Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Aroma Terapi Chamomile Terhadap Pengurangan Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di PMB Titik Ismawanti, SST Singosari Metsi Indah Safitri; Sulistiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1406

Abstract

Anxiety in third-trimester pregnant women is a common issue that can negatively affect both maternal and fetal health. Chamomile aromatherapy is known for its calming effects, which may help reduce anxiety levels. This research seeks to investigate the impact of chamomile aromatherapy on alleviating anxiety among pregnant women in their third trimester. A quasi-experimental method was utilized, incorporating a pretest-posttest design alongside a control group. A total of 35 third-trimester pregnant participants were randomly divided into intervention and control groups. The intervention group received chamomile aromatherapy for 15 minutes daily over 7 days, while the control group received no intervention. Anxiety levels were measured using. The analysis showed a significant reduction in anxiety levels in the group that received chamomile aromatherapy compared to the control group . Chamomile aromatherapy is effective in reducing anxiety in third-trimester pregnant women. It can be considered a non-pharmacological alternative to support maternal mental health during pregnancy.
Pengaruh Pemberian Bubur Kacang Hijau Terhadap Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Wanita Usia Produktif Di PMB Teofani Muncar- Banyuwangi Maya Dinda Arista; Sulistiyah Sulistiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1472

Abstract

Anemia is a condition in which the level of hemoglobin (Hb) in the blood falls below the normal range and can occur in anyone. In Indonesia, anemia is largely caused by iron deficiency. Iron intake can be fulfilled through foods derived from both animal and plant sources. One plant-based food rich in iron is mung beans. This study aims to examine the effect of consuming mung bean porridge on increasing hemoglobin levels in women of reproductive age. The research employed a quantitative method with a pre-experimental design, specifically a one-group pretest-posttest design. The study population consisted of women of reproductive age who visited PMB Teofani Muncar, Banyuwangi. The sampling technique used was incidental sampling, resulting in 15 respondents who met the inclusion criteria. Data were analyzed using the Wilcoxon test as a non-parametric bivariate analysis, due to the data not being normally distributed. The test results showed a p-value of 0.003, which is lower than the significance threshold of 0.05. These findings indicate a statistically significant difference in hemoglobin levels before and after the intervention. It can therefore be concluded that the consumption of mung bean porridge has a positive effect on increasing hemoglobin levels in women of reproductive age. Thus, mung bean porridge can serve as an effective, locally based nutritional intervention to help prevent and manage anemia, particularly in women of reproductive age.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Tentang Asi Eksklusif Terhadap Pengetahuan Ibu Menyusui Di TPMB Ida Kristanti,Amd.Keb Yuliani Putri Giana; Sulistiyah Sulistiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1573

Abstract

ASI eksklusif berperan sebagai sumber utama nutrisi yang dibutuhkan bayi selama enam bulan pertama kehidupan dan memiliki peranan krusial dalam mendukung proses pertumbuhan serta perkembangan optimal. Namun demikian, tingkat pemahaman ibu menyusui terkait pentingnya pemberian ASI eksklusif masih tergolong rendah. Studi ini dilaksanakan guna menilai sejauh mana efektivitas dari kegiatan edukasi yang diberikan kesehatan reproduksi guna memperluas wawasan para ibu tentang Pemberian Air Susu Ibu secara eksklusif di lingkungan Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra-eksperimen, yang melibatkan satu kelompok subjek yang diuji sebelum dan sesudah intervensi melalui pretest dan posttest, melibatkan 30 ibu menyusui pemilihan responden dilakukan secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh subjek penelitian sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan melalui uji paired t-test, diperoleh temuan bahwa adanya perubahan tingkat pengetahuan yang menunjukkan perbedaan bermakna berdasarkan hasil analisis statistik (p < 0,05). Aspek yang mengalami peningkatan mencakup pemahaman mengenai manfaat ASI eksklusif, teknik menyusui yang benar, serta risiko yang ditimbulkan akibat pemberian makanan tambahan sebelum waktunya. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi edukasi kesehatan reproduksi memiliki dampak positif terhadap pengetahuan ibu menyusui. Oleh karena itu, kegiatan edukatif semacam ini sangat disarankan untuk diterapkan secara berkelanjutan di fasilitas layanan Pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif merupakan komponen strategis dalam mendukung pencapaian target program ASI eksklusif secara nasional.
Pengaruh Aroma Terapi Lemon Untuk Mengurangi Kecemasan Pada Ibu Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Wajak Sugiati Gustanti; Sulistiyah Sulistiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1998

Abstract

Penatalaksanaan kecemasan dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi, secara non farmakologi salah satunya dengan aromaterapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Aroma Terapi Lemon Untuk Mengurangi Kecemasan Pada Ibu Tm III Dalam Menghadapi Persalinan Desa Dadapan Wilayah Kerja Puskesmas Wajak. Metode: penelitian ini adalah Kuantitatif dengan Quasy eksperimen, menggunakan metode Pre eksperimen dengan one group pretest posttest design. Sampel dari penelitian ini berjumlah 25 orang ibu hamil TM III dengan analisis uji statistik Mann Whitney. Hasil: P value 0,000 yang berarti Ho ditolak dan H1 diterima maka,berarti ada Pengaruh Aroma Terapi Lemon Untuk Mengurangi Kecemasan Pada Ibu Tm III Dalam Menghadapi Persalinan. Kesimpulan: ada Pengaruh Aroma Terapi Lemon Untuk Mengurangi Kecemasan Pada Ibu Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Wajak sehingga dapat dijadikan alternative dalam menurunkan kecemasan pada ibu hamil TM III.
Pengaruh Akupresur Terhadap Nyeri Punggung Pada Wanita Hamil Tm III Di Desa Sukolilo Wilayah Kerja Puskesmas Wajak Sari Dyah Kartinigrum; Sulistiyah Sulistiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1999

Abstract

Pengobatan nonfarmakologi dengan metode akupresureini merupakan metode yang aman untuk ibu hamil dan janinnya.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Akupresur Terhadap Nyeri Punggung Pada Wanita Hamil TM III Di Desa Sukolilo Wilayah Kerja Puskesmas Wajak. Metode penelitian ini adalah Kuantitatif dengan Quasy eksperimen, menggunakan metode Pre eksperimen dengan one group pretest posttest design. Sampel dari penelitian ini berjumlah 20 orang ibu hamil TM III dengan analisis uji statistik Mann Whitney. Hasil: p value 0,000 yang berarti Ho ditolak dan H1 diterima maka,berarti ada Pengaruh Akupresur Terhadap Nyeri Punggung Pada Wanita Hamil TM III di Desa Sukolilo Wilayah Kerja Puskesmas Wajak.. Kesimpulannya ada Pengaruh Akupresur Terhadap Nyeri Punggung Pada Wanita Hamil TM III di Desa Sukolilo Wilayah Kerja Puskesmas Wajak sehingga dapat dijadikan alternatif dalam menurunkan keluhan nyeri pada ibu hamil TM III..
Factors That Influence the Risk of Chronic Energy Deficiency (CED) in Pregnant Women in the 2nd Tempo in The Working Area of The Jongkong Public Health Center, Kapuas Hulu Regency Mastuti; Sulistiyah
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v7i2.2237

Abstract

This study aims to explore the experiences and challenges faced by students during the Kuliah Kerja Nyata (KKN) regarding managing interpersonal communication to maintain relationships despite physical distance and differing schedules. This study used qualitative methods with a narrative approach. Data were collected through in-depth interviews. The results showed that students experienced a range of complex emotions, such as longing, sadness, anxiety, and frustration. These feelings mainly arise from disrupted communication routines, demanding KKN activities, and limited time for interaction. As a result, their communication patterns shift from emotionally oriented conversations to more functional interactions, primarily conducted through digital platforms such as WhatsApp using text messages and occasional video calls. To maintain relationships, students employ several strategies, including honesty, consistent communication, conflict management, commitment, and mutual understanding. Therefore, maintaining a long-distance relationship during the KKN period requires adaptive communication skills, effective emotional regulation, and an understanding of each partner's limitations. These findings highlight the importance of flexibility and emotional intelligence in maintaining relationships under challenging circumstances
Pengaruh Pemakaian Bengkung Terhadap Involusi Uterus Pada Ibu Nifas Primipara Di Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang Putri, Riza Anandia; .,S.SiT., M.Kes, Sulistiyah; ., S.ST., M.Keb., Ph.D, Bd. Rani Safitri
Journal of Islamic Medicine Vol 10, No 1 (2026): Journal of Islamic Medicine
Publisher : Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jim.v10i1.41358

Abstract

Latar belakang: Involusi uterus merupakan proses kembalinya rahim ke ukuran sebelum kehamilan yang ditandai dengan penurunan tinggi fundus uteri (TFU). Proses involusi yang berlangsung lambat dapat menyebabkan subinvolusi dan meningkatkan risiko perdarahan postpartum. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan membantu mempercepat proses tersebut adalah pemakaian bengkung (stagen). Tujuan:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian bengkung terhadap involusi uterus pada ibu nifas primipara di Kecamatan Tajinan, Malang. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian quasi experimental dengan rancangan non-equivalent control group design.Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,007 (p 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemakaian bengkung terhadap percepatan involusi uterus. Kesimpulan: Dengan demikian, pemakaian bengkung terbukti efektif pada ibu nifas primipara dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif metode non-farmakologis dalam asuhan masa nifas.Kata Kunci : Bengkung1, Penurunan Tinggi Fundus Uteri2, Ibu Nifas3
Teknik Relaksasi Musik Instrumental dengan Afirmasi Positif Menurunkan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Primigravida Trimester III Ainiyah, Anisatul; Sulistiyah; Maulina, Rifzul
NUTRIX Vol 10 No 1 (2026): Volume 10, Issue 1, 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v10i1.1521

Abstract

Anxiety in primigravida pregnant women in the third trimester often occurs due to unpreparedness for childbirth and concerns about the condition of the fetus. Significant physical and psychological changes during pregnancy can trigger feelings of fear and excessive anxiety that affect the health of both the mother and the fetus. Non-pharmacological interventions such as instrumental music relaxation and positive affirmations are known to be effective in reducing anxiety, but the combination of the two has rarely been studied. This study aims to analyze the effect of instrumental music relaxation techniques with positive affirmations on the anxiety levels of primigravida pregnant women in their third trimester. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The study was conducted in Malang Regency with a sample size of 20 respondents selected using purposive sampling. Anxiety levels were measured using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) and analyzed using the Paired t-test. The results showed a decrease in the average anxiety score from 21.55 ± 3.47 (pretest) to 16.45 ± 2.65 (posttest) with a p-value < 0.001. It was concluded that instrumental music relaxation techniques with positive affirmations had a significant effect on reducing anxiety levels in primigravida pregnant women in their third trimester. Kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III sering terjadi akibat ketidaksiapan menghadapi persalinan serta kekhawatiran terhadap kondisi janin. Perubahan fisik dan psikologis yang signifikan selama kehamilan dapat memicu perasaan takut dan cemas berlebihan yang berdampak pada kesehatan ibu maupun janin. Intervensi nonfarmakologis seperti relaksasi musik instrumental dan afirmasi positif diketahui efektif menurunkan kecemasan, namun kombinasi keduanya masih jarang diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik relaksasi musik instrumental dengan afirmasi positif terhadap tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di wilayah Kabupaten Malang dengan jumlah sampel 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan dianalisis menggunakan uji Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata skor kecemasan dari 21,55 ± 3,47 (pretest)  menjadi 16,45 ± 2,65 (posttest) dengan nilai p < 0,001. Disimpulkan bahwa teknik relaksasi musik instrumental dengan afirmasi positif berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III.
Pola Hidup Sehat Dan Pengetahuan Penanganan Keluhan Vegetatif Pra Dan Menopouse Dengan Pendekatan Kebidanan-Akupuntur Widia Shofa Ilmiah; Sulistiyah; Ikhwan Abdullah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pre-menopause is the period before perimenopause which is characterized by the beginning of decreased reproductive function until the appearance of vegetative complaints or other signs of menopause. Menopause is a biological stage of women, which is characterized by the cessation of menstruation after 12 consecutive months. The incidence of menopause in Indonesia on average occurs at the age of 45-55 years in 90% of women. About 5% will occur after age 55. Data from the Central Statistics Agency in 2021 when compared to the total population of Indonesia at the age of 40-45 years is 21.88% and the population of productive age between 15-64 years is 70.72% of the total population of 270.20 million people. The results of interviews with the head of the PKK and Mrs. RT 03 Mangliawan Village, District, Malang Regency that the partner's problem is the many vegetative complaints felt by PKK member mothers in the form of hot flushes, insomnia, dyspareunia, and osteoporosis as well as the habit of drinking less water. The purpose of this activity is to increase knowledge about healthy lifestyles and knowledge of handling pre-menopause and menopause vegetative complaints with obstetrics and acupuncture approaches. Method of Implementation of activities using pre-test and post-test techniques with interventions in the form of health promotion. Pamphlet and questionnaire instruments. The results of this activity showed that there was an increase in knowledge of healthy lifestyles (p = 0.001) and the level of knowledge of handling pre- and menopausal vegetative complaints (p = 0,000). This activity concludes that there is a success of health promotion activities by increasing knowledge of healthy lifestyles and knowledge of handling vegetative complaints in empowering family welfare of mothers.