Sholeh Hidayat Hidayat
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

HUBUNGAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DENGAN DISIPLIN SISWA KELAS VI Siti Animah; Sholeh Hidayat Hidayat; Lukman Nulhakim
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.06 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v9i4.7981

Abstract

The background of this research is the low awareness of discipline. This study aims to determine the correlation of teacher personality competence with student discipline and how much the correlation between teacher competency and student discipline. The research method used is correlational. This research was conducted in class VI SDN Majalaya with a sample of 30 students. Data collection techniques are Likert scale questionnaires that have been tested for validity and reliability. Based on the results of the correlation analysis test obtained a correlation coefficient of 0.61 with a significance of 0.000. The significance value obtained is 0.000. 0.000 <0.05 thus there is a correlation between the teacher's personal competence and student discipline.
ANALISIS KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN LANGSUNG MENGGUNAKAN METODE HOME VISIT TERJADWAL DI SDN SERANDAKAN KECAMATAN PONTANG – BANTEN Alda Liga Vela; Sholeh Hidayat; Ratna Sari Dewi
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.467 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8587

Abstract

Latar belakang permasalahan  penelitian ini adalah pembelajaran di masa pandemi yang mewajibkan sekolah untuk melaksankaan pembelajaran jarak jauh ataupun daring. Namun tidak semua sekolah bisa melaksankan pembelajaran daring, dikarenakan mengalami beberapa masalah sehingga pembelajaran jarak jauh atau daring tersebut tidak efektif. Kemudian diadakanlah kebijakan kepala sekolah dengan melaksanakan pembelajaran langsung menggunakan metode Home Visit sebagai solusi dari permasalahan yang sedang dialami, seperti halnya yang terjadi di SDN Serandakan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan efektivitas dari kebijakan yang ditetapkan di SDN Serandakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, adapun jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Metode deskriptif yaitu metode yang berupayamengungkapkan keadaan yang terjadi saat ini, untuk selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan. Hasil dari penelitian ini bahwa kebijakan yang ditetapkan sudah efektif, hal itu dibuktikan dengan pembelajaran pada saat ini tetap berkualitas karena adanya pendampingan belajar di semester sebelumnya yaitu pembelajaran langsung dengan menggunakan metode Home Visit. 
IMPLEMENTASI KETERAMPILAN ABAD 21 DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI SDN CIPAYUNG 01 KABUPATEN BOGOR Annisa Nahdiah; Sholeh Hidayat
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v7i2.6292

Abstract

This study aims to determine 21st century skills in learning activities. The 21st century skills in question include planning teaching materials, presenting problems, creating discussion groups, and making presentations. The activities carried out are project-based learning or project-based learning. This research was conducted from June to August 2022, at SDN Cipayung 01, Cibinong, Bogor District. The research design that the researcher uses is descriptive qualitative with the methods of interview, observation, and documentation. This study contains the activities of classroom teachers in providing action to students, especially in providing 21st century skills which require students to be ready to face challenges in the future.
DEVELOPMENT OF INTERACTIVE LEARNING MEDIA BASED ON ARTICULATE STORYLINE 3 OF THE IPAS PROJECT TO IMPROVE SCIENTIFIC LITERACY SKILLS Wawan Hadianto; Sholeh Hidayat; Cucu Atikah
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 33, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Department of Accounting Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpis.v33i1.22316

Abstract

Filsafat Pendidikan Pragmatisme dan Konstruktivisme Muryani Muryani; Anengsih; Sholeh Hidayat; Ratna Sari Dewi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i9.10118

Abstract

Pragmatism teaches that the purpose of thinking is the advancement of life, namely to advance and enrich life. According to pragmatism, the essence of reality is everything that is experienced by humans. He argues that the core of reality is the experience experienced by humans. This then becomes the cause that pragmatism pays more attention to things that are actual in nature so that it has implications for determining value and truth. Thus value and truth can be determined by looking at the reality that is happening on the ground and no longer looking at other factors such as sin or not.This is in line with what James said, The real world is the world of human experience. What is the focus of our education now. In general, nature becomes the central point of education; nature is the goal. Humans become "slaves" of nature; science, technology and pragmatic matters take the most important place. Human-centered education is getting sidelined. This cannot be separated from the most influential figure in the world of education, John Dewey. He was a figure in American education in the early and mid-20th century and promoted the concept of pragmatism. Dewey said that education is a growing personal adjustment to its environment (education is an "adjustment of the growing personality to its environment). It makes the environment the center of education. For Dewey, humans must be adapted to their environment without mentioning the definition of "environment" (environment). clearly".
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMP Asep Mohamad Alwi; Sholeh Hidayat; Isti Rusdiyani
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 5, No 1 (2018): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v5i1.7474

Abstract

Tujuan dari penelitian ini menghasilkan dan mengetahui efektivitas modul IPA berbasis  pendekatan saintifik tema gerak tubuh kita kelas VIII SMP Negeri 2 Cipeucang. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall, dengan urutan: 1) potensi dan masalah,  2) pengumpulan data, 3) desain produk menggunakan model Purwanto 4) validasi desain meliputi ahli materi, ahli media, dan praktisi 5) revisi desain, saran ahli 6) uji coba produk, tanggapan perwakilan peserta didik 7) revisi produk, masukan peserta didik 8) uji coba pemakaian dengan pre dan postest control group desain  9) revisi produk, temuan saat kegiatan eksperimen. Hasil validasi ahli materi 84,85 %, ahli media 87,5 %, praktisi 85,1 % dan hasil uji coba produk 89,16 % semuanya masuk kategori sangat baik. Hasil uji efektivitas melalui uji pemakaian antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah pembelajaran dihasilkan 69,44 % untuk pembelajaran menggunakan modul dengan kategori efektivitas kuat dan 58,53 % menggunakan buku teks dengan kategori efektivitas cukup. Pembuktian melalui uji-t diperoleh sig 0,00 angka sig. tersebut ≤ 0,05. Dengan demikian modul baru yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPA siswa SMP kelas VIII.Kata kunci: Modul IPA, Pendekatan Saintifik.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR Islami Islamia; Sholeh Hidayat; Syadeli Hanafi
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 4, No 2 (2017): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v4i2.7676

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran  berbasis lingkungan berbantuan praktikum pada mata pelajaran IPA. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Benoa Kabupaten Serang yang berjumlah 67 orang. Objek penelitian adalah kreativitas, hasil belajar IPA, aktivitas siswa dan guru, serta respon siswa terhadap penggunaan model pembelajaran berbasis lingkungan dengan bantuan praktikum. Data yang diperoleh dari penelitian tindakan ini adalah : (a) data kuantitatif tentang kreativitas,hasil belajar,aktivitas siswa dan guru serta respon siswa terhadap model pembelajaran berbasis lingkungan ; dan (b) hasil karya nyata siswa berupa produk. pengumpulan data dilakukan menggunakan pedoman observasi kreativitas dan proses pembelajaran, tes hasil belajar, dan angket. Angket digunakan untuk mengungkap respon siswa terhadap penggunaan pembelajaran berbasis lingkungan. Kreativitas, hasil belajar, dan respon siswa dianalisis secara deskriptif melalui observasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis lingkungan dapat meningkatkan kreativitas siswa pada siklus I  rata-rata sebesar 2,42 lalu pada siklus kedua sebesar 2,92 serta pada siklus ketiga sebesar 3,45.Hasil belajar siswa mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) juga mengalami peningkatan hasil belajar sebesar 73,60% , sebanyak 85% siswa memberikan respon yang positif terhadap penggunaan model pembelajaran berbasis lingkungan. Kata Kunci : pembelajaran berbasis lingkungan, kreativitas, hasil belajar IPA
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN MOTIVASI SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Bambang Sudaryanto; Sholeh Hidayat; Isti Rusdiyani
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 3, No 2 (2016): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v3i2.7757

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasl belajar antara siswa yang mendapatkan pembelajaran kontekstual dan pembelajaran konvensional ditinjau dari tingkat motivasinya, serta untuk melihat interaksi antara pembelajaran dan motivasi terhadap hasil belajar Geografi. Adapun subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 7 Kota Tangerang Selatan Tahun Pelajaran 2015/2016 sebagai populasinya dan sampelnya adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 7 Kota Tangerang Selatan yang diambil dengan teknik simple random. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar Geografi dan Angket Motivasi dengan skala Likert. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ANAVA Dua Jalur faktorial 2X2. Berdasarkan hasil analisis pada taraf signifikansi 5% didapatkan hasil sebagai berikut: (1) terdapat perbedaan hasil belajar Geografi antara siswa yang mendapatkan pembelajaran kontekstual dan pembelajaran konvensional; (2) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki motivasi tinggi dan motivasi rendah; (3) terdapat interaksi antara pembelajaran dan motivasi terhadap hasil belajar Geografi; (4) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mendapatkan pembelajaran kontekstual dan pembelajaran konvensional ditinjau dari motivasi tinggi; (5) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mendapatkan pembelajaran kontekstual dan pembelajaran konvensional ditinjau dari motivasi rendah; (6) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki motivasi tinggi dan motivasi rendah pada kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran kontekstual; (7) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki motivasi tinggi dan motivasi rendah pada kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Kata kunci: Pembelajaran Kontekstual, Pembelajaran Konvensional, Motivasi
PENGEMBANGAN e-MODUL MATEMATIKA UNTUK SISWA SD Nindy Feriyanti; Sholeh Hidayat; Luluk Asmawati
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 6, No 1 (2019): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v6i1.7406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul matematika dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangandari Borg dan Gall yang dapat menunjang pembelajaran untuk diakses dimanapun dan kapanpun pada pembelajaran matematika kelas III Sekolah Dasar. Metode yang digunakan untuk mengetahui kelayakan produk yang dikembangkan melalui validasi ahli materi, ahli Bahasa, ahli media, dan uji coba produk. Model Borg dan Gall yang digunakan terdiri dari sembilan langkah pengembangan yakni penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembanngan produk, uji validitas ahli, revisi ahli, uji coba lapangan, uji validitas ahli, revisi ahli, dan revisi produk operasional. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket kuesioner skala likert 1 sampai 5 dengan analisis data deskriptif kuantitatif dan persentase. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini berupa e-modul matematika yang dikembangkan melalui beberapa tahap yakni menyiapkan perencanaan berupa cara membuat e-modul matematika, desaine-modul dengan template yang sudah tersedia, dan menggunakannya pada android. Hasil tahap 1 pengujian kelayakan ahli materi sebesar 3,82 dan 76,40 %, bahasa sebesar 3,75 dan 75%, ahli media 3,83 dan 76,60%, dan uji coba lapangan sebesar81,6 %. Sehingga rata-rata skor yang diperoleh sebesar 3,8 dan 77,4 % dengan kategori “cukup”, kemudian dilakukan uji coba Tahap 2 pengujian kelayakan ahli materi sebesar 4,61 dan 92,2%, ahli Bahasa 4,4 dan 88,33%, ahli media sebesar 4,03 dan 80,7% dan uji lapangan sebesar 83,52%. Sehingga rata-rata skor yang diperoleh 4,34 dan 86,18% dengan kategori “layak”. Selanjutnya diadakan tes tertulis dengan rata-rata nilaipost-test pada revisi produk akhir adalah 75. Sehingga produk yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci : e-modul, matematika, Sekolah Dasar.
PENERAPAN PEMBELAJARAN TERPADU CONNECTED UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SD Buang Buang; Sholeh Hidayat; Suparno Suparno
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 5, No 1 (2018): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v5i1.7470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) cara mendesain pembelajaran terpadu connected untuk peningkatankreativitas dan hasil belajar IPA, (2) cara menerapkan pembelajaran terpadu connected  untuk peningkatan kreativitas dan hasil belajar IPA siswa kelas V, (3) cara mengevaluasi pembelajaran terpadu connecteddi kelas V, (4) peningkatan kreativitas  setelah diterapkannya pembelajaran terpadu  connected, (5)Peningkatan  hasil belajar IPA setelah diterapkannya pembelajaran terpadu  connected kelas V SDN Kedaleman I Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas), dengan menggunakan pembelajaran terpadu connected, bertempat di SDN Kedaleman I Kota Cilegon. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai bulan Desember 2017. Subyek penelitian terdiri dari peneliti dan penerapan pembelajaran tematik connected untuk meningkatkan hasil belajar IPA dan kreativitas siswa sebagai tolak ukur keberhasilan penelitian tindakan kelas, sementara obyeknya adalah siswa kelas V SDN Kedaleman I Kota Cilegon berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pembelajaran terpadu connected dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPA tema sehat itu penting  siswa kelas V SDN Kedaleman I Kota Cilegon. Kata kunci : model connected, hasil belajar IPA, kreativitas.