Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penguatan Karakter Sosial dan Kompetensi Siswa Melalui Konten Pembelajaran IPS Terpadu Andi Masyita Ratsdiana; Ibrahim; Hasni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan karakter sosial dan kompetensi sosial siswa melalui konten pembelajaran ips terpadu. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur yang bersumber dari jurnal nasional terindeks SINTA dan jurnal internasional terindeks Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS terpadu memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sosial seperti empati, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial. Selain itu, konten IPS terpadu terbukti mampu meningkatkan kompetensi sosial siswa, terutama dalam aspek komunikasi, kerja sama, berpikir kritis, serta partisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Strategi pengembangan konten IPS terpadu yang efektif meliputi pendekatan kontekstual, problem-based learning, pemanfaatan media inovatif, serta integrasi kearifan lokal. Dengan demikian, pembelajaran IPS terpadu tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguasaan pengetahuan, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter sosial yang relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Blue Pedagogy Framework: A Conceptual Study of Coastal-Based Social Studies for Sustainability Asmaul Husnah Amiruddin; Hasni; Sakmawati
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jwuny.v8i2.100834

Abstract

Despite the growing recognition of Ocean Literacy as an essential foundation for understanding the human–ocean relationship and supporting ocean sustainability, its integration into formal education remains fragmented and is not yet supported by a comprehensive pedagogical framework capable of transforming ocean knowledge into meaningful learning experiences. This study aims to analyze the conceptual evolution of Ocean Literacy in education, identify pedagogical gaps in the integration of ocean-related issues into formal education, particularly in Indonesia, and formulate Blue Pedagogy as a conceptual framework for coastal-based education for sustainability. This qualitative study employed an integrative literature review combined with concept analysis. Academic literature published between 2005 and 2026 was collected from Scopus, Web of Science, Google Scholar, and Publish or Perish and analyzed through four stages: literature mapping, critical review, concept synthesis, and framework construction. The findings reveal that Ocean Literacy has evolved from a predominantly knowledge-based concept into a multidimensional framework emphasizing the human–ocean relationship. However, its educational implementation remains constrained by epistemic, curricular, pedagogical, and institutional gaps. In response, this study conceptualizes Blue Pedagogy as a transformative pedagogical approach grounded in Ocean Literacy, Place-Based Education, Experiential Learning, Ecological Pedagogy, and Education for Sustainable Development. The resulting framework comprises four interconnected BLUE dimensions: Blue Experience, Learning through Reflection, Understanding through Engagement, and Empowerment for Action. Blue Pedagogy provides a conceptual foundation for transforming ocean education from learning about the ocean toward learning with, through, and for the ocean, while fostering ocean-literate, engaged, and sustainability-oriented citizens
Training on Designing Learning Based on Citizen Science Projects for High School Biology Teachers in the Coastal Area of Bira Beach, Bulukumba: Pelatihan Perancangan Pembelajaran Berbasis Citizen Science Project bagi Guru Biologi SMA di Kawasan Pesisir Pantai Bira Bulukumba Dian Dwi Putri Ulan Sari Patongai; Arsad Bahri; Hasni; Andi W. Fajriansyah Al-Ghifari; Zakia Asrifah Ramly
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku4228

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru Biologi di SMA Negeri 3 Bulukumba dalam merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis Citizen Science menggunakan teknologi akuaponik dan aeroponik. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan serta observasi keterampilan praktik guru. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan guru rata-rata sebesar 58,6%, dari 25%-40% sebelum pelatihan menjadi 85%-94% setelah pelatihan. Keterampilan praktik guru juga meningkat signifikan sebesar 61,2%, dengan penguasaan keterampilan merakit sistem akuaponik dan aeroponik meningkat dari 15% menjadi 85%, serta kemampuan merancang RPP berbasis proyek lingkungan dari 25% menjadi 88%. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis guru, tetapi juga memperkuat keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital yang relevan dengan era Society 5.0. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memperkuat pembelajaran kontekstual di wilayah pesisir sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal melalui teknologi berkelanjutan