Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Antara Psikologi Islam Dan Penanganan Tekanan Emosional: Tinjauan Terhadap Strategi Dan Pendekatan Berbasis Islam Dalam Mengatasi Stres Pada Pola Asuh Nenek Risydah Fadilah; Tiara Putri Mahisani; Wahyuni Dazura
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 3 (2023): September : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v1i3.895

Abstract

This article aims to find out and describe the relationship between Islamic psychology and the handling of emotional stress and the involvement of grandmother's parenting. The methods used in this study were literature study, observation, and interviews to find out about the relationship between Islamic psychology and emotional stress management. Islamic psychology is a field of study that combines Islamic principles and teachings with modern psychological principles to understand human behavior and offers a holistic approach in understanding and treating psychological problems. Emotional distress, or emotional stress, is a state of emotional imbalance that occurs when individuals encounter emotionally challenging situations or events. Parenting that is not good will make the child become a closed person and lack confidence. This article was written with the aim of conveying information to the reader, so that it can be used as a reference to increase the reader's knowledge, and can have an academic impact on the writer. This article contains the relationship between Islamic psychology and dealing with emotional stress and the involvement of grandmothers in parenting.
ANALISIS PENYEBAB GANGGUAN MAKAN PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS POLITEKNIK GANESHA Risydah Fadilah; Faisal Akbar; Annisa Nurul Fadilah; Dinda Aulia
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i1.55

Abstract

Kasus gangguan makan kini semakin meningkat seiring perkembangan zaman dan dapat diderita oleh siapa saja dalam berbagai kelompok usia, gender etnik, atau pun ras. Kondisi yang tergolong ke dalam gangguan psikiatri serius ini dapat menyebabkan disabilitas yang sangat menggangu kesehatan fisik serta psikosial bahkan dapat mengancam nyawa. Penyebab terjadinya gangguan makan sangat kompleks dan multifaktoral. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa penyebab dari gangguan makan pada salah satu individu yang peneliti wawancarai, jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian satu orang mahasiswi di universitas Politeknik ganesha. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitain menunjukkan bahwa penyebab gangguan makan pada salah satu mahasiswi di universitas politeknik ganesha tersebut adalah karena banyak fikiran dan banyak nya tugas perkuliahan.
PERILAKU ABNORMAL PADA ANAK DAN REMAJA SUSAH BERBICARA DAN TIDAK BISA MEMBACA Risydah Fadilah; Ficha Natasha; Fitri Nurazizah; Bunaisah Saragih
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab keluhan keterlambatan berbicara (Speech Delay) pada salah satu anak yang berusia 11 tahun yang berasal dari Kota Tebing Tinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian satu orang yang mengalami keterlambatan berbicara dengan observasi, wawancara. Hasil wawancara menunjukkan bahwa penyebab dari keterlambatan berbicara pada anak tersebut adalah karena faktor keluarga yang tidak mendukung anak untuk berlatih dalam berbicara.
Penerapan Konseling Adlerian Dalam Mengatasi Perilaku Membolos Pada Siswa Man 3 Medan Risydah Fadilah; Dhea Aulia Putri; Dwi Amalia Susilo; Fara Naia Salsabila
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): September : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v2i3.1949

Abstract

According to Adler, living things are an inseparable social unit. They relate to the social cooperation around them, placing the general welfare ahead of their own desires, and achieving a stronger way of life within social organization. Adler made a major contribution to thinking, namely, firstly, he emphasized the social factor of behavior, secondly, the concept of self-creation, and thirdly, the characteristics of each personality. Adler further developed these main points so that they became the characteristics of Adlerian thought, namely: a) the purpose of life, b) the ego drive, c) feelings of inferiority, d) the societal impulse, e) lifestyle, and f) creative power. The basics of Alfred Adler's personality theory assume that individuals and their life problems are always social, such as belonging to other people and paying attention to the welfare of that person.
Pengaruh Iklim Organisasi Dan Pengembangan Karir Terhadap Tingkat Stres Kerja Perawat Di Rumah Sakit Umum Bandung Medan Ruri Regita Br. Ginting; Risydah Fadilah; Siti Aisyah
Journal of Scientific Interdisciplinary Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jsi925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara iklim organisasi dan pengembangan karir terhadap stres kerja pada perawat di Rumah Sakit Umum Bandung Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional, melibatkan 87 perawat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang mencakup skala iklim organisasi, pengembangan karir, dan stres kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara iklim organisasi dan pengembangan karir dengan stres kerja, dengan koefisien korelasi R = 0,742 dan sig = 0,000 < 0,05. Kontribusi iklim organisasi dan pengembangan karir terhadap stres kerja mencapai 55%, sementara 45% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti, seperti pekerjaan, peran dalam organisasi, dan karakteristik individu. Hasil lebih lanjut mengungkapkan bahwa iklim organisasi memiliki hubungan negatif signifikan dengan stres kerja (koefisien korelasi -0,668), di mana semakin baik iklim organisasi, semakin rendah tingkat stres kerja. Iklim organisasi memberikan kontribusi sebesar 44,6%. Selain itu, pengembangan karir juga memiliki hubungan negatif signifikan dengan stres kerja (koefisien korelasi -0,523), yang berarti semakin baik pengembangan karir, semakin rendah tingkat stres kerja, dengan kontribusi sebesar 27,3%.  Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara iklim organisasi dan pengembangan karir dengan stres kerja, yang menunjukkan pentingnya menciptakan iklim organisasi yang baik serta pengembangan karir yang jelas untuk mengurangi tingkat stres kerja perawat.