Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PENDUDUK YANG MENGGUNAKAN TELEPON SELULER, INDEKS PEMBANGUNAN TIK, PENDUDUK BEKERJA YANG MENGGUNAKAN INTERNET PADA PEKERJAAN DAN TINGKAT PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP RUMAH TANGGA PENERIMA KREDIT USAHA INDONESIA. suparlan; Reny Wardiningsih; Wulandari Agustiningsih
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah - ALIANSI Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Syariah: ALIANSI
Publisher : Akuntansi research UGR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54712/aliansi.v6i2.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji penyerapan kredit usaha sebagai indikator pertumbuhan aktivitas ekonomi di sektor riil. Menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi penduduk yang menggunakan telepon seluler, indeks pembangunan Teknologi Informasi Komunikasi, penduduk bekerja yang menggunakan internet pada pekerjaan dan tingkat pertumbuhan penduduk terhadap rumah tangga penerima kredit usaha di Indonesia. Populasi yang digunakan 34 provinsi di Indonesia sebelum pemekaran 4 provinsi tambahan di Pulau Papua. Sumber data sekunder yang digunakan didapatkan dari Badan Pusat Statistik. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hipotesis satu dalam penelitian ini dapat diterima yang menyebutkan penduduk yang menggunakan telepon seluler berpengaruh signifikan terhadap rumah tangga penerima kredit usaha. Hipotesis dua tidak dapat diterima yang menyebutkan Indeks pembangunan teknologi informasi komunikasi berpengaruh signifikan terhadap rumah tangga penerima kredit usaha. Hipotesis tiga tidak dapat diterima yang menyebutkan penduduk bekerja yang menggunakan internet pada pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap rumah tangga penerima kredit usaha. Hipotesis empat dapat diterima yang menyebutkan tingkat pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan terhadap rumah tangga penerima kredit usaha.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNA TELPON SELULER, INDEK PEMBANGUNAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI , PENDUDUK PENGGUNAINTERNET PADA PEKERJAAN TERHADAPPENERIMA KREDIT USAHA MELALUI LITERASI DIGITAL. suparlan suparlan; Animah; Siti Fathana
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah - ALIANSI Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Syariah: ALIANSI
Publisher : Akuntansi research UGR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54712/aliansi.v7i1.313

Abstract

Penelitian ini untuk menemukan bukti kredit usaha dipicu oleh keberadaan literasi digital memediasi keberadaan pengguna telepon seluler, indek pembangunan teknologi informasi komunikasi dan penduduk pengguna internet. Amatan penelitian ini pada 34 provinsi di Indonesia menggunakan data sekunder yang dipublikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hubungan antar variabel penelitian melihat hubungan antara variabel independent terhadap variabel dependen dengan milihat pengaruh variabel mediasi maka data penelitian diolah menggunakan regresi linier berganda untuk menghitung path analysis dan sobel test. Hasil penelitian menemukan bahwa pengaruh pengguna telephon seluler dan penduduk pengguna internet pada pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap literasi digital penduduk. Indek pembangunan teknologi informasi komunikasi tidak berpengaruh terhadap literasi digital. Literasi digital penduduk tidak berpengaruh terhadap jumlah keredit usaha. Temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa Keberadaan literasi digital tidak mampu memediasi hubungan antara pengguna telpon seluler, Indek Pembangunan teknologi informasi komunikasi dan Penduduk pengguna internet terhadap keredit usaha.
Implementasi Bauran Pemasaran Produk dalam Meningkatkan Jumlah Permintaan Gerabah pada Sentra Industri Kerajinan Gerabah di Desa Banyumulek Lombok Barat Dewi Rispawati; Suparlan Suparlan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5894

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Bauran Pemasaran Produk Dalam Meningkatkan Jumlah Permintaan Gerabah Pada Sentra Industri Kerajinan Gerabah Di Desa Banyumulek Lombok Barat”. Penelitian ini bertujuan meningkatkan Jumlah Permintaan Gerabah pada Sentra Industri Kerajinan Gerabah Di Desa Banyumulek Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis data dalam penelitian ini, menggunakan data kualitatif dan data kuantitatif serta sumber data dalam penelitian ini, menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan analisa teknik triangulasi melalui pemeriksaan keabsahan data.Berdasarkan hasil penelitian “Implementasi Bauran Pemasaran Produk Dalam Meningkatkan Jumlah Permintaan Gerabah Pada Sentra Industri Kerajinan Gerabah Di Desa Banyumulek Lombok Barat” perlu diperhatikan Bauran Pemasaran Produk (4P) antara lain: Produk (Product), Harga (Price), Tempat atau Lokasi Usaha (Place), dan Promosi (Promotion).harus ditingkatkan untuk dapat meningkatkan jumlah permintaan Gerabah Pada Sentra Industri Kerajinan Gerabah Di Desa Banyumulek Lombok Barat.
PELAKSANAAN PROGRAM RAMADHAN PEDULI 1447 H DI TAHUN 2026 SEBAGAI BENTUK PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Dewi Rispawati; Lale Puspita Kembang; Suparlan Suparlan; Herawati Khotmi; Rosyia Wardani; Sri Maryanti; Nadia Nuril Ferdaus; Nora Listantia; Eko Supriastuti Supriastuti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57855

Abstract

Program Ramadhan Peduli 1447 H merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kepedulian sosial dan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan berbagi takjil, sembako, dan pakaian layak pakai. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Ramadhan Tahun 2026 pada hari Jumát, tanggal 13 Maret Tahun 2026 pada pukul 15.00 WITA, dengan sasaran masyarakat kurang mampu, lansia, dan warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar TK Putra 1 Mataram. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pengumpulan donasi, pengemasan bantuan, distribusi bantuan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Program Ramadhan Peduli 1447 H memberikan dampak positif terhadap masyarakat penerima manfaat, baik dari segi pemenuhan kebutuhan dasar maupun peningkatan rasa solidaritas sosial. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara civitas akademika dengan masyarakat melalui implementasi nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong. Program ini diharapkan dapat menjadi kegiatan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Modal Khusus Ketahanan Pangan di Badan Usaha Milik Desa Lumbung Kreatif Desa Lepak Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur Suparlan Suparlan; Dewi Rispawati; Khaerul Umam; Herawati Khotmi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.17812

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lumbung Kreatif Desa Lepak Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur dalam mengelola modal khusus ketahanan pangan yang bersumber dari 20% APBDes Tahun 2025. BUMDes bergerak pada bidang usaha peternakan sapi dengan total modal yang dikelola sebesar Rp226.000.000, terdiri dari modal awal Rp106.000.000 dan tambahan modal ketahanan pangan dari APBDes Tahun 2025. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan sumber daya manusia dalam menyusun laporan keuangan secara sistematis, baik laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, maupun laporan arus kas. Selain itu, pengurus BUMDes juga belum memahami secara menyeluruh siklus akuntansi dan pemanfaatan aplikasi Microsoft Excel dalam proses pencatatan dan pelaporan keuangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik penyusunan laporan keuangan berbasis Excel, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pencatatan transaksi, penyusunan jurnal umum, buku besar, neraca saldo, jurnal penyesuaian, laporan keuangan semesteran dan tahunan, serta penggunaan rumus-rumus sederhana dalam aplikasi Excel untuk mempercepat proses penyusunan laporan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus BUMDes mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun laporan keuangan secara lebih sistematis dan transparan. Sebelum pelatihan, sebagian besar peserta belum mampu menyusun laporan keuangan sesuai standar administrasi BUMDes. Setelah pelatihan, peserta mampu membuat laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas sederhana berbasis Excel. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran pengurus terhadap pentingnya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana ketahanan pangan desa. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat tata kelola keuangan BUMDes secara profesional dan berkelanjutan.
ANALISIS PENGARUH INFLASI, KETIMPANGAN PENDAPATAN DAN ANGGARAN PENDIDIKAN TERHADAP DAYA SAING INDONESIA suparlan; Dewi Rispawati
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 14 No. 1 (2026): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53952/jir.v14i1.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, ketimpangan pendapatan, dan anggaran pendidikan terhadap daya saing Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi inflasi, ketimpangan pendapatan, dan anggaran pendidikan, sedangkan variabel dependen adalah daya saing Indonesia. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan inflasi, ketimpangan pendapatan, dan anggaran pendidikan berpengaruh signifikan terhadap daya saing Indonesia. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,742 menunjukkan bahwa sebesar 74,2 persen variasi daya saing Indonesia mampu dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara parsial, inflasi dan ketimpangan pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap daya saing Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi dan program pemerataan sosial yang dijalankan pemerintah masih mampu menjaga daya saing nasional. Sementara itu, anggaran pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan investasi pendidikan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, produktivitas tenaga kerja, dan kemampuan Indonesia dalam menghadapi persaingan global.
PERAN PROGRAM PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KOTA MATARAM Dewi Rispawati; Suparlan
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 14 No. 1 (2026): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53952/jir.v14i1.677

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak di Kota Mataram. Fokus penelitian meliputi tingkat realisasi Pajak Kendaraan Bermotor, realisasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, serta kondisi kendaraan yang belum melakukan daftar ulang sebagai indikator kepatuhan wajib pajak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Samsat Kota Mataram dan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif melalui perhitungan persentase, rasio, dan interpretasi capaian penerimaan pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor memberikan dampak positif terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah. Capaian tersebut menunjukkan bahwa program pemutihan mampu mendorong wajib pajak yang menunggak untuk kembali memenuhi kewajiban perpajakannya. Namun demikian, tingkat kepatuhan wajib pajak masih belum optimal, yang ditunjukkan masih banyak kendaraan terdaftar yang belum melakukan daftar ulang. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih terdapat potensi penerimaan pajak yang belum tergali secara maksimal. Pogram Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor efektif dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah dan kepatuhan wajib pajak dalam jangka pendek. Akan tetapi, untuk mewujudkan kepatuhan yang berkelanjutan diperlukan dukungan berupa peningkatan sosialisasi perpajakan, digitalisasi layanan pembayaran, pembaruan basis data kendaraan, serta penegakan aturan secara konsisten setelah program pemutihan berakhir. Kata Kunci: Pemutihan Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak, Pajak Daerah dan Pendapatan Asli Daerah. Abstract This study aims to analyze the impact of the Motor Vehicle Tax Amnesty Program on improving taxpayer compliance in Mataram City. The focus of the study includes the realization of Motor Vehicle Tax (PKB) revenues, the realization of Motor Vehicle Ownership Transfer Fee (BBNKB) revenues, and the condition of vehicles that have not renewed their registration as indicators of taxpayer compliance. The research employs a quantitative descriptive approach using secondary data obtained from the Mataram Samsat Office and the Regional Revenue Agency of West Nusa Tenggara Province. The data were analyzed using descriptive analysis techniques through percentage calculations, ratios, and interpretations of tax revenue achievement. The findings indicate that the Motor Vehicle Tax Amnesty Program has had a positive impact on increasing regional tax revenues. These achievements demonstrate that the amnesty program has successfully encouraged delinquent taxpayers to fulfill their tax obligations. However, the level of taxpayer compliance remains suboptimal, as evidenced by the large number of registered vehicles that have not yet renewed their registrations. This condition suggests that there is still considerable untapped tax revenue potential. The Motor Vehicle Tax Amnesty Program has proven effective in increasing regional tax revenues and taxpayer compliance in the short term. Nevertheless, achieving sustainable compliance requires additional support in the form of enhanced tax education and outreach, digitalization of payment services, updating of vehicle databases, and consistent enforcement of regulations after the amnesty program concludes. Keywords: Tax Amnesty Program, Taxpayer Compliance, Regional Taxes, and Regional Original Revenue
Akuntansi Rumah Tangga Pasca Program Makan Bergizi Gratis (Studi Fenomenologi pada Keluarga Penerima Manfaat di Desa Pengadang) Khaerul Umam; Suparlan
JSMA Vol 18 No 1 (2026): JSMA (Jurnal Sains Manajemen dan Akuntansi)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STAN IM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37151/jsma.v18i1.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna pengeluaran rumah tangga pasca pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditinjau dari perspektif akuntansi keperilakuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman dan pemaknaan orang tua sebagai penerima manfaat program. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan yang memiliki anak penerima MBG di sekolah. Analisis data dilakukan dengan memahami pengalaman, persepsi, dan kebiasaan pengeluaran rumah tangga yang muncul setelah program berjalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program MBG belum mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga, khususnya pengeluaran orang tua untuk kebutuhan anak di sekolah. Orang tua tetap memberikan uang belanja, tabungan, maupun biaya tambahan lainnya karena pengeluaran tersebut telah menjadi kebiasaan dalam pola pengasuhan keluarga. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan emosional, sosial, dan persepsi bahwa uang saku memiliki fungsi yang berbeda dengan makanan yang diberikan sekolah. Orang tua memandang MBG hanya sebagai bantuan tambahan atau pelengkap kebutuhan anak, bukan sebagai pengganti tanggung jawab ekonomi keluarga. Bantuan dalam bentuk makanan seperti MBG dinilai tidak memberikan dampak langsung terhadap kondisi ekonomi rumah tangga karena tidak meningkatkan pendapatan maupun mengubah arus kas keluarga. Efektivitas bantuan pemerintah dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga dipengaruhi oleh persepsi masyarakat terhadap bentuk bantuan yang diterima.
ANALISIS MEKANISME PEMUNGUTAN DAN PENYETORAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) ATAS TRANSAKSI JUAL BELI TANAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI BAPENDA LOMBOK TIMUR Khaerul Umam; Suparlan
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Aplikasi Perpajakan
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v7i1.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pemungutan dan penyetoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan atas transaksi jual beli tanah dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Timur. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan merupakan salah satu sumber penerimaan daerah yang memiliki kontribusi penting terhadap pembiayaan pembangunan daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan analisis prosedur pelaksanaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan di Bapenda Lombok Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pemungutan dan penyetoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan telah dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pengajuan permohonan oleh wajib pajak atau PPAT, verifikasi dan validasi dokumen, perhitungan pajak terutang, pembayaran melalui bank atau bendahara penerima, hingga penerbitan Surat Setoran Pajak Daerah. Dalam pelaksanaannya, Bapenda Lombok Timur menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, ketidaksesuaian data objek pajak, kurang lengkapnya dokumen, serta kendala teknis pada sistem digitalisasi dan integrasi data. Mengatasi kendala tersebut, Bapenda melakukan berbagai upaya seperti penerapan aplikasi digitalisasi perpajakan, peningkatan kualitas pelayanan, sosialisasi kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi dengan PPAT, BPN, dan pemerintah desa. Penerapan sistem digital seperti My BPHTB dan SIPDAH dinilai mampu meningkatkan efektivitas pelayanan dan optimalisasi penerimaan daerah. Dengan demikian, mekanisme pemungutan dan penyetoran BPHTB di Kabupaten Lombok Timur telah berjalan cukup efektif, namun masih memerlukan penguatan pada aspek digitalisasi, integrasi data, dan edukasi masyarakat guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah.
ANALISIS PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) PASAL 21 FINAL ATAS TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI (TPP) MENGGUNAKAN APLIKASI CORETAX PADA BPKAD PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Suparlan; Dwi Putri Yana
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Aplikasi Perpajakan
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v7i1.545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Final tanpa fasilitas atas Tambahan Penghasilan Pegawai serta penerapan peraturan perpajakan yang berkaitan dengan pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak menggunakan aplikasi Coretax pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. PPh Pasal 21 merupakan pajak yang dikenakan atas penghasilan berupa gaji, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lainnya yang diterima pegawai sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan. Dalam lingkungan pemerintah daerah, TPP menjadi salah satu objek pajak yang dikenakan PPh Pasal 21 Final karena merupakan tambahan penghasilan bagi Aparatur Sipil Negara di luar gaji pokok dan tunjangan jabatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, dokumentasi, dan analisis terhadap regulasi perpajakan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perhitungan PPh Pasal 21 Final atas TPP dilakukan berdasarkan jumlah penghasilan bruto yang diterima pegawai setelah dikurangi potongan tertentu sesuai ketentuan instansi. Tarif pajak yang digunakan mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 262/PMK.03/2010, yaitu golongan I dan II sebesar 0%, golongan III sebesar 5%, dan golongan IV sebesar 15%. Proses administrasi perpajakan dilakukan melalui aplikasi Coretax yang mencakup penginputan data pegawai, pembuatan e-Bupot, penghitungan pajak otomatis, penerbitan kode billing, hingga pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21 secara elektronik. Penggunaan aplikasi Coretax terbukti membantu meningkatkan efisiensi, akurasi, transparansi, dan efektivitas administrasi perpajakan di lingkungan pemerintah daerah. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala seperti validasi data pegawai, sinkronisasi sistem, dan stabilitas jaringan internet yang mempengaruhi proses administrasi perpajakan.