Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS SOSIOLINGUISTIK KESALAHAN BERBAHASA PADA JEJARING SOSIAL STATUS FACEBOOK (Studi Kasus Mahasiswa STMIK Duta Bangsa Surakarta) Erlinawati, Mira; Yuliana, Margaretha Evi
MAGISTRA Vol 29, No 100 (2017): Magistra Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.494 KB)

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bentuk kesalahan penggunaan bahasa darisemua aspek kebahasaan dalam jejaring sosial status Facebook Mahasiswa STMIK Duta Bangsa Surakarta.Objek dalam penelitian ini yakni kesalahan berbahasa di status Facebook mahasiswa STMIK Duta BangsaSurakarta. Data penelitian ini adalah status Facebook mahasiswa STMIK Duta Bangsa Surakarta yang sudahberteman dengan penulis. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan 14 status Facebook terdapat kesalahanberbahasa. Kesalahan berbahasa pada jejaring sosial status Facebook mahasiswa STMIK Duta Bangsa Surakartaterjadi pada semua aspek kebahasaan, lebih khusus lagi, meliputi : a) tanda baca, b) penulisan huruf, c) hurufkapital, d) pilihan kata(diksi), e) penggunaan bahasa asing atau daerah, f) kata baku, g) singkatan kata, h)penulisan partikel, i) penulisan kata depan.Kata Kunci : kesalahan berbahasa, facebook
PENGUJIAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MATERI PERKEMBANGBIAKAN HEWAN DAN TUMBUHAN UNTUK SEKOLAH DASAR Faulinda Ely Nastiti; Mira Erlinawati
Jurnal Teknologi Informasi dan Terapan Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jtit.v4i2.70

Abstract

Multimedia learning can be used as a teacher teaching aids, especially to visualize teaching materials. In order to maximum its learning tools, then the implementation of multimedia learning must go through the testing process first. The purpose of this study is to test the functionality of the application and to measure the perceptions of teachers and students on the multimedia learning of animal and plant breeding. Testing is done by Beta testing method consists of two stages: 1) application functionality testing, 2) user perception testing (teacher and student). Tests carried out by the perception of a Likert scale, and processed by taking the mean of the answers. 100% of the applications can be run in accordance with functionality. Variables: interface, interactions and material on learning multimedia of animal and plant breeding can be accepted by teachers and students. The challenge remains on infrastructure such as a computer student who has not been adequate or even students have not had a computer / tablet at home, so that the self-learning process can not be maximized. .
Strategi dalam Meningkatkan Pembakuan Bahasa Indonesia Bagi Mahasiswa Teknik Informatika di Universitas Widya Darma Klaten Mira Erlinawati; Tiyan Ganang Wicaksono
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 4 No 1 (2020): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v4i1.1684

Abstract

The purpose of this study is to describe strategies to improve the standardization of the language used by Informatics Engineering students at Widya Darma Klaten University. The type of research used is a qualitative approach to qualitative methods. Data collection techniques, namely oral collected by observation method, structured interviews, questionnaires and literature study. The subjects in this study were language standardization. The object of research is the elements which together with the research objective form the data and the data context. The object in this research is the implementation of computer terms applied by students. As for how to analyze using data reduction, data presentation and drawing conclusions. The existence of language can make it easier when we communicate. Language can also be used as an intermediary in a society and interaction individually or socially. Strategy is the science or art of using all the nation's resources to carry out certain policies in war and peace. Which can be considered directly related to careful language teaching and to activities to achieve specific goals. Indonesian uses certain terms to express certain things or fields. A term is a word or phrase that is used as a name or symbol and which carefully expresses the meaning of a concept, process, state or characteristic that is unique in the fields of science, technology and the arts. The combination of advances in computer technology and communication technology has produced new vocabulary / terms in that field. Language standardization must be applied and must be implemented in learning during lectures. Keywords: Language Standardization, Strategy.
PERAN PENINGKATAN PENGGUNAAN KALIMAT EFEKTIF DI MEDIA SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKART Erlinawati, Mira; Utami, Wahyu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.166 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yakni mengetahui peran mahasiswa dalam meningkatkan penggunaan kalimat efektif yang didasarkan pada kemampuan yang dimiliki mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian kualitatif ini merupakan penelitian studi kasus. Universitas Muhammadiyah Surakarta alasan peneliti mengambil lokasi penelitian tersebut untuk mendapatkan hasil peran mahasiswa di media sosial yang berkaitan dengan kalimat efektif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan kuesiner. Data yang diperoleh secara langsung dari lapangan melalui wawancara dan kuesioner terhadap Mahasiswa UMS Mahasiswa yang diwawancarai adalah mahasiswa yang melakukan aktifitas di media sosial dan berdasarkan pertanyaan. Data sekunder berupa berbagai sumber buku lainnya yang berkaitan dengan media sosial dan kalimat efektif dan juga media online baik berupa jurnal, artikel, lainnya. Analisis data dam penelitian ini menggunakan model interaktif yang meliputi (reduksi data, penyajian data dan simpulan). Hasil penelitian meliputi: (a) mahasiswa mengetahui tentang kalimat efektif yang dituturkan oleh pendidik, (b) kesadarn pada setiap mahasiswa menggunakan bahasa yang tidak efektif, (c) penggunaan bahasa tidak efektif lebih mudah diterima dibandingkan menggunakan bahasa yang resmi, (d) media sosial yang sering digunakan yakni facebook dan whatshap, (e) mahasiswa sebenarnya sudah dapat membedakan, tetapi karena terbiasa menggunakan bahasa yang tidak efektif maka sulit untuk merubagnya, (f) selalu menggunakan kalimat efektif pada saat perkuliahan ataupun bertanya kepada dosen baik secara langsnung atau media sosial. Kata Kunci : Kalimat efektif, Media Sosial (Facebook dan Whatshap).
Implementasi Pembakuan Peristilahan Perkomputeran Dalam Bahasa Indonesia Untuk Mahasiswa SI 18A4 FIKOM Universitas Duta Bangsa Surakarta Erlinawati, Mira; M, Aan Nurcholis
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.007 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i1.927

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni (1) Mengetahui pemaknaan pembakuan istilah komputer ke Bahasa Indonesia untuk mahasiswa SI 18A4 (2) Mengetahui pentingnya istilah perkomputeran dalam Bahasa Indonesia untuk mahasiswa SI 18A4 (3) Mengetahui penerapan istilah perkomputeran dalam Bahasa Indonesia untuk mahasiswa SI 18A4. Jenis penelitian analisis kualitatif hanya fokus pada penunujukkan makna, deskriptif atau penjelasan data pada bagiannya masing-masing dan lebih sering ditunjukkan dengan berupa kata-kata atau kalimat daripada dalam bentuk angka-angka atau perbandingan pada sebuah data. Lokasi penelitian yang dipilih yakni Universitas Duta Bangsa Surakarta (Fakultas Ilmu Komputer). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara terstruktur, kuesioner dan studi pustaka. Metode kualitatif pada dasarnya menggunakan pendekatan induktif, yaitu data dikumpulkan, dianalisis, diabstraksikan dan akan muncul teori-teori yang berkaitan dengan pembakuan Bahasa Indonesia. Jenis data dan sumber data yag digunakan yakni data primer serta data sekunder. Hasil penelitian yakni Menurut responden alih fungsi pemaknan pembakuan istilah computer ke Bahasa Indonesia sangat penting. Sehingga dengan adanya hal tersebut responden mampu membedakan pembakuan istilah komputer dan yang belum pernah menggunakan. Dan ketika responden mengerjakan tugas di perkuliahan mereka sudah merubah dan menerapkan pembakuan istilah sepengatuhuan dan berdasarkan bimbingan dari pendidik. Sehingga responden mampu dengan mudah untuk mengimplementasikannya. Alih fungsi pemaknaan pembakuan istilah computer ke Bahasa Indonesia sangat penting dalam hal pembelajaran atau perkuliahan serta pembakuan istilah computer ke Bahasa Indonesia sangat memerlukan bimbingan dari para ahli khususnya yang mengajar di bidangnya. Kata kunci: Pembakuan Bahasa, Peristilahan Komputer.
Campur Kode Dalam Skripsi Mahasiswa Universitas Duta Bangsa Surakarta Mira Erlinawati; Margaretha Evi Yuliana
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 1 No. 04 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.47 KB) | DOI: 10.59141/jiss.v1i04.49

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui penggunaan campur kode dalam Penelitian mahasiswa program studi Sistem Informasi Universitas Duta Bangsa Surakarta. Penelitian ini dikategorikan penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan melalui teknik simak dan catat. Untuk metode analisis data, digunakan penggolongan campur kode dengan dasar jenis dan kategorinya. Data bersumber dari Penelitian mahasiswa program studi Sistem Informasi Universitas Duta Bangsa Surakarta yang diambil secara acak. Hasil analisis menunjukkan adanya penggunaan campur kode denganĀ  jenis kata 87 dan frasa 14. Hasil campur kode yang diperoleh adalah campur kode dalam sebanyak 93 dan campur kode keluar sebanyak 8. Penyebab terjadinya campur kode adalah reduplikasi kalimat atau kata asing yang didengar, adanya penggunaan teori dalam pengutipan, dan maksudĀ  dalam menjelaskan sesuatu sehingga mudah dipahami dan dimengerti.
Pelatihan Peningkatan Literasi Media Sosial Untuk Menanggulangi Dampak Negatif Internet pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Margaretha Evi Yuliana; Mira Erlinawati
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i04.1129

Abstract

Pelatihan peningkatan literasi media sosial untuk menanggulangi dampak negatif internet pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tujuan memberikan cara atau melatih siswa dalam meningkatkan pengetahuan tentang literasi, mempertajam diri dalam memperoleh informasi di media sosial, meningkatkan kemampuan menyimpulkan makna dari suatu informasi guna mencegah dampak negatif yang muncul dari internet. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari tim dosen Universitas Duta Bangsa Surakarta bermitra dengan SMK Negeri 6 Surakarta. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat menggunakan metode pengenalan, pelatihan, diskusi, implementasi, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan efektif dalam meningkatkan motivasi pengetahuan siswa dalam memanfaatkan media sosial di internet.
Sistem Monitoring pH dan Suhu Pada Fermentasi Kopi Berbasis Internet of Things Bagus Irfanzah Arda Nugraha; Rudi Susanto; Mira Erlinawati
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 8 No 3 (2024): G-Tech, Vol. 8 No. 3 Juli 2024
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v8i3.4571

Abstract

Fermentation in coffee is a stage of coffee processing that affects the formation of coffee taste. At the current case study site, the fermentation results are still inconsistent in each processing due to the lack of monitoring of temperature and pH using measuring instruments. The purpose of this research is to create a real-time Internet of Things (IoT)-based pH and temperature monitoring system for the coffee fermentation process so that fermentation can be carried out optimally. In this study, a prototype method is used in its development. The system uses a microcontroller using a DS18b20 temperature sensor and a pH 4502c sensor and uses a buzzer as an alarm control when fermentation has been completed. Then from the tests carried out on this coffee fermentation monitoring device, it shows that the pH sensor has an error value of 1.36% and an accuracy rate of 98.64%, and the temperature sensor has an error value of 1.32% and an accuracy rate of 98.68%. The test results show that the tool works well.
DECONSTRUCTION IN THE SHORT STORY BURUNG KECIL DAN HUJAN BY YANUSA NUGROHO Winarti, Winarti; Erlinawati, Mira
FRASA: ENGLISH EDUCATION AND LITERATURE JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 March 2025
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/frasa.v6i1.4804

Abstract

This study explores the concept of deconstruction within the short story Burung Kecil dan Hujan by Yanusa Nugroho, applying poststructuralist theory to uncover how binary oppositions, decentering, and differance are utilized to challenge established meanings and hierarchies. Deconstruction, a method pioneered by Derrida, questions fixed values, revealing the fluidity and instability of meaning within texts. By identifying binary oppositions and analyzing how they are dismantled, this research examines the displacement of traditional centers of power in the narrative. Through the concept of differance, the analysis highlights how meanings in the text remain open to multiple interpretations, destabilizing conventional understandings. This qualitative study aims to deepen the appreciation of poststructuralist methods in literature, demonstrating how Burung Kecil dan Hujan resists fixed interpretations and presents a space for new readings of cultural narratives.
Pemodelan Prediksi Penjualan Dengan Algoritma SARIMA Untuk Perencanaan Stok Pupuk pada Umkm Pupuk Organik Adibio Intan Febiana Ovianti; Hartanti, Dwi; Erlinawati, Mira
Adopsi Teknologi dan Sistem Informasi (ATASI) Vol. 4 No. 1 (2025): Adopsi Teknologi dan Sistem Informasi (ATASI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/atasi.v4i1.3030

Abstract

Pemupukan merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan hasil panen, terutama di sektor pertanian yang sangat bergantung pada kualitas dan ketersediaan pupuk. UMKM Pupuk Organik Adibio hadir sebagai solusi dengan menyediakan pupuk organik dan anorganik berkualitas bagi para petani. Berdasarkan analisis data penjualan, diketahui bahwa penjualan pupuk di Toko Pupuk Organik Adibio memiliki pola musiman yang cukup kuat, ditandai dengan lonjakan permintaan pada bulan-bulan tertentu yang bertepatan dengan musim tanam atau panen. Dalam menghadapi tantangan ini, pemilihan metode peramalan yang tepat sangat diperlukan. Metode ARIMA standar tidak cukup efektif karena tidak mempertimbangkan komponen musiman. Oleh karena itu, digunakan metode SARIMA (Seasonal ARIMA) yang mampu menangkap fluktuasi musiman dan trend jangka panjang secara lebih akurat. Penerapan SARIMA memungkinkan toko untuk merencanakan persediaan pupuk dengan lebih baik, meminimalkan risiko kelebihan atau kekurangan stok, serta meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, penggunaan model prediksi seperti SARIMA juga merupakan bagian dari upaya digitalisasi dalam pengelolaan UMKM. Dengan data yang dianalisis secara sistematis, pengambilan keputusan menjadi lebih tepat sasaran, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap peningkatan layanan dan kepuasan pelanggan. Pendekatan ini menjadi langkah strategis bagi UMKM dalam menghadapi dinamika pasar dan memperkuat daya saing di era digital.