Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis perbandingan biaya pelaksanaan pelat beton dengan metode konvensional dan bondek (studi kasus : Rehabilitasi R. Kelas SMP N 8 padangsidimpuan) Kris Erikson Hutabarat; Mhd. Rahman Rambe; Rizky Febriani Pohan
STATIKA Vol. 8 No. 2 (2025): Statika Vol 8 No 2 September 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v8i2.1655

Abstract

Pada saat ini, kemajuan teknologi di dunia konstruksi semakin pesat, yang ditandai dengan hadirnya berbagai jenis material dan peralatan modern. Dalam perkembangan dunia konstruksi banyak berbagai usaha yang dilakukan untuk para pengusahan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja, baik secara struktur maupun manajemen konstruksi. Salah cara untuk mengimbangi kemanjuan teknologi yaitu para pelaksana mengganti cara-cara konvensional menjadi lebih modern. Seiring dengan kemajuan perkembangan teknologi pelat beton, maka penulis ingin mengetahui berapa besar biaya pelaksanaan dan selisih biaya antara pelat konvensional dan sistem pelat menggunakan bondek pada gedung bertingkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literatur dan analisa harga satuan pekerjaan tahun 2016. Dari hasil analisis data, dapat di ambil kesimpulan, yaitu: jumlah jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan pelat konvensional sebesar Rp.310.376.640,69 dan pelat lantai bondek sebesar Rp.273.689.962,77 sehingga diperoleh selisih biaya sebesar Rp.36.686.677,92 dengan persentase perbandingan sebesar 11,82 %. Sedangkan waktu pelaksanaan untuk pekerjaan pelat konvensional selama 34 hari sedangkan pelat bondek selama 8 hari sehingga selisih waktu pelaksanaan diperoleh selama 26 hari. Jika ditinjau dari segi biaya maka konstruksi pekerjaan pelat lantai bondek lebih efisien dibandingkan dengan pelat lantai konvensional, tetapi pengadaan bahan material yang menjadi kendala harus dilakukan dengan partai besar. Jika ditinjau dari segi waktu pelaksaan maka konstruksi pekerjaan pelat lantai bondek lebih efisien dibandingkan dengan pelat lantai konvensional.
Pemodelan dan Evaluasi Jaringan Distribusi Air Bersih Menggunakan EPANET 2.2 pada PDAM Tirta Ayumi Kota Padangsidimpuan Muhammad Parholongan Harahap; Mhd. Rahman Rambe; Rizky Febriani Pohan
Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Vol. 4 No. 2 (2026): April : Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mutiara.v4i2.2960

Abstract

This research was conducted on the clean water distribution network of PDAM Tirta Ayumi in Padangsidimpuan City. PDAM Tirta Ayumi serves two districts, namely Padangsidimpuan Batunadua District and Padangsidimpuan Tenggara District. The purpose of this study is to simulate and analyze the clean water distribution network of PDAM Tirta Ayumi Padangsidimpuan City using the Epanet 2.2 software. The data collection technique applied in this research was the literature study method. The results of the simulation analysis of the clean water distribution network in the service area of PDAM Tirta Ayumi Padangsidimpuan City, particularly in Padangsidimpuan Batunadua District and Padangsidimpuan Tenggara District, using the Epanet 2.2 software indicate that several parameters at the link and node in each management area have not met the required values based on the referenced standards. Therefore, updates or adjustments to the link and node in each management area are necessary to ensure that the parameters meet the required standards, thereby optimizing the simulation design of the PDAM Tirta Ayumi clean water distribution network.