Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Uji Degradasi Limbah Merah Allura Dan Tetrasiklin Menggunakan Katalis Kalsium Oksida (CaO) Putra, Muhammad Satria Mandala; Lestari, Yovita Endah; Husein, Saddam; Nurkhalika, Rachmi
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.20939

Abstract

Penelitian ini berfokus pada evaluasi kinerja kalsium oksida (CaO) yang disintesis dari cangkang kerang dan cangkang telur ayam sebagai katalis dalam proses degradasi limbah yang mengandung zat warna sintetik Merah Allura dan antibiotik tetrasiklin. Kedua senyawa organik tersebut merupakan polutan persisten yang umum ditemukan dalam limbah industri dan dapat membahayakan lingkungan. Metode penelitian meliputi sintesis katalis CaO serta karakterisasi menggunakan teknik XRD, FTIR, dan SEM. Spektrofotometri UV-Vis digunakan untuk menguji aktivitas katalis dalam proses degradasi limbah, dengan variasi waktu penyinaran (0–150 menit) pada konsentrasi limbah tetap sebesar 50 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CaO memiliki potensi sebagai katalis yang efektif, ditunjukkan dengan perubahan warna limbah Merah Allura dan tetrasiklin dari pekat menjadi agak bening, serta persen degradasi masing-masing mencapai 93% dan 67% setelah 150 menit. Berdasarkan temuan ini, CaO dinilai sebagai katalis yang menjanjikan untuk pengolahan limbah yang mengandung senyawa organik persisten. Efisiensi degradasi yang tinggi serta kemudahan sintesis dan regenerasi menjadikan CaO sebagai alternatif menarik dibandingkan katalis konvensional. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengidentifikasi produk samping degradasi dan menguji stabilitas jangka panjang katalis CaO dalam kondisi operasi nyata.
SOSIALISASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG RASIONAL SERTA ALTERNATIF PEMAKAIAN HERBAL MINYAK ZAITUN (OLEA EUROPAEA) DI SMK FARMASI KESUMA BANGSA BANDAR LAMPUNG Lestari, Yovita Endah; Anggraeni, Marisa Dea; Wijaya, Tia; Fakhirah, Haniyah
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v8i1.19937

Abstract

Pengetahuan mengenai penggunaan antibiotik yang rasional sangat penting dalam rangka mencegah resistensi antibiotik, sebuah masalah global yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan antibiotik yang rasional serta memberikan alternatif pemakaian herbal, yaitu minyak zaitun (Olea europaea), kepada siswa-siswi di SMK Farmasi Kesuma Bangsa Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi presentasi dan diskusi kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai pentingnya penggunaan antibiotik yang rasional dan manfaat dari penggunaan minyak zaitun sebagai alternatif herbal.Rentang nilai tinggi pengetahuan siswa/siswi setelah dilakukannya pretest dan posttest menunjukkan kenaikan sebesar 27,28. Ini menunjukkan bahwa program sosialisasi memberikan dampak positif yang nyata dalam meningkatkan pemahaman siswa/siswi tentang penggunaan antibiotik yang rasional serta alternatif pemakaian minyak zaitun (Olea europaea) sebagai antiseptik pada luka ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan dan sosialisasi yang efektif dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan pemanfaatan alternatif herbal dalam kehidupan sehari-hari.
Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri Husein, Saddam; Fachrozi, Muhammad Nirwan; Lestari, Yovita Endah; Nofita, Nofita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i1.16913

Abstract

ABSTRACT Skin infections are a common health problem caused by pathogenic bacteria. Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis are two common causes. Staphylococcus aureus is particularly dangerous and can cause abscesses, impetigo, and cellulitis, while Staphylococcus epidermidis is often involved in infections in immunocompromised individuals or infections associated with medical devices. Controlling these infections is essential to prevent serious complications. This study aims to investigate the antibacterial activity of a mixture of CaO nanoparticles and garlic extract against Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis, and to determine the most effective concentration for inhibiting these bacteria. The research involved the green synthesis of CaO nanoparticles using garlic extract. The antibacterial activity was tested using the well diffusion method against both bacteria. Characterization of the nanoparticles was conducted using XRD, SEM, and FTIR analyses. The results indicated that the mixture of CaO nanoparticles with garlic extract exhibited significant antibacterial activity against both Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis. The most effective concentration was identified, showing a higher inhibition zone compared to pure CaO and garlic extract alone. The study concludes that the Green synthesis of CaO nanoparticles using garlic extract is a promising approach to develop natural antibacterial agents for the treatment of skin infections. Keywords: Green Synthesis, CaO Nanoparticles, Garlic Extract, Antibacterial, Staphylococcus Aureus, Staphylococcus Epidermidis.  ABSTRAK Infeksi kulit adalah masalah kesehatan umum yang disebabkan oleh bakteri patogen. Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis adalah dua bakteri yang sering menjadi penyebab utama. Staphylococcus aureus sangat berbahaya dan dapat menyebabkan abses, impetigo, dan selulitis, sedangkan Staphylococcus epidermidis sering terlibat dalam infeksi pada individu dengan kekebalan tubuh lemah atau infeksi terkait peralatan medis.Pengendalian infeksi ini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius. Untuk menginvestigasi aktivitas antibakteri campuran nanopartikel CaO dan ekstrak bawang putih terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis, serta menentukan konsentrasi paling efektif untuk menghambat bakteri tersebut. Penelitian melibatkan sintesis hijau nanopartikel CaO menggunakan ekstrak bawang putih. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi sumuran terhadap kedua bakteri kemudian di Karakterisasi nanopartikel dilakukan menggunakan analisis XRD, SEM, dan FTIR. Campuran nanopartikel CaO dengan ekstrak bawang putih memiliki aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Konsentrasi paling efektif teridentifikasi, menunjukkan zona hambat yang lebih tinggi dibandingkan CaO murni dan ekstrak bawang putih saja. sintesis hijau nanopartikel CaO menggunakan ekstrak bawang putih adalah pendekatan yang menjanjikan untuk mengembangkan agen antibakteri alami untuk perawatan infeksi kulit. Kata Kunci: Sintesis Hijau, Nanopartikel CaO, Ekstrak Bawang Putih,  Antibakteri, Staphylococcus Aureus, Staphylococcus Epidermidis.
Evaluasi Keberhasilan Terapi Anemia Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Unit Hemodialisa Rumah Sakit Imanuel Lampung Mardani, Rusminingtyas Hasri; Nopiyansyah, Nopiyansyah; Lestari, Yovita Endah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic kidney failure is defined as a decline in chronic kidney function that lasts months to years and is characterized by a decrease in kidney function (Glomerular Filtration Rate) ≤60 ml/min/1.73mm2 and a creatinine albuminuria ratio of ≥ 30mg/g. This study aims to determine the success rate of anemia therapy in patients with Chronic Kidney Failure (CKD) in the Hemodialysis Unit at Imanuel Hospital, Lampung. This research was conducted in March-May 2023. This research is a type of non-experimental research with an analytical descriptive design from medical record data of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis with anemia therapy at Imanuel Lampung Hospital. The patient sample was 41 patients, then data management and data analysis were carried out including HGB and HCT levels. Statistical results using the Paired T-Test obtained a p-value of HGB 0.28 <0.05 and a p-value of HCT 0.110 > 0.05, the Chi Square statistical test obtained a p-value of 0.641 for gender and a p-value a value of 0.734 for comorbidities, the Mann Whitney test obtained a p-value of 0.05 for age. The results of the study Anemia therapy in patients with Chronic Kidney Failure (CKD) at the Hemodialysis Unit at Immanuel Hospital Lampung was successful in 27 patients (66%) and unsuccessful in 14 patients (34%). Patient characteristics such as age, gender, and comorbidities affect the success rate of using anti-anemia drugs in CRF patients at Immanuel Hospital.
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPETENSI PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT MUTIARA BUNDA TULANG BAWANG Hariani, Kadek; Angin, Martianus Perangin; Lestari, Yovita Endah
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v8i1.17207

Abstract

Hipertensi mengacu pada suatu kondisi dimana tekanan darah sistolik ≥ 130 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥ 80 mmHg. Siklus pengobatan hipertensi cukup panjang sehingga harus didiagnosis secara dini dan di obati dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Mutiara Bunda Tulang Bawang, berdasarkan kategori tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, dan tepat dosis. Penelitian ini merupakan penelitian jenis observasional deskriptif dengan menggunakan data retrospektif. Data diambil dari rekam medik pasien hipertensi periode Januari-Maret 2024 dan sampel diperoleh 173 pasien terbanyak yaitu perempuan 118 (68,20%) dan pasin usia 56-65 sebanyak 75 (43,35%). Golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah golongan CCB yaitu amlodipin sebesar 106 (34,75%). Rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi berdasarkan tepat diagnosa (100%), tepat pasien (100%), tepat indikasi penyakit (100%), tepat dosis (100%). Penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Mutiara Bunda Tulang Bawang sudah rasional. Kata kunci : Hipertensi, pasien rawat jalan, evaluasi penggunaan obat.
PROFIL TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN INFORMASI OBAT DI APOTEK IBNU SINA PRINGSEWU Muhammad, Mahathir Farhan; Lestari, Yovita Endah; Samor, Vania Amanda
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v8i1.13748

Abstract

Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan dalam membantu mewujudkan tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Selain itu juga sebagai salah satu tempat pengabdian dan praktek profesi apoteker dalam melakukan pekerjaan kefarmasian, salah satunya melakukan Pelayanan Informasi Obat. Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan menggunakan metode cross-sectional yang melibatkan 100 partisipan yang berkunjung ke Apotek Ibnu Sina Pringsewu. Tingkat kepuasan konsumen serta korelasinya dengan karakteristik demografi konsumen diukur menggunakan kuesioner dengan 12 pertanyaan yang tersedia; divalidasi dan diuji reliabilitas menggunakan SPSS 24. Berdasarkan hasil diketahui bahwa rata-rata tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan informasi obat di Apotek Ibnu Sina Pringsewu adalah sangat puas dengan persentase 80-86%, dan diketahui tidak terdapat hubungan antara karakteristik demografi (umur, pekerjaan, jenis kelamin dan pendidikan) konsumen terhadap rata-rata tingkat kepuasan pelayanan informasi obat di Apotek Ibnu Sina Pringsewu.
TINGKAT PEMAHAMAN SEDIAAN OBAT FARMASI DI SD NEGERI 03 BANDAR SAKTI Nurkhalika, Rachmi; Lestari, Yovita Endah; Sejati, Gusti Purnama; Clarista, Helaria Eren; Tiana, Helda
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i2.14895

Abstract

Masalah penggunaan obat yang rasional di masyarakat terutama pada kalangan pelajar masih belum banyak yang mengetahui atau masih minim pengetahuan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengarahan dan mengedukasi anak-anak agar lebih mengenalisediaan obat farmasi sejak dini kepada anak sekolah dasar. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan ke SD Negeri 03 bandar Sakti, Lampung Tengah yang berjumlah sekitar 45 siswa dan diadakannnya pre-test dan post-test kusioner mengenai sediaan obat farmasi. Untuk mengetahui pengetahuan sebelum dan sesudah diberi informasi mengenai sediaan obat farmasi. Hasil yang didapatkan dari penyuluhanini adalah meningkatnya pengetahuan siswa-siswi tentangSediaan Obat Farmasi yang dibuktikan dari nilai rata-rata presentase sebelum dan sesudah penelitian yaitu 87,72% dan96,36%. Peningkatan ini menunjukan bahwa siswa-siswi sudah mengetahui tentang sediaan obat farmasi.  
PENYULUHAN PERILAKU BERSIH DAN SEHAT (PHBS) UNTUK MENCEGAH DIARE PADA ANAK SD DI SDN 3 BANDAR SAKTI LAMPUNG TENGAH Lestari, Yovita Endah; Samor, Vania Amanda; Raberta, Kara Bahari; Wulandari, Azizah
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i2.18118

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah kebiasaan diri sendiri untuk berperilaku sehat dengan adanya kesadaran diri sendiri. Anak sekolah merupakan kelompok usia yang rentan untuk mengalami masalah kesehatan karena sebagian waktunya dihabiskan diluar lingkungan rumah dan diluar pengawasan orang tua salah satunya yang rentan menyerang anak usia sekolah adalah timbulnya penyakit diare yang dapat pengaruhi oleh faktor makanan, faktor infeksi, faktor psikis dan faktor lingkungan. Melalui program ini diharapkan agar dapat menambah pengetahuan anak-anak SDN 3 Bandar Sakti, Lampung Tengah tentang apa itu PHBS dan menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode partisipatori yang melibatkan peran dan partisipasi anak-anak kela 4 SD sebanyak 50 orang secara langsung. Hasil yang diperoleh dari penyuluhan yaitu Kegiatan Pengabdian Masyarakat Penyuluhan PHBS Untuk Mencegah Diare Pada Anak SD di SDN 3 Bandar Sakti Lampung Tengah berjalan dengan baik dan sudah mencapai tujuan yang diharapkan. Maka dapat disimpulkan bahwa hal tersebut dapat dilihat dari antusiasme anak-anak selama kegiatan berlangsung, dan dari pertanyaan-pertanyaan yang dijawab dengan tepat oleh Anak-anak. Kata Kunci: Anak-Anak, Mencegah, PHBS, Penyuluhan
Efektivitas Pemberian Krim Ekstrak Daun Teh-Tehan (Acalypha siamensis) Sebagai Penyembuhan Luka Bakar Pada Kelinci Jantan Windayani, Wulan Tri; Nofita, Nofita; Lestari, Yovita Endah
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.998

Abstract

Teh-Tehan (Acalypha siamensis) merupakan tumbuhan yang memiliki efektivitas sebagai penyembuhan luka dengan dibuat dalam bentuk sediaan krim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan konsentrasi ekstrak yang efektif dalam efektivitas penyembuhan luka bakar pada kelinci New Zealand putih jantan menggunakan ekstrak daun teh-tehan. Metode ekstraksi dilakukan secara maserasi dengan pelarut etanol 70%. Konsentrasi ekstrak yang digunakan dalam formula sediaan krim ekstrak daun teh-tehan yaitu F1 (3%), F2 (5%), F3 (10%). Kontrol positif (K+) krim asam hialuronat, kontrol negatif (K-) sediaan krim tanpa ekstrak dan kontrol normal K(n). Hasil pengujian luka bakar yaitu K(+), F2 dan F3 sama efektivitasnya dalam penyembuhan luka dapat dilihat dari hasil makroskopis nagaoka dengan skor 7. Namun, berdasarkan waktu penyembuhan F3 lebih baik dalam penyembuhan luka dibandingkan dengan F2. F1, K(-) dan K(n) menunjukkan penyembuhan yang paling lambat berdasarkan waktu penyembuhan. Konsentrasi ekstrak sebesar 10% memberikan efektivitas penyembuhan yang lebih efektif dalam penyembuhan luka bakar. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan maka memberikan hasil yang maksimal.