Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Limbah Ampas Kopi Terhadap KoefisienPermeabilitas Tanah dan Piping Triana, Yulis Hendrita; Tanan, Benyamin; Wong, Irwan Lie Keng
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 3 (2022): PCEJ, Vol.4, No.3, September 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/5s5ywd24

Abstract

Tanah lempung adalah tanah yang memiliki partikel-partikel mineral tertentu dimana didalamnya terdapatpartikel lanau maupun pasir dan mungkin juga terdapat campuran bahan organik. Jenis tanah ini memilikidaya dukung tanah yang kurang baik dimana kondisi tanah tersebut tidak memungkinkan untuk dibangunkonstuksi jalan raya diatasnya. Perlu dilakukan upaya untuk memperbaiki kondisi tanah tersebut dan salahsatu cara paling umum digunakan adalah melakukan stabilisasi tanah tersebut dan tanah diambil di DesaLambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat kemudian sampel tanah dicampurdengan ampas kopi dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15%. Pengujian yang dilakukan yaitu kadar air tanah,berat jenis tanah, batas-batas atterberg, permeabilitas dan uji piping. Pada pengujian permeabilitasmenunjukkan adanya penurunan nilai persentase permeabilitas dan pada pengujian piping terjadi peningkatannilai persentase pipingnya. Pada penelitian ini terlihat bahwa penambahan limbah ampas kopi pada tanahlempung dapat menurunkan nilai koefisien permeabilitas dan meningkatkan nilai konsentrasi piping.
Analisis Debit Banjir Untuk Perencanaan Bendung MalundaKabupaten Majene Sanda, Jenniver; Tanan, Benyamin; Tanje, Herman Welem
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 3 (2022): PCEJ, Vol.4, No.3, September 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/epjeyd33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit banjir rancangan Bendung Malunda. Penelitian ini dapatdigunakan sebagai referensi untuk penelitian sejenis. Akibat terjadinya gempa di Palu sehingga bendungmengalami keretakan di beberapa bagian, lalu jebol akibat banjir. Perencanaan pengendalian banjir,pengamanan sungai, dan struktur bangunan air lainnya dapat dilakukan dengan baik apabila debit banjirrencana di sungai tersebut di ketahui. Curah hujan rata-rata daerah dihitung dengan metode rata-rataAljabar. Kemudian dianalisa dengan perhitungan curah hujan rancangan menggunakan metode Gumbel,Log Pearson Tipe III dan Log Normal. Lalu menentukan debit banjir dengan Metode HSS Nakayasu danHSS Gama I dengan periode ulang 25, 50, dan 100 tahun. Berdasarkan hasil perhitungan metode HSSNakayasu diperoleh debit banjir periode 25 tahun = 791,570 m3/detik ; 50 tahun = 903,575 m3/detik ; dan100 tahun = 1014, 533 m3/detik. Pada metode HSS Gama I diperoleh debit banjir periode 25 tahun =860,794 m3/detik ; 50 tahun = 1005,687 m3/detik ; dan 100 tahun = 1149, 507 m3/detik. Dari perhitungan2 metode HSS tersebut dapat di simpulkan bahwa Hidrograf Satuan Sintetik yang mendekati adalahHidrograf Satuan Sintetik
Pengaruh Penambahan Abu Limbah Kulit Kakao Terhadap KoefisienPermeabilitas Tanah dan Piping Arungtasik, Voniyanti; Tanan, Benyamin; Wong, Irwan Lie Keng
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 3 (2022): PCEJ, Vol.4, No.3, September 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/tzj9pv24

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh abu limbah kulit kakao pada permeabilitas tanah danpiping. Hal ini dikarenakan tanah lempung memiliki daya dukung yang kurang baik dimana kondisi tanahtersebut tidak memungkinkan untuk di bangun konstruksi jalan raya diatasnya. Oleh karena itu, perludilakukan upaya memperbaiki kondisi tanah tersebut, salah satu cara paling umum dilakukan yaitu stabilisasitanah tersebut. Pengambilan sampel tanah dilakukan di Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, KabupatenMamasa, dan bahan tambah menggunakan abu limbah kulit kakao yang berlokasi di Lambara Harapan,Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur dengan persentase bahan tambah pada koefisien permeabilitastanah yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan pada piping digunakan persentase 0% dan 15%. Struktur pencapaiandalam penelitian ini yaitu menggunakan serangkaian penelitian sifat fisik tanah sehingga dapat menghasilkankoefisien permeabilitas tanah dan piping. Pengujian sifat fisik tanah dilakukan di Laboratorium MekanikaTanah Uki Paulus Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanah memenuhi karakteristik sebagaitanah lempung. Pengaruh penambahan abu limbah kulit kakao pada tanah yaitu terjadi penurunanpermeabilitas dimana semakin tinggi persentase abu limbah kulit kakao maka nilai permeabilitas semakinkecil hingga penambahan 15%, sedangkan pada piping terjadi peningkatan pada penambahan 15%.
Analisis Kekasaran dan Kapasitas Penampang Sungai Galang-galang Kabupaten Polewali Mandar Anggiani, Greistin; Tanan, Benyamin; Tanje, Herman Welem
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 1 (2022): PCEJ, Vol.4, No.1, March 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/1jmcr395

Abstract

Sungai Galang-Galang atau Sungai Binanga Karaeng merupakan lokasi penelitian dimana sungai ini merupakan sungai perbatasan antara wilayah Kabupaten Polewali Mandar dengan Kabupaten Pinrang. Pada bulan April tahun 2020 terjadi banjir yang merusak bangunan irigasi pada sisi kanan bendung bagian hilir Sungai Galang-Galang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekasaran dan kapasitas penampang Sungai Galang-Galang. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan metode survey dan titik lokasi ditentukan berdasarkan pada titik pengamatan yang dapat mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir. Analisis koefisien kekasaran menggunakan persamaan Manning. Nilai koefisien kekasaran Sungai GalangGalang pada bagian hulu sebesar 0,037, tengah sebesar 0,015 dan hilir yaitu 0,037. Perbedaan nilai koefsien kekasaran dipengaruhi oleh faktor ketidakteraturan penampang, ukuran butiran sedimen yang berbeda tiap titik dan penyempitan saluran. Kapasitas penampang pada segmen 1-1, 2-2, dan 3-3 tidak mampu menampung debit banjir Q50 dan Q100. 
Tinjauan Perencanaan Pintu Pengambilan (Intake) Dan Kantong Lumpur Pada Bendung Paku Kabupaten Polewali Mandar Datu Bakka', Jenrisari; Tanan, Benyamin; Tanje, Herman Welem
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 1 (2022): PCEJ, Vol.4, No.1, March 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/btkfz845

Abstract

Terdapat masalah yang sering dialami pada bendung seperti masalah gangguan angkutan sedimen, gangguan penyadapan aliran, masalah tergerus hingga hancurnya bangunan. Pintu pengambilan pada Bendung Paku hanya mampu melayani 100 ha, jadi diperlukan perencanaan ulang pintu pengambilan untuk memenuhi kebutuhan areal irigasi seluas 466 ha. Untuk mengurangi sedimen yang masuk ke saluran irigasi direncanakan kantong lumpur. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dimensi pada pintu pengambilan (intake) dan kantong lumpur. Spesifikasi yang digunakan pada penelitian ini ialah Standar Perencanaan Irigasi KP-01 dan KP-02. Dalam penelitian ini didapatkan hasil lebar bukaan pintu pengambilan (intake) sebesar 1,000 m dan tinggi 1,670 m. Untuk kantong lumpur dengan waktu pembilasan selama 7 hari mampu menampung sedimen sebanyak 254 m3 dengan dimensi lebar dasar 4,000 m, panjang 86 m, kedalaman aliran 0,700. Tampungan sedimen kedalaman 0,660 m dan kedalaman hilir 0,820 m. 
Pengaruh Penambahan Pasir Sungai Terhadap Permeabilitas Tanah Lempung Rasinan, Gabriel; Tanan, Benyamin; Wong, Irwan Lie Keng
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/6fybh010

Abstract

Penelitian dilaksanakan agar melihat pengaruh pasir pada permeabilitas tanah lempung. Hal ini karena salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam pengerjaan jalan adalah karakteristik tanah yang lunak seperti tanah lempung. Karakteristik ini menjadikan tanah lempung kurang stabil untuk digunakan sebagai dasar pengerjaan konstruksi jalan, karena bisa terjadi kerusakan seperti retak, berlubang dan terjadi genangan air. Oleh karena itu, pelaksana konstruksi harus melakukan penambahan sesuatu pada sampel untuk memperbaiki nilai rembesan agar sesuai dengan pengerjaan sipil. Metode penelitian yang digunakan dikenal dengan constant head yaitu dengan menghitung banyaknya debit air yang lewat melalui sampel tanah dalam satuan waktu. Percobaan ini akan memperlihatkan nilai dari permeabilitas tanah yang dirumuskan dalam hukum Darcy. Sedangkan pengujian dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah, UKI Paulus Makassar dengan sampel tanah dari Toraja Utara dan pasir dari Sungai Jenebarang. Metode pengambilan sampel dilakukan pada 3 titik dengan jarak dan kedalaman yang sama namun persentase kadar air yang berbeda. Adapun dari pengujian yang telah dilakukan ditemukan hasil yaitu baik dari titik 1, titik 2, dan titik 3 yang telah mendapatkan penambahan hingga 15% terjadi peningkatan nilai permeabilitas. Sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase penambahan pasir maka semakin tinggi nilai permeabilitasnya.
Analisis Permeabilitas Menggunakan Metode Falling headpada Tanah dengan Penambahan Abu Serabut Kelapa Tangdiombo, Sisilia Mira; Tanan, Benyamin; Wong, Irwan Lie Keng
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/s6hb3q83

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sifat–sifat fisik tanah dan pengaruh penambahan abu serabut kelapa terhadap koefisien permeabilitas tanah dengan menggunakan metode falling head. Pengambilan sampel tanah dilakukan di Desa Bolu Kecamatan Rantepao Kabupaten Toraa Utara dan bahan tambah menggunakan serabut kelapa dari limbah masyarakat yang berlokasi di Jalan Biring Romang Kelurahan Kapasa Kota Makassar dengan persentase bahan tambah yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15%. Struktur pencapaian dalam penelitian ini yaitu menggunakan serangkaian penelitian sifat fisik tanah kemudian menyusun ke komposisi paduan terhadap pengujian permeabilitas tanah sehingga dapat menghasilkan koefisien permeabilitas tanah, Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa tanah memenuhi karakteristik sebagai tanah lempung. Pengaruh penambahan abu serabut kelapa terhadap tanah yaitu terjadi penurunan nilai permeabilitas dimana semakin tinggi persentase abu serabut kelapa maka nilai permeabilitas semakin kecil hingga penambahan 15%.
Perancangan Pemecah Gelombang di Pantai Auki Kabupaten Biak Numfor Papua Ixsus Alexander Sappetau; Tanan, Benyamin; Bungin, Erni Rante
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/3724t058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pencegahan abrasi dengan pemecah gelombang di Pantai Auki. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk pembangunan gelombang pecah di sekitar pantai. Terlalu besarnya gelombang yang ada di Pantai Auki menyebabkan mundurnya garis pantai akibat abrasi yang mengancam keselamatan jiwa penduduk di daerah tersebut. Data angin dianalisis dengan aplikasi Wind Rose untuk mengetahui arah datang angin dominan. Peramalan gelombang berdasarkan angin dominan dan panjang fetch mengacu pada Shore Protection Manual (SPM) 1984. Penentuan gelombang rencana digunakan metode distribusi gumbell (Fisher Tipped Type I) dengan periode ulang 2 – 100 tahun dan untuk perencanaan pemecah gelombang (Breakwater) mengacu pada persamaan – persamaan dalam buku Perencanaan Bangunan Pantai. Hasil penelitian menunjukkan arah angin dominan berasal dari arah Barat Daya dengan kecepatan 18 knot. Tinggi gelombang rencana pada periode ulang 50 tahun adalah 2,464 m. Pemecah gelombang direncakan pada jarak 152,5 m dari garis pantai dengan kedalaman -3,195 m. Tipe pemecah gelombang yang digunakan adalah pemecah gelombang sisi miring dengan tinggi 7,186 m dan tebal lapis lindung 4,531 m untuk pencegahan abrasi pantai. 
Analisis Volume Sedimen Berdasarkan Hasil Pengukuran Dengan Echosounder Dalam Waduk Bili-bili Kabupaten Gowa Elisa Trinofri Sanjaya; Lukman, Melly; Tanan, Benyamin
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/0ykq3741

Abstract

Waduk Bili-Bili, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan merupakan waduk serbaguna yang dibangun pada tahun 1994. Waduk Bili-bili dibangun dengan tujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air, serta untuk mencegah banjir di musim hujan. Dalam perkembangannya telah terjadi penurunan pemanfaatan fungsi layanan waduk akibat adanya sedimen dalam waduk. Dari hasil pengukuran pada tahun 2017, pada elevasi +99.5 m (muka air normal), kapasitas waduk berkurang dari 347.81 juta m3 menjadi 239.76 juta m3 selama 20 tahun akibat banyaknya sedimen dalam Waduk Bili-bili. Total volume sedimen dari tahun 1997 – 2017 sebanyak 108.050 juta m3. Jika hal ini terus berlanjut, maka sisa usia guna Waduk Bili-bili tidak akan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar volume sedimen yang ada dalam Waduk Bili-bili, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2019. Penelitian ini adalah pengukuran di lapangan dengan menggunakan alat Echosounder dan pengumpulan data sekunder berupa: Peta Kontur Waduk Bili-bili Tahun 1997. Dari hasil pengukuran Echosounder dibuat peta kontur dasar Waduk Bili-bili tahun 2019 dengan peta waduk tahun 1997 dan dibuat potongan-potongan melintang sebagai dasar perhitungan volume sedimen. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan, total volume sedimen dalam waduk Bili-bili dari tahun 1997 – 2019 sebanyak 110.371 juta m3 dan pada pengukuran tahun 2017 total volume sedimen hanya sebanyak 108.050 juta m³. Sehingga total laju sedimen pada tahun 2017 sampai tahun 2019 sebanyak 2.321 juta m³
Tinjauan Perencanaan Spillway Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa Nataniel Yunus Alik; Lukman, Melly; Tanan, Benyamin
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 1 (2020): PCEJ, Vol.2, No.1, March 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/67w9x091

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tinjauan perencanaan Spillway pada proyek Bendungan Karalloe. Spillway tersebut berfungsi untuk mengalirkan air yang berlebihan dari bendungan agar tidak terjadi overtopping pada bendungan kembali ke sungai. Digunakan tiga metode dalam perhitungan analisa curah hujan yaitu Metode Gumbel, Log Pearson Tipe III, dan Log Normal. Debit banjir rancangan dianalisis menggunakan Metode Hidrograf Satuan Sintesis Gama-I. Perencanaan Spillway direncanakan berdasarkan perbedaan debit banjir rancangan dan tipe mercu Spillway. Hasil penelitian ini didapatkan debit banjir rancangan sebesar 613,251 m3/det dan tinggi energi di atas mercu sebesar 2,902 m dengan menggunakan tipe mercu bulat