Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Lensa Pendas

Analisis Kebijakan Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Di Sekolah Dasar : Studi Konversial Era Merdeka Nurjanna; Muh. Khaerul Ummah BK; Moh. Rudini
Jurnal Lensa Pendas Vol 10 No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v10i2.4654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada min 1 Toli-Toli dalam konteks kurikulum Merdeka. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi siswa, guru, kepala sekolah, pengawas, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 menerima dukungan positif dari berbagai pihak dan berdampak pada peningkatan karakter dan keterampilan sosial siswa. Namun, sejumlah tantangan ditemukan, seperti batasan waktu, kebutuhan untuk biaya tambahan, dan adaptasi guru terhadap penilaian berbasis proses. Kontroversi muncul ketika cita-cita kebijakan tidak sejalan dengan kondisi nyata di sekolah. Program P5 dianggap relevan, tetapi masih memerlukan bantuan dan penyesuaian berkelanjutan terhadap karakteristik lokal untuk implementasi yang optimal.
Analisis Gejala Disleksia Interpretatif Siswa Kelas Tinggi Kajian (Studi Fenomenologi) di Sekolah Dasar Kartika; Muh. Khaerul Ummah BK; Hasia Marto
Jurnal Lensa Pendas Vol 10 No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v10i2.4678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengatasi disleksia interpretatif pada siswa kelas V di SDN Sandana dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengenali kesulitan siswa melalui ketidakmampuan memahami dan menjelaskan teks. Guru memberikan dukungan emosional dan menggunakan metode membaca berulang serta membaca bersama untuk membantu pemahaman siswa. Pujian dan reward diberikan untuk meningkatkan motivasi. Faktor penghambat termasuk keterbatasan waktu, kurangnya keterlibatan orang tua, dan fasilitas yang terbatas. Meskipun ada tantangan, upaya guru memberikan hasil positif, meskipun perubahannya masih bertahap. Penelitian ini menyarankan perlunya dukungan lebih lanjut dari sekolah dan orang tua untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.