Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

An Analysis on Students’ Difficulties in Reading Aloud at The Eight GradeStudents of MTs Negeri 2 Buol Padanggi, Alfin J.; Otoluwa, Moon Hidayati; Mamu, Rahmawaty
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 8 (2024): Vol. 2, No. 8, 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13292843

Abstract

This study analyzes the difficulties faced by eighth grade students at MTs Negeri 2 Buol in reading aloud. This research aims to identify challenges and provide insights into the difficulties students face in reading aloud. The study used qualitative methods, including observation and semi-structured interviews with students and English teachers. The results showed that the main difficulty students faced was lack of comprehension (79.16%), then followed by pronunciation difficulties (70.83%) then followed by slowing reading speed which was (62.5%), and finally anxiety at (54.16%). Pronunciation difficulties are also common, where students often focus too much on articulation and lack of vocabulary, leading to errors in word pronunciation. Lack of comprehension became a significant issue due to students' limited knowledge of what they read, which hindered their ability to present the material fluently. Lastly, anxiety plays an important role, with students experiencing excessive anxiety due to factors such as low self-confidence, fear of making mistakes, discomfort with their reading ability, and fear of being laughed at by peers if they make mistakes.
Menggali Potensi, Mengasah Bahasa: Pelatihan Siswa Sekolah Dasar Kota Gorontalo dalam Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Mamu, Rahmawaty
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 3 (2024): June
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12686815

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa Sekolah Dasar Laboratorium Universitas Negeri Gorontalo melalui metode pengajaran yang interaktif dan menyenangkan. Dalam kegiatan ini, berbagai teknik digunakan termasuk permainan edukatif, alat bantu visual, dan metode STAD serta gamifikasi, yang terbukti efektif dalam memotivasi siswa dan membuat proses belajar lebih menarik. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa mengenali, mengingat, dan menggunakan kosakata baru. Selain itu, siswa menjadi lebih percaya diri dalam berpartisipasi dan menggunakan Bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. Dampak positif dari pendekatan ini menunjukkan bahwa pengajaran yang kreatif dan interaktif tidak hanya meningkatkan keterampilan bahasa, tetapi juga membangun motivasi dan antusiasme belajar siswa, sehingga model pengajaran ini layak diterapkan lebih luas di berbagai sekolah dasar di Indonesia. 
Pelatihan Metode Pembelajaran Kreatif dan Inovatif dalam Pengajaran Anak Usia Dini bagi Kelas Profesi Guru di My Liberty Gorontalo Mamu, Rahmawaty; Husain, Nurlaila
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 8 (2024): November
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14580373

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kelas profesi guru di My Liberty Gorontalo dalam menerapkan metode young learner pembelajaran kreatif dan inovatif untuk pengajaran anak usia dini. Dengan meningkatnya kebutuhan akan pendidikan yang efektif dan menyenangkan, pelatihan ini fokus pada penerapan Kurikulum Merdeka yang memungkinkan pengembangan potensi anak secara menyeluruh. Metode yang diajarkan meliputi pembelajaran berbasis permainan, pengenalan berbagai gaya belajar, serta teknik-teknik pembelajaran berbasis proyek yang dapat meningkatkan keterlibatan anak dalam proses belajar. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak usia dini di Gorontalo.
Meningkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Melalui Penerapan Materi Ajar Interaktif di Sekolah Dasar Mamu, Rahmawaty; Husain, Nurlaila
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 9 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14601052

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris pada anak usia dini menjadi kebutuhan esensial dalam era globalisasi, karena tidak hanya membuka akses ke informasi global, tetapi juga meningkatkan kemampuan kognitif dan sosial anak. Namun, metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan masih menjadi tantangan bagi pendidik. Anak-anak pada usia dini memiliki karakteristik belajar yang unik, seperti belajar melalui bermain dan aktivitas yang menyenangkan. Pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik ini dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dalam konteks ini, penggunaan metode interaktif seperti bernyanyi, menggambar, membaca, dan berbicara dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penerapan materi ajar interaktif tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris, tetapi juga membangun motivasi belajar yang tinggi melalui pendekatan berbasis permainan, lagu, cerita, dan aktivitas kinestetik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan materi ajar interaktif dalam pembelajaran bahasa Inggris di Sekolah Dasar Laboratorium UNG, khususnya untuk meningkatkan penguasaan kosakata "My Family" pada siswa kelas 1. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang efektif dan menyenangkan bagi anak usia dini.
Pelatihan Metode Pembelajaran Kreatif dan Inovatif dalam Pengajaran Anak Usia Dini bagi Kelas Profesi Guru di My Liberty Gorontalo Mamu, Rahmawaty; Husain, Nurlaila
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 8 (2024): November
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14580373

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kelas profesi guru di My Liberty Gorontalo dalam menerapkan metode young learner pembelajaran kreatif dan inovatif untuk pengajaran anak usia dini. Dengan meningkatnya kebutuhan akan pendidikan yang efektif dan menyenangkan, pelatihan ini fokus pada penerapan Kurikulum Merdeka yang memungkinkan pengembangan potensi anak secara menyeluruh. Metode yang diajarkan meliputi pembelajaran berbasis permainan, pengenalan berbagai gaya belajar, serta teknik-teknik pembelajaran berbasis proyek yang dapat meningkatkan keterlibatan anak dalam proses belajar. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak usia dini di Gorontalo.
Meningkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Melalui Penerapan Materi Ajar Interaktif di Sekolah Dasar Mamu, Rahmawaty; Husain, Nurlaila
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 9 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14601052

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris pada anak usia dini menjadi kebutuhan esensial dalam era globalisasi, karena tidak hanya membuka akses ke informasi global, tetapi juga meningkatkan kemampuan kognitif dan sosial anak. Namun, metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan masih menjadi tantangan bagi pendidik. Anak-anak pada usia dini memiliki karakteristik belajar yang unik, seperti belajar melalui bermain dan aktivitas yang menyenangkan. Pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik ini dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dalam konteks ini, penggunaan metode interaktif seperti bernyanyi, menggambar, membaca, dan berbicara dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penerapan materi ajar interaktif tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris, tetapi juga membangun motivasi belajar yang tinggi melalui pendekatan berbasis permainan, lagu, cerita, dan aktivitas kinestetik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan materi ajar interaktif dalam pembelajaran bahasa Inggris di Sekolah Dasar Laboratorium UNG, khususnya untuk meningkatkan penguasaan kosakata "My Family" pada siswa kelas 1. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang efektif dan menyenangkan bagi anak usia dini.
Pengajaran English Numeral Pada Siswa Sekolah Dasar Dengan Menggunakan Media Visual Number Tracing Worksheet Nurlaila Husain; Sri Widyarti Ali; Rahmawaty Mamu; Manda Rohandi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1570

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu siswa SD mengatasi kesulitan dalam menulis bentuk huruf dari angka dalam bahasa Inggris menggunakan media visual berupa Number Tracing Worksheet. Melalui penggunaan media visual ini, diharapkan terdapat beberapa perubahan atau pembaharuan, yaitu meningkatkan minat siswa dalam belajar English numeral, meningkatkan pemahaman siswa terhadap English numeral, meningkatkan keterampilan motorik halus siswa, dan meningkatkan kreativitas siswa. Dengan demikian, diharapkan pengajaran English numeral pada siswa SD dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi siswa dalam mempelajari bahasa Inggris.
Pendekatan Edukatif dan Interaktif dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Anak di Kawasan Teluk Tomini Mamu, Rahmawaty; Husain, Nurlaila
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 3 (2025): Volume 4, Issue 3 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15682303

Abstract

Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi keterampilan esensial di era global, terutama dalam dunia pendidikan dan pekerjaan. Namun, belum meratanya akses pembelajaran bahasa Inggris di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah Teluk Tomini, menyebabkan kesenjangan kompetensi di kalangan remaja. TPQ Imam Sayfi’i sebagai lembaga nonformal yang aktif membina siswa usia Sekolah Menengah Pertama menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan berbicara siswa karena kurangnya metode pengajaran yang komunikatif dan menyenangkan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui materi self-introduction dengan pendekatan edukatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dengan melibatkan tujuh siswa sebagai peserta, dibantu oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Metode yang digunakan meliputi permainan peran dan dialog berpasangan yang dikemas dalam suasana santai dan partisipatif. Materi pembelajaran disusun dalam bentuk modul sederhana yang berisi kosa kata, struktur kalimat, dan latihan berbicara yang relevan dengan kehidupan siswa. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi keterlibatan siswa, ketepatan pengucapan, serta keberanian berbicara di depan teman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan siswa dalam memperkenalkan diri secara runtut dan benar dalam bahasa Inggris. Siswa yang awalnya ragu-ragu menjadi lebih berani dan aktif dalam setiap sesi. Selain itu, kegiatan ini berdampak positif pada lingkungan belajar di TPQ. Luaran kegiatan berupa, dokumentasi video dan laporan pengabdian yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model awal yang dapat direplikasi di komunitas serupa guna memperkuat kemampuan berbicara bahasa Inggris di lembaga pendidikan nonformal
Pendekatan Edukatif dan Interaktif dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Anak di Kawasan Teluk Tomini Mamu, Rahmawaty; Husain, Nurlaila
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 3 (2025): Volume 4, Issue 3 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15682303

Abstract

Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi keterampilan esensial di era global, terutama dalam dunia pendidikan dan pekerjaan. Namun, belum meratanya akses pembelajaran bahasa Inggris di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah Teluk Tomini, menyebabkan kesenjangan kompetensi di kalangan remaja. TPQ Imam Sayfi’i sebagai lembaga nonformal yang aktif membina siswa usia Sekolah Menengah Pertama menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan berbicara siswa karena kurangnya metode pengajaran yang komunikatif dan menyenangkan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui materi self-introduction dengan pendekatan edukatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dengan melibatkan tujuh siswa sebagai peserta, dibantu oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Metode yang digunakan meliputi permainan peran dan dialog berpasangan yang dikemas dalam suasana santai dan partisipatif. Materi pembelajaran disusun dalam bentuk modul sederhana yang berisi kosa kata, struktur kalimat, dan latihan berbicara yang relevan dengan kehidupan siswa. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi keterlibatan siswa, ketepatan pengucapan, serta keberanian berbicara di depan teman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan siswa dalam memperkenalkan diri secara runtut dan benar dalam bahasa Inggris. Siswa yang awalnya ragu-ragu menjadi lebih berani dan aktif dalam setiap sesi. Selain itu, kegiatan ini berdampak positif pada lingkungan belajar di TPQ. Luaran kegiatan berupa, dokumentasi video dan laporan pengabdian yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model awal yang dapat direplikasi di komunitas serupa guna memperkuat kemampuan berbicara bahasa Inggris di lembaga pendidikan nonformal
The Effect of Extensive Reading Courses on Vocabulary Improvement in ELED Students Pua, Sri Dayana; Otoluwa, Moon H; Mamu, Rahmawaty
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 3 (2025): October 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17263458

Abstract

This study aims to determine the effect of applying the Extensive Reading method on improving English vocabulary mastery among seventh-grade students at SMP Negeri 12 Sipatana. Vocabulary mastery is an important aspect of English language skills, which underlies the ability to read, write, speak, and listen. The Extensive Reading method is considered effective because it provides broad and contextual language input through enjoyable free reading activities that are in line with students' interests. This study used a quantitative approach with a pre-experimental design of the one group pre-test and post-test type. The sample in this study consisted of 23 seventh-grade students selected through purposive sampling. The research instrument was a multiple-choice test consisting of 50 questions covering four parts of speech (nouns, verbs, adjectives, and adverbs). The data were analyzed using a paired sample t-test through the SPSS version 23 program. The results showed a significant increase in the post-test average score (60.30) compared to the pre-test (56.47). The statistical test showed a significance value of 0.000 0.05, which means Ho was rejected and Ha was accepted. Thus, it can be concluded that the Extensive Reading method has a positive and significant effect on improving students' vocabulary mastery. These findings support that Extensive Reading can be an effective alternative learning strategy to increase students' motivation and vocabulary skills in English learning at the junior high school level..