Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : njcom community service journal

Strategi Pengembangan Wisata Ziarah Makam Waliyullah K.H. Raden Abdul Majid sebagai Potensi Pariwisata Rohani di Desa Mangunreja Tasikmalaya Rd. Rohmat Saedudin; Siti Hajar Komariah; Mega Fitri Yani; Cindy Muhdiantini; Ilham Auliya Rahman; Richard Tryas Sembiring; Muhammad Dwi Hary Sandy
NJCOM: Community Service Journal Vol. 1 No. 1 (2025): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14756599

Abstract

Pariwisata di Indonesia mengalami transformasi menjadi segmen-segmen bervariasi, termasuk wisata sosial, budaya, pendidikan, agama, dan lainnya. Segmentasi ini memungkinkan pengalaman wisata yang beragam, dari menikmati keindahan alam hingga rekreasi keluarga. Salah satu wacana yang semakin mendapat perhatian adalah wisata rohani, khususnya wisata ziarah makam. Kegiatan ini dianggap memberikan nilai spiritual tinggi dan ketenangan kepada pengunjung, terutama saat mengunjungi makam tokoh agama seperti Waliyullah K.H Raden Abdul Majid di Desa Mangunreja Tasikmalaya. Meskipun memiliki potensi besar dalam kontribusi ekonomi lokal dan pelestarian budaya, wisata ziarah tersebut menghadapi berbagai tantangan. Fasilitas yang kurang memadai, kurangnya pengelolaan dan promosi efektif, serta dukungan yang minim dari pemerintah dan komunitas lokal menjadi hambatan. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis perlu diambil, seperti peningkatan fasilitas, pengelolaan, dan promosi. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas lokal dapat mendukung rencana implementasi yang terinci, termasuk identifikasi potensi wisata, peningkatan fasilitas, pengelolaan efektif, strategi promosi, tahapan pengembangan, alokasi sumber daya, dan evaluasi kinerja. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan potensi wisata ziarah, menciptakan manfaat ekonomi merata, dan menjaga kelestarian budaya serta nilai spiritual.
Pelatihan Desain Produk dan Pemasaran buat Kaligrafi Geometris Soni Fajar Surya Gumilang; R. Apip Miptahudin; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15803420

Abstract

Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh tim Universitas Telkom di Desa Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, berhasil meningkatkan kapasitas pelaku UMKM kaligrafi geometris di sekitar kawasan wisata ziarah KH. Abdul Majid. Program ini berlangsung selama empat bulan dengan pendekatan pelatihan desain produk, strategi pemasaran digital, dan pemanfaatan media sosial. Melalui partisipasi aktif pengrajin kaligrafi, pelaku UMKM, dan pengelola wisata, terjadi peningkatan kualitas desain produk serta kemampuan pemasaran digital. Evaluasi menunjukkan peningkatan kepercayaan diri peserta dan kemampuan menyusun model bisnis sederhana. Dukungan dari BUMDes, pemerintah desa, dan komunitas seni menjadi faktor kunci keberhasilan program. Luaran program meliputi modul pelatihan, video dokumentasi, dan artikel ilmiah. Program ini memberikan kontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya lokal serta menjadi model replikasi untuk daerah lain.
Peningkatan Produksi Nila Merah Bioplox berbasis Kontrol Pemberian Pakan dan Vitamin Rd. Rohmat Saedudin; Muhammad Fathinuddin; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15804025

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila merah berbasis sistem bioflok melalui kontrol pemberian pakan dan vitamin di Desa Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat petani ikan, khususnya Kelompok Masyarakat Dawagung (KMD), adalah rendahnya pemahaman tentang manajemen nutrisi ikan serta keterbatasan teknologi dalam budidaya. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahap: survei dan persiapan, penyusunan modul pelatihan, pelatihan langsung, pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani, penerapan sistem kontrol pakan, kualitas air kolam, serta produktivitas ikan. Berat rata-rata ikan meningkat 18–22% dan angka kematian menurun sekitar 12%. Selain itu, keterlibatan aktif petani dan semangat keberlanjutan menjadi indikator keberhasilan penting. Program ini memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan lokal. Dengan demikian, pendekatan kontrol pakan dan vitamin dalam budidaya bioflok terbukti sebagai solusi efektif dan berkelanjutan.
Transformasi UMKM Gula Semut Menuju Daya Saing Pasar: Studi Kasus di Kampung Kaum Selatan Desa Mangunreja Avon Budiyono; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto Hediyanto; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15808328

Abstract

Pemberdayaan UMKM di wilayah pedesaan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan globalisasi dan memperkuat fondasi ekonomi nasional. Kampung Kaum Selatan, Desa Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan salah satu wilayah dengan potensi ekonomi lokal yang besar, khususnya dalam produksi gula semut berbahan baku nira/kawung. Namun, proses produksi dan pemasaran masih dilakukan secara konvensional, sehingga membatasi perkembangan usaha. Melalui program pengabdian masyarakat ini, dilakukan pelatihan dalam tiga aspek utama, yaitu pembentukan legalitas badan usaha, perbaikan proses produksi dengan teknologi tepat guna, serta diversifikasi produk dan pembuatan kemasan yang menarik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kewirausahaan, efisiensi produksi, serta peningkatan daya saing produk. Meskipun demikian, masih ditemukan tantangan berupa rendahnya literasi digital yang perlu ditindaklanjuti dengan pendampingan lebih lanjut. Pendekatan kolaboratif dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Limbah Kotoran Burung Walet Menjadi Pupuk Buatan Dan Cairan Pestisida Pembasmi Hama Sebagai Solusi Kelangkaan Pupuk Bagi Gabungan Kelompok Tani Adityas Widjajarto; Muhammad Ilham Maulana; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15814432

Abstract

Kelompok tani di Desa Mangunreja, Tasikmalaya menghadapi krisis pupuk kimia yang menyebabkan penurunan hasil panen hingga 50%. Penelitian ini mengembangkan solusi berbasis pemanfaatan kotoran walet sebagai pupuk organik cair melalui proses fermentasi. Metode pembuatan melibatkan: (1) pengumpulan dan penghalusan kotoran walet, (2) pencampuran dengan EM4 dan molase, (3) fermentasi 7-10 hari, serta (4) penyaringan untuk menghasilkan pupuk cair. Analisis menunjukkan produk akhir mengandung unsur hara makro (N 2,1%, P 1,8%, K 1,5%) dan mikro (Ca, Mg) yang essensial bagi tanaman. Implementasi program pengabdian masyarakat tahun 2024 berfokus pada tiga aspek: produksi pupuk organik, formulasi pestisida alami, dan pengembangan pemasaran produk. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan 35% produktivitas lahan percobaan dengan biaya produksi 40% lebih murah dibanding pupuk kimia. Inovasi ini tidak hanya mengatasi kelangkaan pupuk tetapi juga mendorong pertanian berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.
Digitalisasi Manajemen Aset Desa Citeureup: Implementasi Aplikasi untuk Pengelolaan Aset yang Transparan dan Efisien Tengku Ahmad Riza; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18434497

Abstract

Desa Citeureup di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan dalam pengelolaan aset desa yang masih bergantung pada sistem pencatatan manual menggunakan Microsoft Excel. Sistem ini memiliki berbagai keterbatasan dalam hal transparansi, akurasi data, dan aksesibilitas informasi bagi masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui pengembangan sistem manajemen aset berbasis website yang mudah diakses, aman, dan terstruktur. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari survei kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan, hingga implementasi dan evaluasi. Website yang dikembangkan mencakup fitur pencatatan aset real-time, pelacakan kondisi, dan pelaporan otomatis. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dan partisipasi masyarakat. Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan aset desa. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya digitalisasi tata kelola desa yang berbasis konteks lokal dan dukungan aktif pemerintah desa.
Community Empowerment of MSMEs through Business Model Canvas Training and the Utilization of Digital Technology in Business Development Siti Hajar Komariah; Ananda Risya Triani; Cindy Muhdiantini; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULY
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21629347

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in supporting community economic growth. However, many MSME actors still face challenges in business management, business model development, and the use of digital technology. This community service program aims to improve MSME capacity through training and mentoring on the Business Model Canvas (BMC), entrepreneurship, and digital marketing strategies. The program was conducted with Wahana Bina Insani in Bandung Regency using a participatory approach, including needs identification, training, hands-on practice, and evaluation. The materials covered business model concepts, the nine elements of BMC, branding, social media use, and digital content creation. Participants practiced developing their own business models based on their enterprises. The results showed improved understanding of structured business planning, customer segmentation, value creation, and digital marketing utilization. This program is expected to enhance MSME adaptability and competitiveness in the digital economy era.
Community-Based Flood Monitoring and Mitigation Education through the Implementation of Biopore Systems in Cangkuang Kulon Village Rd. Rohmat Saedudin; Cindy Muhdiantini; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULY
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21629704

Abstract

Floods are among the most common hydrometeorological disasters in Indonesia and have significant impacts on the social and economic well-being of communities. Cangkuang Kulon Village, Bandung Regency, is one of the areas vulnerable to flooding, highlighting the need to strengthen community capacity in disaster mitigation. This community service program aimed to enhance public understanding of community-based flood monitoring and mitigation through the implementation of biopore systems and the provision of supporting facilities. The activity involved village officials and local community members. The implementation methods included educational sessions, interactive discussions, and the handover of biopore construction equipment. The results indicated an improvement in community understanding of environmental monitoring, the application of biopore systems as a flood mitigation measure, and the importance of community participation in building sustainable disaster preparedness.
Digitalisasi Manajemen Aset Desa Citeureup: Implementasi Aplikasi untuk Pengelolaan Aset yang Transparan dan Efisien Tengku Ahmad Riza; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18434497

Abstract

Desa Citeureup di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan dalam pengelolaan aset desa yang masih bergantung pada sistem pencatatan manual menggunakan Microsoft Excel. Sistem ini memiliki berbagai keterbatasan dalam hal transparansi, akurasi data, dan aksesibilitas informasi bagi masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui pengembangan sistem manajemen aset berbasis website yang mudah diakses, aman, dan terstruktur. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari survei kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan, hingga implementasi dan evaluasi. Website yang dikembangkan mencakup fitur pencatatan aset real-time, pelacakan kondisi, dan pelaporan otomatis. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dan partisipasi masyarakat. Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan aset desa. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya digitalisasi tata kelola desa yang berbasis konteks lokal dan dukungan aktif pemerintah desa.
Community Empowerment of MSMEs through Business Model Canvas Training and the Utilization of Digital Technology in Business Development Siti Hajar Komariah; Ananda Risya Triani; Cindy Muhdiantini; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULY
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21629347

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in supporting community economic growth. However, many MSME actors still face challenges in business management, business model development, and the use of digital technology. This community service program aims to improve MSME capacity through training and mentoring on the Business Model Canvas (BMC), entrepreneurship, and digital marketing strategies. The program was conducted with Wahana Bina Insani in Bandung Regency using a participatory approach, including needs identification, training, hands-on practice, and evaluation. The materials covered business model concepts, the nine elements of BMC, branding, social media use, and digital content creation. Participants practiced developing their own business models based on their enterprises. The results showed improved understanding of structured business planning, customer segmentation, value creation, and digital marketing utilization. This program is expected to enhance MSME adaptability and competitiveness in the digital economy era.