Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Mekanisme Mediasi Kinerja Keuangan: Analisis Dampak Efisiensi Biaya dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan Food and Beverage 2021–2025 Ahmad Murodhie; Amelia Amelia; Wulan Supianti; Bambang Hermawan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1630

Abstract

Studi ini dirancang untuk menelaah bagaimana efisiensi biaya yang diproksi melalui rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan keputusan pendanaan yang diukur melalui Debt to Equity Ratio (DER) membentuk nilai perusahaan yang dicerminkan oleh Price to Book Value (PBV), dengan menempatkan Return on Assets (ROA) sebagai variabel perantara pada sub sektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2021–2025. Sebanyak 80 perusahaan dipilih melalui purposive sampling, menghasilkan 381 titik observasi dalam panel tidak seimbang. Estimasi dilakukan melalui dua substruktur regresi data panel menggunakan EViews 12, dengan pemilihan model berbasis Uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Substruktur pertama mengadopsi Random Effect Model (REM) dan menghasilkan bukti bahwa BOPO berpengaruh positif signifikan terhadap ROA sementara DER memberi dampak negatif signifikan. Substruktur kedua menerapkan Fixed Effect Model (FEM) dan menemukan bahwa hanya ROA yang secara signifikan mendorong PBV, sedangkan BOPO dan DER tidak memberi pengaruh langsung yang berarti. Uji Sobel mengonfirmasi bahwa ROA belum terbukti menjadi mediator yang signifikan antara BOPO maupun DER terhadap PBV. Temuan ini mengungkap bahwa pelaku pasar di sektor F&B selama periode pengamatan memprioritaskan sinyal kemampuan menghasilkan laba atas aset sebagai penentu utama penilaian saham.
Mediasi Efisiensi Pada Pengaruh NPF dan FDR Terhadap Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia Herli Noviansyah; Khoiratun Fadilah; Hikayatul Hauliyah; Bambang Hermawan; Ade Faisal Mabtuhi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12983

Abstract

Profitabilitas Bank Syariah merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kinerja keuangan perbankan. Namun, tingginya pembiayaan bermasalah serta belum optimalnya efisiensi operasional masih menjadi tantangan dalam meningkatkan profitabilitas. Selain itu, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap profitabilitas masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh NPF dan FDR terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia dengan efisiensi operasional yang diproksikan menggunakan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebagai variabel mediasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran mediasi BOPO dalam menjelaskan mekanisme hubungan antara risiko pembiayaan, likuiditas, dan profitabilitas bank syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan Random Effect Model (REM) serta Uji Sobel. Data penelitian berasal dari 13 Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2020–2025 dengan total 78 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap BOPO, sedangkan FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap BOPO. NPF dan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas (ROA), sedangkan FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil Uji Sobel membuktikan bahwa BOPO mampu memediasi pengaruh NPF terhadap profitabilitas, tetapi tidak memediasi pengaruh FDR terhadap profitabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi operasional merupakan mekanisme penting yang menjelaskan dampak pembiayaan bermasalah terhadap profitabilitas bank syariah. Oleh karena itu, peningkatan profitabilitas perlu difokuskan pada pengendalian pembiayaan bermasalah serta peningkatan efisiensi operasional. Kata kunci: Non Performing Financing, Financing to Deposit Ratio, BOPO, Profitabilitas