Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Komunitas Islami Sebagai Ruang Pertumbuhan Identitas Dan Kesehatan Psikologis Gen Z Urban Palembang al kahfi
Jurnal Matlamat Minda : Manajemen Dakwah Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Juli 2025
Publisher : IAIN Datuk Laksemana Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urban Generation Z in Palembang faces increasingly fluid and flexible religious identity dynamics in response to the pressures of city life, intense digital exposure, and the demand for more freedom of self-expression. In this context, Islamic communities emerge as social spaces that not only provide religious activities but also serve important psychological functions for the development of this generation. This study aims to describe how Islamic communities contribute to shaping religious identity, providing emotional support, and strengthening the psychological well-being of urban Generation Z in Palembang. Using a descriptive qualitative method, data were collected through in-depth interviews and observations in several active Islamic communities with significant engagement with young people in Palembang. The results show that Islamic communities serve as platforms for Generation Z to find meaning in life, reinforce spiritual values, reduce psychological stress caused by urban pressures, and build emotionally safe social networks. Moreover, these communities help them cope with tendencies such as FOMO, confusion about life direction, and emotional instability that often arise in fast-paced digital life. Islamic communities also provide spaces for self-actualization through creative activities, preaching, mentoring, and peer support. This study concludes that Islamic communities play a significant role as supportive ecosystems for the psychological health and religious identity development of urban Generation Z, and they are relevant to be developed as models for religious guidance in increasingly complex digital and urban contexts.
Penguatan Implementasi Zero Waste di Kampus Jakarta Selatan melalui Edukasi Nilai-Nilai Al-Qur’an dan Peningkatan Kesadaran Pemilahan Sampah Derysmono; Al Kahfi; Nurul Fadilah; Rahmi Nur Azizah; Hanif , Muhammad; Syarifudin
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2026): Februari - April
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i01.3106

Abstract

Pengelolaan sampah di lingkungan kampus Islam Jakarta Selatan belum berjalan optimal meskipun fasilitas pemilahan telah tersedia. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana edukasi nilai-nilai Al-Qur'an dapat memperkuat kesadaran pemilahan sampah sebagai fondasi implementasi zero waste di kampus-kampus Jakarta Selatan serta merumuskan model penguatan integratif berbasis ekoteologi Islam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan observasi lapangan terhadap sepuluh perguruan tinggi di Jakarta Selatan yang diperkuat kajian literatur ilmiah relevan. Hasil kajian menemukan bahwa tidak ada satu pun kampus yang memiliki program edukasi ekoteologi Islam yang terstruktur dan berkelanjutan, serta terdapat kesenjangan infrastruktur antara kampus Islam dengan kampus umum khususnya pada fasilitas pengelolaan sampah plastik. Nilai-nilai Al-Qur'an, khalifah fil ardh, amanah, thaharah, larangan israf dan tabdzir, mizan, serta larangan fasad membentuk sistem ekoteologi yang berpotensi besar sebagai fondasi motivasi intrinsik perilaku zero waste, namun belum dioperasionalisasikan secara konkret dalam kehidupan kampus karena adanya disconnection antara pengetahuan teologis dan praksis ekologis mahasiswa. Kajian ini merumuskan model penguatan zero waste berbasis ekoteologi Islam yang mencakup empat komponen: penguatan fondasi nilai melalui integrasi kurikuler, program edukasi pemilahan sampah yang berkelanjutan, peningkatan infrastruktur pemilahan, serta komitmen komunitas dan kelembagaan yang diformalisasikan dalam kebijakan kampus.