran praktis yang baik tentang perubahan iklim.  Siswa telah mampu mendefinisikan perubahan iklim, penyebab perubahan iklim, dampak serta upaya untuk mengatasi bahaya yang timbul akibat perubahan iklim.  Selain itu, siswa telah mampu memberikan contoh tindakan nyata sederhana yang dapat dilakukan di lingkungan untuk mengatasi perubahan iklim.