Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberdayaan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Sidrap melalui Inovasi Kewirausahaan Berkelanjutan dan Strategi Transformasi Digital Lubis, Sandi; Cahyani Thahir, Inna Mutmainna; Ali Darlis, Muhammad Akbar; Mardia, Ainul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3674

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sidrap melalui inovasi kewirausahaan berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi digital berbasis cloud. Kegiatan dilaksanakan melalui lokakarya partisipatif dan diskusi kelompok terfokus yang melibatkan anggota IMM, pelaku usaha lokal, dan alumni. Fokus program mencakup penguatan kapasitas dalam pemodelan bisnis, inovasi produk, pemasaran digital, branding, serta pengelolaan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pola pikir kewirausahaan, keterampilan praktis, dan inisiatif peserta. Peserta mampu merancang dan mempromosikan usaha baru dengan memanfaatkan platform digital secara efektif. Selain itu, kegiatan ini mendorong kolaborasi organisasi, kepercayaan diri, dan semangat berwirausaha di kalangan anggota IMM. Program ini terbukti memberikan dampak positif dalam membentuk ekosistem kewirausahaan yang adaptif dan berkelanjutan. Model pemberdayaan ini dapat direplikasi oleh organisasi pemuda lain sebagai strategi transformasi ekonomi yang kontekstual dan kolaboratif.
Tracing the Evolution of Community Empowerment Models in Development Planning Mustanir, Ahmad; Sellang, Kamaruddin; Adnan, A. Astinah; Lubis, Sandi
JSP (Jurnal Ilmu Sosial dan ilmu Poltik) Vol 28, No 3 (2025): March
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsp.99202

Abstract

This study examines community empowerment models in development planning to identify the most effective and relevant across various socio-political contexts. It examines central themes, research trends, and challenges in community empowerment through a systematic literature review and bibliometric analysis. The article search was conducted comprehensively using the Scopus database, focusing on publications from 2014 to 2024 to ensure a focus on the most recent developments in the field. The results indicate that the Asset-Based Community Development (ABCD), Participatory Rural Appraisal (PRA), and Community-Led Development (CLD) models are the most effective approaches for empowering communities when supported by robust institutional frameworks and adapted to local contexts. This study also highlights the importance of institutional support and a deep understanding of external power structures in enhancing the resilience and sustainability of community empowerment initiatives. These findings suggest the need for further exploration of the interactions between these empowerment models and external factors, such as economic pressures and social hierarchies, to develop more adaptive and contextually appropriate strategies. Further research is also needed on the scalability and long- term sustainability of these models, particularly in diverse and evolving development settings, to ensure that community empowerment efforts can effectively address the complexities of modern development challenges.
PERAN GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI TINGKAT DESA BINABARU KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Rahman, Auliyah; Mustanir, Ahmad; Lubis, Sandi
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 1 (2025): 2025 September
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i1.548

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kualitas pelayanan publik di desa yang dipengaruhi oleh keterbatasan penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi prinsip akuntabilitas, responsivitas, efisiensi, dan efektivitas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Bina Baru Kecamatan Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas mulai terwujud melalui transparansi laporan kegiatan, meskipun belum sepenuhnya konsisten. Responsivitas aparat desa terlihat dalam kesigapan menanggapi kebutuhan masyarakat, tetapi terkendala oleh keterbatasan sumber daya. Efisiensi pelayanan sudah mulai meningkat dengan pemanfaatan sarana teknologi, namun masih menghadapi hambatan pada distribusi tugas dan keterbatasan tenaga kerja. Dari segi efektivitas, sebagian program pelayanan publik sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, meskipun capaian belum merata. Kesimpulannya, penerapan prinsip good governance di Desa Bina Baru telah memberikan pengaruh positif terhadap perbaikan pelayanan publik, namun masih memerlukan optimalisasi secara berkelanjutan agar kualitas pelayanan dapat tercapai secara maksimal. Kata kunci: tata kelola pemerintahan; pelayanan publik; akuntabilitas; responsivitas; efisiensi; efektivitas
Digitalisasi Pengelolaan Dana Desa di Desa Bina Baru Kabupaten Sidenreng Rappang Razak, Muhammad Rais Rahmat; Nonci, Nurjannah; Lubis, Sandi; Dayadi; Khaerunnisa, Mutiah
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 11 No. 2 (2025): Desember in Process 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v11i2.4947

Abstract

This study analyzes the digitization of village fund management in Bina Baru Village, focusing on implementation conditions, stakeholder roles, and strategies for improving effectiveness. Using a qualitative approach with NVivo 12 Plus data analysis through in-depth interviews with Village Head, Finance Head, Village Operator, Village Secretary, and Community Leaders. The research results show that digitization of village fund management experiences paradoxical conditions with partial achievements in various aspects. Digital systems have been successfully implemented operationally internally and provide convenience for village officials in administrative and managerial functions. However, digitization faces significant challenges in public accessibility aspects where the community cannot access digital systems, so the principles of transparency and public accountability have not been optimally achieved. Digital transformation involves collaborative roles from various stakeholders with clear differentiation. Strategies to improve digitization effectiveness require a comprehensive approach including increasing accessibility through public digital portals, stabilizing technical infrastructure, developing human resource capacity, increasing community participation with digital consultation mechanisms, and multi-stakeholder collaboration.