Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Abu Serbuk Kayu Pohon Merbau Sebagai Bahan Substitusi Sebagian Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar Gussyafri, Haji; Hujana, Raihan Rabih; Azhari, Azhari
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.290

Abstract

Abu serbuk kayu berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan substitusi sebagian semen dalam pembuatan mortar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu serbuk kayu terhadap kuat tekan mortar. Sebelum membuat benda uji, dilakukan uji propertis terhadap agregat halus dan abu serbuk kayu di laboratorium dan merencanakan komposisi campuran mortar sesuai dengan SNI 03-6882-2002. Benda uji berbentuk kubus bersisi 5 cm dengan jumlah sampel 5 buah untuk setiap variasi, dan diuji pada umur 28 hari. Variasi benda uji dilakukan pada perbandingan jumlah semen terhadap pasir yaitu 1 : 4, 1 : 5, & 1 : 6 serta variasi substitusi semen dengan abu serbuk kayu tehadap berat semen yaitu sebanyak 0%, 15%, 25%, 35% dan 45%. Dari hasil pengujian kuat tekan mortar pada 28 hari, didapat kuat tekan makismum sebesar 11,06 MPa pada mortar normal dengn variasi 1 semen : 4 pasir. Sedangkan mortar dengan campuran abu serbuk kayu didapat kuat tekan maksimum sebesar 10,48 MPa yaitu pada mortar dengan perbandingan 1 semen : 4 pasir dengan campuran 15% abu serbuk kayu. Untuk nilai kuat tekan pada perbandingan 1 semen : 5 pasir dan 1 semen : 6 pasir mengalami kenaikan kuat tekan pada campuran abu serbuk kayu sebanyak 15% dengan nilai kuat tekan yaitu 8,8 MPa dan 5,12 MPa,. Dari hasil kuat tekan mortar yang didapat mortar tergolong mortar jenis N atau O.
Diversifikasi Produk Lokal: Gantungan Kunci Kayu Karet untuk Daya Tarik Wisata Danau Bokuok Gussyafri, Haji; Audah, Safridatul; Fakhri; Ermiyati; Nurdin; Suprayogi, Imam; Morena, Yenita; Novan, Andre; Wibisono, Gunawan; Olivia, Monita; Djuniati, Sri
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: BATOBO: Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.3.1.58-66

Abstract

Masyarakat Desa Aursati, Kecamatan Tambang, menghadapi keterbatasan dalam mengelola potensi sumber daya lokal yang melimpah, seperti kayu dan cangkang biji karet, sehingga belum mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi. Kurangnya keterampilan pengolahan bahan serta belum adanya produk khas daerah menjadi salah satu kendala dalam mendukung sektor pariwisata, khususnya di kawasan Danau Bokuok yang sedang dikembangkan sebagai destinasi wisata desa. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui diversifikasi produk lokal menjadi gantungan kunci kreatif berbahan dasar kayu karet, guna mendukung penguatan daya tarik wisata lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan model Participatory Action Research (PAR), meliputi perencanaan, pelatihan, dan implementasi melalui observasi lapangan, sosialisasi, pengenalan bahan baku, pelatihan teknis pembuatan produk gantungan kunci, serta penggunaan alat bahan dan pendampingan. Hasil observasi menunjukkan ketersediaan bahan baku yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pelatihan, peserta yang terdiri dari kelompok ibu-ibu PKK berhasil meningkatkan keterampilan teknis, menghasilkan produk bernilai jual dan mengemasnya secara menarik. Tingginya antusiasme dan komitmen peserta untuk mengembangkan usaha ini menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkaya ragam produk cinderamata lokal. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan berbasis potensi lokal mendukung pengembangan wisata dan ekonomi kreatif desa.
Analisis Kerusakan Jalan Metode Surface Distress Index (SDI) Pada Ruas Jalan Taman Karya Kota Pekanbaru Belwa Putri, Wegia; Shalahuddin, Muhammad; 'Audah, Safridatul; Gussyafri, Haji
Jurnal Vokasi Manajemen Dan Rekayasa Infrastruktur Sipil Vol. 1 No. 1 (2024): JULI-DESEMBER 2024
Publisher : Teknik Sipil Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56208/jvmatriks.v1i1.9

Abstract

Road damage is something that must be addressed immediately because it can hamper population mobility and other social activities that cross the Taman Karya road in Pekanbaru city, which has a road length of around 1,800 meters and a road width of 6 meters. This research aims to identify the types of damage on Jalan Taman Karya Pekanbaru City along STA 0+000 to STA 1+800 and determine the value of the condition of the road pavement using the Surface Distress Index (SDI) method. The results of the research obtained an analysis of the type of damage that occurred on Jalan Taman Karya Pekanbaru City STA 0+000 to STA 1+800, based on the SDI method there were 4 elements of damage, namely the crack area of ​​41.91%, with a crack width of 242.2 mm, the number of hole damage was 129 , and the average rut depth is 39.9 mm. The results of SDI calculations show that the road conditions on the Taman Karya road are still in good condition.
Pengaruh Penambahan Bestmittel Sebanyak 0,4% dan Pengurangan Air 10% Terhadap Kuat Tekan Beton Novan, Andre; Ermiyati, Ermiyati; Morena, Yenita; ‘Audah, Safridatul; Wahyuni, Widya; Gussyafri, Haji; Fakhri, Fakhri
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.310

Abstract

Salah satu aditif pada beton adalah Bestmittel dimana termasuk bahan tambah golongan type E (water reducing and accelerating admixture) yang berfungsi mempercepat pengerasan, mengurangi pemakaian air dan meningkatkan workability. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Bestmittel terhadap kuat tekan beton dan mengetahui persentase kenaikan kuat tekan beton normal terhadap kuat tekan beton Bestmittel dengan nilai koefisien menggunakan Peraturan Beton Indonesia (PBI 1971). Benda uji berbentuk silinder dan jumlah 30 buah, variasi umur pengujian beton yaitu 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari, dan 28 hari. Variasi dosis penambahan Bestmittel yang digunakan 0,4% dari jumlah semen, serta pengurangan jumlah air 10%. Hasil pengujian kuat tekan beton normal pada umur 28 hari sebesar 25,653 MPa dan kuat tekan beton Bestmittel sebesar 29,615 MPa. Persentase kuat tekan beton Bestmittel umur 14 hari sudah mencapai sebesar 96%. Berdasarkan nilai Koefesian PBI 1971 bahwa kuat tekan beton mencapai 100% jika umur beton 28 hari, sedangkan Beton menggunakan bahan tambah Bestmittel pada umur 21 hari dan 28 hari berturut-turut 105% dan 115%. Hal ini membuktikan bahwa dengan penambahan aditif Bestmittel 0,4% dan pengurangan jumlah air 10% meningkatkan kuat tekan beton, dan mempercepat proses pengerasan beton di umur muda dengan arti bahwa Bestmittel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kuat tekan beton.
Modeling Banjir di DAS Mikro Menggunakan EPA SWMM 5.2 Untuk Mendukung Manajemen Drainase Kota Suprayogi, Imam; Nurdin; Bochari; Audah, Safridatul; Gussyafri, Haji; Ermiyati; Azmi, Nuzulul; Mubarak
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.341

Abstract

Permasalahan utama pada saluran drainase di Kota Pekanbaru adalah kurangnya perhatian dari pemerintah dan masyarakat, seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan ke dalam saluran drainase serta membiarkan endapan sedimen menumpuk yang berpotensi menyebabkan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting saluran drainase serta memberikan solusi untuk mengatasi genangan dengan melakukan perubahan dimensi saluran drainase di Jalan Soebrantas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah simulasi model EPA-SWMM 5.2 yang menjadi kunci untuk memahami dinamika hidrologi dan hidraulika serta merancang solusi efektif guna meningkatkan kapasitas sistem drainase dan mengurangi risiko banjir. Data sekunder yang dibutuhkan dalam penelitian ini berupa data curah hujan dan peta topografi yang diperoleh dari BWS Wilayah III, Pekanbaru. Data curah hujan yang digunakan merupakan data selama 10 tahun terakhir, mulai dari tahun 2014 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi saluran drainase di Jalan Soebrantas mampu memberikan solusi melalui proses simulasi model dengan mengubah kedalaman saluran menjadi 1,5 meter sehingga dimensi baru saluran drainase mampu menampung kapasitas aliran.
Program Edu-Eco-School: Optimalisasi Lahan Sekolah untuk Budidaya Tanaman Pangan dan Sayuran Berbasis Instalasi Air Penyiraman Nurdin, Nurdin; Fakhri, Fakhri; Suprayogi, Imam; Ermiyati; ‘Audah, Safridatul; Gussyafri, Haji; Saily, Randhi; Novan, Andre; Wibisono, Gunawan; Olivia, Monita; Nugroho, Soewignjo Agus; Joehari Jamili, M.
Pelita Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Pelita Masyarakat September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v7i1.16007

Abstract

The Edu-Eco-School Program was implemented as a community service activity at SMPS Khazanah Boarding School, Pujud District, with the aim of optimizing school land through the cultivation of food crops and vegetables supported by a water-efficient irrigation system. This program is significant as it aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Zero Hunger and Climate Action, which emphasize food security and water resource conservation in education. The implementation stages included land condition surveys, the design and construction of a bore well and PVC pipe network as an irrigation system for plant watering, agricultural training, and mentoring up to the harvesting stage. The program successfully transformed underutilized land into a productive garden with various commodities, such as chili, tomato, corn, and vegetables. The harvest not only met the school’s basic needs but also served as a contextual learning medium for students to practice sustainable agriculture. Overall, this program enhanced school community engagement, improved water-use efficiency, and created a productive green area that supports local food security while strengthening environmental education.
Peningkatan Kemampuan Perangkat Desa Dalam Pengelolaan Arsip Digital (E-Filing) Di Desa Aur Sati Kabupaten Kampar Olivia, Monita; Malik, Alfian; Fatnanta, Ferry; Gussyafri, Haji; Novan, Andre; Ikhsan, Muhammad; Wibisono, Gunawan; Lubis, Shakila Fuadah; Maulidi, M Aldi; Fadhlurrahman, Fadhlurrahman
Journal of Community Engagement Research for Sustainability Vol. 4 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/cers.4.2.45-56

Abstract

Aur Sati Village is one of the newly formed communities in Kampar Regency, Riau Province. Some administrative tasks, such as archive management, can improve village government services to the community. Village archives are currently stored manually and need to use digital archiving methods. Digital archive management can be used as a storage place for documents and can help overcome the lack of computer equipment owned by village officials. This program aims to increase the knowledge of village administrators regarding digital archive management (e-filing). The implementation of the e-filing program for Aur Sati Village officials is very useful in carrying out their administrative duties. There are three steps to the program: planning, implementation and success assessment. A survey with local leaders was part of the preparation step. An initial presentation, pre-test, and training on digital records management (e-filing) were conducted during the implementation phase using an app scanner, Google Drive, and Google Sheets. Village governments were given a post-test questionnaire to measure their skills during the evaluation phase. As a result, village governments showed a good understanding of e-filing and its management. Based on the post-test evaluation, most village officials and administrative staff in Aur Sati Village are able to digitally archive official letters (e-filing) and reduce the possibility of losing archives in the future.