Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Simulasi Penanganan Bencana Tsunami di Wilayah Pesisir dalam Lima Tahapan Diah Indriastuti; Tahiruddin Tahiruddin; I Wayan Romantika; Hasrima Hasrima; Herman Herman; Mien Mien; Muhammad Jasmin; Risnawati Risnawati; Siti Umrana
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 3 No 02 (2022): K2JCE: Karya Kesehatan Journal of Community Engagement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v3i02.952

Abstract

Abstrak. Indonesia merupakan negara dengan potensi kejadian bencana yang beragam karena letak geografisnya berupa kepulauan yang dilingkupi oleh laut lepas dan dilewati sabuk gubung vulkanik aktif. Bencana alam merupakan suatu kejadian di luar keinginan manusia dan tidak dapat dikendalikan kehadirannya. Namun, beratnya efek dari bencana dapat dikurangi dengan pelaksanaan contingency plan dan mitigasi bencana yang baik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa simulasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara berkelompok. Pelaksanaan kegiatan 1 kelompok di ruang kelas STIKes Karya Kesehatan, 4 kelompok di pantai Toronipa pada tanggal 22 Januari 2023. Kegiatan ini berjalan lancar dan cukup menarik perhatian warga masyarakat sekitar dan wisatawan yang sedang berkunjung ke pantai Toronipa. Kegiatan ini akan lebih memiliki jangkauan apabila dilaksanakan dengan bekerjasama secara multi disiplin dan multi profesi antar institusi pemerintahan. Abstract. Indonesia is a country with the potential for various disaster events because of its geographical location in the form of islands covered by the high seas and passed by an active volcanic belt. Natural disasters are events beyond human will and cannot be controlled. However, the severity of the effects of disasters can be reduced by implementing good contingency plans and disaster mitigation. Community Service activities are in the form of simulations. This service activity is carried out in groups. Implementation of 1 group activity in the STIKes Karya Kesehatan classroom, 4 groups on Toronipa beach on January 22, 2023. This activity ran smoothly and attracted enough attention from the local community and tourists who were visiting Toronipa beach. This activity will have more reach if it is carried out in multi-disciplinary and multi-professional collaboration between government institutions.
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DAN ASUPAN CAIRAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PRA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMEURU Tahiruddin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 5 No 02 (2024): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 05 NOMOR 02
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Lanjut usia merupakan proses perubahan anatomi, fisiologis dan biokimia pada jaringan atau organ tubuh. Salah satu fungsi tubuh yang mengalami penurunan adalah sistem kardiovaskuler pada organ pembuluh darahada lanjut usia sistem ini sering menimbulkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi adalah tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Tujuan pebnelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dan asupan cairan dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di wilayah kerja Puskesmas Lameuru. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 orang dengan menggunakan sampel sebanyak 43 orang. Untuk mengetahui ada hubungan menggubnakan uji Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05 ada hubungan perilaku merokok dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di wilayah kerja Puskesmas lameuru, dan diperoleh nilai p = 0,340 > 0,05 tidak ada hubungan asupan cairan dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di wilayah kerja Puskesmas lameuru. Simpulan penelitian ini adalah ada hubungan perilaku merokok dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di wilayah kerja Puskesmas lameuru. Disarankan kepada pasien agar menyadari bahaya merokok dan meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya asupan cairan.
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Pengenalan Gangguan Kesehatan Pencernaan: Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Dan Penanganannya Indriastuti, Diah; Rangki, La; Purnamasari, Yenti; Tahiruddin, Tahiruddin
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 5 No 2 (2024): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v5i2.1379

Abstract

lama. Penyakit ini terkait dengan gaya hidup dan mudah kambuh saat penderitanya stres. Karena keduanya menyebabkan perih dan tekanan di dada, nyeri dada akibat GERD mirip dengan serangan jantung. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang membedakan keduanya. Gerd terjadi ketika asam lambung naik kembali ke esofagus atau kerongkongan. Akibatnya, kerongkongan mengalami iritasi. Padatnya aktivitas masyarakat seringkali menyebabkan terganggunya pola makan, sehingga membutuhkan keteraturan dalam penentuan jam makan. Selain itu menu makan juga harus yang memenuhi kriteria sehat dan tidak mudah menyebabkan iritasi pencernaan. Masyarakat cenderung mengkonsumsi makanan yang berbumbu tajam dan pedas sesuai tren yang sedang berkembang. Peserta penyuluhan menyebutkan bahwa seringkali melewatkan jam makan pagi atau sarapan dan pada saat makan siang mengkonsumsi makanan pedas dan berbumbu tajam. Hal ini dapat menjadi pemicu kejadian infeksi pencernaan dan gangguan pada lambung, terutama maag yang dapat memicu kejadian GERD. Sehingga penyuluhan kesehatan mengenai makanan sehat untuk penceraan juga penting untuk diberikan kepada masyarakat. Pemberian leaflet berguna untuk pengingat klien apabila ingin mengulangi informasi yang didapatkan saat penyuluhan. Selain itu dapat bermanfaat bagi keluarga klien yang dapat ikut membaca isi dari leaflet. Sehingga lebih banyak orang mengetahui mengenai penyakit GERD dan penanganannya. Abstract. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) is a chronic disease of the digestive system. This disease is closely related to lifestyle and easily recurs when the sufferer is stressed. Chest pain due to GERD is similar to a heart attack, because both cause a burning sensation and pressure in the chest. However, there are several things that make the two different. Gerd occurs when stomach acid rises back into the esophagus. As a result, the esophagus becomes irritated. The density of community activities often disrupts eating patterns, so that regularity is needed in determining meal times. In addition, the menu must also meet healthy criteria and not easily cause digestive irritation. People tend to consume foods that are spicy and hot according to current trends. Counseling participants said that they often skip breakfast and eat spicy and hot foods at lunch. This can trigger digestive infections and stomach disorders, especially ulcers that can trigger GERD. So health education about healthy food for digestion is also important to be given to the community. The provision of leaflets is useful as a reminder for clients if they want to repeat the information obtained during the education. In addition, it can be useful for the client's family who can also read the contents of the leaflet. So that more people know about GERD and its treatment.