Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

USULAN PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN THEORY OF CONSTRAINT PADA BAGIAN WELDING REAR BODY PT KRAMA YUDHA RATU MOTOR ZENY FATIMAH HUNUSALELA
Faktor Exacta Vol 6, No 1 (2013)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.994 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v6i1.219

Abstract

PT Krama Yudha Ratu Motor merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang perakitan kendaraan bermotor jenis niaga yang ada di Indonesia. Salah satu jenis kendaraan yang dirakit yaitu L-300. Saat ini permasalahan yang dihadapi oleh PT Krama Yudha Ratu Motor yaitu tidak tercapainya target produksi yang telah direncanakan. Hal ini disebabkan oleh adanya tidak meratanya kapasitas antar stasiun kerja yang dapat menyebabkan bottleneck. Salah satu proses produksi yang terdapat pada PT Krama Yudha Ratu Motor yaitu welding rear body. Pada welding rear body memproduksi rear body jenis kendaraan L-300. Tipe rear body yang diproduksi di welding rear body yaitu pick up flat back, pick up standard, dan mini bus. Akibat dari kapasitas dan waktu proses pada masing-masing stasiun kerja tidak sama maka aliran produksi jadi terhambat sehingga target produksi yang telah ditetapkan tidak tercapai. Oleh karena itu diusulkan untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan pendekatan drum-buffer-rope (DBR) berdasarkan prinsip theory of constraint (TOC). Dan dengan penjadwalan ini diharapkan target produksi yang sudah direncanakan dapat tercapai. (Kata Kunci : Penjadwalan produksi, theory of constraint
Pelatihan ISO 9001:2015 Kepada Lembaga Bimbingan Belajar Insan Cendikia Gemilang Zeny Fatimah Hunusalela; Surya Perdana; Tiara Tiara Tiara
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 4 No 3 (2021): IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4 November 2021
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1408.163 KB)

Abstract

Dalam upaya penerapan sistem manajemen mutu secara efektif, maka dituntut adanya suatu kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengelola seluruh proses kerja yang saling berhubungan dan berinteraksi baik secara intern maupun ekstern. Perlu adanya suatu program berkesinambungan yang perlu didukung oleh semua personel yangterlibat dalam penerapan sistem ini. Ketika perusahaan/organisasi berupaya untuk menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015, maka perusahaan/organisasi perlu menetapkan Dokumentasi Sistem Manajemen Mutunya sesuai persyaratan standar sebagai landasan penerapan dan peningkatan mutu yang berkesinambungan. Pada Lembaga Bimbingan Belajar Insan Cendekia Gemilang yang baru berdiri pada tahun 2021 lembaga ini membutuhkan informasi mengenai Sistem Manajemen Mutu (SMM) demi menjaga kualitas layanannya. Untuk menanggulangi permasalahan yang dihadapi oleh mitra maka tim abdimas melakukan pelatihan mengenai ISO 9001:2015. Dalam ISO 9001:2015 berisi persyaratan-persyaratan sistem manajemen mutu yang mengarahkan organisasi untuk mengendalikan prosesnya menuju pencapaian sasaran-sasarannya termasuk diantaranya kepuasan pelanggan, kesesuaian dengan peraturan dan perundangundangan serta peningkatan berkesinambungan
Analisis Postur Kerja Operator Dengan Metode RULA dan REBA Di Juragan Konveksi Jakarta Zeny Fatimah Hunusalela; Surya Perdana; Galuh Krisna Dewanti
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 1 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 1 Maret 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.272 KB) | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i1.1656

Abstract

Juragan Konveksi is a home industry whose production process is still conventional. Based on the initial observations, there are 3 workstations whose operators often experience injuries, including the pattern cutting station, the sewing process station, and the finishing station. The purpose of this study was to determine the level of work injury on the operator. The methods used are RULA (Rapid Upper Limb Assessment) and REBA (Rapid Entire BodyAssessment). From the results of the NBM (Nordic Body Map) questionnaire calculation, there are four operators who have a high level of risk, namely the pattern cutting process with a score of 80 and 77, and the sewing process with a score of 71 and 73, and two operators have a very high-risk level in the finishing process. with a score of 92 and 103. From the RULA score on the sewing process operator, a score of 6 was obtained, which means that further investigation is needed, and changes must be made immediately. Then for the REBA score on the pattern cutting and finishing process operators get a value of 8 and 10 which means there is a high risk of injury/muscle disorders. This means that it is necessary to make improvements to the productionprocess to reduce work injuries for operators.
Analisis Pengendalian Persediaan Komoditas Sayur Organik Untuk Efisiensi Biaya Persediaan Dengan Menggunakan Wagner-Within Algorithm Dan Heuristic Silver-Meal Method Pada PT Masada Organik Indonesia Fitri Fitri; Ririn Regiana Dwi Satya; Zeny Fatimah Hunusalela
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 11 No. 3 (2021): VOLUME 11 NO 3 NOVEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.207 KB) | DOI: 10.25105/jti.v11i3.13074

Abstract

Intisari—Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki peluang dalam mengembangkan pertanian organik. Beberapa tahun terakhir ini, perhatian masyarakat terhadap pertanian organik semakin meningkat. Salah satu komoditas prospektif yang dapat dikembangkan dengan sistem pertanian organik di Indonesia adalah sayur-sayuran. PT Masada Organik Indonesia merupakan salah satu perusahaan agribisnis di Jawa Barat yang bergerak dibidang pertanian organik. Masalah yang dihadapi PT Masada Organik Indonesia adalah tidak terkontrolnya pengendalian persediaan yang disebabkan oleh permintaan pelanggan yang tidak menentu (dinamis) dan fluktuatif. Manajemen persediaan bertujuan untuk menentukan perencanaan pengendalian komoditas sayur organik di PT Masada Organik Indonesia dalam rangka efisiensi dan meminimalkan biaya persediaan yang dikeluarkan oleh perusahaan. Metode Algoritma Wagner-Within dan metode Heuristik Silver Meal memiliki tujuan yang sama yaitu menghasilkan kuantitas pesan yang optimum dengan biaya yang rendah. Dari hasil pengolahan data didapatkan metode usulan yang terbaik adalah biaya persediaan menggunakan metode Heuristik Silver Meal karena dapat menghasilkan biaya yang paling rendah dibandingkan dengan metode Algoritma Wagner-Within yaitu dengan penghematan sebesar Rp. 64.000.000,- dan efisiensi 26% dari metode yang diterapkan oleh perusahaan dengan total biaya persediaan yaitu Rp. 178.235.754,- Abstract—Indonesia is an agricultural country that has the opportunity to develop organic agriculture. In recent years, the public's attention to organic farming has increased. One of the prospective commodities that can be developed using an organic farming system in Indonesia is vegetables. PT Masada Organik Indonesia is an agribusiness company in West Java which is engaged in organic agriculture. The problem faced by PT Masada Organik Indonesia is uncontrolled inventory control caused by erratic (dynamic) and fluctuating customer demand. Inventory management aims to determine the planning of organic vegetable commodity control at PT Masada Organik Indonesia in the context of efficiency and minimizing inventory costs incurred by the company. The Wagner-Within Algorithm method and the Heuristic Silver Meal method have the same goal, namely to produce an optimum message quantity at a low cost. From the results of data processing, it is found that the best proposed method is the inventory cost using the Heuristic Silver Meal method because it can produce the lowest cost compared to the Wagner-Within Algorithm method with a savings of Rp. 64,000,000, - and 26% efficiency from the method applied by the company with a total inventory cost of Rp. 178,235,754, -.
Usulan Fasilitas Kerja Menggunakan Metode WERA, NERPA, dan Software Sketchup Irwan Kurniawan; Zeny Fatimah Hunusalela; Ramli Murgani
Jurnal Optimasi Teknik Industri (JOTI) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Teknik Industri Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/joti.v4i2.13827

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui risiko yang dialami oleh pekerja menggunakan metode WERA dan NERPA. Memberikan usulan perbaikan pada kegiatan produksi oncom guna mengurangi risiko cidera terhadap para pekerja Pabrik Oncom Ardi. Dari 7 aktivitas kerja yang meliputi pengangkutan bahan baku, pengepressan, pengayakan, pengukusan, mencetak, peragian, dan pemotongan, yang memiliki skor tertinggi adalah pada aktivitas pemotongan dengan skor pada Kuesioner Nordic Body Map (NBM) sebesar 82 yang dimana termasuk level tinggi dan perlu tindakan segera, kemudian dianalisa menggunakan metode Work Ergonomic Risk Assessment (WERA) dan metode kedua adalah  Novel Ergonomic Postural Assessment (NERPA). Pada aktivitas pemotongan skor WERA adalah 36 yang dimana skor tersebut termasuk kedalam level medium yang berarti bahwa pekerjaan perlu ditinjau dan perubahan. Dan pada metode NERPA skor yang didapat adalah 7 yang berarti skor tersebut menunjukan bahwa perlu penelitian lebih lanjut dan tindakan secepatnya. Dari skor yang didapat menggunakan metode WERA dan NERPA maka perlu ada perubahan fasilitas bagian apada aktivitas pemotongan. Usulan fasilitas kerja berupa meja dengan tinggi 100 cm, lebar 150 cm, dan panjang 60 cm. Setelah disimulasikan dengan meja tersebut bahwa ada penurunan skor pada aktivitas pemotongan yang dimana pada skor WERA sebelum perubahan adalah 36  dan setelah perubahan menjadi 24 dari level medium ke low (Pekerjaan dibolehkan), dan untuk skor NERPA sebelum perubahan adalah 7 dan setelah perubahan skornya adalah 3 yang termasuk menunjukan bahwa perlu penelitian lebih lanjut atau masih dalam kategori low.
Usulan Penjadwalan Produksi Menggunakan Metode Algoritma Tabu Search dan Ant Colony Optimization Untuk Meminimasi Makespan di PT. Raja Ampat Indotim Andika Prima Putra; Zeny Fatimah Hunusalela
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 5 No. 2 (2022): KaLIBRASI September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.592 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v5i2.1022

Abstract

Pentingnya penjadwalan produksi untuk mendapatkan waktu penyelesaian pekerjaan yang optimal, yaitu waktu yang dibutuhkan secara wajar oleh pekerja normal untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang dijalankan dalam sistem kerja terbaik. Terdapat suatu permasalahan yang sering terjadi pada PT. Raja Ampat Indotim seperti nilai makespan perusahaan terlalu tinggi pada pembuatan mesin parutan kelapa, pelet lokal dan pemipil jagung dengan nilai makespan sebesar 757,97 menit. Sehingga menyebabkan terlambatnya target pemesanan produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari alternatif penjadwalan terbaik untuk menggurangi makespan selama proses produksi, sehingga dalam sehari didapatkan waktu proses yang lebih optimal. Metode yang digunakan Algoritma Tabu Search (TS) dan Algoritma Ant Colony Optimization (ACO). Hasil penelitian yang didapatkan dari metode yang digunakan yaitu metode Algoritma Tabu Search pada job 3-1-2 dengan nilai makespan sebesar 621,11 menit. Kemudian metode Algoritma Ant Colony Optimization didapatkan hasil pada job 3-1-2 dengan total makespan terendah yaitu 683,27 menit. Dengan demikian perusahaan dapat menggunakan penjadwalan produksi menggunakan metode Algoritma Tabu Search guna untuk mengatasi target keterlambatan produk pada penjadwalan produksinya.
Pengoptimalan Persediaan Bahan Baku Natur E DN Revitalizing dengan Metode Fuzzy Mamdani dan Algoritma Within Wagner pada PT Darya Varia Laboratoria Herdy Alfiansyah; Zeny Fatimah Hunusalela; Theresia Evy Yulianty Nadeak
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 13 No. 2 (2023): VOLUME 13 NO 2 JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari— PT Darya Varia Laboratoria memakai sistem Make to Order dimana produksi dilakukan sesuai dengan permintaan yang ada. diperlukan perencanaan persediaan karena terdapat bahan baku yang tidak mencukupi stoknya dan adanya masa kadaluarsa setiap bahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pengendalian persediaan pada bahan baku dan mengetahui hasil biaya optimal persediaan pada bahan baku. Logika fuzzy merupakan logika yang berhadapan dengan konsep kebenaran sebagian, dimana logika klasik menyatakan bahwa segala hal dapat diekspresikan dalam istilah binary. Algoritma Within Wagner adalah salah satu optimasi untuk memecahkan permasalahan inventori yang bersifat deterministik dinamis. Algoritma Within Wagner dapat membantu pembuatan strategi pengendalian persediaan yang optimum dengan metode fuzzy Mamdani menghasilkan pemesanan bahan baku Natur E DN Revitalizing pada bulan September sebanyak 232 Kg untuk bahan baku pengental 2, 80 Kg untuk bahan baku minyak cair 1, 29 Kg untuk anti kelat 1, 2.120 Kg untuk bahan baku minyak padat 2, dan 1,920 Kg untuk bahan baku minyak padat 1. metode Algoritma Wirthin Wagner didapatkan biaya persediaan paling optimal untuk bahan baku pengental 2 adalah Rp. 3.826.441, untuk bahan baku minyak cair 1 sebesar Rp. 130.243, untuk bahan baku anti kelat 1 adalah Rp. 1.416.150, untuk bahan baku minyak padat 2 adalah Rp. 35.189.790 dan untuk bahan baku minyak padat 1 adalah Rp. 21.080.328. Diharapkan perusahaan mampu melakukan pengoptimalan persediaan dengan menggunakan metode Fuzzy Mamdani dan Algoritma Within Wagner karena perusahaan dapat menghemat biaya over dari Rp. 86,264,908.28 menjadi Rp. 61,102,952 dengan didapatkan penghematan biaya sebesar Rp. 25,162,040.28 Abstract— PT Darya Varia Laboratoria uses a Make to Order system where production is carried out according to existing requests. Inventory planning is required because there are insufficient raw materials in stock and there is an expiration date for each material. The purpose of this research is to control inventory on raw materials and find out the results of the optimal cost of inventory on raw materials. Fuzzy logic is logic that deals with the concept of partial truth, where classical logic states that everything can be expressed in binary terms. Within Wagner's algorithm is one of the optimizations to solve inventory problems that are dynamically deterministic. The Within Wagner algorithm can help create an optimum inventory control strategy using the Mamdani fuzzy method resulting in orders for Natur E DN Revitalizing raw materials in September of 232 Kg for Pengental 2. 80 Kg for Minyak Cair 1. 29 Kg for Anti kelat 1, 2,120 Kg for Minyak Padat 2, and 1,920 Kg for Minyak Padat 1. The Wirthin Wagner Algorithm method obtained the most optimal inventory cost for Pengental 2 is Rp. 3,826,441, for Minyak Cair 1 Rp. 130,243, for anti kelat 1 is Rp. 1,416,150, for minyak padat 2 is Rp. 35,189,790 and for minyak padat 1 is Rp. 21,080,328. It is expected that the company will be able to optimize inventory using the Fuzzy Mamdani method and the Within Wagner Algorithm because the company can save over costs of Rp. 86,264,908.28 to Rp. 61,102,952 with cost savings of Rp. 25,162,040.28
Edukasi Konsep Ergonomi Pada Posisi Kerja Karyawan Bengkel Lampiri Auto Service Zeny Fatimah Hunusalela; Adik Ahmad Unggul Nugeroho; Anita Nurfida
Abdi Teknoyasa Volume 4, No.1, Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abditeknoyasa.v4i1.1268

Abstract

Bengkel Lampiri Auto Service adalah tempat service kendaraan bermotor. Di bengkel tersebut memiliki karyawan yang bertugas untuk pelayanan (service). Dalam menjalankan pekerjaannya karyawan tersebut belum memperhatikan posisi kerja yang baik dan tepat. Sehingga hal itu dapat mengakibatkan kelelahan kerja. Dari kelelahan itu dapat menyebabkan penurunan produktivitas kerja. Kelelahan kerja yang disebabkan oleh posisi kerja masuk ke dalam ruang lingkup ergonomi. Jika saat bekerja tidak memperhatikan faktor ergonominya maka akan menyebabkan ketidaknyamanan, kecelakaan dan meningkatnya penyakit akibat kerja. Oleh sebab itu, kegiatan pengabdian masyarakat memberikan penyuluhan atau edukasi mengenai ergonomi yang berkaitan tentang posisi kerja yang tepat pada karyawan bagian pelayanan (service). Sehingga dari kegiatan ini diharapkan para karyawan dapat memahami pentingnya posisi kerja yang baik sehingga dapat bekerja dengan maksimal.
Pengoptimalan Persediaan Bahan Baku Natur E DN Revitalizing dengan Metode Fuzzy Mamdani dan Algoritma Within Wagner pada PT Darya Varia Laboratoria Herdy Alfiansyah; Zeny Fatimah Hunusalela; Theresia Evy Yulianty Nadeak
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 13 No. 2 (2023): VOLUME 13 NO 2 JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v13i2.17557

Abstract

Intisari— PT Darya Varia Laboratoria memakai sistem Make to Order dimana produksi dilakukan sesuai dengan permintaan yang ada. diperlukan perencanaan persediaan karena terdapat bahan baku yang tidak mencukupi stoknya dan adanya masa kadaluarsa setiap bahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pengendalian persediaan pada bahan baku dan mengetahui hasil biaya optimal persediaan pada bahan baku. Logika fuzzy merupakan logika yang berhadapan dengan konsep kebenaran sebagian, dimana logika klasik menyatakan bahwa segala hal dapat diekspresikan dalam istilah binary. Algoritma Within Wagner adalah salah satu optimasi untuk memecahkan permasalahan inventori yang bersifat deterministik dinamis. Algoritma Within Wagner dapat membantu pembuatan strategi pengendalian persediaan yang optimum dengan metode fuzzy Mamdani menghasilkan pemesanan bahan baku Natur E DN Revitalizing pada bulan September sebanyak 232 Kg untuk bahan baku pengental 2, 80 Kg untuk bahan baku minyak cair 1, 29 Kg untuk anti kelat 1, 2.120 Kg untuk bahan baku minyak padat 2, dan 1,920 Kg untuk bahan baku minyak padat 1. metode Algoritma Wirthin Wagner didapatkan biaya persediaan paling optimal untuk bahan baku pengental 2 adalah Rp. 3.826.441, untuk bahan baku minyak cair 1 sebesar Rp. 130.243, untuk bahan baku anti kelat 1 adalah Rp. 1.416.150, untuk bahan baku minyak padat 2 adalah Rp. 35.189.790 dan untuk bahan baku minyak padat 1 adalah Rp. 21.080.328. Diharapkan perusahaan mampu melakukan pengoptimalan persediaan dengan menggunakan metode Fuzzy Mamdani dan Algoritma Within Wagner karena perusahaan dapat menghemat biaya over dari Rp. 86,264,908.28 menjadi Rp. 61,102,952 dengan didapatkan penghematan biaya sebesar Rp. 25,162,040.28 Abstract— PT Darya Varia Laboratoria uses a Make to Order system where production is carried out according to existing requests. Inventory planning is required because there are insufficient raw materials in stock and there is an expiration date for each material. The purpose of this research is to control inventory on raw materials and find out the results of the optimal cost of inventory on raw materials. Fuzzy logic is logic that deals with the concept of partial truth, where classical logic states that everything can be expressed in binary terms. Within Wagner's algorithm is one of the optimizations to solve inventory problems that are dynamically deterministic. The Within Wagner algorithm can help create an optimum inventory control strategy using the Mamdani fuzzy method resulting in orders for Natur E DN Revitalizing raw materials in September of 232 Kg for Pengental 2. 80 Kg for Minyak Cair 1. 29 Kg for Anti kelat 1, 2,120 Kg for Minyak Padat 2, and 1,920 Kg for Minyak Padat 1. The Wirthin Wagner Algorithm method obtained the most optimal inventory cost for Pengental 2 is Rp. 3,826,441, for Minyak Cair 1 Rp. 130,243, for anti kelat 1 is Rp. 1,416,150, for minyak padat 2 is Rp. 35,189,790 and for minyak padat 1 is Rp. 21,080,328. It is expected that the company will be able to optimize inventory using the Fuzzy Mamdani method and the Within Wagner Algorithm because the company can save over costs of Rp. 86,264,908.28 to Rp. 61,102,952 with cost savings of Rp. 25,162,040.28
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PRODUKSI CV SEMBADA ERA PERKASA DENGAN MENGGUNAKAN METODE THROWAWAY PROTOTYPING AFRIANDI; Hunusalela, Zeny Fatimah; Alifah, Siti
Jurnal Rekavasi Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/rekavasi.v11i2.4472

Abstract

CV Sembada Era Perkasa merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang usaha pembuatan komponen otomotif. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam produk seperti clamp, bar, hook side stand, bar komp side stand, wire, guard, hook foot k45 dan sparepart lainnya. Permasalahan Yang Terjadi pada CV Sembada Era Perkasa adalah Mengenai ketidaktersediaan sistem informasi pada bagian produksi dan permintaan persediaan masih dicatat pada form kertas kemudian baru disalin kembali ke buku laporan persediaan oleh bagian gudang, sehingga terkadang mengalami kesulitan dalam perhitungan barang dan untuk mendapatkan informasi yang diberikan tidak sesuai dengan ketersediaan barang yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui status barang masuk dan barang keluar serta memperoleh sistem informasi manajemen yang baik pada CV Sembada Era Perkasa. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah throwaway prototyping. Pengolahan data barang masuk dan barang keluar yaitu pertama merancang usecase diagram, aktivity diagram dan class diagram menggunakan power designer setelah selesai. Selanjutnya merancang tampilan halaman pada prototipe dengan menggunakan software Justinmind setelah tampilan halaman selesai selanjutnya membuat program prototipe yang berbasis web dengan bahasa pemrograman yaitu html dengan menggunakan software visual studio code. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu sistem informasi manajemen dalam bentuk prototype dan aplikasi yang didalamnya terdiri dari Login, data customer, data barang, data masuk barang, data keluar barang, dan data status laporan transaksi. Kesimpulan penggunaan metode throwaway prototyping untuk mempermudah dalam mendata stok barang, dan membuat laporan barang keluar dan barang masuk pada bagian produksi. Harapannya perusahaan dapat meningkatkan efisiensi barang, mengurangi biaya, dan kinerja produksi.