Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Effectiveness of the 30-Degree Lateral Sleeping Position on Sleep Quality in Elderly Individuals Post-Stroke Priastana, I Ketut Andika; Agustini, Ni Rai Sintya
Basic and Applied Nursing Research Journal Vol 4 No 2 (2023): Basic and Applied Nursing Research Journal (BANRJ)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/banrj.04.02.05

Abstract

Background: Post-stroke conditions can have an impact on the sleep quality of the elderly. Sleep disorders are a common health problem for the elderly, requiring serious attention. Poor sleep quality in the elderly is caused by increased sleep potential, reduced sleep efficiency, and early awakenings due to the ageing process. Objective: This research aims to determine the effectiveness of a 30-degree lateral sleeping position compared to a supine sleeping position on the sleep quality of elderly individuals post-stroke. Method: The design of this research uses a quasi-experiment design with a non-equivalent control group design approach. The study will be conducted in 2023 in Ekasari Village, Jembrana Regency, Bali. The total research population is 126 elderly individuals, and the sample size meeting the criteria is 64 respondents, divided into 32 respondents in the intervention group and 32 respondents in the control group. Data analysis in this study uses the Mann-Whitney U Test. Results: The Mann-Whitney U Test shows a difference between the intervention and control groups (p = 0.000, Z score = -4.830), which means that the 30-degree lateral sleep position is better at helping older people who have had a stroke sleep better than the supine sleep position. Conclusion: Post-stroke elderly individuals tend to experience an improvement in sleep quality when they sleep in the lateral position of 30 degrees. Therefore, elderly people who are having sleep quality issues can adopt this sleeping position to improve their sleep.
PENGALAMAN LANSIA DALAM MENANGANI RETIREMENT SYNDROME DENGAN PENDEKATAN BUDAYA TRI HITA KARANA: STUDI FENOMENOLOGI Agustini, Ni Rai Sintya; Priastana, I Ketut Andika
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14 No 2 (2023): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Seseorang yang mengalami retirement syndrome cenderung menunjukkan emosi yang tidak stabil, sering cemas, stres, dan depresi. Kondisi-kondisi seperti ini akan berlanjut pada kualitas hidup yang berangsur menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman lansia dalam menangani retirement syndrome dengan pendekatan Budaya Tri Hita Karana sehingga ditemukan faktor-faktor terkait yang dapat dikembangkan dalam menangani retirement syndrome. Metode: Desain dalam penelitian ini menggunakan desain Kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Penelitian ini akan dilaksanakan pada tahun 2023 di Desa Pohsanten, Kabupaten Jembrana, Bali. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang dengan pendekatan Purposive. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan metode in depth interview dan observasi. Alat yang membantu pengumpulan data yaitu pedoman wawancara, recorder, alat tulis, dan catatan lapangan (field note). Validitas data diuji dengan metode Triangulasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Spradley. Hasil: Hasil penelitian menemukan beberapa tema terkait pengalaman lansia dalam menangani retirement syndrome dengan pendekatan Budaya Tri Hita Karana yaitu kegiatan spiritual, aktivitas kelompok sebaya, aktivitas keluarga, dan aktivitas lingkungan. Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa adanya peran penting Budaya Tri Hita Karana terhadap pengalaman lansia dalam menangani retirement syndrome. Budaya Tri Hita Karana membantu lansia dalam mempersiapkan diri di masa pensiun.
EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI: TINJAUAN LITERATUR: The Effectiveness of Oxytocin Massage on Breast Milk Production: A Literature Review Ds, Ni Kadek Dwi Utami; Agustina, Komang Srititin; Agustini, Ni Rai Sintya; Kesumawati, Ketut Anom Sri
Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jski.v3i1.30

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, khususnya pada enam bulan pertama kehidupan. Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh hormon prolaktin yang merangsang pembentukan ASI, dan oksitosin yang berperan dalam refleks pengeluaran (let-down reflex). Stres, kelelahan, serta kurangnya stimulasi dapat menghambat sekresi oksitosin, sehingga mengurangi kelancaran ASI. Tujuan : Untuk menganalisis dan merangkum bukti ilmiah mengenai efektivitas pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil: Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa pijat oksitosin terbukti efektif dalam meningkatkan produksi maupun kelancaran ASI pada ibu menyusui. Kesimpulan: Meskipun ditemukan bahwa pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi dan kelancaran ASI pada ibu menyusui masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan desain randomized controlled trial dan jumlah sampel lebih besar untuk memperkuat bukti ilmiah mengenai efektivitas pijat oksitosin dalam mendukung laktasi.