Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pandangan Ulama Nu Dan Muhammadiyah Terhadap Fenomena Pencabulan Anak Di Kota Probolinggo Dwi Winarni, Nur Fadilah; Syaifuddin Romli, Ahmad
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 13 No. 2 (2024): Hukum Keluarga Islam
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqs.v13i2.24327

Abstract

This study examines the perspectives of Nahdlatul Ulama (NU) and Muhammadiyah scholars on the phenomenon of child molestation in Probolinggo City. Children, as the future generation, require special protection, especially from the increasing incidents of sexual violence. The study uses a qualitative approach with a case study method, where data was collected through in-depth interviews, document analysis, and observation. The findings show that both NU and Muhammadiyah scholars strongly condemn child molestation, viewing it as contrary to moral values and Islamic teachings. Both groups emphasize the importance of moral and religious education as the primary preventive measure and support strict legal enforcement against perpetrators. Although there are differences in approaches to handling cases, the perspectives of these two organizations complement each other in the prevention and management of child molestation. This study provides insights into the role of scholars in formulating policies and strategies that align with religious norms and societal values to protect children from sexual violence.
Peran Edukasi Kewirausahaan dalam Peningkatan Daya Saing UMKM Berbasis Syariah: Studi di Kelurahan Curahgrinting Kota Probolinggo Azhari, Ah. Fathan; Romli, Ahmad Syaifuddin; Aini , Qurotul; Wicaksono, Jihan Nabila; Ulfa, Siti Maria; Juhairiyah, Juhairiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional dan daerah, namun keterbatasan literasi kewirausahaan, inovasi, serta pemahaman terhadap prinsip ekonomi syariah masih menjadi kendala bagi banyak pelaku usaha di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi kewirausahaan dalam meningkatkan daya saing UMKM berbasis syariah di Kelurahan Curahgrinting, Kota Probolinggo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung oleh data kuantitatif sederhana, penelitian ini memanfaatkan kuesioner, wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari pelaku UMKM dengan berbagai jenis usaha, termasuk kerajinan, perdagangan, dan kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kewirausahaan para pelaku UMKM masih berada pada tingkat dasar, dengan kebutuhan utama pada pemahaman strategi pemasaran digital, manajemen keuangan sederhana, dan penerapan nilai syariah dalam praktik bisnis. Edukasi yang diberikan melalui penyuluhan dan pendampingan terbukti mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara lebih profesional, memperluas jangkauan pasar, serta menjaga kepatuhan terhadap prinsip syariah. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kewirausahaan berperan penting tidak hanya dalam membangun kapasitas usaha, tetapi juga dalam memperkuat daya saing UMKM berbasis syariah di tingkat lokal. Artikel ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan program pengabdian masyarakat di perguruan tinggi serta memperkaya literatur tentang integrasi pendidikan kewirausahaan dengan prinsip ekonomi syariah dalam konteks UMKM.
Penerapan Line Dance sebagai Aktivitas Fisik Lansia dalam Program Kesehatan Masyarakat di Kelurahan Curahgrinting Kota Probolinggo Azhari, Ah. Fathan; Romli, Ahmad Syaifuddin; Nisa, Choirun; Ramadhani, Layli Ila; Nabilah, Nadiah Yusfi; Qur’ani, Auliyah Nazal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas fisik berbasis seni tari semakin diakui sebagai strategi efektif dalam meningkatkan kesehatan fisik, kognitif, dan sosial pada kelompok lanjut usia. Namun, efektivitas intervensi semacam ini, khususnya dalam konteks komunitas, masih memerlukan pengkajian lebih mendalam melalui sintesis literatur terkini. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis bukti empiris mengenai pengaruh program senam line dance terhadap kapasitas fungsional, kesejahteraan psikologis, dan kualitas hidup lansia. Pendekatan yang digunakan adalah *systematic literature review*, dengan mengintegrasikan artikel-artikel ilmiah terindeks yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir dan memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa senam line dance secara konsisten berkontribusi terhadap peningkatan keseimbangan, mobilitas, daya ingat, serta interaksi sosial, sehingga memberikan manfaat yang bersifat multidimensional bagi lansia. Selain itu, intervensi berbasis komunitas ini terbukti dapat meningkatkan motivasi partisipasi dan kepatuhan terhadap gaya hidup aktif, yang menjadi faktor penting dalam pencegahan penurunan fungsi terkait usia. Artikel ini menegaskan kontribusi konseptual dan praktis dalam memperluas pemahaman tentang peran kegiatan fisik berbasis budaya dalam mendukung penuaan sehat, serta memberikan implikasi bagi pengembangan program intervensi komunitas yang berorientasi pada kebutuhan lansia. Temuan ini juga membuka ruang bagi penelitian lanjutan yang dapat menguji efektivitas program dengan desain eksperimental lebih ketat maupun adaptasi model senam line dance sesuai konteks sosial-budaya yang berbeda.
Dinamika Independensi Wanita dalam Peran Rumah Tangga Perspektif KHI dan Kajian Kitab Fathul izar Mustofa, Mustofa; Romli, Ahmad Syaifuddin
Jurnal El-Thawalib Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/el-thawalib.v6i2.14868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika kemandirian wanita dalam peran rumah tangga dari perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan kajian kitab Fathul Nizar. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini menyelidiki fenomena dan isu terkini yang dihadapi oleh wanita Muslim dalam menjalankan tanggung jawab domestik mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun KHI dan Fathul Nizar memberikan kerangka hukum yang mendukung peran wanita sebagai istri dan ibu, praktik di lapangan sering kali menunjukkan adanya konflik antara tuntutan domestik dan partisipasi dalam dunia kerja. Wanita sering kali mengalami stres akibat peran ganda yang mereka jalani, yaitu sebagai pengelola rumah tangga sekaligus pekerja. Selain itu, keterlibatan suami dalam mengasuh anak dan pembagian tugas rumah tangga masih terbatas, yang dapat menghambat kemandirian wanita. Penelitian ini juga menemukan bahwa akses terhadap pendidikan dan pelatihan sangat penting untuk memberdayakan perempuan dalam konteks ekonomi, sehingga mereka dapat berkontribusi secara finansial tanpa mengabaikan tanggung jawab domestik. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi kebijakan pengembangan yang lebih mendukung kesetaraan gender dalam keluarga dan masyarakat.
Pendampingan Kesadaran Hukum Masyarakat Terhadap Pernikahan Dini di Kelurahan Curahgrinting Kota Probolinggo Azhari, Ah. Fathan; Romli, Ahmad Syaifuddin; Safitriningrum , Qikeq Dwi; Wulandari, Septia; Septian, M. Firdaus Dwi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/psv0rj44

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan sosial yang signifikan di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan seperti Kelurahan Curahgrinting, Kota Probolinggo, yang dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran hukum, faktor ekonomi, serta tekanan budaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat mengenai batas usia perkawinan serta dampak sosial dan hukum dari praktik pernikahan dini. Metode yang digunakan adalah penyuluhan hukum berbasis partisipatif melalui pendekatan pendidikan masyarakat dan advokasi komunitas, melibatkan tokoh agama, aparat kelurahan, dan kelompok remaja sebagai peer educator. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman hukum peserta, dari 62% sebelum penyuluhan menjadi 88% sesudahnya, serta munculnya inisiatif masyarakat dalam membentuk kelompok edukator sebaya untuk melanjutkan kampanye kesadaran hukum. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan kolaboratif dan partisipatif mampu menumbuhkan kesadaran hukum serta memperkuat perlindungan anak di tingkat lokal. Oleh karena itu, program pendampingan ini memiliki nilai penting sebagai model pengabdian masyarakat yang dapat direplikasi untuk mencegah pernikahan dini di wilayah lain.
PEMBERDAYAAN REMAJA PEREMPUAN TERHADAP PENTINGNYA PENDIDIKAN DI KECAMATAN BANTARAN KABUPATEN PROBOLINNGGO Muhammad, Devy Habibi; Adawiyah, Robiatul; Agustin, Maulid; Syaifuddin Romli, Ahmad; Abadiyah, Sa’adatul
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v2i2.1185

Abstract

As women in the modern era are stakeholders of development, therefore the implementation of development must emphasize the importance of women's empowerment efforts. This article discusses a community service activity conducted to raise the awareness of adolescent girls in Legundi Village, Bantaran Sub-district, Probolinggo Regency, about the importance of education and their role in society. Through a Participatory Action Research (PAR) approach, the activity involved team preparation, observation, research and evaluation to measure the success of the activity. The evaluation results showed an increase in adolescent girls' enthusiasm for learning and understanding of the importance of education. The bibliography includes references on Islamic education, community development and character education.
Hukum Jual Beli Borongan Buah Manga Dari Pohon Perspektif Hukum Islam Dan ‘Urf (Studi Kasus Di Kota Probolinggo) Billah, Ana; Romli, Ahmad Syaifuddin
Fakta: Forum Aktual Ahwal Al-Syakhsiyah Vol 2 No 2 (2024): Vol. 2, No. 2, Agustus 2024
Publisher : LPPM UNU BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/fakta.v2i2.1565

Abstract

Buying and selling is an activity that is often carried out by humans everywhere. Sale and purchase is a contract in which the seller gives ownership of his goods to the buyer, the goods are accepted by the buyer, and money is given to the seller in return. Moreover, wholesale buying and selling is often applied in Probolinggo City. Wholesale buying and selling is often applied in buying mangoes that are still on the tree and without being weighed. The method used is empirical. By looking at the phenomena that occur in the field. From the results of the study, it is said that it is permissible to buy and sell wholesale according to Islam. Because both parties are equally willing with the proposed offer. Even without weighing first. If it is agreed, it will continue in the process of transferring property rights. Meanwhile, in terms of urf, wholesale buying and selling has become a habit practiced in the Probolinggo community. So that there is no deviation from the custom in the wholesale sale and purchase transaction of mangoes. Keywords : Law of Sale and Purchase, 'Urf , Wholesale
Efektivitas Perjanjian Pranikah sebagai Upaya Preventif terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap Perempuan: Studi Kasus di Kecamatan Kademangan Moch Dierel Amp, Dierel; Romli, Ahmad Syaifuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effectiveness of prenuptial agreements as a preventive legal instrument against domestic violence (DV) toward women, with a case study in Kademangan District. Prenuptial agreements, as regulated in Article 29 of Law No. 1 of 1974 and reinforced by Constitutional Court Decision No. 69/PUU-XIII/2015, hold strong legal legitimacy and are not contradictory to Islamic legal principles. However, their implementation in society remains significantly limited. Using a qualitative empirical approach, data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis. Findings reveal that low legal literacy, entrenched patriarchal culture, and lack of institutional socialization are key barriers to the application of prenuptial agreements. In theory, such agreements offer the potential to redefine power relations within marriage and prevent DV from the outset. This study recommends reforming premarital counseling curricula, involving religious leaders, and developing a contextual, accessible model of prenuptial agreements. With adequate institutional support and legal education, prenuptial agreements can serve as a strategic tool for the protection of women and the development of just and equitable family structures..