Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN SISWA TENTANG SEJARAH PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA KELAS XII SMA MUHAMMADIYAH 10 RANTAU PRAPAT TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Mardiansyah, Bima; Ruwaidah, Ruwaidah; Nursalimah, Nursalimah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i6.11962

Abstract

Education is a process of changing the attitudes and behavior of an individual or group of people in maturing humans through teaching and training efforts. This research is motivated by the problem that arises in learning, which is the low learning outcomes of students due to the learning process still being educator-centered or the methods used to be less varied. At SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat, the learning outcomes of Islamic religious education are still relatively low. Therefore, the researcher used the Discovery Learning Method to determine the influence of the application of the Discovery Learning Method on students' understanding of the history of Islamic development in grade XII of SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat. The type of research conducted is experimental research of a quantitative nature. The research design used a factorial experiment, which is a design that considers the existence of a moderate variable affecting a treatment. The researcher took a sample of this research consisting of two classes, namely class XII Science as the experimental class and class XII Social Science as the control class, each with 36 students. The results of this study indicate that there is a difference in students' understanding of the history of Islamic development between students who learn using the discovery learning method and those who learn using direct instruction at SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat. This can be seen from the value of FA = 16.27 and Ftable = 3.99 with a significance level of 0.05. Since FA = 16.27 > Ftable = 3.99, Ha is accepted, and Ho is rejected. From the average post-test scores of the experimental class and the control class, it is known that the average post-test score of the experimental class is higher than the average score of the control class, or the experimental class > control class, which is 90.00 > 83.53. This indicates that learning using the discovery learning method is better than direct instruction in training students' understanding of the history of Islamic development. Pendidikan merupakan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang, dan kelompok orang dalam mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang muncul dalam pembelajaran yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik, dikarenakan proses pembelajaran masih berpusat pada pendidik atau metode yang digunakan kurang bervariasi. Di SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat, hasil belajar pendidikan agama Islam masih terbilang rendah. Oleh sebab itu peneliti menggunakan Metode Discovery Learning, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penerapan Metode Discovery Learning terhadap Pemahaman siswa tentang Sejarah perkembangan Islam kelas XII SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen yang bersifat kuantitatif. Desain penelitian menggunakan factorial experiment yaitu, suatu desain yang memperhatikan adanya variabel moderat yang mempengaruhi suatu perlakuan. Peneliti mengambil sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas XII IPA sebagai kelas eksperimen dan kelas XII IPS sebagai kelas kontrol dengan masing-masing jumlah siswa 36 orang. Hasil penelitian ini menyatakan terdapat perbedaan kemampuan pemahaman siswa tentang perkembangan sejarah Islam antara siswa yang belajar menggunakan metode discovery learning dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran langsung di SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat. Hal ini dapat dilihat dari nilai ???????? = 16,27 dan ???????????????????????? = 3,99 dengan taraf signifikan = 0,05. Karena ???????? = 16,27 > ???????????????????????? = 3,99, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dari hasil nilai rata-rata posttes kelas eksperimen dan kelas kontrol, diketahui bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelas kontrol atau kelas eksperimen > kelas kontrol yaitu 90,00 > 83,53. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang menggunakan metode discovery learning lebih baik daripada pembelajaran langsung dalam melatih kemampuan pemahaman siswa tentang sejarah perkembangan Islam.
PELATIHAN PEMBUATAN WORDWALL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI DOSEN DAN MAHASISWA UNIVERSITAS AL WASHLIYAH LABUHANBATU Nursalimah, Nursalimah; Sukmal, Jeni; Hasibuan, Midrawati; Syawaluddin, Fauzi Ahmad; Budiman, Syahrul; Levianti, Rina Asriani
J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service Vol. 4 No. 2 (2024): J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jcoscis.v4i2.20142

Abstract

Media sangat berpengaruh terhadap kegiatan proses belajar mengajar dengan media yang menarik sangat membantu para mahasiswa untuk memperhatikan materi yang disampaikan dalam hal ini penggunaan media wordwall.net salah satu bahan ajar interaktif yang sangat banyak fitur tampilan yang akan digunakan. Di era digital yang serba teknologi ini di haruskan setiap dosen harus terus mengupgrade diri dalam penyampaian materi ajar dengan pemanfaatan media yang menarik. Sehingga mahasiswa lebih mudah memahami dan tertarik untuk memperhatikan dan menyimak apa yang disampaikan oleh seorang dosen tersebut. Pada kegiatan ini penggunaan wordwall sebagai media interaktif untuk penyampaian materi dengan tujuan agar sumber informasi tersampaikan dan wawasan akan lebih luas dengan menggabungkan berbagai unsur atau media dalam penjelasannya. sebagai pendekatan dalam pembelajaran untuk membentuk motivasi belajar baru pada mahasiswa. Dosen harus terus mengembangkan profesinya dalam bidang pengajaran, penelitian dan pengabdian. Pengajaran yang dilakukan harus terus di inovasi menggunakan media teknologi digital. Dengan hasil observasi diperoleh dengan sebanyak 87% dengan sangat senang, 10 % senang, 3% cukup senang dan tidang senang menjawab tidak ada. Dengan memanfaatkan media ataupun situs online maka selain pembelajaran dengan tampilan menarik juga dapat membantu para dosen dalam mengefektifkan waktu.
Pembentukan Karakter Religius Siswa melalui Pembiasaan Shalat Berjamaah di SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat Lubis, Bella Ananda; Nursalimah, Nursalimah; Sagala, Ahmad Habin
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2822

Abstract

This study aims to analyze the implementation of congregational prayer habits in shaping the religious character of students at SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat. The study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The validity of the data in this study used triangulation techniques. Data analysis techniques in this study include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the habit of congregational prayer is implemented in a structured manner and supervised by the school, especially during the Dzuhur prayer. Supporting factors for implementation include school policies, teacher support, availability of worship facilities, parental support, and peer influence. Meanwhile, the inhibiting factors are the lack of individual awareness, laziness, and the influence of the environment outside the school. The habit of congregational prayer has been proven to have a positive impact on the formation of students' religious character, as indicated by increased discipline, responsibility, togetherness, and self-control. This study concludes that the habit of congregational prayer is an effective method in shaping students' religious character which includes spiritual and social aspects. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiasaan shalat berjamaah dalam membentuk karakter religius siswa di SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat berjamaah diterapkan secara terstruktur dan diawasi oleh pihak sekolah, terutama pada waktu shalat Dzuhur. Faktor pendukung pelaksanaan meliputi kebijakan sekolah, dukungan guru, ketersediaan fasilitas ibadah, dukungan orang tua, dan pengaruh teman sebaya. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran individu, rasa malas, dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Pembiasaan shalat berjamaah terbukti berdampak positif terhadap pembentukan karakter religius siswa, yang ditunjukkan dengan meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan kontrol diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan shalat berjamaah merupakan metode efektif dalam membentuk karakter religius siswa yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Keterampilan dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Anugrah Tanjung Medan Siregar, Siti Aisyah; Nursalimah, Nursalimah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2837

Abstract

This study examines the application of skill-based learning models in improving students' critical thinking skills at SMP Anugrah Tanjung Medan. This study uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. Triangulation is used as a validity technique in this study. Data analysis techniques in this study include data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the application of skill-based learning models that include group discussions, case studies, and problem-based learning has succeeded in improving students' critical thinking skills. Supporting factors include teacher competence, availability of learning resources, student motivation, and school policy support and parental involvement. While inhibiting factors include limited facilities and infrastructure, limited learning time, and differences in student abilities. Positive impacts that are seen include increased active student participation in learning, the ability to analyze problems, and communication and collaboration skills. This study provides insight into the effectiveness of skill-based learning models as a strategy to develop students' critical thinking in accordance with the demands of 21st century education. Abstrak Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran berbasis keterampilan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Anugrah Tanjung Medan. Penelitian ini Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Triangulasi digunakan sebagai teknik validitas dalam penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis keterampilan yang mencakup diskusi kelompok, studi kasus, dan pembelajaran berbasis masalah berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, ketersediaan sumber belajar, motivasi siswa, serta dukungan kebijakan sekolah dan keterlibatan orang tua. Sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan sarana prasarana, waktu pembelajaran yang terbatas, dan perbedaan kemampuan siswa. Dampak positif yang terlihat antara lain meningkatnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran, kemampuan menganalisis permasalahan, dan keterampilan komunikasi serta kolaborasi. Penelitian ini memberikan wawasan tentang efektivitas model pembelajaran berbasis keterampilan sebagai strategi untuk mengembangkan pemikiran kritis siswa sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Budidaya Sayuran Organik dalam Pemanfaatan Perkarangan Rumah Warga Desa Kampung Baru Dusun Pagar Sar Ruwaidah, Ruwaidah; Megawati, Betti; Nursalimah, Nursalimah; Pohan, Siti Aminah; Harahap, Tati Khofifah
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 8 No. 4 (2023): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v8i4.2210

Abstract

A house yard is an open area around a residence. Even the smallest home garden can be utilized if it is managed well and will produce high-value vegetables. The problem that occurs today is that people leave empty land without managing it to produce high value. Therefore, to produce high-value vegetables, use limited land by cultivating vegetables using empty land belonging to one of the residents of Kampung Baru Village, Dusun Pagar Sari, this cultivation activity is called organic. As well as land use in organic vegetable farming which is more environmentally friendly. The aim of this article is to help the community's economy and produce a healthy environment by utilizing home gardens. The method used by this service is the method of socialization and planting training using the polybag technique, which includes preparation, implementation, monitoring and evaluation. The results obtained are that rural communities, especially housewives, gain experience and knowledge about organic vegetable cultivation techniques.
Analysis of the Types of Prophet's Educational Media from the Perspective of Modern Education Theory Ritonga, Maisaroh; Nursalimah, Nursalimah; Ruwaidah, Ruwaidah; Megawati, Betti; Samsir, Samsir
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.7941

Abstract

This study examines the educational media used by the Prophet Muhammad within the framework of modern educational theory and its relevance for contemporary learning practices. This research aims to identify the types of media applied by the Prophet, analyze their alignment with current instructional concepts, and highlight their potential contribution to the development of education grounded in Islamic values. This research employs a library-based qualitative approach, with data validity ensured through credibility and dependability techniques, and content analysis used to interpret the collected data. The findings reveal that the Prophet Muhammad utilized a range of instructional media, including human-based media (gestures, physical demonstration, and role modeling), visual media (natural phenomena such as the sun, moon, trees, and rainfall), and audio media. These forms of media, although simple, effectively supported learning and reflect pedagogical principles remarkably consistent with modern instructional frameworks. The study concludes that the Prophet’s pedagogical practices offer a foundational model that predates modern theory and provides valuable insights for enhancing contemporary instructional media design. The novelty of this research lies in its systematic comparison between prophetic media practices and current educational theory, demonstrating their continued relevance. Practically, the study encourages educators and institutions to adopt multimodal, contextual, and learner-centered media approaches inspired by prophetic teaching strategies to improve instructional effectiveness today.