Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Edukasi Spiritual dan Sosial Anak: Membangun Hidup Harmonis dan Damai dalam Pergaulan Anak Supriyanto, Agus; Nuraini, Febritesna; Magfiroh, Ani; Wahyudi, Amien; Hendiani, Nurlita; Prasetya, Arif Budi
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v8i3.28884

Abstract

 Program pendidikan spiritual dan sosial ini dihadirkan sebagai respon terhadap tantangan era digital yang menyebabkan menurunnya perhatian orang tua terhadap perkembangan sosial anak. Anak menghadapi tekanan sosial, bullying, dan rendahnya kesadaran sosial. Program ini bertujuan untuk membentuk karakter anak sejak dini melalui keterlibatan aktif orang tua. Metode pelatihan dengan pendekatan reflektif dan aplikatif bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kasih sayang, kedamaian, dan tanggung jawab secara kontekstual guna membangun ekosistem pendidikan yang harmonis dan mencegah konflik sosial di kemudian hari. Sesuai dengan perkembangan anak, metode layanan dirancang bersifat partisipatif, edukatif, dan menyenangkan. Tahapannya meliputi perencanaan, pelaksanaan, refleksi, dan evaluasi. Media bercerita dan diskusi kecil melibatkan anak dan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan sosial secara kontekstual dan berkelanjutan. Pendidikan spiritual dan sosial di Perumahan Dirgantara Asri telah menanamkan nilai-nilai kedamaian, kasih sayang, keharmonisan, dan toleransi pada anak usia dini melalui kegiatan bercerita, bermain peran, dan refleksi bersama. Pendekatan yang menyenangkan dan keterlibatan orangtua memperkuat pemahaman anak-anak tentang nilai-nilai spiritual dan sosial. Evaluasi menunjukkan perubahan perilaku positif seperti kepedulian, kesopanan, dan ekspresi emosi yang sehat dengan nilai-nilai yang damai dan harmonis. Program ini juga meningkatkan kemampuan sosial sebesar 25%, ekspresi emosi 30%, dan nilai spiritual 28%. Program ini mendukung pembentukan karakter anak-anak yang tenang dan memperkuat hubungan antara anak-anak dan orangtua.