Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Misconstructing Pseudo-Complement Clauses and Extraposition in English Writing by Elementary Students: A Cognitive Syntax Lens Stevani, Margaret; Wijayati, Wahyu; Taufik, Taufik; Saragi, Alexander Adrian
Journal of English Language and Education Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i4.1067

Abstract

This research examined systematic errors in pseudo-complement clauses and extraposition. The errors included subject-raising issues, verb-complement mismapping, nominalization drift, and filler-gap confusion. These were found in the English writing of Indonesian elementary school students in Medan, North Sumatra and Manado, North Sulawesi. The research used a cognitive syntax framework and applied a qualitative multiple-case study design. Data were collected through free-writing prompts. The findings revealed frequent clause misformations. Common patterns included overuse of “It is + Verb + That/To” constructions, blending of that/to clauses, mislearned subject raising, and poor control of nonfinite clauses. These errors reflected deeper cognitive struggles. Students had difficulty managing clause control, syntactic focus, and verb-complement alignment. The issues were partly influenced by L1 transfer and rote use of lexical chunks. Many students tried to express abstract ideas without sufficient syntactic mastery. These were not isolated mistakes, but signs of developing syntactic representation. The research emphasized the need for clause-based instruction. Such instruction can support both conceptual understanding and grammatical development. The implications for early writing pedagogy and future developmental studies in bilingual contexts were also discussed
The Effectiveness of Deep Learning based PjBL on Student’s Scientific and Critical Thinking Skills at Indonesia Taufik; Mohammad Edy Nurtamam; Dewanto; Tomi Apra Santosa
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12857

Abstract

Many studies have examined the effect of project-based learning on students' scientific and critical thinking skills, but no research has examined the effect size of the Deep Learning-based PjBL model on students' scientific and critical thinking skills in Indonesia. The integration of deep learning principles into Project-Based Learning (PjBL) gave birth to the Deep Learning-based PjBL model that encourages students to construct knowledge through real projects, continuous reflection, and collaboration. This study aims to determine the learning model of project-based learning based on deep learning on students' scientific and critical thinking skills. This type of research is quantitative research with a meta-analysis method. The inclusion criteria in this study are research data derived from journals indexed by Sinta or Scopus, articles published in 2021-2025, research must be experimental or quasi-experimental methods, relevant research, data obtained through the Google Scholar, ERIC, ScienceDirect, and Taylor of Francis databases, and published journals have complete data to calculate the effect size value. Data analysis using the JASP application. This study analyzed 17 relevant articles. The results concluded that the summary effect size value was d = 0.88; t = 8.26; p < 0.005, a high effect size category. These findings explain the significant influence of the deep learning-based PjBL model on students' scientific and critical thinking skills in learning. aspects to tackle this issue, particularly in low- and middle-income countries.
AI-DRIVEN PREDICTIVE MAINTENANCE FOR SMART MANUFACTURING SYSTEMS: A CASE STUDY USING DEEP LEARNING ON SENSOR DATA Ardi Azhar Nampira; Nova Pangastuti; Wiwit Wiwit; Taufik Taufik
Journal of Moeslim Research Technik Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/technik.v2i3.2345

Abstract

The rapid advancement of Industry 4.0 has catalyzed the integration of artificial intelligence (AI) into smart manufacturing, with predictive maintenance emerging as a crucial application to reduce downtime and optimize operational efficiency. This study aims to develop and evaluate a deep learning-based predictive maintenance model by leveraging real-time sensor data from a smart factory environment. A convolutional neural network (CNN) architecture was implemented to detect anomalies and predict machinery failures in advance. The dataset, consisting of multivariate time-series signals from industrial sensors, was preprocessed and used to train, validate, and test the model’s predictive performance. Results indicate that the proposed deep learning model achieved a prediction accuracy of 94.6%, outperforming traditional statistical and machine learning methods in both precision and recall. The implementation of this AI-driven system enables proactive maintenance strategies, minimizing production losses and extending equipment lifespan. In conclusion, the research demonstrates the feasibility and effectiveness of deep learning in predictive maintenance applications for smart manufacturing systems and offers a scalable solution adaptable to diverse industrial settings.  
UPAYA PEMBIASAAN SEDEKAH DALAM MEMBENTUK NILAI-NILAI KARAKTER SISWA UPT SMK NEGERI 1 PINRANG Nur Amilah Ismail; Fiptar Abdi Alam; Agustang Agustang; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 12 No 2 (2026): Berikut daftar artikel yang dipublikasikan pada Jurnal Bimbingan dan Konseling,
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kegiatan sedekah yang dilaksanakan dalam pembentukan nilai-nilai karakter siswa di SMK Negeri 1 Pinrang; (2) Nilai-nilai karakter yang dibentuk di SMK Negeri 1 Pinrang setelah melakukan sedekah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pendidikan karakter di SMK Negeri 1 Pinrang diajarkan melalui berbagai kegiatan yang memuat penanaman nilai-nilai karakter seperti sedekah pada setiap hari Jumat. Dalam pelaksanaannya, ketika hari Jumat setelah melaksanakan yasinan bersama, bendahara anggota OSIS meminta kepada siswa untuk memberikan sedekah seikhlasnya. Siswa diwajibkan untuk mengikuti setiap kegiatan yang diadakan oleh sekolah dan mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan; (2) Sedekah merupakan suatu cara yang dapat menumbuhkan sikap saling tolong menolong sesama manusia. Penanaman pembiasaan sedekah dimulai sejak anak-anak sampai dibiasakan hingga dewasa. Dalam dunia pendidikan terdapat mata pelajaran yang menjelaskan tentang sedekah. Guru dapat menjelaskan makna sedekah, landasan, serta manfaat dari bersedekah. Pembiasaan sedekah memberikan perubahan karakter siswa yaitu sifat keimanan, keikhlasan, dan sosial yang tinggi, serta dapat menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti religius, kemandirian, dan tanggung jawab.
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI UPT SMK NEGERI 1 PINRANG Syaifullah RJ; Taufik Taufik; Haslinda Haslinda; Suriani Suriani; Amir Amir
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 12 No 2 (2026): Berikut daftar artikel yang dipublikasikan pada Jurnal Bimbingan dan Konseling,
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap minat belajar siswa di UPT SMK Negeri 1 Pinrang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MP (Multimedia Perkantoran) yang berjumlah 63 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel karena jumlah populasi relatif kecil. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah memberikan pengaruh terhadap minat belajar siswa, yang ditandai dengan ketersediaan perpustakaan sekolah yang menyediakan berbagai buku dan referensi lengkap sehingga siswa dapat belajar dengan baik. Berdasarkan jawaban responden, sebanyak 15 siswa (50%) menyatakan sangat berpengaruh, 10 siswa (33,3%) menyatakan berpengaruh, dan 5 siswa (16,7%) menyatakan kurang berpengaruh terhadap pernyataan bahwa perpustakaan menyediakan berbagai buku dan referensi yang lengkap. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah sangat berpengaruh terhadap minat belajar siswa di UPT SMK Negeri 1 Pinrang.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN MUTU BELAJAR SISWA PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN Askar Rafsanjani; Suriani Suriani; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1603

Abstract

Kepemimpinan guru Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan faktor penting dalam meningkatkan mutu belajar siswa di sekolah. Guru BK tidak hanya berperan sebagai pemberi layanan konseling, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu mempengaruhi, mengarahkan, dan memotivasi siswa untuk mencapai prestasi akademik dan perkembangan pribadi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan guru BK terhadap peningkatan mutu belajar siswa di MA Muhammadiyah Padaelo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII MA Muhammadiyah Padaelo yang berjumlah 38 siswa, dengan sampel sebanyak 27 siswa yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji korelasi sederhana, uji regresi, uji F, dan uji t dengan bantuan program SPSS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan guru BK berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,966 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,934. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan guru BK (variabel X) terhadap mutu belajar siswa (variabel Y). Gaya kepemimpinan yang demokratis, komunikatif, dan keteladanan yang ditunjukkan guru BK terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, kepercayaan diri, dan prestasi akademik siswa. Faktor pendukung meliputi keterbukaan guru dalam menerima masukan dan lingkungan belajar yang nyaman, sedangkan faktor penghambat terkait dengan kurangnya konsistensi dalam penerapan aturan dan keterbatasan waktu layanan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru BK dan sekolah dalam mengembangkan model kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 5 BARRU Putri Awaliah Ramadhani; Taufik Taufik; Fiptar Abdi Alam
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa di UPTD SMP Negeri 5 Barru. Motivasi belajar merupakan faktor internal yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan siswa dalam mencapai prestasi akademik yang optimal. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX UPTD SMP Negeri 5 Barru yang berjumlah 196 siswa, dengan sampel sebanyak 39 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan persentase 20% dari populasi. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert yang terdiri dari 13 item untuk variabel motivasi belajar (X) dan 7 item untuk variabel prestasi belajar (Y). Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,122 atau 12,2%, yang berarti motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 12,2% terhadap prestasi belajar siswa, sedangkan sisanya 87,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar motivasi belajar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru dan orang tua terus memberikan motivasi yang optimal kepada siswa, serta sekolah menyediakan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar guna meningkatkan prestasi belajar siswa.
UPAYA GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI PERILAKU MELANGGAR TATA TERTIB SISWA Miftahul Khair NA; Fiptar Abdi Alam; Amir Amir; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi perilaku melanggar tata tertib siswa di UPTD SMP Negeri 6 Barru, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi, mendukung, dan menghambat upaya tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru BK dan koordinator BK, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru BK meliputi pemberian bimbingan klasikal, bimbingan individu, bimbingan kelompok, pendekatan personal dengan menjadikan siswa sebagai teman, penanaman kesadaran tanggung jawab, dan pemberian hukuman edukatif. Faktor yang mempengaruhi perilaku siswa antara lain ajakan teman, kondisi keluarga, dan kurangnya kesadaran diri. Faktor pendukung upaya guru BK adalah kerja sama antar guru dan pemanggilan orang tua, sedangkan faktor penghambatnya adalah kondisi keluarga siswa, pengaruh pergaulan di luar sekolah, dan rendahnya kesadaran siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama antara sekolah dan orang tua serta peningkatan program pembiasaan positif di sekolah.
DAMPAK PENDIDIKAN ASRAMA TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA DI MTs MUHAMMADIYAH PADAELO Ainisyah Putri; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.1611

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek fundamental dalam perkembangan remaja, terutama bagi siswa yang tinggal di lingkungan Asrama sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem Asrama sekolah terhadap kesehatan mental siswa di MTs Muhammadiyah Padaelo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 32 siswa yang diambil secara proporsional random sampling dari total populasi 90 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Fhitung (1,10) lebih kecil dari Ftabel (4,17) pada taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis nihil (H0) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Dengan demikian, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Asrama sekolah terhadap kesehatan mental siswa MTs Muhammadiyah Padaelo. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem Asrama sekolah di madrasah tersebut tidak memberikan tekanan psikologis yang berarti, kemungkinan disebabkan oleh kegiatan yang tidak terlalu padat dan adanya keseimbangan antara aktivitas akademik serta non-akademik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan layanan bimbingan konseling serta penelitian lanjutan dengan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman subjektif siswa.
LANDASAN KONSEPTUAL DAN IMPLIKASI PRAKTIS BIMBINGAN DAN KONSELING: KAJIAN LITERATUR TENTANG TEORI, PRINSIP, DAN IMPLEMENTASI LAYANAN Muh. Masyar; Taufik Taufik; Suriani Suriani; Amir Amir
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.1612

Abstract

Bimbingan dan konseling (BK) merupakan bagian integral dari proses pendidikan yang berperan membantu individu mencapai perkembangan pribadi, sosial, akademik, dan karier secara optimal. Perubahan karakteristik peserta didik, kompleksitas permasalahan psikososial, perkembangan teknologi digital, serta meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental menuntut layanan BK memiliki landasan konseptual yang kuat sekaligus mampu diterapkan secara adaptif dalam praktik. Penelitian ini bertujuan menganalisis landasan konseptual BK serta mengidentifikasi implikasinya terhadap implementasi layanan di lingkungan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan prinsip pelaporan PRISMA 2020. Literatur ditelusuri melalui basis data ilmiah (Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan Garuda) dengan kata kunci terkait guidance and counseling, school counseling, teori konseling, kompetensi konselor, kesehatan mental peserta didik, layanan digital, dan implementasi program BK. Dari 1.245 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 48 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa landasan konseptual BK tidak dapat dipisahkan dari pandangan tentang manusia sebagai individu yang berkembang, memiliki potensi, membutuhkan dukungan, dan berada dalam konteks sosial-budaya tertentu. Implikasi praktisnya terlihat pada kebutuhan layanan yang komprehensif, preventif, perkembangan, berbasis kebutuhan, responsif terhadap keragaman, berorientasi pada hasil, serta didukung kompetensi profesional konselor. Kajian juga menunjukkan pentingnya integrasi teknologi digital secara etis dan penguatan kolaborasi antara konselor, guru, keluarga, dan pemangku kepentingan. Dengan demikian, penguatan landasan konseptual menjadi prasyarat bagi pengembangan layanan BK yang relevan, inklusif, berbasis bukti, dan responsif terhadap tantangan pendidikan masa depan.