Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Aceh Anthropological Journal

Pengelolaan Objek Wisata Ie Suum dalam Peningkatan Daya Tarik Wisatawan Luar Daerah di Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar Saprijal, Saprijal; Bariah, Chairul; Syahroni, Faez
Aceh Anthropological Journal Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Department of Anthropology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aaj.v7i2.12699

Abstract

: Ie Suum Tourist attraction is one of the tourist attractions that has a unique and very strategic location in the village of Ie Suum, Mesjid Raya District, Aceh Besar Regency, which is surrounded by mountains and hills. This tourist attraction is also known as health tourism. Hence, it needs to be preserved and managed properly so that the local community can utilise tourism potential and tourists are interested in visiting tourist attractions on holidays. The purpose of this study was to determine the management of Ie Suum tourist attractions and the attraction of tourists outside the region. The method uses qualitative research, technical data collection observation, interviews and documentation. Data analysis techniques, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the management of Ie Suum tourist attraction emphasises the values of natural sustainability, namely making 3 hot spring pools for men, women and children, forming a management team of 6 people, collaborating with the village government and promoting through social media and print media. The attraction of Ie Suum tourist attraction, is the strategic location, beautiful scenery, guaranteed security, and the availability of a clean hot spring pool and open 24 hours from morning to night.Abstrak: Objek wisata Ie Suum merupakan salah satu objek wisata yang memiliki keunikan dan lokasi yang sangat strategis di desa Ie Suum, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, yang dikelilingi oleh pegunungan dan perbukitan. Objek wisata ini juga dikenal dengan sebutan wisata kesehatan. Oleh karena itu, perlu dilestarikan dan dikelola dengan baik agar masyarakat setempat dapat memanfaatkan potensi wisata dan wisatawan tertarik untuk berkunjung ke tempat wisata pada hari libur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan tempat wisata Ie Suum dan daya tarik wisatawan luar daerah. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif, teknis pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan objek wisata Ie Suum mengedepankan nilai-nilai kelestarian alam yaitu membuat 3 kolam pemandian air panas untuk pria, wanita dan anak-anak, membentuk tim pengelola yang terdiri dari 6 orang, melakukan kerjasama dengan pemerintah desa dan melakukan promosi melalui media sosial dan media cetak. Daya tarik dari objek wisata Ie Suum adalah lokasi yang strategis, pemandangan yang indah, keamanan yang terjamin, dan tersedianya kolam pemandian air panas yang bersih dan buka 24 jam dari pagi hingga malam hari.
Konsep Pemasaran Brand Wisata Halal dalam Mewujudkan Industri Pariwisata Kelas Dunia di Kota Banda Aceh Rizal, Mukhsin; Saprijal, Saprijal; AS, Adnin; Syahroni, Faez; Jamali, Yusra
Aceh Anthropological Journal Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Anthropology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aaj.v8i2.18274

Abstract

Halal tourism is a tourism activity that provides facilities and services in accordance with sharia principles, such as food, drinks, places of worship, accessories that meet halal standards. The purpose of this study was to determine the Marketing Concept of Halal Tourism Brands in Realizing a World-Class Tourism Industry in Banda Aceh City. The research method uses qualitative research, technical data collection observation, interviews and documentation. Data analysis techniques, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that the marketing concept uses tourism activities, supported by various facilities and services that meet the provisions according to Islamic values, the Banda Aceh halal tourism marketing system carries out effective strategies to increase tourist visits and promote halal tourist destinations such as destinations, origins, time, promotional strategies, certification and standardization, management and improvement of facilities and infrastructure, and digital media. The advantages of Banda Aceh halal tourism can grow great tourism potential, implementation of halal tourism strategies, development of tourism based on Islamic law, attractive tourist destinations, national and international awards, community economic growth, halal certificates, and so on.Abstrak: Wisata halal merupakan suatu kegiatan pariwisata yang menyediakan fasilitas dan layanan yang sesuai dengan prinsip syariah, seperti makanan, minuman, tempat ibadah, asesoris memenuhi standar kehalalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Konsep Pemasaran Brand Wisata Halal Dalam Mewujudkan Industri Pariwisata Kelas Dunia di Kota Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif, teknis pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pemasaran menggunaakan kegiatan pariwisata, didukung oleh berbagai fasilitas dan layanan yang memenuhi ketentuan sesuai nilai-nilai islami, sistem pemasaran wisata halal Banda Aceh melakukan strategi yang efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan mempromosikan destinasi wisata halal seperti destination, origin, time, strategi promosi, sertifikasi dan standarisasi, pengelolaan dan pembenahan sarana dan prasarana, dan media digital. Keunggulan wisata halal Banda Aceh dapat menumbuhkan potensi wisata yang besar, implementasi strategi wisata halal, pengembangan pariwisata berdasarkan syariat Islam, destinasi wisata yang menarik, penghargaan nasional dan internasional, pertumbuhan ekonomi masyarakat, sertifikat halal, dan sebagainya.