Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : TAKSONOMI

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER SISWA KELAS IV SDN 2 WAMEO Matje, Irman
TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): Taksonomi Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1460.014 KB) | DOI: 10.35326/taksonomi.v2i1.2178

Abstract

The purpose of this study was to determine the improvement of social studies learning outcomes using the Numbered Head Together type of cooperative learning model for fourth grade students of SD Negeri 2 Wameo. The conclusions of the research results: (1) The results of the first cycle research show that using the Numbered Head Together type of cooperative learning model, the average value of student learning outcomes is 66.07 and learning completeness reaches 60.71% or there are 17 students from 28 students who have completed study. These results indicate that in the first cycle classically students have not finished studying, because students who get a score of 65 are only 60.71% smaller than the desired completeness percentage, which is 85 %, and (2) Furthermore, from the results of the second cycle research shows using the cooperative learning model Numbered Head Together type, the average value of student learning outcomes is 73.21 and the percentage of complete learning reaches 85.71% or there are 24 students from 28 students who have finished studying. These results indicate that in the second cycle classically students have finished studying, because students who get a score of 65 are 85.71%, the percentage of completeness desired is 85%
HUBUNGAN PEMBERIAN REWARD (HADIAH) TERHADAP MINAT BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Matje, Irman
TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): Taksonomi Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.966 KB) | DOI: 10.35326/taksonomi.v2i2.2725

Abstract

Pembelajaran akan meninggalkan kesan baik pada saat siswa dapat mingkatkan minat belajarnya, salah satunya adalah keinginan untuk belajar dari siswa itu sendiri. Pemberian reward (hadiah) kepada siswa yang tidak hanya berupa barang berwujud, tetapi juga dalam bentuk pujian, acungan jempol, senyum bahagia, tepuk tangan, dan ungkapan persetujuan lainnya. Untuk meningkatkan minat belajar siswa di kelas, guru harus memberikan umpan balik, seperti hadiah, dengan cara yang sesuai dan efektif. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif yang meliputi pengumpulan data dengan menggunakan instrumen penelitian dan pengolahan data kuantitatif. Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket (kusioner). Sebanyak 50 siswa kelas V SD Negeri 3 Baubau yang menjadi subjek penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian reward terhadap minat belajar siswa diketahui bahwa Ho diterima jika nilai signifikan deviation from linearity > 0.5 atau Ho ditolak jika nilai signifikan deviation from linearity > 0.5. Artinya terdapat hubungan pemberian reward terhadap minat belajar siswa kelas V SD Negeri 3 Baubau.
PENGARUH PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Acoci, Acoci; Matje, Irman; Farisatma, Farisatma; Rizkayati, Anisa
TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): Taksonomi Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.13 KB) | DOI: 10.35326/taksonomi.v3i1.3364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas V di SD Negeri 2 Nganganaumala. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif lebih berorientasi pada pendekatan survai. Dengan pendekatan survai ini, peneliti hendak menggambarkan karakteristik tertentu dari suatu populasi, variable yang ditelaah disejalankan dengan karakteristik yang menjadi fokus perhatian survai tersebut. Perhitungan uji validitas menggunakan Statistical Program for Social Science (SPSS) for Version 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pendidikan orang tua memiliki pengaruh positif terhadap motivasi belajar pada siswa kelas V di SD Negeri 2 Nganganaumala sebesar 0.68. Apabila dilihat besarnya rxy yang diperoleh ini, yaitu: 0.68 ternyata terletak antara 0.40 - 0.70. dapat dinyatakan bahwa antara variabel X dan variabel Y terdapat pengaruh yang sedang atau cukup. Hasil uji validitas untuk kuesioner variabel X (Nilai Pendidikan Orang Tua) yang berjumlah 15 item pertanyaan, dapat diketahui bahwa seluruh pertanyaan dinyatakan valid, dimana hasil perbandingan antara rhitung > rtabel, dengan taraf signifikan 0,05 (5%) dan perhitungan menunjukkan bahwa koefisien > 0,334.
Meningkatkan Hasil Belajar melalui Galery of Learning pada Siswa Sekolah Dasar Acoci; Matje, Irman
TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 3 (2024): Taksonomi Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II di SD Negeri 1 Karya Mulya melalui penerapan metode Gallery of Learning. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya nilai rata-rata dan minimnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran konvensional, yang berdampak pada kurang optimalnya pemahaman materi. Metode Gallery of Learning diimplementasikan sebagai strategi pembelajaran inovatif yang mengedepankan partisipasi aktif, kreativitas, dan kolaborasi melalui pameran hasil karya siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan dua siklus perbaikan. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan mencakup tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa, dan wawancara dengan guru. Data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keaktifan diskusi, kepercayaan diri dalam memamerkan karya, serta peningkatan interaksi dan apresiasi antar siswa. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penerapan metode Gallery of Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan partisipasi aktif siswa. Selain itu, metode ini mampu menumbuhkan kreativitas, memperbaiki dinamika kelas, dan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengekspresikan ide mereka. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi pembelajaran inovatif di sekolah dasar guna menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan mendukung keberhasilan proses Pendidikan.