Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Daya Saing Kompetitif Ekspor Pisang Indonesia di Pasar Internasional Agung Adi Nugraha; Darsono Darsono; Sri Marwanti
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 3 (2023): Proceeding SEMARTANI 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v2i3.280

Abstract

Pisang adalah salah satu komoditas unggulan hortikultura yang memiliki jumlah produksi terbesar nasional. Peningkatan daya saing merupakan upaya dalam meningkatkan ekspor pisang Indonesia di pasar Internasional. Daya saing memerankan kunci penting dalam ekspor pisang Indonesia dimana akan menggambarkan kemampuan bersaing dalam memenuhi market demand-nya. Daya saing juga menjadi faktor penting untuk melihat seberapa besar kompetitifnya ekspor Indonesia di negara tujuan utama. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis posisi daya saing kompetitif ekspor pisang indonesia ke lima negara tujuan utama yaitu China, Malaysia, Jepang, Uni Emirat Arab dan Singapura. Export Product Dynamics (EPD) digunakan dalam metode penelitian ini. Hasil analisis EPD menyatakan bahwa negara China menempati posisi rising star, sedangkan negara Malaysia, Jepang dan Singapura menempati posisi falling star. Posisi lost opportunity ditunjukkan pada negara Uni Emirat Arab dan tidak ada negara yang berada diposisi retreat. Sebagai upaya dalam mempertahankan posisi Indonesia sebagai negara ekspor-tir yang kuat ke negara China maka pemerintah perlu memberikan kebijakan yang tepat terhadap ekspor pisang Indonesia ke China agar terus meningkat dan dapat mempertahankan posisi daya saing kompetitifnya di posisi rising star.
INDEKS DAYA SAING DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMENGARUHI NILAI EKSPOR VANILI INDONESIA PERIODE 2004 – 2021 Nur Hasanah; Darsono Darsono; Sri Marwanti
Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vanilla is one of the spices that has many benefits and a fantastic price. The high world demand for vanilla makes the competitiveness between exporters tighter. Each exporter tries to maintain the quality of their vanilla and the destination country market. In addition, other factors can affect vanilla exports from each exporter to the destination country. This study aims to determine the level of competitiveness and factors that affect the value of vanilla exports from Indonesia to destination countries. The method in this study uses ECI and panel data regression analysis. The results of the average ECI value show that vanilla from Indonesia has a strong competitiveness index in its export destination countries including China, India, the United States, the Netherlands and Thailand. This can be seen from the average value of ECI > 1. Factors that affect the value of Indonesian vanilla exports are the exchange rate of the rupiah against the United States dollar and the volume of Indonesian vanilla exports to destination countries which have a positive and significant effect. The population of the destination country and the GDP per capita of the destination country have a positive and insignificant effect. The covid 19 pandemic dummy has a negative and insignificant effect.  
EFEKTIVITAS KARTU KENDALI PADA TATA KELOLA PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI DI KECAMATAN TAMBAKREJO Ajeng Trismay Pangesti; Sri Marwanti; Joko Sutrisno
Jurnal Sains Agribisnis Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v4i2.1671

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kegunaan kartu kendali dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Jawik Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana kartu kendali ini berguna dalam penyaluran pupuk bersubsidi di desa jawik Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif serta analisis persepsi petani terhadap kartu kendali. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan analisis persepsi petani terhadap kartu kendali dengan menggunakan asas tepat waktu, tepat jenis, tepat harga, tepat mutu, tepat jumlah dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Responden Penelitian adalah Petani- petani yang tergabung dalam kelompok tani dan secara otomatis memiliki Kartu Kendali. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kegunaan kartu kendali dalam penyaluran pupuk bersubsidi yang menggunakan asas tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenis, tepat mutu,tepat harga sesuai dengan kebijakan yang ada, namun ada beberapa kendala pada kurangnya jumlah alokasi pupuk bersubsidi di desa Jawik serta waktu yang kurang tepat sehingga sedikit berpengaruh pada produktivitas usahatani Di Desa Jawik Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro. Berdasarkan hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Kartu Kendali berguna dalam penyaluran pupuk bersubsidi dengan sedikit kekurangan dalam jumlah serta waktu yang belum sesuai dengan keadaan lapangan yang ada atau yang dibutuhkan petani untuk usahatani.
Comparison Of Milkfish And Green Mussley Farming Efficiency In Abrasion-Affected Areas In Demak Bagas Wahyu Pratama; Erlyna Wida Riptanti; Sri Marwanti
Juvenil Vol 7, No 3: Agustus (2026)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v7i3.33594

Abstract

Abrasi pantai parah di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, telah menurunkan produktivitas tambak secara signifikan, memaksa masyarakat pesisir beradaptasi ekonomi radikal, beralih dari budidaya bandeng tradisional ke kerang hijau. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan rata-rata produksi, biaya, pendapatan, serta tingkat efisiensi budidaya antara tambak bandeng dan kerang hijau sebagai strategi adaptasi di daerah terdampak abrasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi dipilih sengaja di Desa Sriwulan, Bedono, dan Timbulsloko, melibatkan 60 responden terbagi rata menjadi 30 petambak bandeng dan 30 pembudidaya kerang hijau. Analisis data meliputi perhitungan biaya, pendapatan, penghasilan, serta analisis efisiensi menggunakan Rasio Pendapatan/Biaya (R/C) dan Data Envelopment Analysis (DEA) model Variable Returns to Scale (VRS), dilengkapi Independent Samples T-Test. Hasil menunjukkan budidaya kerang hijau berkinerja lebih baik daripada bandeng, mencapai produksi rata-rata 3.623 kg per unit, total biaya Rp10.427.680, dan pendapatan Rp25.412.362,50, dibanding produksi bandeng 1.320 kg, biaya Rp19.332.691, serta pendapatan Rp17.162.633,33. Secara ekonomi, budidaya kerang hijau lebih efisien dengan Rasio R/C sebesar 3,7543 dibandingkan 1,8317 untuk bandeng. Secara teknis, pembudidaya kerang hijau mencapai skor efisiensi lebih tinggi (0,78003) daripada petambak bandeng (0,51427). Perbedaan efisiensi ini signifikan secara statistik, meskipun pendapatan individu tetap sebanding. Kesimpulannya, budidaya kerang hijau berfungsi sebagai strategi adaptasi yang lebih efisien dan menguntungkan. Disarankan agar petambak bandeng mengevaluasi input tenaga kerja eksternal guna mengurangi inefisiensi, sementara pemerintah harus mendorong transformasi bisnis melalui kebijakan pesisir adaptif.