Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Core Stability Exercise For Low Back Pain: A Literature Review Entan Afriannisyah; Lucky Herawati; Melyana Nurul Widyawati
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.525

Abstract

Back pain is a major health problem in the world. This back pain is experienced by athletes, pregnant women of late trimester pregnancy and postpartum mothers. So far, back pain can be treated using chemical drugs which have side effects on the body. Physical activity is an alternative option to help with back pain. Core stability exercise is a non-pharmacological method that can relieve back pain symptoms in sufferers. This literature review aims to analyze the benefits of core stability exercise in patients with low back pain. The research method used by the author is a literature review using databases through Pubmed, Science Direct, and Google Scholar from 2008 to 2019 This article discusses core stability exercises in people with low back pain. The results of the literature search show that core stability exercise can reduce low back pain.
The Effectiveness of Core Stability Exercise Toward the Beta-Endorphin Hormon Level of Postpartum Mothers Karimah, Nahdiyah; Afriannisyah, Entan
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 10, No 2 (2025): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.105754

Abstract

Background: Postpartum mothers experience a drop in beta-endorphin levels on day 4. Beta-endorphins play an important role in analgesics, milk production, and preventing postpartum depression.Objective: This study aimed to determine the effectiveness of core stability exercise on the level of beta- endorphin hormones in postpartum mothers.Methods: The research design used a pretest and posttest controlled group design. Involving 42 respondents, namely postpartum mothers at Halmahera and Ngesrep Health Centers, Semarang. Respondents were divided into 2 groups equally by simple random sampling, namely: experimental group (core stability exercise) and control group (postpartum exercise). Then the effect before and after the intervention on beta-endorphin hormone levels will be seen by controlling anxiety scores. Analysis using independent T test and MANCOVA.Results: The mean increase in beta-endorphin hormone level in the experimental group was 140 ng/ml, while in the control group it was 43.1 ng/ml. Core stability exercise is more effective for increasing beta-endorphin hormone levels after controlling anxiety compared to postpartum exercise with a p value of 0.023.Conclusion: Core stability exercise is effective in increasing beta-endorphin hormone levels in postpartum mothers. This research serves as a guideline for midwives to apply core stability exercise when providing midwifery care to postpartum mothers.
Hubungan antara Status Obstetri dengan Keikutsertaan Program Keluarga Berencana Nahdiyah Karimah; AFRIANNISYAH, ENTAN
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i1.751

Abstract

Indonesia pada tahun 2023 memiliki populasi Wanita Usia Subur (WUS) yang berjumlah 73.633.138 jiwa yang merupakan target utama dari Program Keluarga Berencana (KB). Penelitian mengenai hubungan antara status obstetri dengan keikutsertaan Program KB masih belum banyak dilakukan, padahal mencerminkan kondisi kesehatan reproduksi seorang perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara status obstetri dengan keikutsertaan Program KB. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1-30 Juni 2024 di Puskesmas Sangkrah, Kota Surakarta. Teknik pengambilan sampel secara total sampling yaitu sebanyak 52 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner sosiodemografi, status obstetri, dan keikutsertaan Program KB. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi karakteristik responden. Kemudian analisis bivariat untuk menguji hubungan antara status obstetri dengan keikutsertaan Program KB. Analisis data menggunakan SPSS Versi 22.0. Adapun hasil penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara status paritas (nilai p 0,002), metode persalinan terakhir (nilai p 0,044), dan jarak kehamilan terakhir (nilai p 0,025) dengan keikutsertaan Program KB. Sementara itu, riwayat abortus tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan keikutsertaan Program KB dengan nilai p 0,227 (p > 0,005). Status obstetri (status paritas, metode persalinan terakhir, dan jarak kehamilan terakhir) dengan keikutsertaan Program KB memiliki kekuatan hubungan sedang dengan nilai Cramer’s V antara 0,302 hingga 0,424. Disarankan kepada tenaga kesehatan lebih memperhatikan status paritas, metode persalinan terakhir, dan jarak kehamilan terakhir dalam upaya meningkatkan partisipasi ibu dalam Program KB.    
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMA BETUNGAN KOTA BENGKULU Suryani, Tri Endah; Lolli Nababan; Entan Afriannisyah
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (2025): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v3i1.36

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan pertama dan sumber makanan terbaik bagi bayi. ASI yang diberikan pada 2 tahun pertama kehidupan akan memberikan dampak kesehatan pada bayi, ASI eksklusif untuk bayi sangat luar biasa, karena kandungan zat gizi yang paling sesuai untuk kebutuhan bayi, melindungi bayi dari berbagai penyakit sepert diare dan infeksi saluran pernapasan akut. Ibu membutuhkan pengetahuan tentang asi eklusif serta dukungan dari orang terdekat salah satu nya dukungan suami, dukungan suami sangat berperan dalam kelancaran proses menyusui dan pemberian ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif di PMB L Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik deskriptif dengan rancangan adalah cross sectional. Populasi ibu yang mempunyai bayi usia 7-12 bulan di PMB L Kota Bengkulu. Sampel diambil secara accidental sampling diperoleh sebanyak 59 orang. Pengumpulan data yaitu menggunakan data skunder dan primer. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (χ2) dan Uji Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan: Dari 59 sampel terdapat 29 orang tidak ASI Eksklusif dan 30 orang ASI Eksklusif; terdapat 27 orang suami tidak mendukung dan 32 orang suami mendukung. Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif di PMB L Kota Bengkulu, dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan kepada Puskesmas untuk dapat meningkatkan program ASI Eksklusif melalui pemberian promosi kesehatan pada ibu tentang pentingnya dukungan suami dalam pemberian ASI Eksklusif
EFEKTIFITAS MASSAGE TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN DAN LAMA HARI RAWAT NICU PADA BAYI PREMATURE : A LITERATUR REVIEW: baby massage afriannisyah, entan; Suryani, Tri Endah; Nababan, Lolli
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (2025): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v3i1.37

Abstract

Abstrak Latar belakang: Kelahiran bayi prematur (lahir pada umur kehamilan < 37 minggu) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas bayi di seluruh dunia, Meskipun memperoleh perawatan dengan teknologi tinggi di ruang NICU, bayi prematur masih tetap menjadi masalah dan membutuhkan waktu perawatan yang lama di NICU. Peningkatan berat badan adalah salah satu syarat keluar dari NICU. Tujuan: Penelitian ini bertujuan merangkum dan menganalisis efektifitas perawatan terapi pijat yang berkaitan dengan peningkatkan berat badan yang di berikan kepada bayi prematur selama di rawat di rumah sakit (NICU). Metode: Metode yang di gunakan dalam menemukan artikel adalah tinjauan literatur menggunakan kata kunci, pencarian artikel di lakukan secara elektronik melalui penelusuran di database ScienceDirect, PubMed, Google Schoolar, Cochrane dengan rentang waktu 2013 sampai 2019. Artikel yang di pilih adalah artikel dalam bahasa ingris, cina, memuat full text. Hasil: Terdapat 26 artikel yang memenuhi syarat inklusi dan di ikutkan dalam analisis penelitian ini. Kesimpulan: Dari hasil randomised control trial (RCT), sistematik review dan meta analisis menyimpulkan bahwa efek intervensi terapi pijat terhadap bayi prematur di NICU, efektif dalam peningkatan berat badan serta pertumbuhan fisik lainnya, perkembangan saraf dan mempersingkat lama perawatan di NICU, namun masih perlu di lakukan penelitian lebih lanjut secara RCT dengan sampel yang lebih banyak. Kata kunci : Bayi Prematur, Peningkatan Berat Badan, Perawatan NICU, Terapi Pijat.
The Effectiveness of Medical Disaster Emergency Kits Compared to Midwife Kits for Midwife Preparedness in Facing Disasters in Disaster-Prone Areas Maulani, Nurul; Rismayani, Rismayani; Afriannisyah, Entan
Babali Nursing Research Vol. 5 No. 1 (2024): January
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2024.51296

Abstract

Introduction: Every country needs preparation to face disasters especially for Indonesia which is in the ring of fire, an active volcano cluster. In an emergency to provide first aid, the Midwife can perform health services outside her authority according to her competence. First aid aims to save the client's life or circumstances that threaten the client's life. Medical disaster preparation kits compared to midwife kits for midwife preparedness in dealing with disasters in disaster prone areas in UPT Puskesmas Kandang MasBengkulu City in 2023. Methods: This research method uses a quantitative approach using a pre-experimental research design with paired sample t test. The data collection in this study used a questionnaire. The sample of this study were 30 midwives. Results: Indicate that midwife preparedness in facing disasters using medical disaster preparation kits is categorized as good at 63.3%, has a positive attitude of 56.7% midwives when using the Medical Disaster Preparation Kit, that midwife preparedness in facing disasters midwife kits is categorized as bad at 36.30%, has a negative attitude of 56.70%, midwives when midwife Kit. Statistical test results revealed that the value of midwife preparedness in facing disasters using the medical disaster preparation kit and the attitude when using the Medical Disaster Preparation Kit had p < 0.05. Conclusion: The conclusion of this study is that there are differences in midwife preparedness by using the medical disaster emergency kit and the midwife kit for disaster preparation and handling. There is also a difference in the attitude of use towards the medical disaster emergency kit and midwife kit for midwife preparedness in facing disasters.
PENGARUH PEMBERIAN OXYTOCIN DAN EKSTRAK PEPAYA TERHADAP KADAR HORMON PROLAKTIN DAN VOLUME ASI PADA NORMAL PASCA PARTUM IBU Afriannisyah, Entan; Poppy Siska Putri; Juanda Syafitasari
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 9 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v9i1.215

Abstract

WHO targets exclusive breastfeeding of 70% by 2030, in 2015-2021 already 48% of babies under 6 months are exclusively breastfed and almost approaching the target set by the World Health Assembly (WHA), namely 50% in 2024. Pain and the stress experienced by the mother will cause the blood vessels to narrow so that the distribution of the hormones prolactin and oxytocin from the brain to the breasts will be delayed. Breast milk is the best food for babies and has many benefits for babies and mothers cannot. provided optimally. To stimulate the hormone prolactin, you can also do oxytocin massage because it can stimulate endorphin hormones which have the effect of reducing stress and reducing pain, causing vasodilation of blood vessels so that the hormone prolactin can be produced without inhibitors. The hormones prolactin and oxytocin play a role in increasing breast milk production. Prolactin plays a role in the synthesis of breast milk, while oxytocin activity in the mammary glands causes contraction of myoepithelial cells, so that breast milk is pushed into the milk ducts. The aim of this study was to analyze prolactin levels and breast milk volume in postpartum mothers through oxytocin massage and papaya extract. Methods: A literature review was conducted using direct science electronic databases. google sholar. The effect of oxytocin and papaya extract on prolactin hormone levels and breast milk volume were used as keywords in the search strategy, publications from 2009 to 2019. Results: Several studies show that oxytocin and papaya extract massage in breastfeeding mothers can stimulate and increase the secretion and amount of milk production (ASI). Conclusion: Oxytocin massage and administration of papaya extract in the form of leaves, ripe papaya fruit and young papaya are effective in increasing prolactin hormone levels and breast milk volume in normal postpartum mothers, and papaya extract is safe for consumption by postpartum (breastfeeding) mothers.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MINAT LANSIA TERHADAP KUNJUNGAN KE POSYANDU LANSIA DI PUSKESMAS PEKIK NYARING KABUPATEN BENGKULU TENGAH Umami, Desi Aulia; Entan Afriannisyah
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 9 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v9i1.516

Abstract

Abstrak. Lansia termasuk kelompok yang rentan terhadap berbagai masalah psikososial dan rawan kesehatan, khususnya terhadap kemungkinan jatuh sakit dan ancaman kematian, karena mereka menghadapi berbagai masalah yang berkaitan dengan proses menua yang dialaminya. Posyandu lansia merupakan bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat, yang dikelola dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat. Dalam penyelenggaraan posyandu lansia diberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan terutama pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan           pengetahuan dan minat lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu di Puskesmas Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah. Desain penelitian dalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia di Puskesmas Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah berjumlah 50 dan teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi sebanyak 50 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Instrumen yang digunakan adalah lembar ceklis dan kuisioner menggunakan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan uji Chi- square dengan nilai p<0,05.Hasil analisis bivariat menunjukan ada hubungan pengetahuan dengan keaktifan lansia dalam kegiatan posyandu dengan hasil uji statistik dengan menggunakan chi-square di dapatkan nilai p-value 0,015<0,05, ada hubungan minat dengan keaktifan lansia dalam kegiatan posyandu dengan hasil uji statistik dengan menggunakan chi-square di dapatkan nilai p-value 0,004<0,05.Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan Pengetahuan, minat dengan Keaktifan lansia dalam Kegiatan Posyandu di Puskesmas Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah. Disarankan kepada Puskesmas agar memberikan pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan minat lansia sehingga pelaksanaan posyandu lebih baik lagi.  
Dates Palm Increases Breast Milk Production of Breastfeeding Mothers Handayani; Mar’atus Sholichah Fitriah Hajar Kusnianto; Wahyu Wibisono; Entan Afriannisyah
Journal of Ners and Midwifery Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v11i2.ART.p216-222

Abstract

Breastfeeding is the ideal step in providing breast milk that is good for newborns and babies. Good support and effort can influence success in the breastfeeding process. Breast milk production is the key to breastfeeding and baby health. This study aimed to analyze the effectiveness of dates palm in increasing breast milk production of breastfeeding mothers. This study used secondary data, which was searched through the Google Scholar and Research Gate databases, to discuss the effect of dates palm on breastfeeding mothers for breast milk production. The study design of this research was a Systematic Literature Review. The research results showed 2 research articles that met the criteria which stated that there was an effect of dates on breastfeeding mothers to increase breast milk production. The researchers concluded that dates palm can be considered as an alternative to increase breast milk production in breastfeeding mothers. Dates palm are safe for consumption by breastfeeding mothers and pregnant women. This research is expected to be a form of meta-analysis by adding more similar articles to update the results of the effect of giving dates palm on breast milk production.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS PENDOPO KABUPATEN EMPAT LAWANG Endah Suryani, Tri; Afriannisyah, Entan; Fitriyani, Herlina
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i1.320

Abstract

Pendahuluan: Cakupan pelayanan penggunaan alat kontrasepsi pasca persalinan di Pendopo Kabupaten Empat Lawang masih sangat rendah, Tahun 2023 tercatat hanya 1.250 ibu nifas yang menggunakan alat kontrasepsi Intrauterine Device (IUD) hanya (2,4%). Rendahnya pemahaman tentang kontrasepsi IUD membuat minat penggunaan alat Kontrasepsi IUD pasca persalinan sangat kurang. IUD merupakan salah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang memiliki efektivitas paling tinggi dalam mencegah kehamilan. Faktor yang mempengaruhi minat ibu untuk menggunakan kontrasepsi IUD yakni pendidikan, pekerjaan, sosial ekonomi, informasi petugas kesehatan, tingkat pengetahuan dan dukungan suami. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat Pendidikan dan pengetahuan dengan minat ibu terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD di Puskesmas Pendopo Kabupaten Empat Lawang. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik menggunakan cross sectional, sampel sebanyak 89 ibu diambil secara purposive sampling. Menggunakan data primer, diolah secara univariat dan bivariat dengan analisis uji chi square. Hasil: Didapatkan 59 (66,3%) ibu berminat menggunakan IUD, 50 (56,2%) ibu berpendidikan tinggi, 54 (60,7%) ibu berpengetahuan baik, Ada hubungan pendidikan dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD (p value = 0,007) ada hubungan pengetahuan dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD (p value = 0,000). Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan ada hubungan Pendidikan dan pengetahuan dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD. Diharapkan Puskesmas dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu pemilihan alat kontrasepsi yang tepat dan efisien. Pada bidan diharapkan dapat memberikan penyuluhan mengenai KB IUD dengan informasi yang lengkap ketika melakukan konseling KB terutama akseptor yang akan memilih KB IUD