Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Learning Society Berbasis Literasi Digital Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam Menuju Era 5.0 (Studi Kasus di MI Riyadlotul Uqul Kediri) Kusuma, Pratama Surya Bagus; Ixfina, Ficky Dewi
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 4(2), Juni 2023
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v4i2.6640

Abstract

Berkembangnya teknologi Informasi menjadi salah satu factor yang mempengaruhi era digital 5.0. Teknologi serba digital sangat massif berkembang khususnya pada sector pendidikan di Indonesia. Learning society berbasis literasi digital di munculkan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan khususnya lembaga pendidikan islam. Madrasah dikategorikan bermutu yakni apabila dapat mengembangkan potensi untuk semakin berprestasi, baik akademik maupun non akademik. MI Riyadlotul uqul Kediri merupakan madrasah yang memiliki sarana perpustakaan dan mengembangkan budaya literasi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data berupa, wawancara, dokumentasi dan observasi, Analisis data data berupa, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini pertama tahab pelaksanaan meliputi; penyediaaan lab komputer untuk menunjang learning society, memanfaatkan media digital dalam proses pembelajaran, menyediakan papan informasi berbasis digital, menggunakan aplikasi edukatif. Kedua system pengendali meliputi; sistem pengendali dari pihak madrasah yakni sering mengevaluasi segala bentuk progam penggunakan literasi digital, system pengendali dari lingkup keluarga karena keluarga memiliki peran yang cukup penting untuk kelangsungan pendidikan anak. Ketiga implikasi; mampu meningkatkan mutu pendidikan melalui jalur prestasi akademik dan non akademik.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN IPS DAN TANTANGAN MODERNITAS ABAD 21 DI ERA DISRUPSI DIGITAL TERHADAP GENERASI MILENIAL Ixfina, Ficky Dewi; Fitriani, Siti Lailatul; Rohma, Siti Nur
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i1.20950

Abstract

Research aims to investigate the transformation of Social Science Education (IPS) in facing digital disruption in the 21st century and its implications for the millennial generation. This study applies a qualitative descriptive method to understand the transformation of IPS education at MI Yatabu Surabaya in the era of digital disruption. The focus is on describing the challenges of modernity and the impact of digital disruption on the millennial generation. Involving interviews, observations, and document analysis, this research outlines the efforts of the madrasah in improving the quality of IPS education by utilizing technology. The results provide a deep insight into the learning strategies used, digital literacy enhancement, and the role of educators' human resources. In this context, madrasahs need to pay attention to innovative learning models, digital literacy, and the improvement of human resource quality as a response to the era of digital disruption. The implications of this research underscore the importance of adapting IPS education to the changing times
Urgensi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran pada Masa New Normal Diana, Risma Firda; Sufia, Rohana; Ixfina, Ficky Dewi
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 4 NO 2 OCTOBER 2021
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v4i2.2933

Abstract

The various kinds of obstacles occur in the learning process during the pandemic. One approach to solving learning problems is Classroom Action Research (CAR). The purpose of this study is to describe the urgency of CAR to improve the quality of learning in the new normal. This research method is descriptive and qualitative. The research subjects were active elementary teachers in East Java. The data collection instrument in this study was a questionnaire distributed online. The results of the study showed that 100% of the participating teachers thought that CAR was important to implement. This is because they benefit from the implementation of CAR, namely improving the quality of learning. However, the implementation of CAR during the pandemic experienced various obstacles including limited internet connection and face-to-face time. This is a challenge for teachers to continue to carry out CAR with the blended learning method to overcome learning problems that occur during the new normal period. 
KETERAMPILAN GURU MENGADAKAN VARIASI STIMULUS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V MI NURUL YAQIN SURABAYA Maraqonitatillah, Maraqonitatillah; Ixfina, Ficky Dewi; Syamsudin, Syamsudin
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 3 (2024): Volume 3 Nomor 3 September 2024
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v3i3.160

Abstract

This research investigates the form of stimulus given by teachers to students in learning Indonesian in Class V MI Nurul Yaqin Surabaya. The method in this research uses a descriptive qualitative approach with data collection in the form of interviews, observations and documentation. The findings show that even though teachers have implemented a variety of learning methods and provided motivational support to students, there are still deficiencies in learning interactivity. Research also highlights the role of evaluating learning outcomes, administering punishments and rewards in influencing student motivation. Stimulation results include perceptual responses, emotions, and changes in student behavior. Internal and external factors, such as low interest in learning and a learning environment that is not conducive, become obstacles in providing effective stimulus. Special attention is needed from teachers to correct these deficiencies and create a supportive learning environment for students. In this way, learning Indonesian at MI Nurul Yaqin Surabaya can be more effective and meaningful for student development
Aktualisasi Moderasi Beragama Pada Masyarakat Multi Etnis Di Kota Surabaya Ixfina, Ficky Dewi
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 11, No 1 (2006): VOLUME 11 NUMBER 1 JANUARI 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v11i1.8412

Abstract

This study aims to understand how religious moderation is actualized in the social life of multiethnic communities in Surabaya City, the role of government and religious leaders in maintaining harmony between religious communities, and the influence of digitalization and social media on people's religious perspectives. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach to explore people's experiences and meanings of religious moderation practices in everyday life. Data were obtained through in-depth interviews, field observations, and documentation, with informants selected purposively and developed through snowball sampling. Data analysis was carried out interactively using the Miles-Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results show that religious moderation in Surabaya's multiethnic community grows contextually and practically, but requires strengthening digital literacy and ongoing collaboration between the government, religious leaders, and the community to remain relevant and adaptive amidst social and digital dynamics
Pendampingan Penerapan Strategi Pembelajaran Inovatif Berorientasi Keterampilan Abad 21 bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah di MI Al Amin Sidoarjo Ixfina, Ficky Dewi
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v4i2.1170

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut guru untuk mampu mengembangkan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada literasi baru. Namun, sebagian guru Madrasah Ibtidaiyah masih menerapkan pola pembelajaran konvensional sehingga diperlukan pendampingan yang sistematis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru MI Al Amin Sidoarjo dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif berorientasi keterampilan abad 21. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Setiap tahapan diimplementasikan melalui pelatihan, lokakarya, micro teaching, observasi, dan refleksi kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran abad 21, kemampuan merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis 4C, serta bertambahnya kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam inovasi pembelajaran. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan ABCD efektif menumbuhkan perubahan dari dalam komunitas guru dan mendorong terbentuknya komunitas belajar berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya inovatif di madrasah dan dapat menjadi model pengembangan profesional guru berbasis aset sekolah.Pendidikan abad ke-21 menuntut guru untuk mampu mengembangkan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada literasi baru. Namun, sebagian guru Madrasah Ibtidaiyah masih menerapkan pola pembelajaran konvensional sehingga diperlukan pendampingan yang sistematis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru MI Al Amin Sidoarjo dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif berorientasi keterampilan abad 21. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Setiap tahapan diimplementasikan melalui pelatihan, lokakarya, micro teaching, observasi, dan refleksi kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran abad 21, kemampuan merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis 4C, serta bertambahnya kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam inovasi pembelajaran. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan ABCD efektif menumbuhkan perubahan dari dalam komunitas guru dan mendorong terbentuknya komunitas belajar berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya inovatif di madrasah dan dapat menjadi model pengembangan profesional guru berbasis aset sekolah.