Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Psikoedukasi Pencegahan Dan Penanganan Perilaku Bullying Berbasis Ekologi Pada Guru Sekolah Dasar Muhibbin, Maulana Arif; Suharsono, Riyanto Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1012

Abstract

The following bullying behaviors are prevalent in primary schools: relationship bullying, physical bullying, and verbal bullying. Bullying has a detrimental effect on the mental health of witnesses, offenders, and victims. Issues occur when educators lack a thorough understanding of how to deal with and stop bullying in the classroom. Therefore, a comprehensive strategy is required to end the cycle of bullying in schools. Training in managing and preventing bullying incidents based on Bronfenbrenner's ecological theory for teachers is the suggested remedy for the issue. The idea of ecology is highly applicable to combating bullying by getting involved in many facets of the school environment. Teachers at SD Muhammadiyah 1 Jember are the service's target audience. The planned activities carried out are teacher training and mentoring. Activities are carried out using workshop methods, pre-test and post-test, focus group discussions using learning technology media. Through this activity, it is hoped that teachers can understand and implement case prevention and handling in schools. The results of the service post test showed an increase in teachers' understanding of the implementation of Bronfenbrenner's ecology to build a bullying-free school ecosystem. Furthermore, ongoing assistance is needed to form an anti-bullying task force in Bronfrenbrenner ecological-based schools.ABSTRAKTrend perilaku bullying yang sering terjadi di Sekolah Dasar adalah bullying verbal, bullying fisik dan bullying relasi. Perilaku bullying berdampak buruk bagi kesejahteraan psikologis korban, pelaku dan saksi. Permasalahan muncul ketika guru belum sepenuhnya mengetahui mekanisme penanganan dan pencegahan perilaku bullying di sekolah. Dengan demikian perlu adanya pendekatan holistik untuk memutus mata rantai perilaku bullying di sekolah. Solusi permasalahan yang ditawarkan adalah pelatihan penanganan dan pencegahan kasus bullying berbasis teori ekologi Bronfenbrenner pada guru. Konsep ekologi cukup relevan untuk mengatasi bullying melalui partisipasi seluruh tingkatan ekosistem sekolah. Target sasaran dalam pengabdian ini adalah guru SD Muhammadiyah 1 Jember. Rencana kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan dan pendampingan Guru. Kegiatan dilaksanakan dengan metode workshop, pre test dan post test, focus group discussion dengan memanfaatkan media teknologi pembelajaran. Melalui kegiatan ini diharapkan guru dapat memahami dan mengimplementasikan pencegahan dan penanganan kasus di sekolah. Hasil post test pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang implementasi ekologi Bronfenbrenner untuk membangun ekosistem sekolah bebas bullying. Selanjutnya, perlu dilakukan pendampingan yang berkelanjutan untuk membentuk satgas anti perundungan di sekolah berbasis ekologi Bronfrenbrenner.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Berbahan Dasar Limbah Cair Tahu Untuk Meningkatkan Produktifitas Kelompok Tani Rosa, Firlana; Fatechan, Billy; Wardhani, Rizki Dwi; Muhibbin, Maulana Arif
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22717

Abstract

Terdapat Agroindustri tahu di Desa Glagasan Petung yang belum memahami bahaya dari limbah cair tahu terhadap lingkungan. Agroindustri tersebut membuang limbah cair tahu ke sungai begitu saja. Padahal limbah cair tahu tersebut berpotensi dijadikan bahan baku untuk pembuatan mikroorganisme lokal. Mikroorganisme lokal yaitu gabungan mikrorganisme berasal dari sumber daya lokal, yang dimanfaatkan sebagai starter yang digunakan untuk tahap awal pada proses fermentasi dalam pembuatan pupuk organik cair atau POC. Dengan demikian pengabdian masyarakat edukasi pembuatan POC merupakan solusi dari permasalahan tersebut. Metode dalam kegiatan ini dimulai dengan ceramah dan praktik pembuatan POC. Setelah itu, bentuk evaluasinya diberikan dengan cara pemberian kui-sioner baik sebelum maupun sesudah kegiatan berlangsung. Hasil evaluasi yang diberikan menunjukkan peningkatan yang lebih baik dari sebelum pemaparan materi dan praktik pembuatan POC. Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan para peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan tersebut. Terjadi peningkatan pemahaman tentang manfaat dan bahaya dari limbah cair tahu serta peserta mengetahui proses pembuatan pupuk organik cair untuk menjadi salah satu alternatif apabila pupuk kimia susah untuk didapatkan.
The Role of Teacher Interaction and Self-Directed Learning on High School Students' Online Learning Satisfaction Muhibbin, Maulana Arif; Wulandari , Primatia Yogi; W, Danan Satrio
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 6 (2024): International Conference Psychology and Education Transformation For Bright Future
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v6i.530

Abstract

The aim of this study is to examine how high school students' satisfaction with online learning is impacted by instructor involvement and self-directed learning. A quantitative methodology was employed, involving 340 pupils from five different Surabaya schools. Random cluster sampling with stratified sampling was the method used. The learner-instructor interaction questionnaire by Kang and Im (2014), the student satisfaction with online learning scale adopted from Dziuban et al. (2015), and the self-rating scale of self-directed learning derived from Sulasiwi et al. (2019) are the measuring tools used in this research. With a value (R Square) of 0.401, the regression test results indicate that student satisfaction with online learning is significantly influenced by both teacher interaction and self-directed learning. Self-directed learning provided 0.233 and instructor interaction contributed 0.454, respectively, to the total. Teachers should be able to acquire excellent communication skills in this way in order to teach. In addition, counseling sessions are held for students to help them become self-sufficient in their online education. It is well established that students who engage positively with teachers and who possess strong self-directed learning skills would be more satisfied with their online education, which leads to in online learning success.
FINANCIAL MANAGEMENT ACCOUNTABILITY AND TRANSPARENCY ASSISTANCE THROUGH FINANCIAL REPORT AUDITS AT SD MUHAMMADIYAH SEMBORO JEMBER Suharsono, Riyanto Setiawan; Muhibbin, Maulana Arif; Halim, Moh; Thamrin, Mohamad
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i3.2304

Abstract

The reforms taking place in Indonesia have resulted in the emergence of a democratic spirit, accountability and transparency in the government sector. Reforms in various fields have led to the realization of the implementation of the duties and functions of state governance and development characterized by the principles of good governance. In implementing education, schools have autonomy. This educational autonomy model is School Based Management (SBM). Schools have the authority to carry out creativity, innovation and improvisation in realizing quality education. The School-Based Management (SBM) concept makes education management more focused and well-coordinated in terms of implementation, funding, development and supervision. This Community Service Program seeks to provide answers and solutions to problems to create accountability and transparency in financial management in public institutions at the central and regional levels, including schools. Based on the problems faced by the community, the service that will be carried out is to provide training and education to the school, especially the Principal, Treasurer and Financial Executive at SD Muhammadiyah Semboro Jember. This community service method uses seminars/workshops, practice and discussions with the Principal, Treasurer and Financial Executive at SD Muhammadiyah Semboro Jember
Pelatian Konseling Bagi Guru dalam Pencegahan Perilaku Beresiko pada Siswa di MAM 1 Jember: Pengabdian Anggraeni Swastika Sari; Maulana Arif Muhibbin; Ria Wiyatfi Linsiya; Nuraini Kusumaningtyas; Serena Maida A.R; Imroatus Sholihah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6240

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam memberikan pendampingan psikologis dasar melalui pelatihan konseling. Tahapan pelaksanaan mencakup seminar/ workshop interaktif, roleplay antar kelompok dan pretest dan postest sebagai bentuk evluasi. Populasi dalam kegiatan ini adalah 20 peserta yang terdiri dari guru kelas, guru mapel dan BK. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signitifan antara pretest dan postest  dengan nilai t(19) = −4,24 dengan nilai signifikansi p < 0,001. Nilai t yang negatif menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test lebih rendah dibandingkan rata-rata skor post-test. Dengan kata lain, terjadi peningkatan skor setelah perlakuan diberikan. Selain signifikan secara statistik, besarnya pengaruh juga tergolong kuat. Perhitungan effect size menunjukkan nilai Cohen’s d sekitar 0,95 yang termasuk dalam kategori efek besar. Dapat dikatakan bahwa kegiatan ini memberikan dampak yang cukup kuat secara praktis
TRANSFORMASI DAKWAH DIGITAL MELALUI PENDEKATAN PARTICIPATORY ACTION RESEARCH: PENDAMPINGAN INSTAGRAM PADA PRM KARANGREJO Maulana Arif Muhibbin; Muhammad Zainur Ridlo; Putra Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2686

Abstract

This community service activity was motivated by the limited use of digital technology by the leadership of the Karangrejo Muhammadiyah Branch (PRM) in conveying Islamic da’wah in the Industry 4.0 era. The objective of this activity is to enhance the understanding and skills of Muhammadiyah leaders in utilizing the Instagram platform as an effective medium for da’wah. The method used was a participatory approach through several stages, namely an initial meeting with partners, mapping of digital da’wah needs, training and creation of digital content, as well as guidance on the implementation of Instagram as a medium for da’wah. The results of the activity showed a significant improvement in participants’ skills, marked by an increase in the average score from 70.1 to 82.42, or an increase of 17.57%. Additionally, this activity produced 27 da’wah feed posts and 3 short religious lecture videos published via Instagram. The conclusion of the activity indicates that the community service program was able to enhance the capacity of the PRM Karangrejo leadership in managing digital-based da’wah and in creating da’wah media that is more adaptive and relevant to contemporary developments. ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital oleh pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karangrejo dalam menyampaikan dakwah Islam di era Industri 4.0. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus Muhammadiyah dalam memanfaatkan platform Instagram sebagai media dakwah yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu pertemuan awal dengan mitra, pemetaan kebutuhan dakwah digital, pelatihan dan pembuatan konten digital, serta pendampingan implementasi penggunaan Instagram sebagai media dakwah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 70,1 menjadi 82,42 atau meningkat sebesar 17,57%. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan 27 konten feed dakwah dan 3 video pendek pengajian yang dipublikasikan melalui Instagram. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian mampu meningkatkan kapasitas pengurus PRM Karangrejo dalam mengelola dakwah berbasis digital serta membentuk media dakwah yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sosialisasi Literasi Lingkungan untuk Meningkatkan Kesadaran Kebersihan Siswa melalui Program KKN di SD 04 Gumukmas Firda Nur Fadilah; Dimas Eka Surya Saputra; Maulana Arif Muhibbin
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 6, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v6i2.22636786

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memiliki keterkaitan erat dengan pendidikan dan penelitian. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa diberi kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan di tengah masyarakat sebagai bentuk pembelajaran kontekstual. Pelaksanaan KKN di Desa Gumukmas, khususnya pada SDN Gumukmas 04, menemukan permasalahan utama terkait rendahnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Hasil observasi menunjukkan bahwa kurangnya literasi lingkungan siswa, keterbatasan fasilitas kebersihan, serta minimnya pemahaman mengenai pemilahan sampah menyebabkan kondisi lingkungan sekolah menjadi tidak optimal. Dampak yang timbul antara lain menurunnya kualitas sanitasi, banyaknya sampah berserakan, serta meningkatnya potensi penyebaran penyakit. Literasi lingkungan sendiri mencakup pemahaman, keterampilan, dan sikap dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui perilaku yang bertanggung jawab. Dengan meningkatkan literasi lingkungan, siswa diharapkan mampu memahami hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan, sekaligus mengaplikasikan langkah nyata dalam menjaga kebersihan. Oleh karena itu, diperlukan program pengabdian masyarakat berbasis literasi lingkungan yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran, tanggung jawab, dan partisipasi aktif siswa dalam menjaga kebersihan sekolah. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang sehat, mendukung keberlanjutan ekosistem, serta menginspirasi perilaku peduli lingkungan sejak dini.
Bridging Organizational Support and Teacher Self-Efficacy: The Mediating Role of Emotional Intelligence Maulana Arif Muhibbin; Danan Satriyo Wibowo; Muhammad Sulton Al Gifari; Nanda Kafila Sari
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2025): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v10i1.7284

Abstract

Teacher self-efficacy reflects educators’ beliefs in their professional competence and plays a critical role in delivering high-quality education. This study investigates the effect of perceived organizational support (POS) on teacher self-efficacy (TSE), with emotional intelligence (EI) examined as a potential mediating variable. Using a quantitative approach, data were collected from 180 secondary school teachers in Jember, Indonesia. The researchers developed adapted instruments to measure POS, EI, and TSE, and employed mediation analysis using PROCESS in SPSS. The results show that perceived organizational support significantly predicts both emotional intelligence (β = 0.1607, p = .0002) and teacher self-efficacy (β = 0.0784, p = .0390). However, emotional intelligence does not significantly predict teacher self-efficacy (β = -0.0457, p = .4796), and the indirect effect of POS on TSE through EI is statistically insignificant. These findings indicate that while POS directly strengthens teacher self-efficacy, emotional intelligence does not mediate this relationship. The novelty of this research lies in its integrative exploration of how perceived organizational support and emotional intelligence interact to influence teacher self-efficacy within the Indonesian context—an area that remains underexplored. Unlike prior studies that examine these constructs in isolation, this study empirically tests a mediation model, offering new insights into the psychological and institutional mechanisms that shape teacher effectiveness. These results underscore the importance of fostering a supportive organizational climate to enhance teacher self-efficacy. The study provides practical implications for educational policymakers to prioritize institutional support systems that directly contribute to teacher development and performance.
An exploration of student satisfaction with online learning: A systematic review Maulana Arif Muhibbin; Primatia Yogi Wulandari; Fitri Andriani; Afa Fauzul Adzim
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol. 9 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang in collaboration with APSTPI and IPTPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v9i32022p280

Abstract

Abstrak: Kepuasan belajar online merupakan konstruk yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keefektifan layanan pembelajaran online. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi faktor-faktor kepuasan belajar online siswa. Sistematika literature review ini menganalisis 34 jurnal yang dikumpulkan dari dua situs, yaitu Google Scholar dan Semantic Scholar. Pada bagian pertama studi ini didiskusikan isu akademik pembelajaran online, kemudian model kepuasan belajar online yang digunakan para peneliti, dan terakhir menjelaskan prediktor yang dapat mempengaruhi kepuasan belajar online siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor eksternal yang paling signifikan adalah learner content dan interaksi guru dengan siswa. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kepuasan belajar siswa, guru diharapkan dapat menyajikan materi digital yang menarik serta meningkatkan kualitas komunikasi yang positif dikelas virtual. Abstract: Online learning satisfaction can be used to assess how well online learning programs work. This research can help education professionals in their efforts to develop adaptive online learning in dealing with future educational disruptions and challenges through the analysis of various literatures. This systematic literature review explored 34 journals from two sites: Google Scholar and Semantic Scholar. The first part of this study discusses the academic issue of online learning, the second section describes the online learning satisfaction model used by the researchers, and the last part describes the predictors that can affect students' online learning satisfaction. Learner content interaction and teacher-student interactions are the most primary external determinants on online learning satisfaction, according to the analysis' findings. Therefore, teachers are expected to be able to deliver engaging digital contents and enhance positive communication in online setting to increase students’ learning satisfaction.