Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Efektivitas Terapi Thought Stopping Terhadap Fatigue (Kelelahan) Pada Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Ershanda Razalianti; Desti Puswati; Fitri Dyna; Afrida Sriyani Harahap
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Academic fatigue is a condition of physical, mental, and emotional exhaustion experienced by students as a result of continuous academic demands and accompanying psychological pressure. One strategy that can be applied to address this condition is psychological intervention, such as thought stopping therapy. Thought stopping is a technique used to regulate the negative thoughts that arise. This study aimed to determine whether thought stopping therapy is effective in reducing fatigue among undergraduate nursing students at the Institute of Health Sciences Payung Negeri Pekanbaru. This study employed a quantitative method with a quasi-experimental approach and a one-group pretest–posttest design. The study population consisted of all fourth-year students at the Institute of Health Sciences Payung Negeri Pekanbaru, with a total of 22 respondents selected using a random sampling technique. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test. The results showed that thought stopping therapy was effective in reducing fatigue among undergraduate nursing students at the Institute of Health Sciences Payung Negeri Pekanbaru, with a p-value of 0.000 < 0.05. These findings suggest that thought stopping therapy can be used as an alternative psychological intervention to reduce fatigue and improve student well-being.
Pembentukan Kelas Ibu Remaja di Kelurahan Sungai Putri Kota Jambi Ratu Kusuma; Armina Armina; Hesty Hesty; Fitri Dyna; Afrida Sriyani Harahap; Dini Maulinda; Siska Rahmadiya; Desti Puswati; Yureya Nita; Veny Dayu Putri; Sri Yanti
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 8 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v8i2.1021

Abstract

Putri Ayu Public Health Center is one of the 20 health centers in Jambi City that has a significantly high number of adolescent pregnancy cases. Over the last five years (2020-2024), there were 164 cases of adolescent pregnancy. Specifically, there were 33 cases in 2020, 33 in 2021, 35 in 2022, 31 in 2023, and 32 in 2024. Among these cases, eight pregnancies involved adolescents aged 14-15 years. Therefore, a team of lecturers and students from Baiturrahim University felt the need to conduct a community service activity in the form of establishing an Adolescent Mother Class in Sungai Putri Sub-district, Jambi City, through a mini-workshop. The community service activity ran from September 2024 to February 2025. The mini-workshop and the establishment of the Adolescent Mother Class were held on Saturday, February 8, 2025, at the "Putri Kencana" KB Village Secretariat Post, RT 16, Sungai Putri Sub-district, Jambi City. The goal was to increase knowledge and change attitudes regarding adolescent pregnancy and its various issues, the importance of forming the class, and the eventual establishment of an Adolescent Mother Class, even a simple one. The mini-workshop was attended by 7 out of the 11 targeted adolescent mothers and was conducted for one day (3-4 hours). The materials were delivered through lectures, discussions, Q&A sessions, and experience sharing, using PowerPoint presentations displayed via a projector. A pre-test and post-test were administered before and after the mini-workshop. Following the activity, the average knowledge score increased by 1.6 points, and the attitude score increased by 5.0 points. It is concluded that the formation of the Adolescent Mother Class is highly crucial in changing the behavior (knowledge, attitude, and action) of these young mothers
Sosialisasi Edukasi tentang Latihan Rom (Range of Motion) Sebagai Pencegahan Penurunan Kekuatan Otot pada Lansia Ezalina Ezalina; Iyang Maisi Fitriani; Afrida Sriyani Harahap; Yureya Nita; Ifon Driposwana Putra
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/thcx1d31

Abstract

Proses menua menyebabkan hilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk mempertahankan fungsi normalnya sehingga lansia akan mengalami berbagai masalah kesehatan salah satunya kekakuan otot. Kekakuan otot pada lansia dapat diatasi dengan melakukan latihan ROM (range of motion). Latihan ROM dapat memelihara fleksibilitas sendi dan kekuatan otot pada lansia sehingga lansia bisa mempertahankan atau memperbaiki kemampuannya ketika meggerakkan persendian. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan lansia dalam melakukan latihan ROM dalam mencegah kekauan pada otot. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengukuran tekanan darah lansia lalu dilanjutkan dengan sosialisasi dan latihan cara melakukan latihan ROM yang dimulai dari pukul 9 sampai selesai di Balai Desa Umban Sari Kecamatan Rumbai. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita tentang ROM dari 40% menjaadi 90% yang terlihat dari antusias lansia dalam mendengarkan materi dan bersemangat memperagakan gerakan ROM, serta lansia memberikan pertanyaan dan semanagat untuk menerapkan gerakan ROM di rumah.
Hubungan Derajat Merokok dengan Tingkat Keparahan Penyakit Paru Obstrukatif Kronis (PPOK) di Puskesmas Garuda Pekanbaru Ferdy Ferdy; M. Zul'irfan; Angga Afrina; Afrida Sriyani Harahap; Yoga Saputra
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Maret: OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v4i2.2122

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a progressive chronic respiratory disease primarily caused by smoking and is one of the leading causes of death worldwide. In Pekanbaru City, 4,226 cases (5.7%) have been recorded, indicating a significant public health concern. Therefore, more effective prevention efforts are needed to reduce the incidence and impact of COPD in the community. The purpose of this study is to determine the relationship between the degree of smoking and the severity level of Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) at Garuda Public Health Center, Pekanbaru. This study uses a quantitative approach with a descriptive correlational design and a cross-sectional method. The results showed that among COPD patients with a mild smoking degree, 14 respondents (13.6%) had mild COPD severity, 31 respondents (30.1%) had moderate COPD severity, and 17 respondents (16.5%) had severe COPD. Meanwhile, among patients with a moderate smoking degree, 10 respondents (9.7%) had mild COPD severity, 11 respondents (10.7%) had moderate COPD severity, and 20 respondents (19.4%) had severe COPD. The chi-square test result showed a p-value of 0.04, which is less than 0.05, indicating a statistically significant relationship between smoking degree and the severity of COPD. There is a significant relationship between the degree of smoking and the severity of COPD. Patients with higher smoking degrees tend to have more severe COPD. It is recommended that healthcare workers enhance education and smoking cessation programs to prevent and reduce the severity of COPD in the community.
Efektivitas Teknik Grounding Terhadap Regulasi Emosi Dan Tingkat Kecemasan Pada Siswa Di SMK Negeri 5 Pekanbaru Marshyanda Yuni Sihombing; Fitry Erlin; Afrida Sriyani Harahap; Ifon Driposwana Putra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2442

Abstract

Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial sehingga remaja rentan mengalami berbagai permasalahan kesehatan mental, salah satunya kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik grounding terhadap regulasi emosi dan tingkat kecemasan pada siswa di SMK Negeri 5 Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 424 responden yang terdiri atas 212 responden kelompok intervensi dan 212 responden kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ), kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test dan Mann–Whitney U Test dengan α=0,05. Pada kelompok intervensi, rata-rata skor kecemasan menurun dari 6,79 ± 2,525 menjadi 3,77 ± 1,289 (p=0,000), sedangkan skor regulasi emosi meningkat dari 37,35 ± 4,773 menjadi 47,83 ± 5,685 (p=0,000). Pada kelompok kontrol, perubahan kecemasan tidak bermakna (p=0,225), sedangkan regulasi emosi mengalami perubahan kecil namun signifikan secara statistik (p=0,012). Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan perubahan tingkat kecemasan (p=0,000) dan regulasi emosi (p=0,000) antara kedua kelompok. Teknik grounding efektif menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan regulasi emosi pada siswa SMK Negeri 5 Pekanbaru.
Gambaran Determinan Yang Mempengaruhi Kepatuhan Mahasiswa Keperawatan Dalam Melakukan Hand Hygiene Pada Praktik Klinik Di Irna Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Herma Winasti; Afrida Sriyani Harahap; Fitry Erlin; Ulfa Hasanah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2443

Abstract

Hand hygiene merupakan salah satu tindakan penting dalam pencegahan dan pengendalian infeksi serta peningkatan keselamatan pasien. Kepatuhan mahasiswa keperawatan dalam melakukan hand hygiene selama praktik klinik dapat dipengaruhi oleh berbagai determinan, antara lain pengetahuan, sikap, motivasi, sarana dan prasarana, serta supervisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran determinan yang memengaruhi kepatuhan mahasiswa keperawatan dalam melakukan hand hygiene pada praktik klinik di IRNA Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 109 mahasiswa keperawatan yang menjalani praktik klinik di IRNA Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan, sikap, motivasi, sarana dan prasarana, serta supervisi, sedangkan kepatuhan hand hygiene dinilai berdasarkan lima momen hand hygiene. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan bahwa 95 responden (87,2%) memiliki kepatuhan hand hygiene yang baik. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 56 responden (51,4%), sikap positif 76 responden (69,7%), sarana dan prasarana memadai 75 responden (68,8%), motivasi tinggi 70 responden (64,2%), dan supervisi baik 73 responden (67,0%). Secara keseluruhan, determinan yang diteliti cenderung mendukung kepatuhan hand hygiene, meskipun masih terdapat responden pada kategori yang kurang mendukung. Edukasi berkelanjutan, ketersediaan fasilitas, penguatan motivasi, serta supervisi yang konsisten diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kepatuhan hand hygiene mahasiswa keperawatan.
Pengaruh Intervensi Pendidikan Kesehatan Terhadap Kepatuhan Keluarga Pasien Dalam Melakukan Hand Hygiene Di Rsud Arifin Achmad Pekanbaru Bunga Novellia Syafril; Afrida Sriyani Harahap; Ifon Drispowana Putra; Donny Hendra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2447

Abstract

Hand hygiene merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah Healthcare Associated Infections (HAIs), namun kepatuhan keluarga pasien dalam menerapkannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan keluarga pasien dalam melakukan hand hygiene di Ruang Anggrek RSUD Arifin Achmad. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 75 keluarga pasien yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi diberikan melalui pendidikan kesehatan berupa ceramah, demonstrasi enam langkah hand hygiene, tanya jawab, dan media leaflet. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori cukup patuh (93,3%) dan tidak patuh (6,7%). Setelah intervensi, kepatuhan meningkat menjadi kategori patuh sebanyak 42,7% dan cukup patuh 57,3%, tanpa responden yang tidak patuh. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -7,524 dengan p-value = 0,001 (p<0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari intervensi pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan keluarga pasien dalam melakukan hand hygiene. Pendidikan kesehatan dapat dijadikan strategi untuk meningkatkan kepatuhan keluarga pasien dalam upaya pencegahan infeksi di rumah sakit.
Hubungan Nurse Caring (Dilihat Dari Perspektif Pasien) Dengan Patient Satisfaction Terhadap Pelayanan Keperawatan Di Ruangan Irna Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Rizki Azmi Safwan; Afrida Sriyani Harahap; Ulfa Hasanah; Ifon Driposwana Putra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2449

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator mutu pelayanan keperawatan yang dapat dipengaruhi oleh perilaku nurse caring. Perawat yang menunjukkan sikap peduli, empati, komunikasi yang baik, dan responsif terhadap kebutuhan pasien dapat memberikan pengalaman pelayanan yang positif sehingga dapat meningkatkan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nurse caring yang dilihat dari perspektif pasien dengan patient satisfaction terhadap pelayanan keperawatan di Ruangan IRNA Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 161 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner perilaku nurse caring dan kuesioner patient satisfaction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai nurse caring dalam kategori baik sebanyak 97 responden (60,2%), sedangkan patient satisfaction sebagian besar berada dalam kategori sangat puas sebanyak 103 responden (64,0%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan nilai p-value <0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara nurse caring berdasarkan perspektif pasien dengan patient satisfaction terhadap pelayanan keperawatan di Ruangan IRNA Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Rumah Tangga Di Rumbai Donny Hendra; Siska Junianti; Afrida Sriyani Harahap; Ulfa Hasana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2452

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) rumah tangga merupakan upaya pemberdayaan keluarga agar mampu menjaga dan meningkatkan kesehatan melalui kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan keluarga menjadi dasar penting bagi penerapan indikator PHBS. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat pengetahuan keluarga tentang PHBS rumah tangga di Rumbai. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel berjumlah 92 keluarga yang dipilih dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner 10 pertanyaan berskala Guttman yang mencakup indikator PHBS rumah tangga, kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 49 responden (53,7%) berada pada kategori pengetahuan kurang, 31 responden (33,7%) memiliki pengetahuan baik, dan 12 responden (13,0%) memiliki pengetahuan cukup. Karakteristik responden terbanyak adalah kelompok lansia awal sebanyak 33 orang (35,9%), pendidikan Perguruan Tinggi/Akademi sebanyak 21 orang (22,8%), dan pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 29 orang (31,5%). Aspek yang masih perlu diperkuat meliputi pemahaman tujuan PHBS, syarat jamban sehat, konsumsi buah dan sayur, serta rumah bebas asap rokok. Disimpulkan bahwa pengetahuan keluarga tentang PHBS rumah tangga di Rumbai masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan promosi kesehatan yang berkelanjutan.
Efektivitas Media E-Booklet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Tentang Anemia Di SMP Negeri 18 Kota Pekanbaru Rutniati Anastasia Turnip; Afrida Sriyani Harahap; Donny Hendra; Ulfa Hasanah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2453

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang dapat mengganggu konsentrasi, prestasi belajar, dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia di SMP Negeri 18 Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif one-group pretest-posttest pada 68 siswi kelas VII dan VIII yang dipilih secara proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah edukasi e-booklet, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji McNemar. Sebelum intervensi, 53 responden (77,9%) memiliki pengetahuan kurang dan 54 responden (79,4%) memiliki sikap negatif. Setelah intervensi, 63 responden (92,6%) memiliki pengetahuan baik dan 61 responden (89,7%) memiliki sikap positif. Uji McNemar menunjukkan perbedaan signifikan pada pengetahuan (χ²=44,463; p<0,001) dan sikap (χ²=54,018; p<0,001). Media e-booklet efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia dan berpotensi digunakan sebagai media edukasi kesehatan di sekolah.