Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH NET PROFIT MARGIN, EARNING PER SHARE, DAN RETURN ON EQUITY TERHADAP RETURN SAHAM DENGAN STRUKTUR MODAL SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PERUSAHAAN YANG TERCATAT DALAM INDEKS SAHAM BERBASIS ESG PERIODE 2020-2023 Yefri Reswita; Tilawatil Ciseta Yoda; Darman Darman; Syaiful Syaiful; Zahwatul Ramadhani
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 11, No 1 (2025): VOLUME XI NO. 1 OKTOBER 2025
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v11i1.7275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh net profit margin, earning per share, retur non equity terhadap return saham dengan struktur modal sebaga variabel mediasi yang diproksikan oleh debt to equity ratio. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan yang tercatat dalam indeks saham berbasis ESG pada tahun 2020-2023 dengan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa Purposive Sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 19 perusahaan dengan total 77 data amatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel dan uji Sobel untuk analisis mediasi. Seluruh proses pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan software Stata 17.Hasil uji hipotesis langsung menunjukkan bahwa net profit margin berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap return saham, sedangkan earning per share dan return on equity tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Selanjutnya, struktur modal berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap return saham. Selain itu, net profit margin, earning per share, return on equity berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal.Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa struktur modal tidak mampu memediasi hubungan antara net profit margin, earning per share, return on equity terhadap return saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun profitabilitas berkontribusi terhadap kebijakan pembiayaan perusahaan, namun tidak secara langsung mencerminkan kinerja pasar dalam bentuk return saham.Kata Kunci: Net Profit Margin, Earning Per Share, Return On Equity, Return Saham, Struktur Modal, Debt To Equity Ratio, ESG 
PENGUATAN MANAJEMEN KEUANGAN UMKM MELALUI PELATIHAN PENCATATAN KEUANGAN SEDERHANA BERBASIS DIGITAL DI NANGGALO, KOTA PADANG Yefri Reswita; Tilawatil Ciseta Yoda; Nanda Nanda; Darman Darman; Syaiful Syaiful; Silvy Astari
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 2 (2025): Inovasi Pengembangan UMKM, Penguatan SDM, dan Transformasi Berbasis Teknologi u
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i2.2836

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah, termasuk di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Namun, salah satu permasalahan utama yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM adalah lemahnya manajemen keuangan usaha. Banyak UMKM belum melakukan pencatatan keuangan secara tertib, belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta belum memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kemampuan pelaku UMKM dalam mengevaluasi kinerja usaha, mengelola arus kas, dan mengambil keputusan bisnis yang tepat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat manajemen keuangan UMKM melalui pelatihan pencatatan keuangan sederhana berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif, yang melibatkan pelaku UMKM secara aktif dalam proses pelatihan dan pendampingan. Materi yang diberikan mencakup pemahaman dasar manajemen keuangan, pentingnya pencatatan transaksi, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta praktik penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital yang mudah dioperasikan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan klasikal, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Pelaku UMKM dibimbing untuk mencatat transaksi harian pemasukan dan pengeluaran menggunakan aplikasi digital sederhana, serta memahami informasi keuangan yang dihasilkan sebagai dasar evaluasi usaha. Pendampingan dilakukan untuk memastikan konsistensi penerapan pencatatan keuangan dan membantu mengatasi kendala yang dihadapi mitra. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha secara lebih tertib dan transparan. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan mampu mendorong keberlanjutan usaha UMKM, meningkatkan kesiapan UMKM dalam mengakses permodalan, serta memperkuat daya saing usaha. Selain memberikan manfaat praktis bagi mitra, kegiatan ini juga diharapkan menghasilkan model pelatihan manajemen keuangan UMKM berbasis digital yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa