Sholeh Hidayat Hidayat
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD BERBASIS KONSTEKTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA Lilis Nasriah; Sholeh Hidayat; Asnawi Syarbini
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 2, No 2 (2015): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v2i2.7865

Abstract

Penelitian ini dirancang dalam 3 siklus.Siklus 1 membahas tentang materi kegiatan konsumsi barang dan jasa.Siklus II membahas tentang kegiatan produksi barang dan jasa, serta pada siklus III membahas materi tentang kegiatan distribusi barang dan jasa, Akhir pelaksanaan siklus 1.siklus II dan siklus III diadakan tes akhir setelah pelaksanaan tindakan. Tes ini dilaksanakan dalam rangka untuk melihat peningkatan prestasi belajar siswa, Sedangkan peningkatan aktivitas belajar siswa melalui pembelajaran kooperatif model STAD dilihat melalui lembar observasi.Berdasarkan hasil tes pada setiap akhir siklus, pembelajaran materi kegiatan pokok ekonomi dengan pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, Hal tersebut ditunjukkan pada siklus 1 rata-rata kelasnya adalah 56,2 pada siklus II rata-rata kelasnya adalah 56,4 dan pada siklus III rata-rata kelasnya adalah 59,3.Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa yang dilakukan setiap siklus persentase rata-rata  aktivitas belajar kelas dalam pembelajaran kooperatif model STAD menunjukkan peningkatan yang cukup baik. persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 82,1 % dan meningkat pada siklus 11 menjadi sebesar 83,5%, serta pada siklus III meningkat menjadi 91 %. Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif Model STAD, Prestasi Belajar, Aktivitas Belajar
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DAN SIKAP BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Mufti Ali; Sholeh Hidayat; Yayat Ruhiat
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 5, No 1 (2018): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v5i1.7475

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh strategi pembelajaran konstruktivisme dan sikap belajar siswa pada pelajaran Fisika. Subjek penelitian kelas X dengan populasi 98 responden dan sampel masing-masing 33 responden kelas X.1 dan X.2 di SMA Al-Khairiyah 4 Cilegon pada bulan Mei. Sampel menggunakan simple random sampling. Metode penelitian adalah eksperimen dengan disain faktorial 2x2, yaitu satu variabel kriteria berupa hasil belajar dan dua variabel perlakuan berupa strategi pembelajaran konstruktivisme (A1) dan ekspositori (A2), serta sikap positif (B1) dan negatif (B2). Analisis data meliputi analisis deskriptif dan induktif (uji Tukey). Hasil penelitian menunjukkan: 1) terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara strategi pembelajaran konstruktivisme dan strategi pembelajaran ekspositori (Fhitung 5,388>Ftabel 3,988), 2) tidak terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan sikap belajar siswa (Fhitung 1,468<Ftabel 3,995), 3) terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara strategi pembelajaran konstruktivisme sikap belajar positif dan strategi pembelajaran ekspositori sikap belajar positif (Qhitung 4,610>Qtabel 3,739), 4) tidak terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara strategi pembelajaran konstruktivisme sikap belajar negatif dan strategi pembelajaran ekspositori sikap belajar negatif (Qhitung 0,559<Qtabel 3,739); dan 5) tidak terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara strategi pembelajaran ekspositori sikap belajar positif dan strategi pembelajaran ekspositori sikap belajar negatif (Qhitung 1,397<Qtabel 3,739).Kata kunci: model pembelajaran, konstruktivisme, ekspositori, sikap belajar siswa, hasil belajar fisika.
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERMUATAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) DI SEKOLAH DASAR Lia Amalia; Sholeh Hidayat; Romli Ardie
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 8, No 1 (2021): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v8i1.11899

Abstract

Sumber belajar utama bagi pelaksanaan pembelajaran IPA di sekolah dasar adalah buku guru dan buku siswa, akan tetapi kualitas buku siswa saat ini belum menstimulasi peserta didik untuk dapat memiliki Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam mencapai kompetensi yang diharapkan. Oleh karena itu dibutuhkan sumber belajar sebagai pendamping buku siswa. Adapun penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui tahapan pengembangan modul IPA bermuatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) kelas VI Sekolah Dasar di gugus tiga Kecamatan Jatiuwung Kota tangerang, 2) mengetahui validitas modul IPA bermuatan Higher  Order Thinking Skills (HOTS) 3) mengetahui respon peserta didik terhadap modul IPA bermuatan High Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan Borg dan Gall dengan mengambil data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan hasil uji validitas modul oleh ahli materi memperoleh rerata skor 4,5 (sangat baik/layak), hasil uji validitas oleh ahli media memperoleh rerata skor 4,0 (baik/layak), dan hasil uji validitas oleh ahli bahasa memperoleh rerata skor 4,5 (sangat baik /layak). Rerata skor hasil ujicoba lapangan awal dengan responden guru kelas VI adalah 4,3 (sangat baik/layak) dan Peserta didik 3,9 (baik/layak). Sedangkan rerata skor pada ujicoba lapangan utama dengan responden guru kelas VI adalah 4,5 (sangat baik/layak) dan Peserta didik adalah 4,3 (sangat baik/layak). Kesimpulan dari penilaian ini adalah berdasarkan hasil uji validitas oleh para ahli dan hasil ujicoba, modul ini memiliki validitas yang baik dan layak dijadikan sumber belajar IPA bagi Peserta didik. Kata Kunci: Pengembangan Modul, IPA, High Order Thinking Skill (HOTS)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP PENGUASAAN KONSEP MATEMATIKA Nurhayati Nurhayati; Sholeh Hidayat; Suroso Mukti Leksono
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 4, No 2 (2017): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v4i2.7677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1. Perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara peserta didik yang pembelajarannya menggunakan model inkuiri terbimbing dan metode ceramah. 2. Perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi dan peserta didik yang memiliki minat belajar rendah. 3. Pengaruh interaksi antara peserta didik yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan minat belajar terhadap penguasaan konsep matematika peserta didik. 4. Perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model ceramah  peserta didik yang memiliki minat tinggi. 5. perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara yang menggunakan model inkuiri terbimbing dan model ceramah pada peserta didik yang memiliki minat belajar rendah. 6. perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara yang menggunakan model inkuiri terbimbing pada peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi dan minat belajar rendah. 7. Perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara yang menggunakan model ceramah pada peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi dan minat belajar rendah.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan desain factorial 2x2. Jumlah sampel dari penelitian ini berjumlah 80 peserta didik yang diambil dari kelas 5 Di SD Negeri Cadasari 5. Adapun waktu yang digunakan dalam penelitian ini pada bulan April 2017. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1. Terdapat perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara peserta didik yang pembelajarannya menggunakan model inkuiri terbimbing dan model ceramah. 2. Terdapat perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi dan peserta didik yang memiliki minat belajar rendah. 3. Terdapat pengaruh interaksi antara peserta didik yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan minat belajar terhadap penguasaan konsep matematika peserta didik. 4. Terdapat perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model ceramah  peserta didik yang memiliki minat tinggi. 5.Terdapat perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara yang menggunakan model inkuiri terbimbing dan model ceramah pada peserta didik yang memiliki minat belajar rendah. 6. Terdapat perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara yang menggunakan model inkuiri terbimbing pada peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi dan minat belajar rendah. 7. Terdapat perbedaan penguasaan konsep matematika peserta didik antara yang menggunakan model ceramah pada peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi dan minat belajar rendah Kata Kunci : Model Inkuiri terbimbing, Minat Belajar,  Penguasaan Konsep Matematika.
PENGEMBANGAN VIDEO KLIP LAGU SAINS DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Mohamad Jajuli; Sholeh Hidayat; Luluk Asmawati
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 6, No 1 (2019): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v6i1.7407

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya permasalahan tentang pentingnya media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Namun yang terjadi di sekolah-sekolah khususnya SDN Kadumerak 1 adalah kurangnya media pembelajaran tersebut, sehingga pembelajaran cenderung hanya mengacu pada buku teks saja. Pengembangan video klip lagu sains ini perlu dilakukan mengingat belum adanya media pembelajaran serupa yang ada di sekolah-sekolah. Padahal dengan menggunakan media audiovisual seperti video klip lagu sains ini pembelajaran akan berjalan lebih menyenangkan, efektif, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk video klip lagu sains yang layak sebagai media pembelajaran IPA untuk siswa kelas IV SDN Kadumerak 1 kecamatan karangtanjung. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D). Prosedur Pengembangan ini mengadaptasi dari prosedur pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall dengan langkah-langkah yaitu: 1) penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi, 2) perencanaan, 3) pengembangan desain produk, 4) uji coba lapangan awal, 5) revisi hasil uji coba lapangan awal, 6) uji coba lapangan utama, 7) revisi hasil uji coba lapangan utama, 8) uji coba lapangan operasional, 9) penyempurnaan produk akhir, dan 10) diseminasi dan implementasi. Subjek uji coba adalah siswa kelas IV SDIT Salsabila 3 Banguntapan. Subjek uji coba lapangan awal terdiri dari tiga siswa. Subjek uji coba lapangan utama terdiri dari sembilan siswa yang belum terlibat dalam uji coba lapangan awal, dan subjek uji coba lapangan operasional terdiri dari 32 siswa. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, lembar penilaian produk video klip lagu sains, skala respon guru, dan skala respon siswa. Hasil penelitian ini berupa produk video klip lagu sains. Hasil penilaian ahli menunjukkan bahwa produk video klip lagu sains tersebut layak menurut ahli materi, ahli musik, dan ahli media dan masuk dalam kategori “sangat baik”. Menurut respon siswa terhadap penggunaannya, video klip lagu sains yang dikembangkan masuk kategori “sangat baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa video klip lagu sains yang dikembangkan tersebut layak digunakan di lapangan sebagai media pembelajaran IPA untuk siswa kelas IV MI/SD. Kata Kunci : video klip lagu sains, pembelajaran IPA Kata Kunci : video klip lagu sains, pembelajaran IPA
PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA SEKOLAH DASAR Sumamah Sumamah; Sholeh Hidayat; Suparno Suparno
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 5, No 1 (2018): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v5i1.7471

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: (1) meningkatkan hasil pembelajaran tematik; (2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada tema makanan sehat materi organ pencernaan hewan dan manusia; (3) adanya respon siswa yang positif dalam pembelajaran setelah menggunakan pendekatan saintifik . Subyek penelitian terdiri dari peneliti dan penerapan pendekatan saintifik dalam upaya untuk meningkatkan hasil pembelajaran tematik dan keterampilan berpikir kritis siswa sebagai tolak ukur keberhasilan penelitian tindakan kelas, sementara obyeknya adalah siswa kelas V A SDN Blok I Kota Cilegon berjumlah 36 siswa. Penelitian ini menggunakan metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil pembelajaran tematik tema makanan sehat kelas V SDN Blok I Kota Cilegon sudah melampaui KKM 75; (2) Pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada tema makanan sehat kelas V SDN Blok I Kota Cilegon dengan kategori baik; (3) Adanya respon siswa yang baik setelah  menggunakan pendekatan saintifik dibandingkan sebelum menggunakan pendekatan saintifik pada tema makanan sehat kelas V SDN Blok I Kota Cilegon. Kata kunci : pendekatan saintifik, tematik, keterampilan berpikir kritis.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MICROSOFT EXCEL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP HASIL BELAJAR Neneng Rachmawati; Sholeh Hidayat; Luluk Asmawati
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 4, No 2 (2017): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v4i2.7682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar peserta didik antara peserta didik yang pembelajarannya menggunakan media Microsoft Excel dan media pencatatan akuntansi manual, (2) perbedaan hasil belajar peserta didik antara peserta didik yang memiliki kemandirian belajar tinggi dan peserta didik yang memiliki kemandirian belajar rendah, (3) pengaruh interaksi antara peserta didik yang menggunakan media Microsoft Excel dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar peserta didik, (4) perbedaan hasil belajar peserta didik antara yang menggunakan Microsoft Excel dan media pencatatan akuntansi manual peserta didik yang memiliki kemandirian tinggi, (5) perbedaan hasil belajar peserta didik antara yang menggunakan media Microsoft Excel dan media pencatatan akuntansi manual pada peserta didik yang memiliki kemandirian belajar rendah, (6) perbedaan hasil belajar peserta didik antara yang menggunakan media Microsoft Excel pada peserta didik yang memiliki kemandirian belajar tinggi dan kemandirian belajar rendah. 7. Perbedaan hasil belajar peserta didik antara yang menggunakan media pencatatan akuntasi manual pada peserta didik yang memiliki kemandirian belajar tinggi dan kemandirian belajar rendah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan desain factorial 2x2. Jumlah sampel dari penelitian ini berjumlah 80 peserta didik yang diambil dari kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Rangkasbitung.Adapun waktu yang digunakan dalam penelitian ini pada bulan April 2017. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik antara peserta didik yang pembelajarannya menggunakan media micsrosoft excel dan media pencatatan akuntansi manual. (2)  terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik antara peserta didik yang memiliki kemandirian belajar tinggi dan peserta didik yang memiliki kemandirian belajar rendah. (3) terdapat pengaruh interaksi antara peserta didik yang menggunakan media microsoft excel dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar peserta didik. (4) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik antara yang menggunakan microsoft excel dan media pencatatan akuntansi manual peserta didik yang memiliki kemandirian tinggi. (5) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik antara yang menggunakan media micsrosoft excel dan media pencatatan akuntansi manual pada peserta didik yang memiliki kemandirian belajar rendah. (6) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik antara yang menggunakan media microsoft excel pada peserta didik yang memiliki kemandirian belajar tinggi dan kemandirian belajar rendah. (7) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik antara yang menggunakan media pencatatan akuntasi manual pada peserta didik yang memiliki kemandirian belajar tinggi dan kemandirian belajar rendah. Kata kunci : micsrosoft excel, kemandirian belajar, akuntansi
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MEMBACA NARRATIVE TEXT MENGGUNAKAN MEDIA FLASH DI SMA Nining Rosita; Sholeh Hidayat; Luluk Asmawati
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 6, No 1 (2019): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v6i1.7412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tahapan pengembangan keterampilan membaca Narrative text, (2) kelayakan media flash yang dikembangkan, (3) efektivitas media flash yang dikembangkan dalam meningkatkan keterampilan membaca narrative text Bahasa Inggris di kelas X SMAN 8 Kota Serang.  Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R & D) menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima langkah pengembangan yaitu: (1) analisis, (2) desaian, (3) pengembangan, (4) implementasi dan (5) evaluasi. Instrumen yang digunakan untuk menilai kelayakan media pembelajaran berupa lembar validasi untuk ahli materi, ahli bahasa dan ahli media, sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengetahui efektivitas media berupa lembar angket penilaian untuk peserta didik soal pre-test dan post-test.Hasil validasi ahli materi pada tahap 1 diperoleh skor rerata 3,82 atau 76,47%, pada tahap 2 diperoleh skor rerata 3,85 atau 77,06% dan dinyatakan valid. Hasil validasi ahli bahasa pada tahap 1 diperoleh skor rerata 3,58 atau 71,67%, pada tahap 2 diperoleh 3,92 atau 78,33% dan dinyatakan valid. Hasil validasi ahli media pada tahap 1 diperoleh skor rerata 3,70 atau 74%, pada tahap 2 diperoleh skor rerata 3,85 atau 77% dan dinyatakan valid. Hasil analisis skor rerata angket untuk peserta didik pada tahap 1 diperoleh skor 3,87 atau 77,43% dinyatakan “baik” dan pada tahap 2 diperoleh skor 3,93 atau 78,63% dinyatakan “baik”. Sedangkan berdasarkan hasil pre-test diketahu peserta didik yang telah tuntas mencapai KKM sebanyak 14 siswa atau 14,18%, dan hasil post-test yang dilaksanakan setelah pembelajaran menggunakan media flash menunjukkan peningkatan banyaknya siswa yang telah mencapai ketuntasan KKM menjadi 27 siswa atau 79,41%. Sehingga dengan demikian media flash dinyatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca narrative text Bahasa Inggris peserta didik kelas X SMAN 8 Kota Serang.Kata kunci :Pengembangan, Keterampilan Berbahasa Inggris, Media Flash 
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PERMAINAN TREASURE HUNT DAN KREATIVITAS MEMBUAT CATATAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Nunung Nurjanah; Sholeh Hidayat; Chusaery Rusdi Syarif
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 3, No 1 (2016): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v3i1.7707

Abstract

Desain penelitian adalah penelitian eksperimen yaitu desain faktorial 2x2. Waktu penelitian Oktober-Desember 2013. Perhitungan data dilakukan uji ANAVA dua jalur dengan program Statistika Komputer SPSS 19 for Windows. Hasil perhitungan H1 diterima jika sig>0,05yaitu derajat kepercayaan 5%). Hasil analisis untuk perbedaan hasil belajar menggunakan metode permainan treasure hunt dan kerja kelompok, signifikansi 0,576 > 0,05. Sehingga H1 diterima yaitu terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa dengan treasure hunt dan kerja kelompok. Hasil analisis untuk kreativitas, signifikansi 0,000 < 0,05  sehingga H1 ditolak, maka keputusanyang diambil adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan (sama) antara hasil belajar pada siswa yang memiliki kreativitas membuat catatan tingi dan rendah. Sedangkan pengujian ada tidaknya interaksi antara metode dan kreativitas,menunjukkan bahwa signifikansi 0,976 > 0,05. H1 diterima yaitu terdapat pengaruh interaksi antara metode dan kreativitas membuat catatan terhadap hasil belajar Dari hasil penelitian tergambar bahwa penggunaan metode permainan treasure hunt dapat membantu siswa memperoleh hasil belajar. Kata kunci: Treasure hunt, kreativitas, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN MEMANFAATKAN TIK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Bahrudin Bahrudin; Sholeh Hidayat; Aan Hendrayana
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 5, No 2 (2018): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v5i2.7481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :(1) cara mendesain pembelajaran model pembelajaran berbasis proyek untuk peningkatan kreativitas dan hasil belajar IPA, (2) cara menerapkan pembelajaran berbasis proyek untuk peningkatan kreativitas dan hasil belajar IPA siswa kelas V, (3) cara mengevaluasi pembelajaran tberbasis proyek di kelas V, (4) peningkatan kreativitas setelah diterapkannya pembelajaran berbasis proyek, (5) Peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkannya pembelajaran berbasis proyek kelas V SDN Tegalwangi Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas), dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek, bertempat di SDN Tegalwangi Kota Cilegon. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai bulan April 2018. Subyek penelitian terdiri dari peneliti dan penerapan pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan hasil belajar IPA dan kreativitas siswa sebagai tolak ukur keberhasilan penelitian tindakan kelas, sementara obyeknya adalah siswa kelas V SDN Tegalwangi Kota Cilegon berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPA pada tema lingkungan sahabat kita pada materi siklus air pada siswa kelas V SDN Tegalwangi Kota CilegonKata kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek, Hasil Belajar IPA, Kreativitas