Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Kusuma, Adi Candra; Azhar, Gillang Al; Rifai, Muhamad; Ekasari, Silvia Rahmi
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v10i2.6592

Abstract

The purpose of this study is to describe students' mathematical communication skills in Problem Based Learning viewed from students' learning styles. The type of research used is qualitative research supported by observation data, questionnaires and interviews. Validity testing is the credibility test, transferability, dependability, and confirmability. The results of the study indicate that students' mathematical communication skills viewed from learning styles include visual learning styles (30.4%), auditory (34.8%), and kinesthetic (26.1%) and visual-kinesthetic (8.7%). Mathematical ability indicators on a scale of 0-10 include 1) The ability to express ideas orally, in writing and demonstrate them and describe them visually (8.78), 2) The ability to understand, interpret, and evaluate mathematical ideas orally, in writing and demonstrate them and describe them visually (8.21), 3) The ability to use mathematical terms, notations, and their structures to present ideas describing relationships with situation models (5.30). The appropriate learning style is the key to student success in learning. The use of learning styles that are limited to only one form can cause an imbalance in absorbing information. Therefore, in learning activities, students need to be helped and directed to recognize the learning style that suits them so that learning objectives can be achieved effectively.
KONTROL KECEPATAN MOTOR PADA TREADMILL BERDASARKAN DETAK JANTUNG DAN KADAR OKSIGEN DALAM TUBUH Novianto, Ade Rizal; Siradjuddin, Indrazno; Azhar, Gillang Al
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Treadmill adalah alat olahraga yang dirancang untuk mensimulasikan aktivitas berjalan, berlari, atau mendaki pada permukaan datar atau miring di dalam ruangan. Alat ini terdiri dari permukaan berjalan yang bergerak secara terus menerus, biasanya dilengkapi dengan penggerak yaitu motor. Penggunaan treadmill telah menjadi salah satu pilihan utama dalam melakukan olahraga kardiovaskular di rumah atau di pusat kebugaran. Namun, terdapat beberapa permasalahan kesehatan yang muncul akibat penggunaan treadmill yang kurang bijaksana. Banyak pengguna yang tidak memperhatikan detak jantung dan kadar oksigen dalam tubuh saat berolahraga. Hal tersebut, dapat berakibat kecelakaan saat berolahraga bahkan berpotensi terkena serangan jantung jika dipaksakan untuk berolahraga. Dalam upaya meningkatkan manfaat kesehatan dari latihan fisik, skripsi ini bertujuan untuk memberikan solusi yang lebih cerdas dan inovatif dengan mengontrol kecepatan motor pada treadmill dengan memanfaatkan data detak jantung dan kadar oksigen dalam tubuh pengguna. Dengan memanfaatkan teknologi sensorik seperti sensor detak jantung dan kadar oksigen, sistem dikembangkan untuk mengukur dan mengintegrasikan data ini ke dalam algoritma sistem kontrol. Dengan demikian, skripsi ini dibuat bertujuan agar pengguna treadmill dapat berolahraga dengan aman dan nyaman. Dengan memanfaatkan metode fuzzy logic untuk mengolah data detak jantung dan kadar oksigen dalam tubuh sehingga berpengaruh terhadap kecepatan treadmill.
Alat Pengukur Laju Korosi Tembaga American Society for Testing Materials (ASTM) menggunakan Metode Colour Classifier Setiawan, Budhi; Azhar, Gillang Al; Asti, Irfin Sandra; Adittian, Surya Fitrah
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v7i2.14998

Abstract

Tembaga merupakan logam dengan kekuatan mekanik dan konduktivitas listrik yang tinggi, sehingga sering digunakan dalam industri minyak dan gas. Namun, tembaga rentan terhadap korosi akibat paparan lingkungan agresif seperti air laut dan senyawa kimia korosif. Penelitian ini mengembangkan sistem pengukur laju korosi tembaga menggunakan metode ASTM D130 yang dikombinasikan dengan algoritma Colour Classifier dan Jetson Nano. Sistem ini menggunakan webcam untuk mendeteksi perubahan warna pada spesimen tembaga yang kemudian diklasifikasikan oleh Jetson Nano berdasarkan tingkat keparahan korosi. Dari proses yang telah dilalui didapatkan bahwa metode colour classifier yang menggunakan algoritma KNN didapatkan dengan menggunakan K=7 sebesar 70%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dengan semakin banyak pembandingnya maka semakin besar kemungkinan akurat, serta memberikan solusi praktis untuk pemantauan kondisi tembaga secara real-time tanpa intervensi manusia. Integrasi teknologi ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan sistem pemantauan yang lebih terjangkau dan handal dalam industri minyak dan gas.
Desain permodelan dan simulasi Field Oriented Control (FOC) menggunakan motor BLDC : Aplikasi pada Drive Train - Swerve Drive Nurul Achmadiah, Mas; Rosyidin, Arif anwar; Pracoyo, Agus; Siradjuddin, Indrazno; Permatasari, Dinda Ayu; Azhar, Gillang Al
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Elkolind Vol. 10, No. 3, 2023 (September 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.4416

Abstract

Motor brushless DC (BLDC) mulai popular digunakan pada kendaraan listrik dibandingkan motor induksi. Hal ini dikarenakan beberapa keunggulan motor BLDC seperti efisiensi daya yang lebih tinggi, dimensi yang lebih kecil jika dibandingkan dengan motor lain yang memiliki daya yang sama. Beberapa metode telah diterapkan pada motor BLDC diantaranya adalah trapezoidal commutation dan field oriented control (FOC). Dari kedua metode tersebut, FOC lebih unggul dalam meminimalisir ripple torsi dan dalam hal efisiensi daya terutama pada saat motor pada kecepatan rendah, tetapi FOC memerlukan sensor yang lebih banyak dan algortitma yang lebih rumit. Dengan memperhatikan hal tersebut maka penelitian ini akan berfokus pada permodelan dan simulasi motor BLDC menggunakan metode Field Oriented Control (FOC). Aplikasi dari penelitian ini adalah pada swerve drive. aplikasi penelitian ini adalah pada Swerve drive. Swerve drive, juga dikenal sebagai holonomic drive atau swerve and steer drive, adalah jenis sistem penggerak roda yang digunakan dalam robot atau kendaraan untuk memberikan kemampuan manuver tingkat tinggi. Sistem ini memungkinkan kendaraan untuk bergerak dalam berbagai arah dengan mudah dan presisi, termasuk berbelok dalam tempat dengan radius yang sangat kecil. Metode ini sering digunakan dalam robotika, terutama dalam konteks perlombaan robot dan aplikasi yang membutuhkan manuver yang canggih. Swerve drive terdiri dari 2 motor yang masing-masing fungsinya adalah untuk steering dan driving untuk pergerakaannya sehingga dibutuhkan sebuah kontroller agar perputaran motor sesuai dengan set point yang telah ditentukan. hasil dari metode ini adalah, error berkurang sebesar 2% dan pada steering mengurangi error sebesar 0,7%. Selain itu kontroler juga dapat memperbaiki respon dari driving dan steering sehingga dapat memperbaiki performa dari alat penelitian ini..
Smart Decision System dalam Pemakaian Energi Listrik Rumah Tangga Berdasarkan Respon Beban Izza, Syarifatul; Shofiyati, Nur; Azhar, Gillang Al
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 9, No 2 (2023): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v9n2.117-129

Abstract

Faktor penyebab kenaikan konsumsi energi listrik adalah karena masyarakat mulai melakukan aktivitas seperti sebelum pandemi Covid-19. Walaupun kenaikan tersebut tergolong tidak signifikan, perlu dilakukan pemantauan dan pengelolaan penggunaan energi listrik yang bijak untuk mencegah terjadinya lonjakan beban listrik yang berlebihan. Upaya penghematan jumlah konsumsi energi listrik sering dijumpai, akan tetapi velum dapat dilakukan pengendalian atau penentuan beban yang harus padam. Pada penelitian ini dibuatlah sistem di-mana upaya penentuan beban akan otomatis padam atau menyala ketika terjadi konsleting listrik atau beban berlebih. Sistem ini dirancang menggunakan ESP32 dan beberapa sensor yang terpasang pada masing-masing beban menggunakan pemrograman python. Pemilihan beban padam dan menyala berdasarkan pada preferensi dan kebutuhan pengguna rumah pada umumnya. Pengujian ini dilakukan menggunakan simulasi program python dan sebuah prototype rumah dengan 4 ruangan. Pada uji coba simulasi didapatkan hasil simulasi dengan daya terpasang ditentukan sebesar 812 Watt, sehingga data yang ditampilkan pada simulator menunjukkan beban non-prioritas otomatis padam ketika melebihi limit daya sebesar 812 Watt. Se-dangkan pada uji coba alat menggunakan prototype rumah dimana terdapat 4 kondisi saklar yang berbeda disetiap ruangan dengan hasil uji coba menunjukkan bahwa lampu pada ruangan non-prioritas otomatis pa-dam dikarenakan limit mencapai 15 Watt. Dari pengujian yang telah dilakukan maka sistem dapat digunakan untuk menentukan beban sesuai dengan prinsip sistem penentuan beban jika terjadi kelebihan daya yang terpakai dibandingkan daya yang terpasang. The factor causing the increase in electricity consumption is because people are starting to carry out activities like before the Covid-19 pandemic. Although this increase is classified as insignificant, it is necessary to monitor and manage the use of electrical energy wisely to prevent excessive spikes in electrical loads. Efforts to save the amount of electrical energy consumption are often encountered, however, it is not possible to control or determine the load that must be extinguished. In this research, a system is made where the effort to determine the load will automatically turn off or turn on when there is an electrical short or an overload. This system is designed using ESP32 and several sensors are installed on each load using python programming. Selection of the load off and on based on the load consumption database used and the installed power limit. This test was carried out using a python program simulation and a prototype house with 4 rooms. In the simulation test, the simulation results were obtained with the installed power set at 812 watts, so that the data displayed on the simulator shows the non-priority load automatically turns off when it exceeds the power limit of 812 watts. Meanwhile, in testing the tool using a home prototype where there are 4 different switch conditions in each room, depend on the experimental results show that the lights in the non-priority room automatically turn off because the limit reaches 15 watts. From the tests that have been carried out, the system can be used to determine the load by the principle of the decision system if there is excess power used with the installed power.
Instalasi Lampu Spot Selfie Desa Wringinsongo Untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisata Lokal Azhar, Gillang Al; Setiawan, Budhy; Risdhayanti, Anindya Dwi; Arief Rahman Hidayat; Rifai, M; Mowaviq, M Imbarothur
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/5e934x84

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, dengan tujuan untuk meningkatkan daya tarik wisata lokal melalui pembangunan dan instalasi lampu spot selfie di area wisata Pemandian Sumberringin. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah minimnya destinasi wisata yang menarik wisatawan, sehingga potensi ekonomi masyarakat desa belum termanfaatkan secara optimal. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perancangan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam proses pembangunan dan pengelolaan fasilitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa instalasi lampu LED sebagai penerangan spot selfie mampu menciptakan efek visual yang menarik serta meningkatkan kualitas estetika lokasi wisata, khususnya pada malam hari. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat dalam bidang kelistrikan dasar dan perawatan instalasi. Keberadaan spot selfie juga mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dan membuka peluang usaha baru di sekitar lokasi wisata. Secara keseluruhan, hasil kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan potensi wisata Desa Wringinsongo melalui penerapan teknologi sederhana berbasis partisipasi masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian berkelanjutan yang mampu memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa