Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Konseling Kebersyukuran: Mencari Ayat Ayat Kebersyukuran Di Dalam Al Quran Busro Al Karim; Amien Wahyudi
Ta'limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol 2 No 1 (2021): Oktober
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam IAI Al-Qodiri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.884 KB)

Abstract

Kebersyukuran adalah tema yang bisa digunakan dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari ayat ayat kebersukuran di dalam Al quran. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan( library research), data mengenai penelitian ini diperoleh dari artikel dan buku-buku yang terkait dengan penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kepustakaan ini adalah sebagai berikut:a) Studi Pustaka, b) Studi Dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah a) Sumber data primer berupa kitab suci al quran, b) Sumber data sekunder adalah kitab Al-Mu'jam al-Mufahras lialfazhi al-Qur'an al-Karim karya Muhammad Fuad Abdul Baqi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriftif. Kesimpulan penelitian ini yaitu, 1) bahwa terdapat 54 ayat yang membahas tentang keberyukuran dan 2) Terdapat 12 ayat yang diturnkan di Madinah dan 42 ayat turun di Mekah.
HUBUNGAN PENANAMAN NILAI RUKUN KEPADA ANAK TERHADAP PERILAKU RUKUN TINGKAT SMP Ulfa Danni Rosada; Kusno Effendi; Amien Wahyudi
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.582 KB) | DOI: 10.24176/jkg.v3i2.1731

Abstract

The purpose of the research is want to get a about the relationship by parents to take great care of planting the value of a child at the public junior high schools all the kabupaten bantul students. The method in this research is quantitative research method. Data Collection Techniques using questionnaires implantation on the pillars. In the research conducted, the technique used for data collection is a questionnaire. Total item questionnaire in the form of two alternative answers (yes and no), compiled 45 items. The research was conducted in four (4) locations in Bantul, as follows: (a) The area of Bantul North, (b) Region Bantul West, (c) The area of Bantul South, (d) The area of Bantul East, (e) The area of Bantul Central. Sampling technique is non-random sampling. Data analysis techniques using Product Moment Correlation. The correlation between the value of the behavior of harmony with the value of planting along well with p = 0.71 and p smaller than 0.05 means there is no correlation between the value of the pillars of the behavior of students with grades of planting the pillars by the parents to the student. When seen from the value of p 0.71 p bigger than 0.05 so that it can be concluded that there is no relationship between the implantation on the pillar by the parents to the students of the pillars of student behavior.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLI TOPENG CIREBON DALAM BIMBINGAN KELOMPOK TENTANG KONTROL DIRI Zahra Fania Putri; Amien Wahyudi; Siti Muyana; Hardi Prasetiawan; Mohamad Amirudin
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2022): JCOSE: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v4i2.93

Abstract

Self-control is an important part of the education system according to Law No. 20 of 2003. Junior high school students often face various problems, including self-control. One of the important roles in helping students to have knowledge related to self-control is the guidance and counseling teacher with innovative, creative, and interactive media. The purpose of this research is to develop a monopoly game of Cirebon mask on self-control that can be used in guidance and counseling services, especially in group guidance services. This study uses a research and development (RnD) type referring to the research model developed by Borg and Gall. This study only uses 5 stages, namely: potential and problems, data collection, product design, product validation, and design revision. The instrument in this study used an assessment sheet to be filled out by media experts, material experts and service experts as service subjects. This research was conducted a validation test by three experts, namely material experts, media experts, and service experts. The results obtained from the material expert validation test were 93 in the very good category. The results of the media expert validation test obtained a score of 95 in the very good category. While the results of the service expert validation test obtained a value of 90.6 with a very good category. So it can be concluded that the Cirebon mask monopoly game media about student self-control is suitable for use in guidance and counseling services. Keyword: Cirebon mask monopoly game media, group guidance and self-control for junior high school students.
PELATIHAN GERAKAN ANTI PERUNDUNGAN (GAP) UNTUK MENINGKATKAN NILAI SOSIAL PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI WILAYAH BANTUL Hardi Prasetiawan; Amien Wahyudi; Shopyan Jepri Kurniawan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.974 KB)

Abstract

Abstract Bullying is all forms of oppression or violence that are carried out deliberately by one or a group of people who are stronger or more powerful towards another person, aiming to hurt and is carried out continuously. The purpose of this training is to form an Anti Bullying Movement (GAP) in schools which is an effort to help students in their personal life, social life, and learning activities. The Anti Bullying Movement (GAP) is directed to help overcome weaknesses and obstacles as well as problems faced by students, especially to increase the social value of students that occur in junior high schools. The method of implementing the Anti Bullying Movement (GAP) Training at Muhammadiyah Junior High School in Bantul has been implemented since October 21, 2020, namely (1) Forum Group Discussion, (2) training, (3) mentoring, and (4) brainstorming given to participants students are to initiate the activity of identifying bullying behavior through a pretest (google form). The solution offered is to provide online training and mentoring both synchronously and asynchronously through the WhatsApp group with various activities provided. The results of this training are the expected outcomes or outcomes when this community service program is given, namely Anti Bullying Movement Posters, Proceedings or Journal of Community Service, Online News, and Anti Bullying Movement Training Videos (GAP) to increase Social Value in students at SMP Muhammadiyah in the Bantul area. Abstrak Perundungan (bullying) merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, bertujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus. Tujuan dari pelatihan ini adaah membentuk suatu Gerakan Anti Perundungan (GAP) di sekolah yang merupakan usaha membantu peserta didik dalam kehidupan pribadi, kehidupan sosial, maupun kegiatan belajarnya. Gerakan Anti Perundungan (GAP) diarahkan untuk membantu mengatasi kelemahan dan hambatan serta masalah yang dihadapi peserta didik khsususnya untuk meningkatkan nilai sosial siswa yang terjadi di sekolah menengah pertama.Metode pelaksanaan Pelatihan Gerakan Anti Perundungan (GAP) di SMP Muhammadiyah di wilayah Bantul ini dilaksanakan sejak tangga 21 Oktober 2020 yaitu (1) Forum Group Discussion, (2) pelatihan, (3) pendampingan, dan (4) brainstorming yang diberikan kepada para peserta didik adalah dengan mengawali aktivitas indentifikasi perilaku perundungan (bullying) melalui pretest (google form). Adapun solusi yang ditawarkan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan melui daring baik secara sinkron maupun asinkron melalui grup whatsapp dengan berbagai aktivitas yang diberikan. Hasil dari pelatihan ini adalah bentuk luaran atau capaian yang diharapkan pada saat program pengabdian pada masyarakat ini diberikan, yaitu Poster Gerakan Anti Perundungan, Prosiding atau Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Berita Online, dan Video Pelatihan Gerakan Anti Perundungan (GAP) untuk meningkatkan Nilai Sosial pada siswa di SMP Muhammadiyah di wilayah Bantul.
Analisis Validitas dan Reliabelitas Skala Resiliensi Individu Amien Wahyudi; Agus Supriyanto; Siti Partini Suardiman
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.336 KB)

Abstract

Resiliensi dipandang sebagai kemampuan individu untuk bertahan dan bangkit dari masalah yang terjadi. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah instrumen untuk mengetahui resiliensi individu guna pengembangan aspek pribadi sosial pada individu. Sebelun digunakan sebuah skala perlu di ujicobakan agar validitas dan reliabelitasnya memenuhi standar yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan korelasi produc momen dengan rumus Alfa Cronbach. Uji validitas dan reliabelitas menggunakan bantuan program spss versi 17. Berdasarkan hasil analisis uji coba tahap pertama dengan responden sebanyak 50 individu, dapat disimpulkan bahwa dari 35 butir aitem, 29 butir aitem diantaranya dinyatakan valid dengan koefesien reliabelitas sebesar 0,882 yang termasuk ke dalam relieblitas tinggi. Adapun uji coba tahap ke dua dengan responden sebanyak 105 responden dengan jumlah 29 aitem butir aitem diketahui bahwa 25 aitem aitem dinyatakan valid dengan nilai reliabelitas sebesar 0,773 yang termasuk dalam relibelitas tinggi. Maka berdasarkan hasil tersebut skala yang dikembangkan ini layak untuk digunakan untuk mengetahui tingkat resiliensi individu.
Cerita Rakyat Sebagai Media Media Pengembangan Resiliensi Individu Amien Wahyudi; Siti Partini; Agus Suprianto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki beragam kebudayaan. Salah satu warisan budaya yang masih dapat dilestarikan hingga saat ini adalah cerita rakyat. Dalam cerita rakyat terkandung ajaran-ajaran kehidupan seperti sabar,ikhlas dan menerima apa yang diberikan oleh Tuhan YME, sehingga ajaaran ajaran kehidupan ini dapat digunakan untuk mengembangkan resiliensi individu. Pentingnya resiliensi dimiliki individu karena individu yang resiliens dapat bertahan dan bangkit dalam menyelesaikan masalah yang dialaminya, individu yang resiliens tidak mudah putus asa dan terus berusaha bangkit saat ada masalah yang dialaminya dalam kehidupan sehari-hari.
KEEFEKTIFAN KONSELING REALITA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS MAHASISWA PERANTAU Amien Wahyudi
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v7i2.2975

Abstract

Kesejahteraan psikologis menjadi hal yang harus diperhatikan, pada kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa perantau. Kesejahteraan psikologis yang rendah dapat berpengaruh terhadap pribadi individu. Oleh karena itu, kesejahteraan psikologis dapat dibantu tangani dengan salah satu layanan bimbingan konseling yaitu konseling kelompok. Layanan konseling kelompok yang diberikan menggunakan pendekatan realita dengan prosedur WDEP. Tujuannya ialah agar mahasiswa perantau dapat meningkatkan kesejahtraan psikologisnya. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dengan one group pretest posttest design. Uji validitas dan reliabelitas menggunakan Model Rasch. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nahwa nilai t hitung sebesar-9,54>2,13 yang artinya bahwa layanan konseling kelompok dengan pendekatan realita efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa perantau.
Layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama untuk meningkatkan resiliensi diri siswa korban bullying Devi IImia Sari; Amien Wahyudi; Shopyan Jepri Kurniawan
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.611066

Abstract

Bullying merupakan perilaku yang bertujuan untuk melukai atau membuat korbannya merasa tertekan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan resiliensi diri siswa korban bullying melalui layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain penelitian berupa True Experimental Design dengan bentuk The randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP N 1 Prambanan yang berjumlah 12 siswa 6 siswa menjadi kelompok perlakuan dan 6 siswa lainya menjadi kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu skala resiliensi diri siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik inferensial yaitu Uji wilcoxon. Hasil penelitian yang ditemukan oleh peneliti yaitu teknik sosiodrama efektif untuk meningkatkan resiliensi diri siswa korban bullying pada kelas VII SMP Negeri 1 Prambanan. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa sebelum siswa mendapatkan treatment kategori resiliensi diri tergolong rendah, namun setelah mendapatkan treatment kategori resiliensi diri berada pada kategori tinggi.
PUSAT INFORMASI DAN KONSELING GERAKAN BEBAS NARKOBA REMAJA MUHAMMADIYAH Agus Supriyanto; Amien Wahyudi; Irvan Budhi Handaka
Bagimu Negeri Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v2i2.708

Abstract

Drug prevention in adolescent Muhammadiyah can be implemented through a school program. School programs need to work with school counselors to establish a Skills-Based Free Drug Information and Counseling Center. The method used in Information and counseling center is (1) education, (2) training, and (3) forum discussion group. Peer guidance, peer support, and peer counseling centers with counselors on skills-based students. Cognitive, affective, and skill dimension as the main goal of the drug-free movement. Skills developed in students are open-ended questions, listening to reflection exercises, role-playing, motivational interview skills, and model stages of change.
Peer Guidance untuk Mereduksi Perilaku Bullying Pada Remaja Muhammadiyah Amien Wahyudi; Agus Supriyanto; Hardi Prasetiawan
Bagimu Negeri Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v2i1.618

Abstract

Bullying behavior because the victim experiences poverty or physical disability. The impact of bullying is self-esteem and affects maturity in students. School counselors have a role for skills, as well as collaborative efforts with the Peer Guidance approach. The method used in peer guidance training: (1) education, (2) training, (3) forum group discussion, and (4) brainstorming. Peer guidance to train actors to have empathy for the whole individual skills to listen, guide, reflection, conclude, confrontation, interpreating, and support. Peer guidance skills are used by students, offenders, or victims to prevent bullying.Keywords: berhaviour, bullying, peer guidance