Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektivitas Pelayanan Kebersihan pada Ruang Rawat Inap di RSUD Ulin Banjarmasin: Penelitian Rahmad Riadi; Junaidy; Devia Hetty Hernany; Budi Setiawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7256

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas pelayanan kebersihan di RSUD Ulin Banjarmasin dan mengetahui faktor-faktor penghambat pelaksanaan pelayanan kebersihan pada ruang rawat inap RSUD Ulin Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara ke pada orang 4 informan. Hasil penelitian menujukan bahwa pelayanan kebersihan pada ruang rawat inap RSUD Ulin Banjarmasin telah berjalan efektif berdasarkan indikator efektivitas organisasi menurut Gibson yang meliputi produksi, efisiensi, kepuasan, adaptasi, dan perkembangan adapun Faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam pelayanan kebersihan ruang rawat inap RSUD Ulin Banjarmasin meliputi meningkatnya beban kerja petugas ketika jumlah pasien dan pengunjung meningkat, kendala pada sarana dan prasarana kebersihan yang memerlukan perawatan atau penggantian, serta rendahnya kesadaran sebagian pasien dan pengunjung dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit. Namun demikian, hambatan tersebut masih dapat diatasi melalui pengawasan, evaluasi, koordinasi, dan pembinaan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.
Sosialisasi Peningkatan Literasi Informasi Masyarakat melalui Optimalisasi Layanan Perpustakaan Daerah di Kota Banjarmasin: Penelitian Devia Hetty Hernany; Beni Akhmad; Amelia Puspita; Hairansyah; Heri; Aelaya Frida Putri; Ahmad Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7381

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi. Namun, kemudahan tersebut belum diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilih, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat sehingga meningkatkan risiko penyebaran misinformasi dan hoaks. Di sisi lain, pemanfaatan layanan Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin sebagai pusat literasi dan sumber informasi masih belum optimal. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi informasi masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan layanan perpustakaan daerah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan tim pengabdian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin, serta masyarakat sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan literasi informasi, pendampingan praktik pemanfaatan layanan perpustakaan, diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan mencakup pentingnya literasi informasi, teknik mengidentifikasi sumber informasi yang kredibel, pemanfaatan koleksi perpustakaan, penggunaan katalog digital, serta pemanfaatan berbagai layanan perpustakaan sebagai sumber belajar sepanjang hayat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi informasi, meningkatnya kemampuan peserta dalam mencari dan mengevaluasi informasi yang valid, serta bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai berbagai layanan yang tersedia di Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, pengembangan pengetahuan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin menjadi faktor pendukung keberhasilan program sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya literasi informasi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat secara berkelanjutan.
Transparansi Pelayanan Publik dalam Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru: Penelitian Ahdinayati; Iswiyati Rahayu; Junaidy; Devia Hetty Hernany
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7441

Abstract

Transparansi merupakan salah satu prinsip utama dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Penerapan transparansi dalam pelayanan administrasi kependudukan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, khususnya pada pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transparansi dalam pelayanan pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru, mengidentifikasi indikator transparansi yang telah diterapkan, serta mengetahui faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan transparansi pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap aparatur Disdukcapil serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi pelayanan telah diterapkan melalui penyediaan informasi mengenai persyaratan, prosedur, biaya, dan waktu pelayanan melalui media sosial, papan informasi, website, serta pelayanan informasi langsung kepada masyarakat. Kemudahan akses informasi juga didukung oleh pemanfaatan media digital seperti WhatsApp Center dan Instagram resmi Disdukcapil. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala berupa kurangnya pemahaman sebagian masyarakat terhadap informasi pelayanan serta keterbatasan pemanfaatan teknologi oleh sebagian pengguna layanan. Secara keseluruhan, penerapan transparansi dalam pelayanan pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru telah berjalan dengan baik dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.