Claim Missing Document
Check
Articles

Teknologi dan Teknik Sistem Terdistribusi Pervasif dalam Bidang Logistik: Studi Literatur Sistematis Egia Rosi Subhiyakto; Danang Wahyu Utomo; Prajanto Wahyu Adi
Jurnal Buana Informatika Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i2.487

Abstract

Abstract. Distributed pervasive system is part of distributed system that can be accessed anytime, anywhere, anybody, and anyone. In the part of logistics, supply chain has problems such as real time visibility, materials and products track and trace, and response time for huge data stream processed to automating control smart package. Increasingly advanced technology needed technology to monitor the transport chain with smart thing and some techniques needed to be used to increase performance of the technology. In this paper will study technologies are using in pervasive system domain of logistics, especially technologies to monitor transport chain. Besides, presented several techniques used to improve performance of the technologies. In this paper found some technologies such as RFID, Wireless Sensor Networks (WSN), and hybrid technology used in pervasive system domain of logistics. Also found some techniques to improve performance like smoothing method, multi threshold algorithm, and kalman filter technique. Based on literature can be conclude that some techniques can improve performance of technologies.Keywords: Distribute Pervasive System, Logistic, Systematic Literature ReviewAbstrak. Sistem terdistribusi pervasif merupakan bagian dari sistem terdistribusi yang dapat diakses kapan saja, di mana saja, dan oleh siapa saja. Di bidang logistik, rantai pasokan memiliki masalah dalam hal visibilitas real time, pelacakan bahan dan produk, serta waktu respon untuk dalam proses data untuk mengotomatisasi kontrol paket cerdas. Semakin berkembangnya teknologi, semakin canggih teknologi yang digunakan untuk memantau rantai transportasi dengan cerdas dan beberapa teknik diperlukan untuk meningkatkan kinerja teknologi. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai teknologi yang digunakan dalam sistem terdistribusi pervasif untuk bidang logistik, khususnya teknologi untuk memantau rantai pasokan. Selain itu, disajikan beberapa teknik yang digunakan untuk meningkatkan kinerja teknologi. Dalam makalah ini ditemukan beberapa teknologi seperti RFID, Wireless Sensor Networks, dan teknologi gabungan yang digunakan untuk bidang logistik. Juga ditemukan beberapa teknik untuk meningkatkan kinerja seperti metode smoothing, teknik algoritma multi-treshold, dan teknik kalman filter. Berdasarkan literatur dapat disimpulkan bahwa beberapa teknik dapat meningkatkan kinerja teknologi.Kata Kunci: Sistem Terdistribusi Pervasif, Logistik, Studi Literatur Sistematis
Teknologi dan Teknik Sistem Komputasi Pervasif dalam Sistem Layanan Kesehatan: Studi Literatur Sistematis Danang Wahyu Utomo; Egia Rosi Subhiyakto
Jurnal Buana Informatika Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i3.657

Abstract

Abstract. Technology of pervasive computing can be applied in daily activities such as sport, education, game and public interest such as public health. In healthcare system, the issues about high cost and errors in reviewing of patient record are still a major topic for healthcare provider (hospital). The technology of pervasive computing was developed to address these issues. This study will discuss the technology to support healthcare system. The main purpose is that users need to know the technology and its characteristics in order to prevent fatal actions in its use. The integration of different kinds of technology such as mobile devices, wireless networks, sensors, and wearable technologies is able to give better healthcare service than the technology itself.  Keywords: Technology, Pervasive Healthcare System, Systematic Literature Review. Abstrak. Teknologi komputasi pervasif dapat diterapkan dalam aktifitas manusia mulai dari kebutuhan pribadi seperti olahraga, belajar, permainan dan kepentingan umum seperti kesehatan umum. Dalam sistem layanan kesehatan,isu tentang biaya yang tinggi, adanya kesalahan dalam review data pasien masih menjadi topik utama bagi penyedia layanan kesehatan (rumah sakit). Teknologi komputasi pervasif dikembangkan untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai teknologi dan karakteristiknya dalam mendukung sistem layanan kesehatan. Tujuan utama adalah pengguna harus mengetahui teknologi dan karakteristiknya agar tidak terjadi tindakan fatal dalam penggunaanya. Integrasi antar teknologi seperti mobile device, wireless network, sensor, dan wearable technologies mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih baik dibanding teknologi itu sendiri.         Kata Kunci: Teknologi, Sistem Layanan Kesehatan Pervasif, Studi Literatur Sistematis.
Penyembunyian Data Untuk Seluruh Ekstensi File Menggunakan Kriptografi Vernam Cipher dan Bit Shiffting Christy Atika Sari; Eko Hari Rachmawanto; Danang Wahyu Utomo; Ramadhan Rakhmat Sani
Journal of Applied Intelligent System Vol 1, No 3 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro and IndoCEISS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jais.v1i3.1252

Abstract

Kriptografi sebagai salah satu cabang ilmu yang dapat digunakan untuk mengamankan data hingga saat ini terus dikembangkan melalui berbagai algoritma. Beberapa penelitian terkait mengenai kriptografi masih mengguankan media berupa teks saja, image saja, maupun file tertentu saja. Pada penelitian ini akan digunakan media berupa seluruh jenis file sebagai media inputan. Adapun algoritma yang dignuakan yaitu Vernam cipher dan Bit shiffting. Kedua algoritma ini dikenal cepat, mudah dan aman untuk digunakan. Percobaan yang dilakukan menggunakan 30 file berbeda ukuran maupun jenis file serta telah diuji melalui aplikasi yang dibangun dengan Visual Basic telah menghasilkan proses enkripsi dan dekripsi data yang berjalan dengan baik. File hasil enkripsi dapat dibuka dengan kunci yang telah ditetapkan dan tidak mengalami kerusakan, dan sebaliknya untuk proses dekripsi data juga demikian. Hasil percobaan menggunakan sampling file berukuran 1 kb hingga 24000 kb, dimana waktu terlama untuk mengenkripsi file yaitu 28,661 detik dan untuk proses dekripsi terlama membutuhkan waktu 27,222 detik. Kata kunci—Vernam cipher, Bit shiffting, Kriptografi, File
Rekayasa Aplikasi Pengarsipan Surat Permohonan Hak Milik Tanah Dengan menggunakan Metode Prototyping Egia Rosi Subhiyakto; Yani Parti Astuti; Danang Wahyu Utomo
Infotekmesin Vol 13 No 1 (2022): Infotekmesin: Januari, 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v13i1.891

Abstract

National Land Agency received requests for land rights every day. The letters can be submitted through two stages of acceptance and archiving. Still using conventional systems makes data retrieval requires relatively more time. This research aims to design and build an information system data archiving for incoming request at the National Land Agency. The software has been designed with login feature, data management land owners and land owner data search and print feature data. Analysis of system requirements using object-oriented method which uses the use-case diagram in order to illustrate the functionality of the system and some of the criteria of non-functional requirements are also outlined. The next step was the coding implementation and evaluation of the system built. The system development method used was the prototyping method. The selection of this method was intended, therefore the client can get a clear picture of the system being built. Evaluation was conducted in the developer and the user environment. The evaluation in the user environment was done by distributing questionnaires covering three parameters namely the usefulness of the application, ease of use and user satisfaction. The results showed that the information systems built have a useful value (85.7%) and are easy to use (100%), therefore it satisfied the users.
Pengembangan Sistem Modul Komisi Dinamis pada Modul Penjualan ERP - Odoo12 Danang Wahyu Utomo; Defri Kurniawan; Egia Rosi Subhiyakto
Infotekmesin Vol 12 No 2 (2021): Infotekmesin: Juli 2021
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v12i2.729

Abstract

The improvement of the sales system not only focuses on the advantage result of the sales transaction but also can use another parameter to improve it. One of a parameter used is commission. Giving commissions to the salesperson can improve their work performance and have an impact on increasing sales targets. Based on the study literature, the problem faced by the company is the discrepancy of commission. It canbe affected by several factors such as the commission system are not integrated with the main system, improper formula, or there are many systems used in the company so it the staff are difficult to integrate the system. For example, the company using Odoo ERP to support sales transaction and use commission information system separately. The salesperson must integrate sales data into both of the systems. It can affect the time delay of decision commission. Based on the problem above, we propose a prototype commission system that integrates with Odoo12. The salesperson does not need to integrate data manually into the system because it automatically integrates into the system. This study uses a prototyping model as a software development method. The results show that the commission system can implement on the Odoo12 ERP to decide commission to the salesperson. 70% of respondent agree that system has able to use in order to setting up commission module on Odoo
Pemanfaatan Learning Management System (LMS) Sebagai Pendukung Pembelajaran Online di SMK Syafi’i Akrom Pekalongan Danang Wahyu Utomo; Defri Kurniawan; Ramadhan Rakhmat Sani; Yani Parti Astuti
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v4i2.164

Abstract

SMK Syafi’i Akrom Pekalongan adalah salah satu lembaga pendidikan vokasi yang menyediakan pendidikan dengan kurikulum nasional. Pada masa pandemi covid19, SMK Syafi’i Akrom berperan dalam menerapkan pembelajaran secara daring. Namun, beberapa guru masih ada yang kesulitan dalam menerapkan pembelajaran secara online. Menurut Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum  menyatakan bahwa beberapa guru masih kesulitan dalam menggunakan aplikasi Learning Management System guna mendukung pembelajaran online. Berdasarkan permasalahan tersebut, pengabdian masyarakat ditujukan untuk memberikan pendampingan bagi guru – guru dalam menggunakan aplikasi LMS yaitu Edmodo. Target utama adalah para guru mampu mengetahui tata cara penggunaan LMS Edmodo.
Pemanfaatan Media E-Learning Sebagai Pendukung Pembelajaran Bagi Guru – Guru SMP N 30 Semarang Danang Wahyu Utomo; Egia Rosi Subhiyakto; Liya Umaroh
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.056 KB) | DOI: 10.33633/ja.v2i1.29

Abstract

Perkembangan teknologi memberikan pengaruh bagi dunia pendidikan. Perlu adanya perubahan metode pengajaran agar pembelajaran lebih interaktif. Para siswa saat ini tidak asing lagi akan teknologi internet, mobile system dan social media. Para guru perlu mengimbangi perkembangan teknologi dari siswanya tersebut. Pembelajaran online bukan lagi pembelajaran yang baru di sekolah – sekolah. Banyak sekolah yang menerapkan pembelajaran online yaitu salah satunya e-learning. Namun masih ada juga sekolah yang masih menggunakan pembelajaran konvensional. Salah satunya adalah SMP N 30 Semarang. SMP N 30 Semarang memiliki infrastruktur yang memadai seperti computer, internet dan server. Namun belum digunakan secara maksimal dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar. Para guru masih kesulitan dalam menerapan pembelajaran online dalam kelasnya. Perlu adanya pendampingan dalam penggunaan sistem e-learning. Sebelumnya, sistem e-learning  telah diusulkan namun masih belum maksimal dalam penggunaannya. para guru masih kesulitan dalam menggunakan dan menerapkan sistem pada siswa. Perlu adanya sosialisasi ulang untuk mendapatkan pemahaman khusus dalam proses pembelajaran online. Peneliti mengusulkan pengabdian tentang optimalisasi pemanfaatan e-learning dimana pengabdian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman khusus dasar e-learning dan bagaimana proses pengisian konten dilakukan.
Penerapan Edmodo bagi Guru dan Murid SMK Karya Bhakti Brebes sebagai Media Belajar Tambahan Ramadhan Rakhmat Sani; Danang Wahyu Utomo; Defri Kurniawan
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v3i2.92

Abstract

Berkembangnya teknologi secara masif memberikan pengaruh salah dalam dunia pendidikan. Para guru perlu mengimbangi perkembangan teknologi dari siswanya yang sangat mudah dalam mengabdospinya.  Pembelajaran online  sudah banyak diterapkan pada banyak sekolah tetapi hanya tidak jarang juga yang diterapkan oleh para guru untuk melaksanakannya. Salah satunya adalah SMK Karya Bhakti Brebes yang sudah mengetahui tentang e-learning tetapi hanya beberapa mata pelajaran saja dalam penerapannya. Dalam penerapan pembelajaran online terkadang para guru masih kesulitan dalam mengatur kelasnya. Maka dari itu diperlukan pendampingan dalam penggunaan sistem e-learning salah satunya adalah edmodo.  Dan juga sosialisasi terhadap guru-guru lainya untuk mendapatkan pemahaman khusus dalam proses pembelajaran online seperti dalam melakukan ulangan harian ataupun penugasan. Hasil dari pengabdian ini memberikan pemahaman khusus dasar aplikasi tersebut dan bagaimana proses pengisian konten yang dilakukan bagi para guru dengan melakuan simulasi langsung. 
Formasi Pengelompokan Siswa Pada Alat Kolaborasi Pendidikan Perangkat Lunak: Komposisi Ulang Tim Proyek Berbasis Algoritma Genetika Danang Wahyu Utomo; Egia Rosi Subhiyakto; Defri Kurniawan
Dinamika Rekayasa Vol 18, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Dinamika Rekayasa - Agustus 2022
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.dr.2022.18.2.528

Abstract

Proyek perangkat lunak adalah proyek yang melibatkan kelompok mahasiswa dalam menyelesaikan tugas mini proyek. Dalam kasus ini, mini proyek dibagi dalam sub-tugas di tiap sesi pertemuan. Hal ini ditujukan untuk melatih kemampuan kolaborasi mahasiswa pemula dalam tim proyek. Permasalahan yang ditemukan adalah banyak mahasiswa yang menghindari tugas kelompok, atau memilih kelompok berdasarkan komunitas grup bermain, atau grup sosial media. Kami mengusulkan algoritma genetika dan komposisi ulang pembentukan tim proyek untuk melatih kemampuan kolaborasi mahasiswa, mandiri, dan tanggung jawab. Algoritma genetika ditujukan untuk menentukan komposisi tim proyek secara dinamis. Komposisi ulang tim secara dinamis dapat melatih kemampuan kolaborasi mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan dua sesi eksperimen: sesi pertama menggunakan ­random-select dan sesi kedua menggunakan algoritma genetika dan komposisi ulang tim proyek. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa komposisi ulang dengan algoritma genetika mampu menghasilkan solusi optimal dalam formasi tim dengan skala error (RMSE) tiap pertemuan adalah 0. Selain itu, level komposisi tim berimbang dengan level kompetensi kelas, rata-rata nilai mahasiswa meningkat tiap sesi eksperimen. Adanya komposisi ulang tim proyek mampu melatih mahasiswa dalam berkolaborasi dengan mahasiswa lain
Formasi kelompok dinamis untuk mendukung kolaborasi pembelajaran proyek perangkat lunak Danang Wahyu Utomo; Defri Kurniawan
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.992 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v7i1.31378

Abstract

Matakuliah proyek perangkat lunak digunakan untuk melatih mahasiswa dalam penguasaan materi pengembangan perangkat lunak yang terdiri dari analisis, desain, implementasi, dan evaluasi. Mahasiswa diajarkan bagaimana cara mengerjakan perangkat lunak dari tahap awal hingga tahap akhir. Selain itu, mahasiswa juga dilatih untuk bekerja secara tim. Permasalahan yang terdapat pada Universitas Dian Nuswantoro adalah pembentukan kelompok masih dilakukan secara random-select. Pembentukan kelompok yang dilakukan mahasiswa berdasarkan unsur pertemanan, satu komunitas, atau grup di social media seperti WhatsApp. Hasilnya, terjadi ketidakseimbangan di dalam kelompok tim proyek. Ketidakseimbangan tim proyek dapat menyebabkan gagalnya proyek pengembangan perangkat lunak. Penelitian ini mengusulkan eksperimen pendekatan dynamic group formation dengan algoritma genetika. Hasil dari eksperimen menunjukkan bahwa algoritma genetika mampu membantu pembentukan kelompok tim proyek dengan tingkat keberhasilan 87.5% dengan pengaturan inisial populasi adalah 100 populasi dan probabilitas crossover adalah 0.6. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan alternatif pembentukan kelompok mahasiswa secara dinamis guna mendukung kolaborasi tim proyek mahasiswa. Pada proyek perangkat lunak kedepan, tidak ada pembentukan tim proyek secara homogen atau pemilihan anggota tim proyek secara self-select atau random-select. AbstractSoftware project courses are used to train students in mastering software development materials consisting of analysis, design, implementation, and evaluation. Students are taught how to work on software from the initial stage to the final stage. In addition, students are also trained to work in teams. The problem in Universitas Dian Nuswantoro is that group formation is still done randomly-selectively. The formation of groups by students is based on the friendship level, a community, or a group on social media such as WhatsApp. As a result, there is an imbalance in the project team. Imbalance of the project team can cause the failure of software development projects. This study proposes an experiment using a dynamic group formation approach with genetic algorithms. The results of the experiment show that the genetic algorithm is able to help the formation of project team groups with a success rate of 87.5% with the initial population is 100 population and the probability of crossover (pc) is 0.6. The objective of this study is to provide an alternative dynamic formation of student groups to support the collaboration of student project teams. In the future, there is no homogeneous project team formation or selection of member teams using a self-select or random-select method.