Abi Fa'izzarahman Prabawa
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kajian Literatur: Self-Confidence, Self-Concept dan Sikap Tafa’ul Vivi Safitri; Abi Fa’izzarahman Prabawa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92348

Abstract

Fenomena rendahnya sikap tafa’ul di kalangan mahasiswa akhir merupakan salah satu masalah yang terjadi di perguruan tinggi, sehingga diperlukan layanan intervensi untuk meningkatkan sikap tafa’ul tersebut. Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji keterkaitan secara teoritik antara self-confidence, self-concept dan sikap tafa’ul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research). Proses pelaksanaan penelitian meliputi: 1) pemilihan topik; 2) eksplorasi informasi; 3) penentuan fokus penelitian; 4) pengumpulan sumber data; 5) penyiapan penyajian data; dan 6) penyusunan laporan (Mizaqon & Purwoko, 2013). Hasil penelitian memberikan penguatan bahwa self-confidence, self-concept dan sikap tafa’ul mempunyai keterkaitan secara teoritik. Sikap tafa’ul, yang mencerminkan optimisme dengan pandangan positif dan realistis, penting dalam psikologi karena memengaruhi kehidupan seseorang secara signifikan melalui kepercayaan diri, harapan masa depan, dan semangat kerja keras, meskipun tantangan dapat mengurangi sikap ini, sehingga usaha peningkatan melalui pelatihan berpikir positif, pengembangan harga diri, dan pemahaman identitas diri menjadi kunci untuk memperkuat sikap tafa’ul yang berhubungan positif dengan kepercayaan diri dan konsep diri.
Kajian Teoretis Bimbingan Kelompok Media Permainan Kartu “Omben” untuk Intervensi Sikap Qanaah Siswa Wahyu Ari Seno; Abi Fa’izzarahman Prabawa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92349

Abstract

Sikap qanaah yang rendah merupakan salah satu masalah yang sering terjadi di sekolah, sehingga diperlukan penanganan untuk meningkatkan sikap qanaah pada siswa. Penulisan artikel ini dibuat dengan tujuan untuk mengkaji layanan bimbingan kelompok yang mengelaborasikan dengan media permainan kartu untuk meningkatkan sikap qanaah siswa. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research). Alur penelitian yang dilakukan meliputi: 1) memilih topik; 2) mencari informasi; 3) menetapkan fokus penelitian; 4) mengumpulkan data; 5) menyiapkan cara menyajikan data; dan 6) menulis laporan (Setyawan & Prabawa, 2023). Penelitian ini menghasilkan penguatan teoretis tentang media permainan kartu melalui bimbingan kelompok permainan kartu omben tepat untuk inervensi sikap qanaah siswa. Dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan media permainan mampu meningkatkan sikap qanaah pada siswa.
Konsep Teori Hubungan Resiliensi dan Religiositas Dengan Perilaku Self-harm Pada siswa Fatya Mellysani Safira; Abi Fa’izzarahman Prabawa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91634

Abstract

Fenomena self-harm merupakan perilaku yang sering muncul pada siswa, terutama pada perempuan remaja awal. Karena pada masa tersebut siswa mudah terpengaruh oleh teman sebayanya dan menjadikan tren atau candu. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji antara resiliensi dan religiositas terhadap self-harm pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Prosedur dalam penelitian ini yaitu 1) Memilih subjek; 2) Mencari informasi; 3) Menetapkan fokus riset; 4) mengumpulkan sumber data; 5) Persiapan presentasi data; 6) Menyusun laporan. Hasil penelitian memberikan penguatan teoritik bahwa resiliensi dan religiositas berkaitan dengan perilaku self-harm pada siswa.
Kajian Literatur: Dampak Konformitas dan Sabar terhadap Terjadinya Bullying pada Siswa Muhammad Rifqi; Abi Fa’izzarahman Prabawa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91855

Abstract

Hubungan antara konformitas, kesabaran, dan bullying merupakan isu kompleks yang membutuhkan kajian mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tekanan untuk menyesuaikan diri dapat mempengaruhi tingkat kesabaran individu dan, pada akhirnya, berkontribusi pada perilaku bullying. Bullying adalah perilaku yang mengontrol antara yang lebih kuat dari pada yang lebih lemah dari kelompok tersebut. Dalam definisi lain bullying adalah adanya ketidak seimbangan kekuasaan. Konformitas dapat menjadi penyebab utama bullying terus berkembang. Sikap sabar adalah kekuatan positif yang mendorong diri sendiri untuk melakukan kewajiban, sabar juga menjadi cara untuk seseorang untuk menghalangi dan melakukan kejahatan. Metode penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) dengan alur penelitian yang dilakukan meliputi: 1) memilih topik; 2) mencari informasi; 3) menetapkan fokus penelitian; 4) mengumpulkan data; 5) menyiapkan cara menyajikan data; dan 6) menulis laporan (Setyawan & Prabawa, 2023). Proses pelaksanaan penelitian sebagai berikut: 1) pemilihan topik; 2) eksplorasi informasi; 3) menentukan fokus penelitian; 4) mengumpulkan sumber data; 5) menyiapkan penyajian data; dan 6) penyusunan laporan (Mizaqon & Purwoko, 2013). Penelitian ini menghasilkan teoretis konformitas sabar yang berpengaruh terhadap tindakan bullying.Kesimpulan dari penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi konformitas maka semakin tinggi pula tingkat bullying,jika seseorang dapat menerapkan sikap sabar maka bullying pada siswa tidak akan terjadi.
Kajian literatur: Terapi Istighfar Dalam Konseling Kelompok Behavioral Dapat Mengurangi Perilaku Bullying Azka Faila Shofa; Abi Fa'izzarahman Prabawa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman mendalam mengenai terapi istighfar dalam konseling kelompok behavioral untuk mengurangi perilaku bullying pada siswa. Metode penelitian yang digunakan kajian literatur. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui proses pencarian dari Google Scholar dengan rentang waktu publikasi tahun 2014 hingga 2024. Proses pencarian dilakukan dengan menggunakan kata kunci spesifik, seperti "terapi istighfar” “konseling kelompok behavioral”, dan ‘bullying”. Literatur yang telah terkumpul kemudian dianalisis melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Konseling Islam dengan terapi istighfar terbukti efektif untuk mencegah dan mengurangi perilaku bullying pada anak-anak. Penggunaan terapi istighfar juga efektif untuk mengurangi berbagai jenis perilaku menyimpang lainnya di lingkungan sekolah. Selain konseling Islam dengan terapi istighfar, pendekatan konseling kelompok behavioral juga menjadi strategi yang prospektif dalam upaya mencegah dan menangani permasalahan sosial, moral, dan perilaku. Dapat disimpulkan konseling Islam dengan terapi istighfar dan konseling kelompok behavioral dapat menjadi intervensi yang efektif untuk mengatasi perilaku bullying serta permasalahan perilaku menyimpang lainnya di lingkungan sekolah pada anak-anak dan remaja.