Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER KRISTIANI ANAK GENERASI Z DI GBIS SOLA GRATIA SURAKARTA Pannavimukti, Sekar; Juntak, Justin Niaga Siman
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i2.6228

Abstract

This study is based on the crucial role of parents in shaping the Christian character of children, particularly in the context of the digital era, which influences the lifestyle and moral values of Generation Z. The focus of this research is to explore how parents at GBIS Sola Gratia Surakarta nurture their children's character based on Christian faith values. The study employs a qualitative case study approach, with data collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving six church-member parents. The findings reveal that values such as honesty, love, and obedience to God are instilled through parental modeling and verbal guidance. However, challenges arise due to limited time, lack of spiritual understanding, and the influence of digital media. Parents require support in the form of digital literacy and faith-based parenting guidance. The church is viewed as a strategic partner in character formation. The study concludes that strong synergy between family and church is essential to develop spiritually resilient children. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter Kristiani anak, khususnya di tengah tantangan era digital yang memengaruhi gaya hidup dan nilai moral Generasi Z. Fokus penelitian ini adalah bagaimana orang tua di GBIS Sola Gratia Surakarta membina karakter anak berdasarkan nilai-nilai iman Kristen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam orang tua jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti kejujuran, kasih, dan ketaatan kepada Tuhan ditanamkan melalui keteladanan dan nasihat verbal. Namun, tantangan muncul dari keterbatasan waktu, kurangnya pemahaman rohani, dan pengaruh media digital. Orang tua membutuhkan dukungan dalam bentuk literasi digital dan pembinaan iman. Gereja dipandang sebagai mitra strategis dalam membentuk karakter anak secara berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara keluarga dan gereja dalam membentuk generasi yang tangguh secara spiritual.
PEMAKNAAN JEMAAT TERHADAP TINDAKAN MEMBERI SEBAGAI WUJUD PERKEMBANGAN IMAN DI GKJ SELOKATON KARANGANYAR Santoso, Samuel Ariesta Putra Perdana; Juntak, Justin Niaga Siman
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5407

Abstract

This study aims to understand the meaning of the act of giving offerings among the congregation of the Javanese Christian Church (GKJ) Selokaton Karanganyar in relation to the development of faith. The background of this study is based on the importance of understanding the spiritual motivation behind the practice of giving offerings, which is often viewed as merely an administrative obligation of the church. The focus of the study is directed at how the congregation's perceptions and experiences in giving offerings reflect the growth of their faith. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection through in-depth interviews with five active congregation informants. The research steps include identifying informants, conducting interviews, and thematic analysis of the data obtained. The results of the study show that giving offerings is interpreted as a form of obedience to God, an expression of gratitude, and responsibility as a member of the body of Christ. The more the congregation's faith develops, the more sincere and conscious the act of giving is. The main conclusion of this study emphasizes that the development of faith plays an important role in shaping the motivation and quality of giving offerings, so that the church needs to foster the faith of the congregation so that the act of giving becomes an integral part of worship and spiritual relationship with God. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memahami makna tindakan memberi persembahan di kalangan jemaat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Selokaton Karanganyar dalam kaitannya dengan perkembangan iman. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya memahami motivasi spiritual di balik praktik memberi persembahan, yang sering kali dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif gereja. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana persepsi dan pengalaman jemaat dalam memberi persembahan mencerminkan pertumbuhan iman mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima informan jemaat yang aktif. Langkah penelitian meliputi identifikasi informan, pelaksanaan wawancara, dan analisis tematik terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memberi persembahan dimaknai sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan, ungkapan syukur, dan tanggung jawab sebagai anggota tubuh Kristus. Semakin berkembang iman jemaat, semakin tulus dan sadar pula tindakan memberi yang dilakukan. Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa perkembangan iman berperan penting dalam membentuk motivasi dan kualitas pemberian persembahan, sehingga gereja perlu membina iman jemaat agar tindakan memberi menjadi bagian integral dari ibadah dan relasi spiritual dengan Allah.