Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh, Sumber Informasi Dan Gizi Terhadap Tumbuh Kembang Pada Balita Usia 1-5 Tahun Di Desa Gintung Cilejet : The Relationship between Parenting, Information Sources, and Nutrition on Growth and Development in Toddlers Aged 1-5 Years in Gintung Village, Cilejet Pauji, Reksa; Shinta Mona Lisca
Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science Vol. 2 No. 11 (2023): Vol. 2 No. 11 (2023): Vol. 2 No. 11 (2023): Indonesian Scholar Journal of Nurs
Publisher : Dohara POAJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54402/isjnms.v2i11.369

Abstract

Introduction: Children are an investment and hope for the future of the nation and the next generation to come. The growth and development of children is very important. The future of a nation depends on the success of the child in achieving optimal growth and development. Methods: This type of research is a quantitative study with a cross-sectional study design. This research was conducted in February 2021 the population is mothers who have toddlers aged 1-5 years who were taken door to door in the village of Gintung Cilejet with as many as 89 respondents with purposive sampling data collection technique. This study uses an instrument in the form of a questionnaire sheet. The analysis method used chi-square with SPSS 21. Results: The results of the analysis showed Parenting Patterns (P = 0,001); Information Sources (P = 0,001); and Nutritional (P = 0,001) that H0 was rejected because 3 independent variables had p-value < 0,005; which means that their relationship between parenting styles, information sources, and nutritional status for growth and development in toddlers aged 1-5 years in Gintung Cilejet Village, Parung Panjang District in 2021. Discussion: Suggestions for Gintung Cilejet Village are expected to be able to advocate and provide health promotion to mothers who have toddlers regarding the importance of knowing the development of toddlers so that it can help prevent deviations in toddler growth and development
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU, MOTIVASI KELUARGA DAN PERAN BIDAN TERHADAP KEJADIAN DIARE DALAM PEMBERIAN MPASI PADA BATITA USIA 12-24 BULAN DI KLINIK A KEC KLAPANUNGGAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2022 Setyawati, Novi; Shinta Mona Lisca; Nurwita Trisna
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan penyakit yang sering muncul pada anak usia 6-24 bulan, dimana pada usia ini anak mulai aktif bermain dan beresiko terkena infeksi, karena daya tahan tubuh anak masih lemah sehingga rentan terhadap penyebaran virus diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah Hubungan Pengetahuan Ibu, Motivasi Keluarga dan Peran Bidan Terhadap Kejadian Diare Dalam Pemberian MPASI pada Batita Usia 12-24 Bulan di Klinik A Kec Klapanunggal Kabupaten Bogor Tahun 2022. dalam penelitian ini jenis penelitin menggunakan penelitian kuantitatif dengan penelitian deskriptif analitik dan menggunakan desai Cross sectional. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total random sampling dengan jumlah sampel 54. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pengetahuan ibu (0,39), motivasi Keluaraga (0,047) dan peran bidan (0,046) terhadap Terhadap Kejadian Diare Dalam Pemberian MPASI pada Batita Usia 12-24 Bulan dengan P-Value <0,05. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu, motivasi keluarga, dan peran Bidan Terhadap Kejadian Diare Dalam Pemberian MPASI pada Batita Usia 12-24 Bulan di Klinik A Kec Klapanunggal Kabupaten Bogor Tahun 2022. Kesimpulan diharapkan ibu mau menambahkan dan meningkatkan pengetahuan dalam upaya pencegahan masalah kesehatan pada batita khususnya diare.
Pengaruh Konsumsi Teh Rosella dan Teh Daun Kelor terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Munjul Kabupaten Pandeglang Tahun 2024 Yuli, Yuli; Retno Sugesti; Shinta Mona Lisca
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13932

Abstract

Tingkat kejadian anemia pada wanita usia subur usia 15-49 tahun di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 44,2%, anemia pada usia subur pada tahun 2019 sebesar 37,7% pada Provinsi Banten pada tahun 2018 sebanyak 35,2%. Terjadi peningkatan pada tahun 2019 sebesar 37,7%, yang berarti bahwa 5-6 wanita usia subur mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian teh rosella dan teh daun kelor terhadap anemia pada wanita usia subur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode penelitian kualitatif deskriptif berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus. Itu dilakukan langsung kepada 2 wanita usia subur. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan antara responden yang diberikan intervensi teh rosella dengan responden yang diberikan teh daun kelor. Pemantauan dilakukan selama 15 hari dengan 4 monitor, kadar hemoglobin pada responden yang diberikan teh daun kelor mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan ibu yang diberikan teh rosella.
Pengaruh Konsumsi Teh Rosella dan Teh Daun Kelor terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Munjul Kabupaten Pandeglang Tahun 2024 Yuli, Yuli; Retno Sugesti; Shinta Mona Lisca
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13932

Abstract

Tingkat kejadian anemia pada wanita usia subur usia 15-49 tahun di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 44,2%, anemia pada usia subur pada tahun 2019 sebesar 37,7% pada Provinsi Banten pada tahun 2018 sebanyak 35,2%. Terjadi peningkatan pada tahun 2019 sebesar 37,7%, yang berarti bahwa 5-6 wanita usia subur mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian teh rosella dan teh daun kelor terhadap anemia pada wanita usia subur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode penelitian kualitatif deskriptif berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus. Itu dilakukan langsung kepada 2 wanita usia subur. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan antara responden yang diberikan intervensi teh rosella dengan responden yang diberikan teh daun kelor. Pemantauan dilakukan selama 15 hari dengan 4 monitor, kadar hemoglobin pada responden yang diberikan teh daun kelor mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan ibu yang diberikan teh rosella.