Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelatihan Bahasa Mandarin Dasar Pariwisata (Basic  Mandarin for Tourism) pada Mahasiswa di OTC Bali Nusa Dua, Jimbaran, Bali Yuda, Ida Bagus Nyoman Krisna Prawira
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan bahasa mandarin kepada mahasiswa OTC Bali Nusa Dua, yang terdiri dari tangga nada hingga percakapan antar teman. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan dampak yang sangat signifikan terhadap pemahaman mahasiswa tentang Bahasa Mandarin untuk meningkatkan mental sebelum berangkat internship training ke Taiwan atau persiapan bekerja di pariwisata dan perhotelan. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta mengenai pentingnya pembelajaran Bahasa Mandarin untuk persiapan interview ke Taiwan maupun persiapan interview di Taiwan atau di dalam negeri. Peserta mampu mengucapkan dasar Bahasa Mandarin yang baik dan benar sesuai dengan slide yang diberikan. Kompetensi dalam memberikan layanan prima melibatkan dua elemen penting: skill (keterampilan) dan knowledge (pengetahuan). Pelatihan ini tidak hanya menekankan pada pengetahuan teoretis, tetapi juga pada keterampilan praktis yang diperlukan dalam berinteraksi dengan tamu atau teman. Hal ini sejalan dengan visi OTC Bali yaitu menjadi Lembaga vokasional terbaik dan terpercaya di tingkat global. Selain itu juga bisa diterapkan sebagai promosi kampus karena satu satunya di Bali yang menyelenggarakan kursus Bahasa Mandarin Dasar untuk mahasiswa.
Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Lingkungan Di Objek Wisata Pantai Melasti Unggasan Bali Pujayanti, Komang; Yuda, Ida Bagus Nyoman Krisna Prawira
Jurnal Daya Tarik Wisata Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Daya Tarik Wisata
Publisher : Fakultas Bisnis dan Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Obyek Wisata Pantai Melasti yang terletak di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Dengan adanya pengembangan Objek Wisata Pantai Melasti yang memberikan dampak positif dan negatif bagi suatu objek wisata yang juga berdampak pada lingkungan, maka peneliti tertarik untuk berdampak pada lingkungan, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai “Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Lingkungan di Objek Wisata Pantai Melasti Ungasan Bali”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak pengembangan pariwisata terhadap lingkungan di Obyek Wisata Pantai Melasti. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa pengembangan pariwisata mengakibatkan dampak positif terhadap lingkungan, yaitu: lingkungan sekitar pantai menjadi lebih asri, rapi dan bersih, satwa liar seperti monyet yang ada di kawasan pantai menjadi lebih diperhatikan oleh pihak pengelola, masyarakat lokal desa adat Ungasan diberi kesempatan untuk terlibat dalam pengelolaan Objek Wisata Pantai Melasti. Dampak negatif yang ditimbulkan dari pembangunan pariwisata yaitu: pembangunan akses jalan menuju pantai melasti mengakibatkan terganggunya sumber daya alam satwa liar seperti monyet, peningkatan sampah dan limbah yang diakibatkan oleh kunjungan wisatawan dan akibat dari pembangunan sarana dan prasarana pariwisata. Selain itu, pembangunan infrastruktur pariwisata seperti restoran, atraksi wisata, gedung pertemuan, kafetaria, kamar mandi umum, kios-kios cinderamata menyebabkan terjadinya degradasi lahan.
Persepsi Wisatawan Terhadap Daya Tarik Wisata Sangeh Monkey Forest Ananta, I Putu Wahyu Adi; Dwi Candra Anggara, I Gusti Made; Yuda, Ida Bagus Nyoman Krisna Prawira
Jurnal Daya Tarik Wisata Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Daya Tarik Wisata
Publisher : Fakultas Bisnis dan Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Daya Tarik Wisata Sangeh Monkey Forest dengan tujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap daya tarik wisata yang berada di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, survei, dan dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan yang berkunjung ke Sangeh Monkey Forest sebagian besar adalah wanita, termasuk golongan millennial dengan tahun kelahiran 1981-1996, berasal dari Australia dan Spanyol, memiliki tingkat pendidikan terakhir pascasarjana, dan bertujuan untuk berwisata. Sebagian besar kunjungan dilakukan bersama keluarga, dengan durasi kunjungan kurang dari 1 jam. Mayoritas wisatawan merupakan pengunjung pertama kali dan memperoleh informasi dari teman atau keluarga. Persepsi wisatawan terhadap atribut daya tarik wisata Sangeh Monkey Forest berada dalam kondisi yang sangat baik.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Pariwisata yang Berkelanjutan, Inklusif, dan Berdaya Saing Global Yuda, Ida Bagus Nyoman Krisna Prawira; Subadra, I Nengah
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Editorial ini merefleksikan peran strategis keterlibatan komunitas akademik dalam mendorong pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan kompetitif secara global. Dengan mengacu pada sembilan artikel layanan masyarakat yang diterbitkan dalam Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia (JPDRI) Volume 2 Nomor 1, editorial ini mensintesis praktik-praktik beragam yang diterapkan di Bali, Lombok, dan Lampung untuk menunjukkan bagaimana pemberdayaan komunitas beroperasi sebagai paradigma pengembangan transformatif. Alih-alih memposisikan pengabdian masyarakat sebagai kewajiban akademik tambahan, editorial ini memandangnya sebagai arena kritis untuk produksi pengetahuan bersama, pembelajaran sosial, dan intervensi etis. Kontribusi-kontribusi tersebut secara kolektif menyoroti tiga pilar yang saling terkait: keberlanjutan lingkungan sebagai landasan tak terbantahkan untuk masa depan pariwisata; pengembangan sumber daya manusia sebagai pendorong utama kualitas layanan dan daya saing; serta pendekatan partisipatif dan dialogis sebagai mekanisme esensial untuk menumbuhkan agen lokal dan kesadaran kritis. Editorial ini berargumen bahwa keterlibatan masyarakat yang berdampak memerlukan akademisi untuk bertindak sebagai fasilitator, mitra reflektif, dan katalis perubahan, menghormati kebijaksanaan lokal sambil mengatasi tantangan struktural. Pada akhirnya, edisi ini menegaskan keterlibatan berbasis masyarakat sebagai jembatan vital antara penelitian akademis dan transformasi sosial yang berkelanjutan.
Penerapan Inovasi Digital dalam Meningkatkan Kualitas Layanan di Kantor Depan (Studi Kasus ValStar Hotel Canggu) Endrayani Endrayani; Ida Bagus Nyoman Krisna Prawira Yuda
TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/toba.v5i1.6803

Abstract

This study examines the application of digital innovation in improving service quality in the front office. This study aims to determine what innovation technologies have been implemented in the front office and the extent of their utilization in the check-in, check-out, guest information, complaint handling and payment processes and how the application of digital innovation in the front office department contributes to improving service quality according to the SERVQUAL dimension theory. The method used is the phenomenon method with interviews, observations and document analysis. The results of the study show that the non-cash payment system (QRIS) is scanned on the POS machine (contactless payment), 2. QR codes integrated with the hotel website are available in each guest room, 3. Customer relationship management (CRM) is connected to an AI chatbot. Based on the SERVQUAL dimension analysis, digital innovation has a positive impact on the dimensions of tangibles, reliability, responsiveness and assurance, while the empathy dimension of the hotel management team strives to improve guest needs, because this is a point of influence on service quality. This study contributes to providing an overview for the ValStar Hotel management team in formulating the SERVQUAL dimension theory of service quality.
STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI WISATA AIR TERJUN FIJI DI DESA LEMUKIH, KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG Kadek Resta Dewi; Putu Agus Prayogi; Ida Bagus Nyoman Krisna Prawira Yuda
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Fiji Waterfall in Lemukih Village, Sawan District, Buleleng Regency possesses significant ecotourism potential due to its unique triple-waterfall formation, pristine tropical landscape, and cultural-spiritual values. Despite these advantages, the destination remains underdeveloped because of limited tourism facilities, inadequate institutional capacity, and insufficient promotion. This study aimed to identify the tourism potential, examine the constraints affecting its development, and formulate appropriate strategies to enhance the competitiveness and sustainability of Fiji Waterfall as a community-based ecotourism destination. Methods: This study employed a qualitative descriptive approach using a case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with key stakeholders, including the village head, community leaders, local tourism managers, tourists, and an academic expert, as well as document analysis. The tourism potential was analyzed using the 4A framework (Attraction, Accessibility, Amenities, and Ancillary), while strategic development priorities were formulated using SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) analysis. Data were analyzed following the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, with source triangulation used to ensure data credibility. Results: The findings indicate that Fiji Waterfall possesses outstanding tourism attractions, including a rare triple-waterfall landscape, scenic trekking routes, and spiritual tourism resources. However, its development is constrained by inadequate infrastructure, limited tourism facilities, insufficient human resource capacity, weak institutional governance, and limited financial support. SWOT analysis suggests that the most appropriate development strategies emphasize improving internal capacities (W–O strategy) through institutional strengthening, infrastructure enhancement, human resource development, and digital marketing, while simultaneously implementing destination protection strategies (S–T strategy) through environmental conservation, visitor management, and community participation. Conclusion: Fiji Waterfall has considerable potential to become a sustainable community-based ecotourism destination. Strengthening local institutions, improving tourism infrastructure, enhancing human resource competencies, and fostering Pentahelix collaboration among government, local communities, academia, businesses, and the media are essential for achieving sustainable tourism development while preserving the area's environmental and cultural values.
Pelatihan Menyiapkan Kamar Untuk Tamu Oleh Jurusan Housekeeping Di OTC Bali Tabanan, Bali Endrayani Endrayani; Ida Bagus Nyoman Krisna Prawira Yuda
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pelatihan menyiapkan kamar tamu kepada mahasiswa OTC Bali Tabanan, terdiri dari yang pertama pengenalan alat dan bahan yang digunakan dalam membersihkan dan menyiapkan kamar tamu, kedua persiapan sebelum memasuki kamar tamu, dan yang ketiga proses pembersihan kamar (room cleaning). Kegiatan pengabdian ini menghasilkan dampak yang sangat signifikan terhadap pemahaman mahasiswa tentang cara menyiapkan kamar tamu untuk persiapan dan bekal mereka bekerja di industri pariwisata dan perhotelan. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta mengenai pentingnya pembelajaran dan pelatihan dalam menyiapkan kamar tamu untuk persiapan interview ke luar negeri ataupun dalam negeri. Peserta mampu menata trolley, mengenal alat dan bahan yang digunakan, dan peserta mampu menyiapkan kamar tamu sesuai dengan standar industry perhotelan. Pelatihan ini tidak hanya menekankan pada pengetahuan teoretis, tetapi juga pada keterampilan praktis yang diperlukan dalam berinteraksi dengan tamu atau teman. Hal ini sejalan dengan visi OTC Bali yaitu menjadi Lembaga vokasional terbaik dan terpercaya di tingkat global