Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

TRANSFORMASI PENDIDIKAN IPS DAN TANTANGAN MODERNITAS ABAD 21 DI ERA DISRUPSI DIGITAL TERHADAP GENERASI MILENIAL Ixfina, Ficky Dewi; Fitriani, Siti Lailatul; Rohma, Siti Nur
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i1.20950

Abstract

Research aims to investigate the transformation of Social Science Education (IPS) in facing digital disruption in the 21st century and its implications for the millennial generation. This study applies a qualitative descriptive method to understand the transformation of IPS education at MI Yatabu Surabaya in the era of digital disruption. The focus is on describing the challenges of modernity and the impact of digital disruption on the millennial generation. Involving interviews, observations, and document analysis, this research outlines the efforts of the madrasah in improving the quality of IPS education by utilizing technology. The results provide a deep insight into the learning strategies used, digital literacy enhancement, and the role of educators' human resources. In this context, madrasahs need to pay attention to innovative learning models, digital literacy, and the improvement of human resource quality as a response to the era of digital disruption. The implications of this research underscore the importance of adapting IPS education to the changing times
KETERAMPILAN GURU MENGADAKAN VARIASI STIMULUS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V MI NURUL YAQIN SURABAYA Maraqonitatillah, Maraqonitatillah; Ixfina, Ficky Dewi; Syamsudin, Syamsudin
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 3 (2024): Volume 3 Nomor 3 September 2024
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v3i3.160

Abstract

This research investigates the form of stimulus given by teachers to students in learning Indonesian in Class V MI Nurul Yaqin Surabaya. The method in this research uses a descriptive qualitative approach with data collection in the form of interviews, observations and documentation. The findings show that even though teachers have implemented a variety of learning methods and provided motivational support to students, there are still deficiencies in learning interactivity. Research also highlights the role of evaluating learning outcomes, administering punishments and rewards in influencing student motivation. Stimulation results include perceptual responses, emotions, and changes in student behavior. Internal and external factors, such as low interest in learning and a learning environment that is not conducive, become obstacles in providing effective stimulus. Special attention is needed from teachers to correct these deficiencies and create a supportive learning environment for students. In this way, learning Indonesian at MI Nurul Yaqin Surabaya can be more effective and meaningful for student development
Pendampingan Penerapan Strategi Pembelajaran Inovatif Berorientasi Keterampilan Abad 21 bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah di MI Al Amin Sidoarjo Ixfina, Ficky Dewi
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v4i2.1170

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut guru untuk mampu mengembangkan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada literasi baru. Namun, sebagian guru Madrasah Ibtidaiyah masih menerapkan pola pembelajaran konvensional sehingga diperlukan pendampingan yang sistematis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru MI Al Amin Sidoarjo dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif berorientasi keterampilan abad 21. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Setiap tahapan diimplementasikan melalui pelatihan, lokakarya, micro teaching, observasi, dan refleksi kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran abad 21, kemampuan merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis 4C, serta bertambahnya kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam inovasi pembelajaran. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan ABCD efektif menumbuhkan perubahan dari dalam komunitas guru dan mendorong terbentuknya komunitas belajar berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya inovatif di madrasah dan dapat menjadi model pengembangan profesional guru berbasis aset sekolah.Pendidikan abad ke-21 menuntut guru untuk mampu mengembangkan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada literasi baru. Namun, sebagian guru Madrasah Ibtidaiyah masih menerapkan pola pembelajaran konvensional sehingga diperlukan pendampingan yang sistematis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru MI Al Amin Sidoarjo dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif berorientasi keterampilan abad 21. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Setiap tahapan diimplementasikan melalui pelatihan, lokakarya, micro teaching, observasi, dan refleksi kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran abad 21, kemampuan merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis 4C, serta bertambahnya kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam inovasi pembelajaran. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan ABCD efektif menumbuhkan perubahan dari dalam komunitas guru dan mendorong terbentuknya komunitas belajar berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya inovatif di madrasah dan dapat menjadi model pengembangan profesional guru berbasis aset sekolah.