Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN ASI DENGAN KEJADIAN IKTERIK FISIOLOGIS PADA BAYI USIA 3-14 HARI DI KLINIK KARTIKA HUSADA DONOMULYO Oktaviani, Elly Nura; Widiatrilupi, Raden Maria Veronika; Sulistiyah
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.3100

Abstract

ABSTRACT Physiological icteric is yellow in infants aged 3-14 days. One of the causes of physiological iterative is the lack of optimal breastfeeding, health experts recommend breastfeeding mothers with an interval of 3 hours, with a frequency of 8-12 times a day in the first few days. Babies who get enough milk with bilirubin levels tend to be lower than babies who lack breast milk intake. This is caused by several factors, including inadequate breastfeeding frequency and suboptimal breast milk intake. The purpose of this study is to determine the relationship between breastfeeding and the incidence of Physiological Psychology in Infants Aged 3-14 days at Kartika Husada Clinic, Donomulyo. This research method: uses a correlation descriptive method, with a Cross Sectional approach, namely with a single time. The determination of the number of respondents uses the total sampling technique which is equal to the population. So this study used 60 respondents. The respondents who were taken had met the inclusion criteria, and there were no characteristic characteristics of the exclusion criteria. Respondents who were researchers using mothers who gave birth normally and/or were referred by SC to the hospital with babies aged 3-14 days. Results: The results of the Chi Square Test obtained a sig value on the frequency factor, duration and method of breastfeeding less than 0.050 (0.020 on frequency; 0.006 on duration; 0.046 on breastfeeding), a chi-square sig value greater than 0.050 (0.325 on breast milk production; 0.570 on drying the baby), so it can be said that there is a relationship of breastfeeding which includes criteria (breastfeeding frequency, duration of breastfeeding and the correct way of breastfeeding, milk production) with physiological aquatic events, but there was no relationship between the baby's drying and psychological events at the Kartika Husada Donomulyo clinic. In conclusion: there is a relationship between breastfeeding and physiological events at the Kartika Husada Donomulyo clinic
Asosiasi Tingkat Pengetahuan dan Peran Suami dengan Adaptasi Psikologis Ibu Postpartum Fase Taking-in Sulistiyah; Widia Shofa Ilmiah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 14 No 1 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v14i1.2793

Abstract

Ibu postpartum akan mengalami peningkatan kerentanan terhadap gangguan efektif, salah satunya postpartum blues. Hasil studi pendahuluan pada Januari 2023 di PMB Mamik Bululawang dari 135 ibu postpartum, terdapat 82 ibu primi dan 53 multi. Dari 82 ibu postpartum mengalami postpartum blues sebanyak 8 (9,8%), serta 5 (9,4%) dari 53 ibu postpartum multi. Tujuan penelitian menganalisis asosiasi tingkat pengetahuan dan peran suami dengan adaptasi psikologis ibu postpartum fase Taking-in. Desain penelitian observasional jenis analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu postpartum primipara hari pertama yang melahirkan di PMB Mamik periode bulan Maret s/d April 2023 sejumlah 43 orang. Sampel 37 orang, teknik consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data dengan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian usia suami, ibu yaitu 20-35 tahun (86%, 68%); pendidikan suami, ibu yaitu SMA (81, 68%); pekerjaan suami buruh pabrik (43%), ibu IRT (54%); penghasilan suami >3 juta (54%), lama menikah 1 tahun (54%); tingkat pengetahuan suami cukup (49%), peran suami baik (62%), adaptasi psikologis sesuai (68%), hasil analisis diperoleh nilai p=0,03<α0,05. Kesimpulan terdapat hubungan tingkat pengetahuan, peran suami dengan adaptasi psikologis ibu postpartum fase taking-in. Perlunya bidan memberikan KIE secara periodik pada saat ANC kepada suami dalam persiapan kelahiran dan menjadi orang tua yang diketahui 
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMBELIAN BAHAN BAKU SECARA KREDIT MENGGUNAKAN ZACHMAN FRAMEWORK Nur Ali Farabi; Sulistiyah; Haryanto
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi ini dimana zaman yang semakin modern dan semakin canggih karena teknologi yang berkembang semakin pesat. PT. Atalla Indonesia perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi kacamata dalam negeri pengolahan data pembelian bahan baku masih menggunakan system manual. Sehingga memungkinkan dalam proses pengolahan datanya terjadi kesalahan . Solusi yang ditawarkan adalah bahwa PT. Atalla Indonesia harus mengadopsi teknologi informasi dengan menggunakan metode Zachman Framework. Zachman Framework adalah salah satu metode untuk membantu merancang model arsitektur enterprise yang dapat membantu semua pihak manajemen mendefinisikan secara menyeluruh sehingga memiliki struktur dasar organisasi yang mendukung akses, integrasi interpeksi, pengembangan, pengolahan dan perubahan.
PENGARUH PEMBERIAN MUROTTAL AL–QUR’AN PADA IBU BERSALIN TERHADAP KEBERHASILAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI KAMAR BERSALIN RSUD dr. ABDOER RAHEM SITUBONDO Eny Febriyanti Putri; Sulistiyah
The Health Researcher's Journal Vol. 2 No. 4 (2025): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/aqhx3d02

Abstract

Inisiasi menyusu dini (IMD) perlu dilakukan segera setelah pemotongan tali pusar dan dibalut dengan kain hangat sesaat setelah bayi lahir sehat. Tindakan ini memiliki peranan penting dalam merangsang refleks hisap bayi dan meningkatkan produksi ASI. Kecemasan serta stres pada ibu setelah melahirkan bisa menjadi hambatan dalam proses menyusui. Terapi murottal al-Qur'an memberikan efek relaksasi, mengurangi kecemasan, dan melancarkan produksi ASI. Mengetahui pengaruh pemberian murottal Al-Qur’an pada ibu bersalin terhadap Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan posttest only control group design. Dilaksanakan pada periode Januari – Maret 2025 di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Sampel diambil sebanyak 60 ibu bersalin dibagi menjadi dua kelompok : 30 ibu diberikan murrotal Al-Qur’an. Instrumen berupa lembar observasi dan data dilakukan analsis uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71,7% responden dalam kelompok murottal berhasil melakukan IMD, dibandingkan dengan 28,3% pada kelompok control. Uji Chi-Square menunjukkan nilai = 0,045 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian murottal dan keberhasilan IMD. Pemberian murottal Al-Qur’an memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan IMD. Terapi ini dapat menjadi pendekatan non-farmakologis yang efektif dalam pelayanan kebidanan.
HUBUNGAN PREEKLAMPSIA DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) Putri, Nurul Liameta Permata; Sulistiyah
The Health Researcher's Journal Vol. 2 No. 4 (2025): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/x8hgw810

Abstract

Preeklampsia adalah salah satu penyebab dari berat badan lahir rendah (BBLR). Kondisi ini muncul dari masalah pada plasenta, iskemia kronis di plasenta, vasospasme, berkurangnya perfusi plasenta uterus, dan penurunan aliran darah ke janin. Semua ini berujung pada kurangnya suplai nutrisi dan oksigen ke janin, yang bisa menyebabkan retardasi pertumbuhan janin (IUGR). Ini adalah salah satu tanda dari BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara preeklampsia dan kejadian BBLR di Kamar Bersalin RSUD dr. .Abdoer.Rahem.Situbondo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis sekunder dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat observasional dan menggunakan desain cross sectional. Populasi yang diteliti adalah semua ibu yang melahirkan dan bayi-bayi yang lahir hidup di Kamar Bersalin RSUD dr. Abdoer.Rahem.Situbondo pada bulan Januari 2025. Untuk menentukan ukuran sampel, teknik simple random sampling diterapkan, menghasilkan 80 responden. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat 11 ibu hamil yang mengalami preeklampsia (13,75%), 8 ibu mengalami preeklampsia berat (10%), dan 61 ibu tanpa preeklampsia (76,25%). Dari jumlah tersebut, 12 pasien terdiagnosis BBLR (15%) dan 68 pasien dengan berat badan lahir normal (85%). Penelitian ini menemukan adanya hubungan antara preeklampsia dan insidensi BBLR di Kamar Bersalin RSUD dr..Abdoer.Rahem.Situbondo pada bulan Januari 2025, dengan p-value dari uji chi-square adalah p=0,000 < α=0,05. Diharapkan para bidan memberikan konseling, informasi, dan edukasi mengenai risiko tinggi selama kehamilan untuk deteksi dini kelainan pada ibu dan bayi.
TINJAUAN LITERATUR: PENGARUH PEMBERIAN KUNYIT ASAM TERHADAP INTENSITAS NYERI DISMENORE PRIMER PADA REMAJA Ika Rimadani, Pramita; Sulistiyah; Latifah, Nurul
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 14 No 2 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v14i2.2949

Abstract

Dismenore primer adalah kondisi nyeri haid tanpa kelainan organik yang sering dialami remaja putri dan wanita muda. Kunyit asam, kombinasi Curcuma longa dan Tamarindus indica, telah lama digunakan sebagai obat tradisional karena sifat antiinflamasi dan analgesiknya. Literatur review ini bertujuan merangkum bukti ilmiah terkait efektivitas kunyit asam dalam mengurangi nyeri haid. Sebanyak 20 artikel terpilih dari tahun 2017–2024 dianalisis berdasarkan desain studi, sampel, metode intervensi, dan hasil pengukuran nyeri. Hasil menunjukkan mayoritas studi, termasuk RCT dan quasi eksperimen, melaporkan penurunan nyeri haid yang signifikan setelah pemberian kunyit asam atau kurkumin. Efek ini diduga melalui mekanisme penghambatan prostaglandin dan penurunan inflamasi. Meskipun hasilnya menjanjikan, keterbatasan seperti ukuran sampel kecil, durasi pendek, dan variasi metodologi menjadi catatan penting. Diperlukan penelitian lanjutan dengan desain yang lebih rigor dan evaluasi jangka panjang untuk mendukung implementasi klinis kunyit asam sebagai terapi alternatif dismenore primer.  
PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA INPARTU KALA 1 FASE AKTIF DI PMB MEDITA KEDUNGDUNG Zulfa , Ummu; Sulistiyah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 14 No 2 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v14i2.2983

Abstract

Childbirth pain is a typical aspect of the delivery process and is often regarded as an unwelcome experience due to the mother's increased stress levels and the physical agony endured. This pain arises from uterine contractions that lead to the dilation and thinning of the cervix, as well as uterine ischemia stemming from the contractions of the myometrial arteries. Intense pain can trigger anxiety, which may in turn promote the production of prostaglandin hormones. Strategies to alleviate labor pain can be categorized into pharmacological methods (utilizing medication) or non-pharmacological approaches (employing non-drug techniques such as massage, physical touch, or listening to music). This research was designed as a pre-experimental study with a one-group pre-test and post-test framework. The study population consisted of all mothers who delivered at PMB Medita Kedungdung, with a sample size of 25 mothers selected through accidental sampling, adhering to inclusion criteria. Pain assessment was conducted using a behavioral observation sheet utilizing a Numeric Rating Scale (NRS). The hypothesis test applied is Wilcoxon with a value (p value < 0.05). The results of the statistical analysis show a p value < 0.001, indicating a significant effect between the measurements before and after the introduction of murottal Al-Qur'an therapy in reducing labor pain during the initial active phase. It is advisable to implement non-pharmacological strategies to manage labor pain for mothers in labor at PMB Medita Kedungdung.
PENGARUH SENAM OTAK TERHADAP MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINI DI TK MUSLIMAT NU 27 MALANG Intan Ramadani D.P; Rifzul Maulina; Sulistiyah
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 19 No. 1 (2024): Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v19i1.2125

Abstract

A person in their early years is going through a crucial developmental stage that will affect them in the future. The aim of this study was to ascertain how early infancy fine motor abilities are affected by brain snam.Pre-experiment with a single group pre-posttest design was used in this study. 22 young children made up the study's population. Using the purposive sampling approach, a sample of eighteen respondents was collected. An observation sheet in the KPSP format was the instrument utilized in this investigation. SPSS16 was used to process the study data that were collected. The study's interpretation of the impact of brain gymnastics on enhancing children's fine motor development is supported by the Wilcoxon Test data, which indicate that the p value ? ? (0.05) is 0.000 <0.05, indicating that H1 is accepted and H0 is rejected. This study's findings indicate that brain gymnastics at TK Muslimat NU 27 Malang, both before and after the intervention, has an impact on young children's fine motor development.
Hubungan Dukungan Suami dengan Minat Pasangan Usia Subur Pada Penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Kedopok Kota Probolinggo Niswatul Ummah Fadilah; Sulistiyah Sulistiyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan suami memainkan peran penting dalam mendorong istri untuk menggunakan kontrasepsi jangka panjang (MKJP), serta dapat mempererat hubungan harmonis dan meningkatkan kepercayaan istri dalam mengambil keputusan terkait pemilihan kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dan minat pasangan usia subur terhadap penggunaan (MKJP) di Puskesmas Kedopok. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pasangan usia subur (PUS) yang menggunakan KB (MKJP) di Puskesmas Kedopok pada bulan September, yang berjumlah 6288 orang, dengan sampel sebanyak 189 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner mengenai dukungan suami dan minat pasangan usia subur. Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan suami terhadap penggunaan MKJP tinggi, dengan 181 responden (95,0%) mendukung, dan minat pasangan usia subur terhadap MKJP juga tinggi, dengan 153 responden (81,0%) menunjukkan minat. Hasil uji statistik menunjukkan p-value = 0,000 yang lebih kecil dari α = 0,05, yang berarti ada hubungan signifikan antara dukungan suami dan minat pasangan usia subur terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Puskesmas Kedopok. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar petugas kesehatan dan bidan memberikan konseling serta meningkatkan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi dan kontrasepsi kepada pasangan usia subur.  
Pengaruh Massase Effleurage Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif Silvya Reni Suyanto; Sulistiyah Sulistiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1393

Abstract

Nyeri persalinan kala I fase aktif merupakan respons fisiologis yang kompleks, melibatkan mekanisme sensoris dan emosional yang dapat menghambat efektivitas kontraksi serta meningkatkan kecemasan ibu. Pendekatan non-farmakologis seperti teknik effleurage menawarkan alternatif yang aman dan humanistik dalam mengelola nyeri selama persalinan. Menilai pengaruh pemberian pijat effleurage terhadap intensitas nyeri ibu bersalin pada kala I fase aktif di PMB Ida Priyanti, Kecamatan Tumpang. Penelitian ini melibatkan 20 ibu bersalin yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik effleurage diberikan selama fase aktif kala I, dengan pengukuran nyeri menggunakan skala numerik sebelum dan sesudah intervensi. Analisis dilakukan untuk mengamati perubahan skor nyeri dan kecenderungan pola penurunan intensitas nyeri pasca intervensi. Rerata skor nyeri sebelum intervensi sebesar 7,65 menurun menjadi 4,70 setelah pemberian effleurage. Selisih rerata sebesar 2,95 poin mengindikasikan penurunan nyeri yang nyata, dengan mayoritas ibu melaporkan peningkatan kenyamanan dan relaksasi selama proses persalinan berlangsung. Effleurage terbukti efektif dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Teknik ini layak dijadikan bagian dari praktik kebidanan fisiologis karena sifatnya yang aman, mudah diterapkan, dan mendukung pengalaman bersalin yang lebih positif.