Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH SISTEM TRANSAKSI KARTU KREDIT DAN DEBIT, UANG ELEKTRONIK, DAN M-BANKING TERHADAP PERMINTAAN TUNAI Ahmad Rizani; Puput Iswandyah Raysharie; Justino Veryanto Lumbantungkup; Nabila; Nana Talia; Riki Cahyadi; Stefanus; Siana
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 5 (2023): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v1i5.574

Abstract

Sistem pembayaran dan pengedaran uang tunai tidak hanya mencerminkan dinamika operasional ekonomi, tetapi juga berfungsi sebagai pilar kritis dalam kebijakan ekonomi moneternya. Jurnal ini memperdalam pemahaman terhadap infrastruktur, peran uang tunai, dan dampak ekonomi dari perspektif ekonomi moneter. Sistem pembayaran dan pengedaran uang tunai merupakan elemen integral dalam dinamika ekonomi suatu negara. Memberikan gambaran tentang infrastruktur, proses, dan dampak ekonomi dari sistem pembayaran dan penggunaan uang tunai di era modern. Pertama, kami menjelaskan struktur sistem pembayaran, mencakup bank, lembaga keuangan, dan teknologi terkini yang digunakan untuk mendukung transaksi keuangan. Kami mendiskusikan peran penting pembayaran elektronik, seperti transfer bank, kartu kredit, dan dompet digital dalam memfasilitasi transaksi sehari-hari. Selanjutnya, menganalisis proses transaksi, mencakup inisiasi, otentikasi, dan penyelesaian. Terkini, tren dan inovasi dalam sistem pembayaran, seperti teknologi blockchain dan mata uang digital, dibahas untuk memberikan wawasan tentang arah perkembangan masa depan. Analisis ini mencakup dampak ekonomi dari inovasi-inovasi tersebut dan cara mereka dapat membentuk pemandangan keuangan global. Penggunaan mobile banking, uang elektronik, kartu kredit, dan kartu debit telah mengubah permintaan uang tunai. Dengan berkembangnya teknologi keuangan, orang mulai beralih ke metode pembayaran non-tunai yang lebih efisien untuk melakukan transaksi sehari-hari. Pembayaran melalui kartu kredit, debit, uang elektronik, dan perbankan mobile telah mempermudah transaksi sehari-hari dan mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi digital. Ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada uang tunai dan membentuk masyarakat yang lebih suka solusi keuangan digital. Diakui bahwa mendukung pergeseran ini bergantung pada pentingnya menangani masalah keamanan dan privasi sambil tetap memastikan bahwa keuangan harus menjadi fokus utama untuk membagikan manfaatnya secara merata di seluruh lapisan masyarakat.
Mengeksplorasi Faktor Penentu Belanja Modal: Studi Kasus Pada Kabupaten/Kota Di Kalimantan Tengah Tahun 2017-2020 Cristian Zendrato; Puput Iswandyah Raysharie; Alexandra Hukom; Dedi Takari
Manajemen Kreatif Jurnal Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Manajemen Kreatif Jurnal
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/makreju.v1i2.1328

Abstract

This study provides an overview of the influence of PAD, DAU, and DAK on Capital Expenditure in districts / cities in Central Kalimantan Province. This research uses the OLS method and in analyzing it uses Multiple Regression Analysis, Eviews 12. The research method used is associative with a quantitative approach. The population in this study were all districts / cities in Central Kalimantan Province. The sample of this study was 56 samples. The data for this study were obtained from the Directorate General of Fiscal Balance (DJPK) APBD realization report 2017-2020. The results of this study are that local revenue has a negative and insignificant effect on capital expenditure and general allocation funds have a positive and significant effect on capital expenditure and special allocation funds have a positive and significant effect on capital expenditure. Meanwhile, simultaneously local revenue, general allocation funds and special allocation funds have a significant effect on capital expenditure. And in this study the more dominant coefficient is the general allocation fund in influencing capital expenditure.
Efek Kurang Tidur Terhadap Kinerja Akademik Susi Lisdawati Nababan; Puput Iswandyah Raysharie; Luluk Tri Harinie; Yaya Meyrianisa; Riza Rivandi; Selviana Frastika; Lola Siskana; Gusti Mario Andana; Desman Adiguna Lumangaol; Amar Baihaqi; Putra Hutabalian; Muhammad Wahyu Setiawan
Journal Clinical Pharmacy and Pharmaceutical Science Vol. 2 No. 1 (2023): April : Journal of Clinical Pharmacy and Pharmaceutical Science
Publisher : Prodi D3 Farmasi Politeknik Katolik Mangunwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61740/jcp2s.v2i1.15

Abstract

Seorang bisa dikatakan tidur nyenyak jika tak memberikan aneka macam pertanda kurang tidur serta tak mengalami gangguan tidur. Kaum muda, terutama mahasiswa, sering menderita gangguan tidur, yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan dan prestasi akademik. Karena proses pembelajaran terganggu, hal ini dapat mengakibatkan prestasi belajar yang di bawah rata-rata. Penelitian ini dilakukan agar mengetahui bagaimana hubungan capaian belajar mahasiswa semester genap Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan kualitas tidur. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini, yang menggunakan desain penelitian kuantitatif. 34 mahasiswa semester genap dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dipilih sebagai sampel. Bagian pola tidur dan bagian kinerja akademik dari kuesioner adalah dua bagian. Baik prestasi akademik mereka dalam kegiatan belajar mengajar di kampus maupun pola tidur mereka selama seminggu terakhir ditanyakan kepada responden. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pelajar FEB semester 2 memiliki korelasi antara keberhasilan akademik dan kualitas tidur mereka.