Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERAN ANTARA POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK, DAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA REMAJA PUTRI Barus, Vira Annisa; Siregar, Mhd. Fuad Zaini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 4 (2024): JUNI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengisi kesenjangan pengetahuan dan memberikan kontribusi signifikan pada pemahaman kita tentang dinamika kompleks PMS pada kelompok ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara pola makan, aktivitas fisik, dan tingkat stres dengan kejadian PMS pada remaja putri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam terhadap beberapa remaja putri yang ada di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dan menggunakan teknik analaisis data deksriptif. Hasil utama kajian hubungan gizi, aktivitas fisik dan stres dengan kejadian premenstrual syndrome (PMS) pada remaja putri dapat dilihat pada berbagai aspek terkait gizi, aktivitas fisik dan stres. Pola makan yang tidak seimbang meliputi: mengonsumsi makanan bergizi tinggi atau makan sangat sedikit. Hal ini dapat mempengaruhi terjadinya PMS. Kebiasaan pola makan seperti tinggi gula, garam, kafein, minuman berkarbonasi, dan camilan dapat menyebabkan PMS. Aktivitas fisik yang tidak seimbang dapat mempengaruhi kadar hormon dalam tubuh dan mempengaruhi terjadinya PMS. Aktivitas fisik tingkat tinggi dapat meningkatkan atau menurunkan pengeluaran energi dan dapat mempengaruhi keseimbangan hormonal.
Pengaruh Berbicara Kasar dalam Konteks Sosial terhadap Perkembangan Akhlak Anak Usia Prasekolah Rizekuna, Rizekuna; Siregar, Mhd. Fuad Zaini
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 3 Nomor 2 Mei (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v3i2.2037

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh bahasa kasar terhadap perkembangan sosial anak usia prasekolah dan pentingnya aktivitas bermain peran dalam mendukung perkembangan sosial mereka. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini mengamati perilaku tiga anak berusia 6-12 tahun. Hasil menunjukkan bahwa anak-anak prasekolah yang terpapar bahasa kasar menganggapnya sebagai hal yang biasa, mempengaruhi perkembangan kognitif dan sosial mereka, serta kemampuan berpikir kritis dan komunikasi. Sebaliknya, bermain peran meningkatkan kemampuan komunikasi, empati, dan interaksi sosial anak-anak. Diperlukan intervensi dari orang tua, pendidik, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung penggunaan bahasa positif. Strategi pendidikan yang mempromosikan komunikasi positif dan keterampilan sosial harus diterapkan di rumah dan sekolah. Kerja sama antara orang tua, pendidik, dan komunitas sangat penting untuk membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan berkomunikasi yang baik, membentuk dasar kuat bagi perkembangan moral dan sosial mereka.
Faktor-faktor Kenakalan Remaja pada Remaja Usia 13-15 Tahun Zein, Najib Hasbilah; Siregar, Mhd. Fuad Zaini
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Volume 2 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jerh.v2i2.2034

Abstract

Masa remaja, yang mencakup penduduk berusia 10-24 tahun menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), adalah periode penting dalam perkembangan manusia yang sering kali diwarnai dengan ketegangan emosional akibat perubahan fisik dan psikis, serta tekanan sosial. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, remaja di Indonesia berjumlah sekitar 25.09% dari total populasi. Kenakalan remaja menjadi tantangan serius, melibatkan kasus seperti tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkoba, dan kehamilan tidak diinginkan. Studi ini bertujuan mengeksplorasi tren dan jenis kenakalan remaja serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan wawancara dan observasi terhadap tiga remaja berusia 13-15 tahun. Hasil menunjukkan bahwa faktor ekonomi keluarga, pola asuh orang tua, lingkungan sekolah, dan pengaruh teman sebaya berperan signifikan dalam perilaku kenakalan remaja. Kondisi ekonomi rendah memaksa remaja mencari cara alternatif untuk memenuhi kebutuhan hidup, sementara pola asuh yang kurang perhatian atau terlalu otoriter mendorong remaja mencari pengakuan di luar rumah. Lingkungan sekolah yang kurang disiplin dan prestasi akademik rendah juga berkontribusi terhadap kenakalan, dengan pengaruh teman sebaya menjadi pendorong kuat. Oleh karena itu, pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan remaja yang sehat dan positif.
Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Antara Pelajar di Kabupaten Karo Siregar, Mhd. Fuad Zaini; Banurea, Oda Kinata; Pasaribu, Mansyur Hidayat; Mukhlasin, Ahmad; Hidayat, Rahmat
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.3262

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi akademik dan kesiapan pelajar dalam menulis karya tulis ilmiah melalui pelatihan yang terintegrasi dan berjenjang di Kabupaten Karo. Permasalahan yang dihadapi pelajar umumnya meliputi rendahnya pemahaman mengenai jenis-jenis karya ilmiah, tuntutan akademik di perguruan tinggi, serta minimnya pengetahuan tentang tools pendukung penulisan ilmiah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan partisipatif dan pendampingan edukatif yang meliputi pengenalan jenis karya ilmiah, pemahaman tugas-tugas mahasiswa di kampus, serta pengenalan tools penulisan ilmiah seperti Turnitin, Mendeley, dan Grammarly. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelajar terhadap ekosistem penulisan ilmiah secara menyeluruh. Pelajar mampu mengenali berbagai bentuk karya ilmiah, memahami karakteristik tugas akademik di perguruan tinggi, serta menyadari pentingnya etika akademik, sitasi, dan kualitas bahasa dalam penulisan ilmiah. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri pelajar dalam menghadapi kegiatan menulis ilmiah dan lomba karya tulis ilmiah. Kegiatan pengabdian ini memiliki kebaruan pada pendekatan pelatihan yang tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis penulisan, tetapi juga membangun kesiapan akademik melalui pemahaman alur akademik dan pemanfaatan tools penulisan ilmiah sejak jenjang sekolah menengah. Dengan demikian, model kegiatan ini berpotensi untuk direplikasi sebagai upaya penguatan budaya literasi ilmiah dan pembinaan karya tulis ilmiah pelajar secara berkelanjutan.